alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Benarkah Kades di Minahasa Utara Menyegel Mushola dan Melarang Orang untuk Shalat?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d415bedb840885f667f5cbf/benarkah-kades-di-minahasa-utara-menyegel-mushola-dan-melarang-orang-untuk-shalat

Benarkah Kades di Minahasa Utara Menyegel Mushola dan Melarang Orang untuk Shalat?

Quote:


Belakangan ini beredar sebuah video dengan narasi kepala desa menyegel mushola dan melarang orang untuk beribadah sholat. Unggahan yang viral di jejaring media sosial Twitter tersebut juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di Perum Agape, Desa Tumuluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupatan Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Informasi tersebut diunggah oleh beberapa akun di Twitter. Dalam video tersebut menampilkan sejumlah pria sedang berbicara dengan dua orang perempuan. Perbincangan juga disaksikan oleh seorang pria yang memakai seragam polisi.

Isi percakapan antara pria dan perempuan dalam video tersebut yaitu mengenai perizinan sebuah tempat. Si perempuan menyebut harus ada izin jika para pria itu ingin beribadah di tempat yang dipersoalkan.

Namun si pria mengatakan pembentukan musala tak memerlukan izin. Menjawab hal tersebut, si perempuan menyinggung pernyataan Ketua MUI.

Video tersebut kemudian terpotong saat si perempuan menutup gerbang. Tak diketahui secara jelas akhir percakapan itu. Bersama dengan video itu, dimunculkan narasi 'seorang kades melakukan penyegelan'. Narasi ini lah yang kemudian berkembang di media sosial.



Lantas bagaimana kebenaran informasi mengenai hal tersebut?


PEMERIKSAAN FAKTA
Melansir dari Detik.com, HansipHoax mendapatkan fakta bahwa isu liar yang menyebutkan kepala desa menyegel mushola dan melarang orang untuk beribadah shalat adalah informasi yang salah alias hoaks.

Benarkah Kades di Minahasa Utara Menyegel Mushola dan Melarang Orang untuk Shalat?


Menurut Kabag Humas dan Protokol Pemkab Minahasa Utara, Chresto Palandi, menyebutkan bahwa tempat yang disebut-sebut sebagai mushola itu sebenarnya adalah balai pertemuan.

Isi video yang menjadi viral tersebut menurut Chresto diawali karena ada jemaah yang meminta izin untuk salat, namun oleh Pemdes disilakan untuk menunaikan salat di masjid. Jadi bisa dipastikan kabar yang menyebut bahwa jemaah yang lagi salat dibubarkan adalah salah.

Chresto mengatakan setiap kegiatan memang harus disertai izin. Dia juga memastikan pemerintah tidak menghalang-halangi masyarakat untuk beribadah.

Dia menjelaskan selama Bulan Ramadhan penuh pun pemerintah memberikan izin kepada umat Islam untuk beribadah di tempat pertemuan tersebut. Chresto kembali menegaskan tak ada upaya dari pemerintah untuk melarang warga beribadah.

Hingga kini, Chresto memastikan situasi di lokasi sudah kondusif. Sejumlah tokoh lintas agama sudah bertemu membicarakan persoalan tersebut.



KESIMPULAN
JADI GAN, BERDASARKAN PEMERIKSAAN FAKTA YANG DILAKUKAN HANSIP HOAX, DAPAT DISIMPULKAN BAHWA NARASI YANG SEDANG VIRAL TENTANG KADES YANG MENYEGEL MUSHOLA DAN MELARANG ORANG UNTUK SALAT ADALAH INFORMASI YANG MENYESATKAN. KARENA MENURUT KABAG HUMAS DAN PROTOKOL PEMKAB MINAHASA UTARA, TEMPAT YANG DISEBUT MUSHOLA ITU SEBENARNYA BALAI PERTEMUAN. DAN, PEMDES JUGA TIDAK MEMBUBARKAN JEMAAH YANG SEDANG SALAT, MELAINKAN MEMPERSILAKAN JEMAAH UNTUK MENUNAIKAN SALAT DI MASJID.

SEBARKAN YA INFORMASI KLARIFIKASI INI KE REKAN DAN KELUARGA KALIAN AGAR TERHINDAR DARI HOAKS YANG MENYESATKAN.



SUMBER
TurnBackHoax.id
Detik.com
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vly69 dan 17 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
umat hoax, bagi mereka hoax adalah sebahagian daripada iman
profile-picture
profile-picture
profile-picture
coldblacksnow dan 21 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Lha kalopun benar dilarang, kan emg langkah2nya bener.
kalo ga ada izin, ya jangan jadi umat gak tau diri mendirikan rumah ibadah.

Yg dijawa aja udah izin lengkap, gara2 bangun patung bisa jd masalah.
atau malah dianggal gak melengkapi izin.

lalu salahnya pelarangan tsb dimana?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
botol.mijon dan 24 lainnya memberi reputasi
“Ada surat kesepakatan dengan kelompok (Al Hidayah, red) bahwa kegiatan ibadah disitu hanya sampai setelah Idul Fitri. Karena jika ingin mendirikan masjid, mereka harus menyelesaikan izin. Tapi ternyata, setelah selesai Idul Fitri, masih ada kegiatan lanjutan, seperti halal bi halal yang dilaksanakan Sabtu (27/7/2019) kemarin.



melanggar kesepakatan malah playing victim


licik
profile-picture
profile-picture
profile-picture
botol.mijon dan 16 lainnya memberi reputasi
Standar janda emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lah mendirikan tempat ibadah kan emang harus ada ijinnya..
Di antara Syaratnya harus ada 60orng lbh jamaah
Pemerintah kurang adil apa coba..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
greedaon dan 7 lainnya memberi reputasi
baru sebatas balai pertemuan
klo mo upgrade monggo diurus ijinnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 6 lainnya memberi reputasi
astagpirullo
rejim aseng asing menjolimi umat uclim dengan hukum kafir.
khilapa solusinya!!1!!!11emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
botol.mijon dan 12 lainnya memberi reputasi
Bayangkan jika tidak ada agama didunia ini.
emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
abdoes dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Katanya "Kita Pancasila", tapi tidak toleran. emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
uglys111 dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Mereka bisa bicara dengan pengurus GKI yasmin emoticon-Lempar Bata
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 8 lainnya memberi reputasi
Sekarang tau ya, di zolimi gak enak emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ernestoflasher dan 10 lainnya memberi reputasi
Lebih baik pemerintah membatasi aja lagi akses internet dan sosmed, biar berita2 hoax kyk gini gak merajalela yg berpotensi menimbulkan perpecahan dimasyarakat emoticon-Hansip


Zaman dimana internet dan sosmed belum ada atau aksesnya masih terbatas, masyarkat masih jauh lebih santun dan bertoleransi, beda dengan zaman setelah menggilanya penggunaan internet dan sosmed seperti sekarang ini emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bidot666 dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh prince.cerberus
Lihat 1 balasan
Nasbung gak hoax ya gak makan. emoticon-Kaskus Banget
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 3 lainnya memberi reputasi
Balasan post harakiri1
Quote:


Jadi manusia harus pandai bercermin emoticon-DP


Quote:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
agunkkk13 dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh qavir
kerjaan sobat gurun yg begini mah..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 6 lainnya memberi reputasi
benar gan
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Diubah oleh awixcool
Kalaupun benar terjadi juga gak masalah, biar jadi pelajaran, ngerti kan rasanya didiskriminasi? Ngerti kan rasanya kalo prinsip "minoritas harus tahu diri" bener2 diterapkan oleh golongan lain?
Giliran kayak gini aja pada mewek "kafir selalu menindas, dimanakah keadilan???..."
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 9 lainnya memberi reputasi
yg atheis like donk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekasatya87 dan 7 lainnya memberi reputasi
jangan lah
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan kelazcorro memberi reputasi
Balai pertemuan milik umum woy, malah mau dikuasain golongan dia sendiri
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di