alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Photography /
Apa Itu ISO Pada Kamera DSLR? Kupas Tuntas Artinya, Mari Belajar Bersama!
4.78 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d34018df4d69566a0446722/apa-itu-iso-pada-kamera-dslr-kupas-tuntas-artinya-mari-belajar-bersama

Apa Itu ISO Pada Kamera DSLR? Kupas Tuntas Artinya, Mari Belajar Bersama!

Apa Itu ISO Pada Kamera DSLR? Kupas Tuntas Artinya, Mari Belajar Bersama!
Hallo agan dan sista semuanya.........!!!!!!!!
Kembali lagi pada kesempatan thread ini saya masih ingin membahas dan membagikan beberpa informasi kepada agan sista semua dan tentunya masih dalam hal yang berbau Photograpy.

Kali ini saya ingin membahas tentang :
Apa itu ISO........????????


Tentunya nama tersebut sering agan dan sista semua dengar bukan......???????????
Dan juga pada thread-thread saya yang sebelumnya juga sering ada kata ISO Pada thread yang berjudul :
1.Mengenal Lebih Dalam Jenis Pengoperasian Pada Kamera DSLR, Pemula Wajib Tahu!
2.Ketahui Apa Itu Segitiga Exposure Pada Kamera DSLR, Kamu Perlu Tahu!

untuk itu agan dan sista perlu ketahui apa itu ISO............??????????????????????????
Okay,,,,,, langsung aja yuk mari kita bahas.........!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

ISO adalah istilah dalam photograpy yang di gunakan untuk mengukur tingkat sensitifas sensor atau film kamera terhadap cahaya. ISO sering di sebut juga dengan istilah ASA. ISO dan ASA adalah kedua hal yang sama. Bedanya adalah ISO di gunakan dalam "Kamera Digital" seperti sekarang ini (DSLR Analog), sedangkan ASA dulu di gunakan dalam "Photogfapy Film" (Analog Film).

Semakin tinggi nilai ISO maka Sensor akan semakin sensitif terhadap cahaya. Secara umum kita mengenal Nilai ISO dari :

100, 200, 400, 800, 1600, 3200, 6400, 12800


Jika di era Kamera Digital seperti sekarang ini, Nilai ISO bisa kita atur sesuai dengan yang kita inginkan hanya dengan merubah menu settingan kamera kita. Tetapi jika di era Kamera Film, ISO sudah otomatis ter-setting pada film yang kita beli. Maka di setiap film memiliki ISO yang berbeda-beda, di mana ada yang 200, 400, 800, 1600 dan seterusnya.
Apa Itu ISO Pada Kamera DSLR? Kupas Tuntas Artinya, Mari Belajar Bersama!

"Lalu efek apa yang di dapat dengan merubah nilai ISO pada kamera.......????????"


Okay,,,,,,, Mari agan dan sista perhatikan sebuah contoh berikut ini :

Kita akan memotret objek di dalam ruangan yang minim cahaya dengan menggunakan nilai Shutter Speed yang sama tapi kita akan merubah nilai ISO pada kamera kita.

Foto pertama menggunakan ISO yang rendah yaitu 400.
Apa Itu ISO Pada Kamera DSLR? Kupas Tuntas Artinya, Mari Belajar Bersama!
Dengan menggunakan ISO rendah sensitifas sensor terhadap cahaya akan menurun sehingga gambar akan terlihat gelap.

Lalu kita akan coba menaikkan ISO pada foto berikutnya. Foto kedua menggunakan ISO 800 kemudian jadi 1600 dan berikutnya menjadi 3200 dan yang terakhir menggunakan nilai ISO 6400.
Apa Itu ISO Pada Kamera DSLR? Kupas Tuntas Artinya, Mari Belajar Bersama!

Dengan menggunakan nilai ISO 6400, kesan sensitifitas sensor terhadap cahaya akan bertambah, sehingga gambar akan terlihat lebih terang tetapi efeknya kita akan mendapatkan titik-titik di dalam gambar. Titik-titik ini lah yang sering di sebut dengan "Noise".
Apa Itu ISO Pada Kamera DSLR? Kupas Tuntas Artinya, Mari Belajar Bersama!

Jadi kesimpulannya adalah jika kita mengambil gambar di tempat yang minim cahaya maka semakin tinggi nilai ISO-nya maka gambar akan terlihat semakin "Noise".

Coba agan sista bandingkan ke 5 foto di bawah ini :
Apa Itu ISO Pada Kamera DSLR? Kupas Tuntas Artinya, Mari Belajar Bersama!
Tentunya sangat terlihat perubahan dan perbedaannya bukan gan sist.........!!!!!!!!!

"Lalu bagaimana kita mengatur nilai ISO pada kamera kita supaya mendapatkan settingan yang pas untuk foto yang akan kita buat....................?????????????????????"


Pengaturan ISO tidak terlepas dari pengaturan Shutter Speed dan pengaturan Aperture. ISO, Shutter Speed dan Aperture adalah 3 komponen dasar photograpy yang sering kita sebut dengan Segitiga Exposure. Di thread sebelumnya kita sudah membahas tentang Segitiga Exposure. Bagi agan sista yang belum tahu apa itu Segitiga Exposure, silahkan di baca pada thread saya sebelumnya.

"Jadi manakah yang lebih baik menggunakan nilai ISO yang Besar/Tinggi atau nilai ISO yang Kecil/Rendah........??????????????????????????????"


Jawabannya adalah semua tergantung kebutuhan kita, mau seperti apa foto yang akan kita buat. Terkadang beberapa Fotographer menggunakan nilai ISO yang rendah, tapi ada beberapa juga yang menggunakan nilai ISO yang tinggi untuk menghasilkan Noise. Karena Noise itu sendiri di dalam photograpy kadang sering di perlihatkan untuk menambah keunikan foto.

Seiring dengan kemajuan teknologi pada saat ini, maka beberapa kamera sekarang bisa menghasilkan gambar yang tidak Noise meskipun menggunakan nilai ISO yang tinggi. Jadi setiap Kamera memiliki karakteristik tersendiri.

Cobalah agan sista ambil gambar dengan Kamera agan sista dan cobalah agan dan sista semua pahami karakteristiknya.......

Nb : "Kamera Film" adalah kamera yang sering di gunakan pada masa tahun sekitar 2000-an dahulu. Di mana saya masih ingat sekali dengan kamera jenis ini sewaktu saya masih dalam masa kanak-kanak dahulu. Kamera ini menggunakan "film" sebagai media penyimpanan fotonya, tidak seperti sekarang di mana jenis kamera saat ini rata-rata sudah menggunakan "memory card" sebagai penyimpanannya. Biasanya itu memory card jenis SDHC.
Apa Itu ISO Pada Kamera DSLR? Kupas Tuntas Artinya, Mari Belajar Bersama!

Okay agan sista semuanya..... demikianlah informasi tentang ISO yang dapat saya bagikan kepada agan sista semua. Jika agan sista ada tambahan tentang ISO ini maka silahkan agan sista dapat menambahkannya di kolom komentar/qoute post pada bawah thread ini. Terimakasih...........

=================================
Selamat Belajar & Berkreatifitas
=================================
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Go3Mbel dan 23 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
mantep gan kupasannya
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan b4perman memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


makasih gan....
emoticon-Cendol Ganemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul
Quote:


nice info DSLR hahaha
thanks gan sis-info yang diberikan bermanfaat banget deh!
ane jadi tahu dan paham gegara baca therad agan yang satu ini
ditunggu gan sis info berikutnya hahaha...
profile-picture
kecebaday memberi reputasi
Lihat 1 balasan
nicee..
Quote:


sama sama gan
Jangan lupa untuk emoticon-Cendol Ganemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul
Quote:


nice to you...
emoticon-Cendol Ganemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul
terima kasih gan Ilmu pengetahuannya
Quote:


sma sama gan... jangan lupa untuk emoticon-Cendol Ganemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul
Dulu ane awal awal pake kamera selalu set iso paling gede dan shutter speed yang cepet banget, alhasil waktu foto ruangan noisenya kerasa banget, padahal kalau pake iso rendah juga masih terang
Quote:


nice gan....
Jangan lupa follow kita dan makasih sudah mampir ya gan... semoga informasinya bermanfaat
Quote:



nice info gan...setuju ane kalo ISO dan ASA itu sama.

Ane koreksi atau tambahin dikit aja deh....sama2 belajar juga.

ISO dan ASA itu hanya standarisasi penunjuk sensitiv sensor (digital, film, kertas, kaca). Film speed atau sensor speed dikamera.

ISO (International Organization for Standardization)
ASA (American Standards Association).


Kalo Indonesia yg ngelakuin standarisasinya, mungkin penunjuk kecepatan sensor atau speed rating jadi SNI.

Awal mulanya, distandarisasi oleh Warnerke.
Standarisasi oleh ISO mulai tahun 1974, berlaku 1987.
https://en.wikipedia.org/wiki/Film_speed

Speed rating mulai dari ISO 1. Tergantung jenis filmnya. Film masih produksi sampai sekarang. Maksimal box speed ISO film 3200. Bisa di push sampai ISO/ASA 25600
Kalo di kamera digital setau ane mulai dari ISO 50.




Kalo di film, misalnya kita pakai film yg di kotaknya tertulis ASA/ISO 200, bisa kita setting manual mulai dari ISO 6 sampai 6400.
Kalo ISO 400 berani di push sampai ISO 12800.

Ini ada yg coba
http://120studio.com/galleries/ilfor.../hp5-12800.htm


ISO juga bisa dipakai di Film.
Quote:


nice gan... makasih sudah mampir
ini dia gan yg ane butuhin .. secara ane baru megang yg namanya kamera dslr stelah idup didunia 25 taun 🤣 hehehe ..
ane baru tau yang di kerdus film itu nilai isonya... dulu pas kecil gangerti ginian wkwkw sekarang pake digital. kamera ane noisenya juga ketara bener kalo iso tinggi... jadi kalo ngefoto event atraksi malem-malem gitu suka bingung mau naikin iso apa ss emoticon-Frown apa gimana si bagusnya
Balasan post andrabedy
nice info gan
Quote:


makasih sudah mampir gan... jangan lupa follow kita dan emoticon-Cendol Ganemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul
profile-picture
mynameichan memberi reputasi
Quote:


Dengan menurunkan ISO, noise juga akan ikut berkurang. Cara menurunkan ISOnya bisa dengan memperlambat shutter speed, supaya ada lebih banyak waktu buat cahaya masuk ke sensor, atau dengan buka aperture jadi lebih lebar, jadi cahaya yang masuk juga lebih banyak. Namun dalam melakukan hal ini agan harus hati2 dalam mengambil o bjek gambar karena takutnya hasilnya akan blur, kalau ragu mending pakai tripod sih.
profile-picture
farinamany memberi reputasi
Quote:


makasih sudah mampir gan

emoticon-Cendol Ganemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul
mantep gan .. buat ane yg ikutan beli kamera dslr tapi setel mode otomatis 😂😂 buat moto .. yg penting gaye ..
Dulu waktu smp motret acara sekolah pke kmra otomatis. Ga sampe liat ASA di film. Yg penting jadi. 😀😀😀
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di