alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
SIM Berlaku Seumur Hidup Bagi Lansia, Wacana atau Mitos, ya?
4.88 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d2835237e3a7220f17cec8b/sim-berlaku-seumur-hidup-bagi-lansia-wacana-atau-mitos-ya

SIM Berlaku Seumur Hidup Bagi Lansia, Wacana atau Mitos, ya?

SIM Berlaku Seumur Hidup Bagi Lansia, Wacana atau Mitos, ya?

[ HT# 517 ]

Gara-gara obrolan kemarin siang saya dengan teman di sebuah warung kopi depan rumah langganan ide tulisan ini tiba-tiba saja muncul. Ya, perihal SIM (Surat Izin Mengemudi) kita tahu kalau setiap lima tahun sekali harus di perbaharui, kosekuensinya jika terlambat sehari saja maka untuk memperoleh SIM perpanjangan baru harus mengikuti tes pengambilan SIM dari awal seperti mulai dari tes kesehatan, tes teori, hingga tes praktik, dan katanya biayanyapun jadi lebih mahal daripada pembuatan SIM awal. Repot dan ribet, itulah aturan yang terjadi di negeri yang kita cintai ini.

Tujuan pemerintah memberlakukan perpanjangan SIM setiap lima tahun sekali yang telah di tetapkan menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, SIM adalah bukti kompetensi mengemudi dan bukti registrasi pengemudi yang memuat keterangan identitas secara lengkap.SIM itu sendiri juga merupakan alat bukti bahwa pemegang SIM memiliki kemampuan, keterampilan sesuai dengan jenis SIM itu sendiri dimana persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor juga harus tetap dipenuhi si pemilik kendaraan.

SIM Berlaku Seumur Hidup Bagi Lansia, Wacana atau Mitos, ya?

SIM Berlaku Seumur Hidup Bagi Lansia, Wacana atau Mitos, ya?

Tapi hasil dari pembicaraan teman saya dengan Aan, Wawan dan Ndang dimana mereka seorang ojol memiliki pendapat dan ide yang unik, yakni bagaimana jadinya jika lansia di berikan kebebasan memiliki SIM seumur hidup, maksudnya pemilik sim yang telah berusia enam puluh tahun ke atas tidak perlu memperpanjang SIM, alias berlaku seumur hidup.

Tentu saja ini jadi pembicaraan hangat kami ber-empat. Alasan ini menguat ketika kita membandingkan aturan SIM dengan KTP Elektronik bagi lansia yang berlaku seumur hidup. Apakah mungkin bagi lansia dan pemerintah memberikan perlakuan istimewa bagi para lansia yang tentu saja mereka telah taat pajak puluhan tahun.

SIM Berlaku Seumur Hidup Bagi Lansia, Wacana atau Mitos, ya?

Saya rasa SIM berlaku seumur hidup bagi lansia punya kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya tentu para lansia mungkin akan terbantu dari hal birokrasi administratif yang berlaku selama ini, belum lagi bagi para lansia saat mengantri perpanjangan SIM membutuhkan waktu, kosentrasi, tenaga yang prima, akan lebih ribet bila lansia tinggal di luar kota yang tidak sesuai dengan KTP nya.

Disisi lain yang menjadi ke khawatiran saya sekarang adalah jika lansia tetap membawa kendaraan di jalan apakah mereka masih lincah dan mawas diri mengingat di jalan sekarang ini semakin krodit dengan permasalahan lalulintas yang ada.

SIM Berlaku Seumur Hidup Bagi Lansia, Wacana atau Mitos, ya?

Kalaupun pemerintah pada akhirnya menerbitkan aturan berlaku SIM seumur hidup bagi lansia mungkin menurut hemat saya hanya di perbolehkan di jalan-jalan pemukiman saja, tidak di jalan utama atau protokol karena ini menyangkut keselamatan diri dan orang lain. Jangan sampai karena rasa kasih sayang terhadap cucu para lansia berani mengantar cucunya pergi kesekolah melewati jalan-jalan utama. Lalu lucunya lagi waktu itu sempat ada guyonan yang dilontarkan oleh Wawan; "Wah, bisa-bisa para lansia bakalan bersaing ngojek dengan kita-kita, nih, hehe".

Nah, dari pembicaraan kami di atas gimana menurut pendapat teman-teman disini, setuju atau tidak. Kalau setuju apa alasannya, kalau tidak apa alasannya. Dan apakah wacana kami SIM seumur hidup bagi lansia ke depan hanya sekedar wacana atau mitos, kita lihat saja nanti.


SIM Berlaku Seumur Hidup Bagi Lansia, Wacana atau Mitos, ya?

SIM Berlaku Seumur Hidup Bagi Lansia, Wacana atau Mitos, ya?

SIM Berlaku Seumur Hidup Bagi Lansia, Wacana atau Mitos, ya?


Copyright © 2016 - 2019 iskrim
All Rights Reserved | Member of Thread Creator Gen. 1 - KASKUS

Sumur: opini | Sotoshop : iskrim 


SIM Berlaku Seumur Hidup Bagi Lansia, Wacana atau Mitos, ya?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
gpandita dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh iskrim
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Bokap gue malah sengaja matikan SIM nya gan, mending naik ojek online katanya. Atau disupirin.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hhendryz dan 3 lainnya memberi reputasi
Ane kasih perbandingan aja yah, kalau menimbang penting atau kegunaan perpanjanang sim di indonesia sih silahkan aja masing2, gampang masukin nalar dan logis serta penyanggahnya.

Ane kasih perbandingan di inggris aja. Buat bikin sim, ada beberapa tahapan, buat mobil biasa, ada test tertulis ama tes praktik.Buat motor test tertulis ama 2 kali praktek, mod 1 ama mod 2.
Test tertulis dikerjain di komputer dibagi 2 macem, tes tentang rambu2 dan pemahaman lalu lintas dan peraturannya, dan yg kedua test kesigapan mengidentifikasi bahaya, berbentuk video dimana kita kudu mencet tombol mouse ketika mengidentifikasi bahaya, ada pointnya, timingnya kudu pas buat dapet angka penuh di setiap soalnya, kalau telat poin berkurang satu per satu.

Test praktek penguji duduk disamping sopir, ngintruksiin buat pergi kemana, berenti, atau parkir di tempat tertentu, terus ngikutin arah rambu, ada cek list nya, mayan susah.
Buat motor mod 2 sama kayak mobil, bedanya penguji ada di belakang, bisa naik motor atau mobil. Mod 1 di areal parkir,mulai dari tes nuntun motor, tes slalom, belok u turn, belok kecepatan sedang, akselerasi, rem ngedadak.

Kalau lulus tes, sim berlaku sampe umur 70 taun, kalau udah 70 taun setiap 3 taun sekali butuh tes kesehatan. Masa berlaku sim juga ada, tapi cuman buat ganti foto doang kalau dah 10 taun biar up date lah komuknya.

Abis punya sim, ga bisa langsung pake mobil atau motor, kudu bayar asuransi dulu, minimalnya asuransi buat pihak ketiga sama kehilangan, sapa tau nabrak orang ya minimal orang yg ditabrak ditanggung ama asuransi. Asuransi bakalan nyatu ama kendaraan, misal si A punya mobil B, asuransi A buat mobil B, ya si A cuman bisa pake mobil B, kalau ada temenya atau sodara minjem mobil B ga bisa juga kecuali punya asuransi barengan.

Kalau umur masih muda, asuransi mahal banget, kendaraan mahal asuransi lebih mahal, kendaraan sport juga lebih mahal, sampe warna atau kimpoi atau belum bisa ngerubah nilai asuransi. Makin berumur, makin lama berlaku simnya, makin murah asuransinya, karena dianggap lebih handal dan lebih matang.

Sim bisa dibatalin kalau ngelanggar berat dan ada keputusan pengadilan, bisa juga di banned sementara. Sim bisa dibatalin dengan permintaan sendiri dengan alasan kesehatan, atau faktor fisik lainnya.

Semua orang yg ane kenal buat bikin sim bakalan ikut kursus atau kelas mengemudi atau mengendarai motor dulu, khusus motor kudu minimal ikut pelatihan disebut cbt buat bisa ngendaraain motor kecil max 125cc tanpa ngebonceng atau masuk tol, dan baru ikut kursus atau kelas mengendarai. Di sini semua trik dan tips keluar tentang yg harus atau jangan dilakuin, mulai dari yg ecek2 sampe yg utama.

Sekarang tinggal dibandingin aja perilaku pengemudi, jumlah kecelakaan dan lain2nya, apa iya alasan kemampuan berkendaraan bisa disaring dengan sistem perpanjangan yg ada?
profile-picture
profile-picture
hhendryz dan iskrim memberi reputasi
SIM seumur idup jadi ingat seperti kampanye salah satu parpol ditambah penghapusan pajak kendaraan wkwkwkw

kalau opini sendiri sih sangat tidak setuju untuk lansia mengendarai kendaraan sendiri
1. mata yang sudah tidak awas lagi
2. reflek yang sudah berkurang
3. dan sebagainya hal yang dihadapi orang tua nanti

bukan offense
profile-picture
profile-picture
iskrim dan 13460 memberi reputasi
Kasian sm umur jg kalo kmn mana sendiri . Kemampuan ga se gesit wkt muda memang
profile-picture
profile-picture
edsixteen dan iskrim memberi reputasi
Sim tetap harus diperpanjang, untuk memastikan orang itu masih bisa berkendara. Kalo orang itu udah kaga bisa dateng ke tempat perpanjangan sim karena faktor usia dan kesehatan, ya artinya udah kaga bisa berkendara.
profile-picture
profile-picture
aisyifaaa dan iskrim memberi reputasi


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di