alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
"Blackout 4/8" rugikan ekonomi nasional, PLN malah mengaku rugi Rp90 miliar
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d48f2082f568d4fff0a5860/quotblackout-4-8quot-rugikan-ekonomi-nasional-pln-malah-mengaku-rugi-rp90-miliar

"Blackout 4/8" rugikan ekonomi nasional, PLN malah mengaku rugi Rp90 miliar


"Blackout 4/8" rugikan ekonomi nasional, PLN malah mengaku rugi Rp90 miliar

JAKARTA (IndoTelko) - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN menilai padamnya aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada Minggu (4/8) atau "Blackout 4/8" selama belasan jam yang terjadi di Jakarta dan sebagian Jawa menyebabkan bencana terhadap perekonomian nasional dan kerugian pada konsumen dalam skala besar dan luas.

Pemadaman ini juga berimbas buruk pada sektor pelayanan publik strategis seperti Transportasi Publik, Telekomunikasi, Sistim Pembayaran dan Jasa Keuangan.

“PLN selain harus mengevaluasi dan memperbaiki kembali managemen resiko dan sistim kedaruratannya, juga harus memulihkan kerugian yang menimpa puluhun juta konsumen, termasuk Pelaku Usaha. Pemerintah juga harus mengevaluasi kembali Sistem Kelistrikan Nasional yang sangat monopolistis dengan memberikan insentif kepada Sistem Jaringan Listrik Independen untuk mengurangi beban negara dan mendorong investasi infrastruktur Kelistrikan Swasta terutama untuk Sistem Kelistrikan Kawasan dan Sistem Kelistrikan dengan Sumber Daya Terbarukan," ungkap Ketua BPKN Ardiansyah Parman dalam rilisnya (5/8).

Menurutnya, PLN tentu menyadari adanya risiko beban jaringan sistem Jawa Bali. Pembangkit listrik terbesar berada di Jawa bagian Tengah dan Timur, sementara beban pemakaian terbesar berada di Jawa bagian Barat.

Menjadi pembelajaran bahwa Sektor Strategis seperti Telekomunikasi, Transportasi Publik dan Sistem Pembayaran serta Jasa Keuangan harus dijadikan prioritas dalam Sistem Kelistrikan Nasional, serta memiliki Sistem Catu Daya Cadangan yang memadai, sehingga mengurangi dampak ekonomi yang lebih besar dan luas.

PLN juga harus membuat rangkaian algoritma untuk mengenali semua skenario yang memungkinkan kegagalan Operasi skala besar seperti hari Minggu 4 Agustus 2019 kemarin dan membuat rencana kontigensi yang lebih andal.

Hak konsumen tenaga listrik diatur dalam Pasal 29 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan (UU 30/2009) mengatur salah satu hak konsumen tenaga listrik, yaitu mendapatkan tenaga listrik secara terus-menerus dengan mutu dan keandalan yang baik. Bahkan Peraturan Menteri ESDM No. 27 Tahun 2017, Pasal 6 mengatur terhadap adanya kompensasi pengurangan tagihan listrik kepada konsumen.

Bagi Konsumen juga memberi pelajaran tentang pentingnya Listrik bagi kehidupan sehingga mau menggunakan Listrik secara bijak, serta mulai ikut mendukung program Listrik Energi Terbarukan seperti penggunaan Panel Surya di perumahan, Energi Mikro Hidro atau Sumber Energi Terbarukan lainnya.

Diingatkannya, kejadian pemadaman listrik harus menjadi pembelajaran bagi Pemerintah dan pelaku usaha, khususnya PLN dan juga masyarakat. Pemerintah perlu mengkaji ulang strategi ketahanan enertgi nasional yang tampak masih rapuh.
 
"BPKN juga mendorong Konsumen yang dirugikan secara signifikan oleh pemadaman massal untuk mengajukan gugatan mandiri atau class action bersama LPKSM (Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat) agar menjadi pembelajaran bagi semua pihak," ungkap Koordinator Komisi Kerjasama dan Kelembagaan BPKN  Nurul yakin Setyabudi.

Sebelumnya, PLN menyatakan pemadaman yang dialami pelanggan listrik di Jawa Barat, Jakarta dan Banten berawal dari gangguan beberapa kali pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang.
 
PLN memprediksi setidaknya ada 21,3 juta pelanggannya yang terkena dampak pemadaman listrik terdiri dari kategori pelanggan] sosial, industri, dan pelanggan khusus. Jumlah itu mencapai 30% dari total 71 juta pelanggan PLN.


Akibat dari peristiwa itu, perusahaan setrum milik negara itu mengaku mengalami kerugian Rp90 miliar. Namun, kerugian paling besar tentu dialami pelanggannya secara materi dan immateri. 

Sumber : https://www.indotelko.com/read/15650...onomi-nasional
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Sama-sama rugi
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
rugi 90 Milyar aja koar koar, itu 21 juta pelanggan yang selama ini bayar tepat waktu rugi berapa triliun dapat kompensasi gak ? emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dizzydizzy94 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
gimana jungjungan ya begitu bawahan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
.co.cc17baik dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ini momen yang pantas untuk menjalankan reward n punishment dikalangan internal PLN. jika mereka punya kinerja baik maka akan dapat dapat BONUS dari atasan sampe jajaran paling bawah. tapi sebaliknya jika mereka mengalami "nasib buruk" karena keteledoran mereka sendiri maka mereka harus dihukum..fair bukan?? potong gaji atau tunjangan mereka untuk menutup kerugian itu. supaya menjadi pembelajaran kedepannya agar lebih serius melaksanakan planning yang sudah terprogram. minta maaf mutlak dilakukan, tapi harus ada punishment yang melegakan hati konsumen atau rakyat pada umumnya...mohon di teruskan ke pejabat terkait mengenai hal ini...!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akubebe dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
dibuka untuk peluang swasta sbg pemasok listrik saja, nanti juga kelihatan mana yg kehilangan pelanggan mana yg dpt pelanggan banyak emoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dizzydizzy94 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Balasan post thanosjing
Quote:


bagus tuh di area2 terpencil yg belum dilayani pln
sebaiknya swasta diberikan kemudahan untukembuat pembangkit di situ
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Orang pinter yang merugi
Masuk PLN itu susah, kualifikasinya macam2, kudu pinter, jadi PLN bisa dibilang isinya orang2 pinter dan terpilih. Tapi dari dulu ngakunya rugi mulu.
profile-picture
profile-picture
devi.jon dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Kerugian Rp.90 milyard itu datang darimana aja? Jelasin donk...jgn nyap-nyap doank tanpa penjelasan terperinci emoticon-Nohope
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nenen.binal dan 2 lainnya memberi reputasi
90M rugi untuk pln? Kalo saya si pengennya langsung bankrut saja tuh PLN supaya bisa di takeover swasta.
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post GroupTercela
Padahal yg benar benar kerja dari Rekanan/kontraktor.
profile-picture
profile-picture
akubebe dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:


Iya tapi penanggungjawab itu PLN nya dong...jangan nyalahin rekanan apalagi pohon sengon hadeeehh
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post thanosjing
Padahal sekarang sudah banyak PLTU dari asing (korea & india) di beberapa tempat akan tetapi semua supply ke pihak PLN jadi tergantung PLN
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Kalau untung justru aneh, konspirasi jadinya....emoticon-Big Grin
Balasan post thanosjing
pembangkit listrik swasta emang udh ada, tp hasil listriknya dijual dulu ke PLN, karena swasta hanya membangun pembangkitnya aja. sedangkan transmisinya / jaringan kabelnya di seluruh indonesia punya PLN.
Diubah oleh sikumbang29
Balasan post herberthus
Maklum atasan paling cuma bisa ngamuk doang, aksinya nol
*Bajingan di PLN Sedang di BERSIH kan JOKOWI. LISTRIK kok jadi MATI*
_*????????????*_
Presiden Jokowi sambangi kantor pusat PLN, Presiden minta PLN lakukan perbaikan dan evaluasi.

PLN di Putaran Elite
(Copas dari EJB)

Belum lama ini, kita mendengar berita politisi Golkar, Eni Maulani Saragih, Idrus Marham, dan konglomerat Johannes Budisutrisno Kotjo di tangkap KPK karena kasus suap proyek PLTU Riau-1 di Provinsi Riau. Kasus ini menyeret juga Dirut PLN Sofyan Basir. Bukan itu saja, Sofyan Basir juga terkena kasus lain dalam kontrak Leasing Marine Vessel Power Plant (LMVPP).

Itu suatu fakta bahwa putaran elit disekitar bisnis setrum ini tidak mudah diberantas. Ini sudah terjadi sejak era Orde Baru. Contoh kasus Mega Proyek PLTU Paiton di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. PLTU yang berkapasitas 4.600 MW itu dibangun era Soeharto. Berdasarkan hasil audit BPK terbukti mark-up terhadap capital cost sebesar 48 persen dari seluruh nilai proyek yang sebesar Rp 7,015 triliun.

Bukan hanya mark up tetapi PLTU Paiton dipaksa dalam kontrak membeli batubara kepada PT Batu Hitam Perkasa, yang berpotensi merugikan negara triliunan. Cukup?
Ada lagi, harga PPA ditetapkan kemahalan yang harus dibayar PLN dan keharusan PLN menanggung biaya beban yang tidak terpakai. Singkatnya, pakai tidak pakai ya bayar.

Sampai kini kasus itu tidak pernah tuntas. Maklum proyek PLTU itu digagas oleh Hashim Djoyohadikusumo dan Prabowo melalui PT Batu Hitam Perkasa (BHP) , yang bermitra dengan Paiton Energy, International Power Plc, Mitsui and Co. Ltd dan The Tokyo Electric Power Company Inc. Walau saham BHP hanya 5% namun mereka sudah kaya diawal waktu membangun lewat mark up dan ditambah lagi dapat hak monopoli supply batubara dengan harga tinggi.

Tahun 2015 saham BHP, dilepas ke PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), yang merupakan perusahaan milik Sandiaga Uno. Namun 2017, ketika Sandi masuk dalam ring 1 Partai Gerindra, Paiton Energy melepas obligasi yang ditawarkan dalam dua tahap: kontrak berjangka waktu 13 tahun sebesar US$ 1,2 miliar yang jatuh tempo pada 10 Agustus 2030 dan tenor 20 tahun senilai US$ 800 juta yang jatuh tempo pada 10 Agustus 2037. Semua dibeli oleh investor. Tahun 2018 Saratoga menjual BHP kepada PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) dan PT Toba Bara Energi, yang dimiliki oleh Luhut Binsar Panjaitan.

Apakah Sandi keluar dari Paiton Energy ? Tidak. Dia bersembunyi di Minajesa Capital BV (perusahaan cangkang) yang bertindak sebagai wakil konsorsium investor untuk Paiton Energy dalam rangka penerbitan obligasi ( global Bond). Jadi praktis walau BHP tidak lagi dikuasainya tapi dia berkuasa atas semua Paiton Energy lewat skema hutang. Dengan begitu dia bersih dari kasus mega skandal Paiton. Tentu menyelamatkan Hashim dan PS. Sampai sekarang kasus Paiton tidak pernah tuntas dan terhenti tanpa kejelasan.

Saya tahu Jokowi telah berusaha keras membongkar kasus yang merugikan PLN akibat rezim masa lalu. Saya pernah liat photo Jokowi berwajah sedih melihat proyek yang mangkrak era SBY, padahal itu proyek hutang negara. Itu menyiratkan betapa dahsyatnya kerugian negara terhadap mafia setrum ini.

Jokowi perintahkan kepada kabinetnya untuk merenegosiasi sejumlah 27 Kontrak Listrik Swasta era Orde Baru. Tetapi di setiap tahapan negosiasi terdapat klausul stranded cost yang harus dibayarkan disetiap selesainya negosiasi. Yang bila dihitung akhirnya sama saja dengan tidak dinegosiasi. Mengapa? Karena dalam kontrak PPA sudah disiapkan jebakan itu. Kalau maju ke arbitrase , pasti pemerintah kalah.

Sementara DPR memaksa agar program Proyek 35.000 MW tetap harus jalan. Apapun ongkosnya. Apa yang terjadi sekarang? Terjadi over supply sebesar 22.500 MW. Bayangkan kapasitas sebesar ltu yang tidak terpakai, tetap dibayar listriknya sebesar 70% setiap harinya (karena Take or Pay Clause dalam PPA ) berapa triliun rupiah pertahun in effisiensi dari Proyek 35.000 MW ini? Ini harus jadi PR Jokowi.

Itu sebabnya Partai berlomba lomba inginkan jatah pimpinan DPR dan anggota Kabinet, dan ingin berkoalisi dengan alasan rekonsiliasi. Lawan!, Pak Jokowi. Periode kedua ini, bapak tidak perlu kawatirkan apapun. Jabatan ini terakhir dan harus mencatat sejarah bahwa bapak satu satunya presiden yang bisa membersihkan PLN dari putaran elite rakus.

EJB


bata only emoticon-Bata (S)
profile-picture
profile-picture
pemburu.kobokan dan slider88 memberi reputasi
meroket katanya emoticon-Wakaka
situ rugi kan ?
makanya sistem kerjanya benerin.
ini yg bayar juga rugi, listrik naik terus tapi pelayanan malah blangsak emoticon-Ngakak
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
Quote:


Rugi mulu tapi karyawanya bisa foya foya tiap minggu emoticon-Ngakak

Di gw karyawan pln pasti foya foya nyewa lapan sepak bola yang harga sewanya muahal emoticon-Leh Uga
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
Quote:


rugi gegara gaji karyawan nya muahal banget tp kontribusi ga sepadan emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di