alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ferdinand Sebutkan Agenda Ijtimak Ulama yang Menyebabkan Prabowo Kalah Pemilu
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d48f2f47e3a72734c4135c9/ferdinand-sebutkan-agenda-ijtimak-ulama-yang-menyebabkan-prabowo-kalah-pemilu

Ferdinand Sebutkan Agenda Ijtimak Ulama yang Menyebabkan Prabowo Kalah Pemilu

Ferdinand Sebutkan Agenda Ijtimak Ulama yang Menyebabkan Prabowo Kalah Pemilu

Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi hasil dari Ijtimak Ulama IV yang digelar di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (5/8/2019).

Ia mengungkapkan salah satu hasil Ijtimak Ulama IV merupakan satu agenda yang menunggangi Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tatkala Ijtimak Ulama menjadi pihak yang mendukung keduanya di Pilpres 2019 lalu. Karena agenda itu pula, menyebabkan Prabowo kalah.

Adapun hasil Ijtimak Ulama IV yang dimaksud ialah mengajak ulama serta umat untuk berjuang mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Syariah berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

"Inilah agenda yang dibawa menunggangi Prabowo dan akhirnya Prabowo kalah. Salah satu faktornya adalah soal khilafah ini," cuit Ferdinand di Twitter, @FerdinandHaean2, Selasa (6/8/2019).

Seperti diketahui, Ijtimak Ulama IV menghasilkan delapan putusan. Delapan putusan tersebut dibacakan langsung oleh Penanggung Jawab Ijtimak Ulama IV, Yusuf Muhammad Martak.

Sebelum membacakan putusan tersebut, Yusuf Martak lebih dahulu membacakan beberapa poin pertimbangan yang menjadi dasar delapan putusan hasil Ijtimak Ulama dan Tokoh ke-IV.

Setidaknya ada empat poin pertimbangan yang menjadi dasar Ijtima Ulamak IV menghasilkan delapan poin putusannya.

Berikut poin-poin pertimbangan dan hasil putusan Ijtimak Ulama IV:

Putusan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional ke-IV, menimbang dan seterusnya, mengingat berpedoman pada ayat-ayat suci Al-Qur'an, Anisa 58, Anisa 135, Al-Maidah 8, Al-Maidah 42 Al-Hud 113, Ibrahim 42, An-Nahl 90, Asy-Syura 227, Al-Hujarat 9, serta hadis-hadis Nabi beberapa jadi konsideran memutuskan rekomendasi Ijtima Ulamak dan Tokoh ke-IV.

1. a. Ijtimak Ulama bahwa sesungguhnya semua ulama ahlussunah Ahlus-sunnah wal Jama'ah telah sepakat penerapan Syari'ah dan penegakan Khilafah serta Amar Maruf Nahi Munkar adalah kewajiban agama Islam.

b. Konstitusi NKRI bahwa dalam konstitusi NKRI telah diamanatkan untuk menegakkan kemanusiaan yang adil dan beradab, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Memperhatikan tambahan, saran, masukan peseerta yang Ijtimak Ulama dan Tokoh ke-IV, bahwa melawan kezaliman dan kecurangan di Indonesia harua tetap melalui konstitusional.

2. Bahwa Pemilu 2019 adalah Pemilu curang yang terstruktur, sistematis, masif dan brutal.

3. Kematian lebih dari 500 petugas Pemilu tanpa autopsii ditambah ada lebih dari 11 ribu petugas Pemilu yang jatuh sakit serta dirawat di berbagai rumah sakit adalah tragedi kemanusiaan yang harus diusut tuntas untuk mengetahui sebab musababnya.

4. Bahwa tragedi berdarah 21-22 Mei yang menyebabkan ratusan rakyat terluka, ada yang ditangkap dan disiksa, serta 10 orang dibunuh secara sadis dan brutal, empat di antaranya adalah anak-anak, merupakan pelanggaran HAM berat yang harus diproses tuntas secara hukum demi tegaknya keadilan.

Menetapkan dan memutuskan:

1. Menolak kekuasaan yang berdiri atas dasar kecurangan dan kezaliman serta mengambil jarak dengan kekuasaan tersebut.

2. Menolak segala putusan hukum yang tidak memenuhi prinsip keadilan.

3. Mengajak seluruh ulama dan umat untuk terus berjuang dan memperjuangkan;

3.1. Penegakkan hukum terhadap penodaan agama apapun oleh siapapun sesuai amanat undang-undang anti penodaan agama dan tertuang dalam TAP MPRS Nomor 1 Tahun 1995 Juncto UU Nomor 5 Tahun 1999, Juncto Pasal 156 a.

3.2. Mencegah bangkitnya ideologi Marxisme, Leninisme, Komunisme, Maoisme dalam bentuk apapun dan cara apapun sesuai amanat TAP MPRS Nomor 28 Tahun 1996 UU Nomor 27 Tahun 1999, Juncto KUHP Pasal 1,107a, 107b, 107c, 107d, dan 107e.

3.3. Menolak segala bentuk perwujudan tatanan ekonomi kapitalisne dan liberalisme di segala bidang termasuk penjualan aset negara kepada asing maupun aseng, dan memberikan kesempatan pada semua pribumi tanpa memandang suku maupun agama untuk menjadi tuan di negeri sendiri.

3.4. Pembentukkan tim investigasi dan advokasi untuk mengusut tuntas tragedi 2019 yang terkait kematian lebih dari 500 petugas Pemilu tanpa autopsi dan lebih dari 11 ribu petugas Pemilu yang jatuh sakit serta ratusan rakyat yang terluka, ditangkap, dan disiksa bahkan 10 orang dibunuh secara keji dan empat di antaranya adalah anak-anak.

3.5 Menghentikan agenda pembubaran ormas Islam serta stop kriminalisasi ulama maupun persekusi dan serta membebaskan semua ulama dan aktivis 212 beserta simpatisan yang ditahan, dipenjara, pasca aksi 212 tahun 2016 hingga kini dari segala tuntutan, serta memulangkan Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Muhammad Rizieq bin Husain Shihab ke Indonesia tanpa syarat apapun.

3.6 Mewujudkan NKRI Syari'ah yang berdasarkan Pancasila sebagaimana termaktub dalam Pembukaan dan Batang Tubuh Undang-Undang 1945 dengan prinsip ayat suci di atas ayat konstitusi agar diimplementasikan dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara.

4. Perlunya Ijtimak Ulama dilembagakan sebagai wadah musyawarah antara habaib dan ulama serta tokoh istiqomah untuk terus menjaga kemaslahatan agama, bangsa, dan negara.

5. Perlunya dibangun kerjasama dari pusat hingga daerah antar ormas Islam dan parpol yang selama ini istiqomah berjuang bersama habaib dan ulama serta umat Islam dalam membela agama, bangsa, dan negara.

6. Menyerukan kepada umat Islam untuk mengkonversi simpanan dalam bentuk logam mulia.

7. Membangun sistem kaderisasi yang sistematis dan terencana sebagai upaya melahirkan generasi Islam yang tangguh dan berkualitas.

8. Memberikan perhatian secara khusus terhadap isu dan masalah substansial tentang perempuan, anak, dan keluarga melalui berbagai kebijakan dan regulasi yang tidak bertentangan dengan agama dan budaya.


Sumber : Ferdinand Hutahean Sebutkan Agenda Ijtimak Ulama yang Menyebabkan Prabowo Kalah Pemilu
profile-picture
tepsuzot memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Iya bener juga kata Ferdinand
Bener juga kata si sempak merah emoticon-Leh Uga
yang bener itu kalah karena jutaan suara siluman kodok saat pemilu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
.co.cc17baik dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
udah jelas mau ganti dasar negara jadi khilafah , masih ga di sikat juga ni kelompok ? emoticon-Cape d...
Lihat 1 balasan
padahal udah selesai emoticon-Ngakak
Don't posting red underwear man picture please...!
emoticon-Betty
Lihat 1 balasan
Walopun ga ada ini, gue yakin tetep berat sih mau menang..

Tapi memang kalo ga ada kilafak itu, kemungkinan kalahnya ga setelak sekarang... emoticon-Cool
Diubah oleh filusufkentang
Lihat 1 balasan
Quote:


gimana rasanya bray dikalahin siluman kodok?
emoticon-Ngakak emoticon-Wkwkwk emoticon-Wakaka
dan menghadapi ginian
yang jelas2 sangat membahayakan indonesia
tidak ada hukum yang mampu "menghabisi" mereka
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

ideologi negara indonesia adalah pancasila
siapapun yg niat menggantinya dengan kasar maupun halus adalah pengkhianat negara

khilafah hanya ada dalam islam

jadi yang berniat mengganti pancasila adalah ...............

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

ini adalah efek jika ada TINDAKAN dari ISLAM RADIKAL yang berusaha mengganti ideologi negara

dan ISLAM MODERAT hanya mampu KATANYA KATANYA KATANYA kami damai, kami nasionalis blablablabla
TANPA TINDAKAN APAPUN

apakah saya harus lebih percaya pada TINDAKAN atau KATANYA?

selama ISLAM RADIKAL selalu BERGERAK dan BERTINDAK atas nama islam
dan selama itu pula ISLAM MODERAT hanya mampu KATANYA KATANYA dan KATANYA

maka sangat sulit bagi orang lain percaya bahwa islam itu damai, tenang dan melindungi

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
estehjahe dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post Shinsuke
Quote:


Mungkin takut
emoticon-Takut
Balasan post herberthus
Quote:


kampret bangshaat gagal move on. gak ada kecurangan tuh udah maju di MK dan ditolak semua tuntutan wowo gak ada alasan buat ngeraguin hasil pemilu.
jutaan siluman kodok ??? ah nyatanya kampret itulah siluman sebenarnya cuma gede di twitter doang tapi nol di dunia nyata.
gw udah ngebuktiin waktu wowo ngomong hari pencoblosan mari kawal TPS pake minta bawa rantang gelar tikar ayo nginep di TPS tapi kenyataannya waktu gw ngitung hasil perhitungan suara sehari semalam satu kampret pun gak muncul batang hidungnya.
profile-picture
estehjahe memberi reputasi
Diubah oleh namdokmai
Balasan post herberthus
Quote:


partai yang didukung Allah kalah sama partai yang didukung siluman kodok gitu? ga berdaya bgt ya emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
pradanto17 dan Talbis memberi reputasi
Quote:


Savage bray emoticon-Angkat Beeremoticon-Big Grin
Balasan post ora.w4r45
Quote:


Yakin bray ??.. emoticon-Malu (S)

as you wish..

Ferdinand Sebutkan Agenda Ijtimak Ulama yang Menyebabkan Prabowo Kalah Pemilu

emoticon-Shutup emoticon-Ngacir

emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
joseffani dan apwgsejatigann memberi reputasi
Biarkan saja kelompok 212 ini kan bintang peruntungan istimewa nya wowo, seperti Amin Rais biarpun di pecat nanti nya tetap menyandang kata kata eks 212 yang merupakan bintang peruntungan istimewa nya wowo!

Seperti Ferdinand ini kecipratan rejeki dari bintang peruntungan istimewa milik wowo!
Diubah oleh daimond25
Mana nih foto sempak merah belum muncul
Ane cendolin ntar
Lihat 1 balasan
salah wowo pilih pengikut
wah penistaan ini....
Lasegarrr!!!

emoticon-Belgia
Lg kesambet jin nih sempak merah,,, tumben omongannya nggenah



emoticon-Ngakak
Khilafah rasa pancasila... wkwkwkwkkw.

Apa tuh. Bentar lg Khilafuck rasa komunis? Loloo.
profile-picture
cellato memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di