alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Temuan-temuan TPF Soal Teror Novel Baswedan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d2fea2c4601cf0f7f623e2f/temuan-temuan-tpf-soal-teror-novel-baswedan

Temuan-temuan TPF Soal Teror Novel Baswedan

Temuan-temuan TPF Soal Teror Novel Baswedan


Jakarta - Tim Pencari Fakta (TPF) membeberkan sejumlah temuan mengenai kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Dugaan motif pelaku hingga kasus yang melatarbelakangi penyerangan disingkap.

Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal sebelumnya sempat bicara soal adanya temuan menarik dari Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Novel Baswedan. Dia mengatakan ada progres dari penyelidikan kasus Novel.

"Ada temuan progres dari tim pakar. Ini temuan yang menarik," kata Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019).

Kesimpulan hasil investigasi tim pakar kemudian dipaparkan dalam jumpa pers yang digelar di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019). Kesimpulan investigasi dibeberkan setelah dipelajari Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Meski demikian, temuan yang diungkap tim bentukan Polri itu tak lantas kasus pengungkapan penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan kian terang. Temuan TPF justru menimbulkan kontroversi. Dari sisi Polri menyebut temuan TPF menunjukkan keseriusan pengungkapan siapa dalang penyiraman air keras ke Novel. Sementara pihak KPK kecewa karena pelakunya belum juga diungkap.

Lantas apa saja temuan-temuan TPF soal teror Novel Baswedan, berikut hal-hal yang sudah dibeberkan TPF bentukan Polri:


TPF Duga Teror ke Novel Dipicu Dendam
TPF kasus Novel Baswedan menemukan fakta terkait dugaan teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK itu. TPF menemukan probabilitas serangan balik akibat penanganan kasus yang dilakukan Novel Baswedan dengan penggunaan kewenangan berlebihan.

"TPF menemukan fakta terdapat probabilitas terhadap kasus yang ditangani korban yang menimbulkan serangan balik atau balas dendam, akibat adanya dugaan penggunaan kewenangan secara berlebihan. Dari pola penyerangan dan keterangan saksi korban, TPF meyakini serangan tersebut tidak terkait masalah pribadi, tapi berhubungan dengan pekerjaan korban," kata Juru Bicara Tim Pencari Fakta Kasus Novel Baswedan, Nur Kholis, dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019).

Karena itu, TPF kasus Novel Baswedan memberi rekomendasi kepada Kapolri untuk pendalaman terhadap probabilitas motif penyerangan terkait 6 kasus 'high profile' yang ditangani Novel Baswedan. Keenam kasus itu, disebut TPF, berpotensi menimbulkan serangan balik atau balas dendam terhadap Novel.

"Karena penggunaan kewenangan secara berlebihan," sebut Nur Kholis.


Diduga Ada 6 Kasus High Profile yang Bisa Latar Belakangi Teror Novel
Anggota tim gabungan Nur Kholis menyebut ada kaitan dengan berbagai perkara di KPK yang ditangani Novel. Namun Nur Kholis tidak menyebutkan perkara apa saja yang ditangani Novel di KPK tersebut. Namun hal itu direkomendasikan TPF untuk didalami oleh Polri.

"TPF merekomendasikan kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia untuk melakukan pendalaman terhadap probabilitas motif sekurang-kurangnya 6 kasus high profile yang ditangani oleh korban," kata Nur Kholis di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

"Dan TPF meyakini kasus-kasus tersebut berpotensi menimbulkan serangan balik atau balas dendam karena adanya dugaan penggunaan kewenangan secara berlebihan atau excessive abuse of power," imbuh Nur Kholis.

Peristiwa teror itu terjadi pada 11 April 2017 selepas subuh di jalan antara masjid dan kediaman Novel. Terduga pelaku diduga terdiri dari 2 orang yang berboncengan sepeda motor. Hingga saat ini, terduga pelaku itu belum diketahui.

Untuk menelusurinya, Kapolri membentuk TPF tersebut. TPF sudah bekerja selama 6 bulan terakhir. Tim itu terdiri dari para pakar, Divisi Humas Polri, dan Bareskrim Polri. Sebelum menyampaikan hasil investigasinya, tim itu sudah memberikan laporan langsung ke Kapolri pada pekan lalu.


Rekomendasikan Kapolri Bentuk Tim Teknis Spesifik Cari 3 Orang
TPF merekomendasikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk membentuk tim teknis guna mencari tiga orang. Tim teknis yang diperlukan ini direkomendasikan memiliki kemampuan spesifik.

"TPF merekomendasikan kepada Kapolri untuk melakukan pendalaman fakta terhadap satu orang tidak dikenal yang mendatangi rumah Novel pada tanggal 5 April dan 2 orang tidak dikenal yang berada di dekat tempat wudu Masjid Al-Ikhsan menjelang subuh dengan membentuk tim teknis," ujar Juru Bicara TPF Nur Kholis.

"Dengan kemampuan spesifik yang hal tersebut tidak dimiliki TPF," tutur Nur Kholis.

Pembentukan tim teknis ini lantaran TPF kasus Novel Baswedan menemukan fakta terkait dugaan teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK itu. Temuannya yakni terkait probabilitas serangan balik akibat penanganan kasus yang dilakukan Novel Baswedan dengan penggunaan kewenangan berlebihan.

Karena itu, TPF kasus Novel Baswedan merekomendasikan kepada Kapolri untuk pendalaman terhadap probabilitas motif penyerangan terkait 6 kasus 'high profile' yang ditangani Novel Baswedan. Keenam kasus itu disebut TPF berpotensi menimbulkan serangan balik atau balas dendam terhadap Novel.

"TPF menemukan fakta terdapat probabilitas terhadap kasus yang ditangani korban yang menimbulkan serangan balik atau balas dendam akibat adanya dugaan penggunaan kewenangan secara berlebihan. Dari pola penyerangan dan keterangan saksi korban, TPF meyakini serangan tersebut tidak terkait masalah pribadi, tapi berhubungan dengan pekerjaan korban," kata Nur Kholis.


Pelaku Diduga Dipermalukan Novel
Analisis tim pencari fakta (TPF) kasus Novel Baswedan menemukan adanya dugaan motif balas dendam di balik teror penyiraman air keras. Tim itu turut menyebut pelaku teror tersebut diduga pernah disakiti dan dipermalukan Novel.

Kadiv Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal menyampaikan dugaan niat pelaku hanya melukai Novel, bukan membunuh. Sebab, cairan asam sulfat yang disiramkan ke Novel pada 11 April 2017 tidak pekat.

"Dari dugaan tersebut tim menganalisa itu, tim ini kan tim pakar tim gabungan ada polisi di dalamnya, dari analisa tersebut, kita juga berkonsultasi dengan psikolog, bahwa diduga ini ada kaitannya orang tersebut, pelaku ya, diduga pelaku sakit hati, karena memang pelaku kita duga disakiti hatinya, dipermalukan oleh Saudara Novel," kata Iqbal dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (17/7/2019).

Dari dugaan itu, TPF disebut Iqbal menelusuri kasus-kasus apa saja yang pernah ditangani Novel di KPK yang berpotensi menimbulkan motif tersebut. TPF pun menyebutkan setidaknya ada 6 kasus di KPK yang bisa melatarbelakangi teror penyiraman air keras ke Novel.

"Nah oleh karena itulah setidaknya, sekurang-kurangnya 6 kasus yang saat ini kita coba dalami," kata Iqbal.




TPF menduga kalau kejadian penyiraman ke Novel karena doi sedang mendalami kasus-kasus high profile << ini bisa jadi faktor kunci Polri buat mengungkap ini sedetail-detailnya.

Keseriusan dan kecepatan Polri dalam mengungkap kasus ini terus ditunggu publik loh. So, yuk Pak Tito segera ungkap, rakyat akan dukung terus untuk mengungkap kejahatan!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alifrian. dan 4 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
monggo ditindak lanjuti temuannya
profile-picture
memetrivaldo memberi reputasi
banyak kata diduga emoticon-Wakaka
udah disebut aja terduganya siapa
selesai kasus ini emoticon-Big Grin
TS Kenapa malah konsen ke high profile bukannya EXCESSIVE ABUSE OF POWER?
emoticon-Leh Uga
profile-picture
eggnostick memberi reputasi
bullshit emoticon-Big Grin

pengamat yg dijadiin narsum aiman kemarin yg pernah ikutin kasus kopi maut sianida bilang kasus novel itungannya mudah.

komnas ham bilang medium, alasan krn libatin high profile, kalau pelaku lapangan harusnya easy.

mereka blg memang di awal fishy, sering berubah berubah dan ga dibuka semua akhirnya molor dan karena molor kasus easy-medium jadi susah.

yang jadiin susah itu wereng sendiri, eh hasil TGPF malah nyudutin korban dan ngeles gamau di BAP, lupa apa gimana kalau ada proses yg dilanggar dulu (pas kasus masih fresh) ?

dan malah nuduh(menduga) novel yg melebihi
kewenangan, lupa kah kasus rekening gendung yg anggota ICW dianiaya tp kasusny menguap ?,

kasus ini jd penting bkn krn novelny, krn menyangkut kekerasaan terhadal aparat penegakan korupsi baik yg dulu maupun sekarang dan mencegah yang akan terjadi.

terus aneh juga, hasilny TIM tgpf kok rekomendasi tim tekhnis dan konpres kemarin sering pakai istilah scientific alias cuma teori, padahal kan di dalam tim tgpf ada tim yg bersifat tekhnis juga, dan tim tim bidang lain jg ada, makanya muncul pertanyaan.....

kemarin itu hasil TIM TGPF (seluruh) atau cuma hasil tim pakar ?, kok teori dan probabilitas terus.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kelilipan.duren dan 26 lainnya memberi reputasi
Itu termasuk yg nabrak tiang lampu nggak ye
Quote:


GUOBLOK.

rekening gendut dulu pasti excessive abuse of power ICW juga menurut logika goblik lo, Pantas di aniaya dan kasusny ga diurus.

dasar idiot, semua kriminal koruptor juga bakal melakukan segala hal buat bebas, mulai nuduh langgar privasi, langgar sop, diklaim melebihi kewenangan sampai dianggap engga sesuai MD3 (buat aggt dewan).

Temuan-temuan TPF Soal Teror Novel Baswedan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anita.sutanty dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KuwuRT


Quote:


Yang ngomong abuse power itu TGPF Goblok!!
Bukan kiminal..
Dasar pembela teroris
emoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Bukannya gara2 abuse of power ni orang
Itu matanya serem amat yak
Balasan post unicorn.phenex
Quote:


otaklo emang ga cukup buat berlogika

https://nasional.kompas.com/read/201...kpk-menyimpang

https://www.kompas.tv/article/43121/...merasa-dijebak


https://m.tribunnews.com/nasional/20...ntasan-korupsi

https://www.jawapos.com/nasional/huk...anggar-kaidah/

https://m.detik.com/news/berita/d-44...da-akui-aniaya

https://kolom.tempo.co/read/1164563/...k/full?view=ok

https://m.detik.com/news/berita/d-45...psi-sejak-1996

itu baru sebagian, gada TERDUGA-TERSANGKA KORUPSI YANG NGAKU DI AWAL DAN SELALU CARI ALASAN, maling ngaku penjara penuh goblok.

jangan jangan lo gatau penangan kasus korupsi selama ini ya ?.

tolol amat.

emoticon-Ngakak

lagian TGPF ga nyebut kasus dan cuma probabilitas.
alias ga terbukti.

emoticon-Ngakak

ternyata ada MANUSIA yang ngebelain KORUPTOR

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anita.sutanty dan 4 lainnya memberi reputasi


Quote:


Gue ga perlu asumsi pembela teroris tolol macamlo emoticon-Big Grin
TPF sudah memberikan pernyataan
Temuan-temuan TPF Soal Teror Novel Baswedan
emoticon-Ngakak


Lihat 2 balasan
Balasan post unicorn.phenex
Quote:


emang otak ga cukup, makanya orang orang protes TGPF ya karena hasilny dugaan, probabilitas, kemungiinan semua.

OH ELU BUKAN ORANG DENG emoticon-Big Grin

terbukti typical NETIJING yang cuma baca judul.

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

bener bener masih murni gobloknya belum ternoda pendidikan

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
datalk dan 2 lainnya memberi reputasi


Quote:


Ga akan ada probabilitas kalo ga ada indikasi tolol...
Kenapa ada indikasi?
Sudah ada yang mengungkapkan hal ini dan orang tersebut sudah dibebaskan lagi.
Kenapa abuse power tidak ditindaklanjuti?
Karena akan merusak kredibilitas lembaga negara.
Bukti ada kok...
Dasar pembela teroris goblok ga tau latar belakang ada statement tpf main asbun aja..



Masih belum bisa mengungkap siapa pelakunya yaa
Quote:


PAHAM GA SIH LO ???.

STATEMENT TGPF tentu saja dasarnya INVESTIGASI yang TELAH MEREKA LAKUKAN, itu obvios udah jelas dan umum.
masalahnya disini gada yg bahas terkait investigasi TGPF yang dibahas HASIL INVESTIGASINY, SEMUANYA termasuk Abuse power ITU belum TERBUKTI, inget baik baik SEMUANYA. ya jing semua, biar lo ga muter muter emoticon-Big Grin

GW ULANG lagi..
MAKANYA MUNCUL PROTES BAHKAN ANGGAP TGPF TIDAK MENEMUKAN FAKTA BARU KARENA HASIL TGPF KOK DUGAAN, PROBABILTAS, KEMUNGKINAN, ALIAS BELUM TERBUKTI.

termasuk yang lo sebut, miko ini bagian kasus akil mochtar (salah satu dari 6 kasus) dan karena elu belum nonton atau emang bego jadi gw kasih tau :

1. TGPF belum bs nyimpulin atau nyebut mana kasus yang terhubung dengan penyiraman novel.
2. 6 kasus itu BELUM SEMUA, karena TGPF ada batas waktu
,
dan karena ELU GA NONTON ATAU EMANG BEGO,..
hasil TIM TGPF kok rekomendasi tim tekhnis dan konpres kemarin sering pakai istilah scientific alias cuma teori , padahal kan di dalam tim tgpf ada tim yg bersifat tekhnis juga, dan tim tim bidang lain jg ada, makanya muncul pertanyaan.....
kemarin itu hasil TIM TGPF (seluruh) atau cuma hasil tim pakar ?

gw skrg bingung sama lo, jawab dong...
sebenernya LO NONTON KONPRES KEMARIN GA SIH ?, kayaknya bener kata gw lo cuma baca judul terus cuma bahas sepotong
.
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

terus soal MIKO

kalau dalam konteks TGPF menurut argumen lo seperti yg gw blg diatas TIDAK ADA FAKTA BARU dr TGPF dan TIDAK TERBUKTI KETERKAITANNYA..

jadinya OOT karena lo gabisa berargumen, gapapa OOT dikit nih :

keterangan resmi jubir KPK terkait MIKO



emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk

sukanya muter muter dan gbs nyanggah argumen, lebih parah lagi harus dijelasin berulang kali.

emoticon-Najis emoticon-Najis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anita.sutanty dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KuwuRT


Quote:

Kalo tgpf ga hisa menyimpulkan karena terbatasnya waktu dan juga membenarkan dugaan gue karena adanya abuse power Kok OOT?

Lo yang oot pembela teroris anjing!!

Gue konsisten dari awal sampai sekarang ada kesalahan prosedur dan abuse of power

Jadi keterangan kapolri dan bukti-bukti yang udah dibawa si miko bisa ditampik cuma lewat keterangan seorang humas kpk?!

Buktikan di pengadilan kontoooool...

Lo pikir gue bela pelaku penyiram novel?

Gue cuma jijik ngeliat dia cari panggung atas kejadian sama dia...

Nah kalo samalo gue emang jijik karena lo jelas pernah bela teroris dimuka gue....

Udah ga usah banyak mulut lo baik...
lo pm gue aja yang gue minta kemaren..
kasih dua hari gue cari lo anjing!!!


Lihat 1 balasan
Balasan post unicorn.phenex
Quote:


ternyata elu kombinasi EMANG BEGO DAN GA NONTON.

OOT aja kaga sadar emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak emoticon-Najis

muter muter kek gangsing, ternyata cuma pendapat subjektif yg intinya ga suka nopel.

emoticon-Wkwkwk emoticon-Ngakak emoticon-Wkwkwk

Temuan-temuan TPF Soal Teror Novel Baswedan

profile-picture
Incantus memberi reputasi
Diubah oleh KuwuRT


Quote:


Jadi karena lo nonton udah bisa memberikan justifikasi kalo pendapatlo bener?!
Elo itu cuma mahluk hina pembela teroris dan merasa maha tau karena hal keciiiiil yang lo tau...


Subjektif?
Lo pikir si novel ga subyektif dan cari panggung?!

Untung iwan bule masih waras otaknya dan ga menanggapi celotehan si novel soal keterlibatan dia (yang pada akhirnya diralat sama si NOVEL SENDIRI)

TGPF aja mengakui ada kemungkinan karena adanya abuse power..
Bukti abuse power udah gue tonggolin
Yang bilang abuse power udah pernah ditangkep dan dibebaskan lagi karena terbukti alibinya.

Lo aja anjing buduk yang ga mau ngakuin adanya faktor abuse power dalam penyidikan yang dilakuin sama si nopel!!

Buktikan di pengadilan..
Aliran uang jelas dari mana ada dan lo cari ada dasar hukumnya ga yang melarang adanya pemberian imbalan buat saksi dari penyidik!!

Kalo lo emang obyektif bela tuh si miko, orang miskin dia!!
Udah mengadu kemana-mana ga ada berani yang tanggapi.
Bahkan sudah diakui sama KAPOLRI (bukan gembel cecunguk macamlo dul)
Hubungan keluarganya hancur gara2 penekanan masalah sama kpk.

Oiya PM lo gue tunggu..
emoticon-Cool


Diubah oleh unicorn.phenex
Lihat 1 balasan
Balasan post unicorn.phenex
Quote:


tadi pakai kata indikasi, skrg faktor, semua sudah jelas dan masih nampak di thread ini, emang lo gabisa memahami karena EMANG BEGO DAN GA NONTON.

lo emang OOT dan memaksakan pendapat subjektif lo.

muter muter kek gangsing.

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

oiya PM lo gua tunggu (?), perasaan gw uda tulis secara jelas dan gamblang yg di thread waktu itu soal kepengecutan elu.

dan gw gadapat respon apa apa selain lo yang muter muter kek gasing, cuma berani minta medsos.

jadi mana respon lo ? yes or no kok tiba tiba mnt PM.

goblok gratis tp jgn lo borong semua dong

emoticon-Najis emoticon-Najis
profile-picture
Incantus memberi reputasi


Quote:


Indikasi karena ada faktor goblok!!
Dari tadi ngomongin si miko dll emang ga nyambung juga apa maksud dari abuse power yang tgpf bilang.

Anjing hina pembela teroris kayaklo buat mengerti alur pembicaraan aja masih terbingung-bingung mau bilang gue muter2 dan subjektif?

Pengecut hina pembela teroris emang begini kelakuannya kalo lo ga berani kasih akunlo dimuka umum silahkan lo pm gue..
Gue tunggu..
Biar lo liat gimana kepengecutan gue ya anjing teroris!!

GUE TUNGGU PM LO!!

Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di