alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pelanggan dari Jepang Dilarang Makan di Restoran Jepang Ini. Kenapa?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d2d8cac9a972e7ae5307650/pelanggan-dari-jepang-dilarang-makan-di-restoran-jepang-ini-kenapa

Pelanggan dari Jepang Dilarang Makan di Restoran Jepang Ini. Kenapa?

Ada yang unik dari sebuah restoran di Jepang bernama Yaeyama Style  Gan. Bila biasanya restoran ramen yang terletak di Ishigakijima, Prefektur Okinawa ini dipadati para pelanggan pada musim panas ini, tetapi belakangan pengunjung yang datang justru sepi banget Gan.

Bukan karena restorannya nggak laku, tapi karena Akio Arima, sang empunya restoran sekaligus chef di restoran ini yang memang lagi melarang pelanggan dari Jepang untuk makan di restoran miliknya karena sudah tak tahan menghadapi banyaknya pelanggan berpelakuan buruk yang datang dari negaranya sendiri. 

Pelanggan dari Jepang Dilarang Makan di Restoran Jepang Ini. Kenapa?
Foto: JapanToday

Dalam pengumuman yang sudah ia tempelkan di pintu restoran sejak 1 Juli kemarin, Akio menyebutkan bahwa ia merasa sikap turis Jepang yang jadi pelanggan di restorannya semakin buruk dari tahun ke tahun. Itu sebabnya untuk sementara waktu ia tidak akan membiarkan pelanggan dari Jepang makan di restorannya. Sementara waktu mereka hanya menerima pelanggan yang berasal dari luar negeri. Akio mengungkapkan permohonan maaf kepada para pelanggan setianya yang memang sudah rutin makan di sana dan memohon kerja sama mereka untuk sementara waktu. Larangan ini sendiri berlaku sampai akhir September sehingga layanan reguler akan dimulai lagi pada bulan Oktober.



Seburuk apa sikap pelanggan Jepang yang datang ke restoran ini emangnya?

Wajar dong kalau kita jadi bertanya-tanya sebetulnya ada apa dengan para pelanggan yang datang dari Jepang sehingga membuat restoran ini pada akhirnya memberlakukan larangan tersebut.
FYI Gan. Daerah Ishigakijma adalah salah satu tujuan wisata yang populer bagi wisatawan asing dan domestik.

Yaeyama Style sendiri adalah restoran kecil dengan kapasitas tempat duduk kurang dari selusin. Itu sebabnya ada aturan-aturan di restoran yang harus diperhatikan para pelanggan. Misalnya restoran ini mengharuskan setiap pelanggan hanya untuk memesan semangkuk ramen saja. Tetapi walaupun Arima sudah memasang tanda persyaratan itu, masih saja mereka mendaptakan pelanggan Jepang yang bersikeras untuk membagi satu mangkuk mereka di antara dua orang padahal pelanggan tersebut juga membawa makanan dan minuman dari luar untuk dikonsumsi di dalam restorannya. Selain itu banyak juga yang datang dengan bayi dan balita mereka walau dari awal restoran sudah menuliskan aturan yang melarang.

Staf restoran telah memperingatkan pelanggan yang melanggar aturan, tetapi kadang pelanggan justru merespon dengan amarah. Gara-gara ini banyak tenaga paruh waktu di restoran ini akhirnya keluar karena stress menghadapi para pelanggan hingga akhirnya membuat sang empunya restoran harus menjalankan restoran sepenuhnya sendiri.

Arima bilang dia tidak memiliki masalah besar dengan pelanggan asing. Banyak turis yang datang dari Hong kong atau Taiwan. Dan dia senang untuk melayani mereka selama musim panas, di mana itu adalah waktu-waktu sibuk restorannya. Menurutnya, orang Jepang sering berpikir pelanggan adalah Tuhan, tapi bukan berarti pelanggan dengan perilaku buruk bisa dibenarkan.



Aturan baru buatannya ini jelas berdampak pada pendapatan restorannya.

 Kadang dia tidak punya pelanggan. Kadang hanya satu dua pelanggan yang datang. Banyak juga pelanggan setia yang mengeluhkan soal aturan barunya ini. Tapi Arima sendiri mengatakan bahwa selama larangan ini diberlakukan, dia jadi punya waktu untuk bersantai dan membersihkan restorannya.

Arima sendiri mengungkapkan akan mengevaluasi aturannya sendiri. Ini karena menurut dia walau dia melarang pelanggan Jepang bukanb erarti semua pelanggannya dari Jepang berperilaku buruk. Itu sebabnya Arima berencana membuat keanggotaan untuk mengizinkan pelanggan dari Jepang yang sudah mendaftar dan sudah dipercaya dapat mengikuti etika restoran yang bisa datang dan makan di tempatnya.



Kalau di Indonesia bakal ada yang berani melarang pelanggan yang tidak bisa  menaati aturan yang sudah dibuat untuk datang di restorannya kayak gini  nggak ya?

emoticon-Bingung


profile-picture
profile-picture
profile-picture
comrade.frias dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh midorikusuma
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
mantap ini mah gbs menaati aturan kaga di ijinin makan di situ mana sama2 orang lokal sana sndiri wkowkowkwo
Siap" stress sendiri kalo buka warung pake aturan kaya gitu di Indonesia emoticon-Leh Uga
lebaylah itu

boleh juga tu pake sistem keanggotaan, jadi kalo ngelanggar ya tinggal cabut aja wkwk
Quote:


wahhh sulit nih gan kayanya kalo di indo.. secara, mostly di indo mikirnya yaudah lah ya yg penting dibayar ye kan gan... jadi ya kalo ada aturan, mgkn bakal diprotes kali sama warga sekitar yg makan.... atau di julidin... hahahaha jadinya pasti panas sndiri kupingnya, dan gaada lg deh aturannya
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
diandraps memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


boleh juga nih pake sistem keanggotaan.. jd biar jelas ye kan yg beli sapa dan yg jual sapa... jd konsumennya jd ngerti jelas kualitas makanan tempat dia jd anggota tuh... jd dapat diskon kan jd anggota... hahahahah... kalo ane sbg org indonesia, diskon nomor satu dong gan...
emoticon-Hammer2emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2
Wkwk baru tau ternyata orang jepang yg terkenal disiplin ini bisa bar bar juga. Kirain semua orang jepang bisa taat peraturan tp ternyata ada jg yg kaya gini. Mungkin klo di Indonesia udh di demo kali, dibilang pencemaran warga indo, nnti dilaporin deh ke polisi wkwkwk ✌️✌️
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
Bentar lg bangkrut itu restoemoticon-Stick Out Tongue

Resto lokasi di jepang melarang orang jepang makanemoticon-Leh Uga

Tunggu setan yg datangemoticon-Ngakak
Diubah oleh ushirota
ane mo sarapan dolo ga3s
kalo di indonesia, larangan yang berupa tulisan dikiranya cuman selebaran orang ilang, kan kalo disini peraturan dibuat untuk dilanggar
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
Pasti agan agan ada yg pernah nonton omakasenya eater yg grilled game, dan mereka sendiri juga ngga boleh mempersilahkan siapapun untuk masuk bahkan tamu darimanapun, hanya yg punya rekomendasi yg boleh masuk, nggada rekomendasi ngga boleh masuk

Mirip mirip gitu lah ya emoticon-Big Grin


Quote:


bener gan wkwk, orang sini merasa yang bayar berhak untuk mendapatkan perlakuan kusu malah. memang jepang beda dari yang lain emoticon-Jempol
jepang salah satu negara yang taat akan perturan dan tegas dalam memberlakukannya. ternyata berlaku juga meski dalam lingkup suatu warung kecil. salut
profile-picture
dhikapradana memberi reputasi
makanya cari beking yakuja emoticon-Ngakak
Woww!!
Mungkin ini langkah nekat tapi tepat sih
Tapi cukup bikin kaget dengan sikap orang jepang,yang biasanya terkenal
Dengan kedisiplinannya eh ternyata bisa juga gini merekaaaa..
Kasian sih sampe
Segitunya

Ane salut sama sikap yang diambilnya,mantap!Dan cukup menggeebrak wkwks

Thanks ya gan-sis
Usah siap menikah duluan.amin.Semangat kak
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
busyed ni org buka restoran kaya kaga butuh duit gitu ya...
Ga pandang bulu ya walaupun wisatawan domestik kalau ga bisa diatur ya ga segan buat ngelarang makan disana...
Mungkin kalau sampe ngambil langkah seberani itu ya emang bener bener udh ga kuat nangani ya gan
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di