alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tak Lolos Seleksi Calon Pimpinan KPK, Pigai: Ada Apa dengan Pansel?
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d27fc3bfacb950540041c3e/tak-lolos-seleksi-calon-pimpinan-kpk-pigai-ada-apa-dengan-pansel

Tak Lolos Seleksi Calon Pimpinan KPK, Pigai: Ada Apa dengan Pansel?

Tak Lolos Seleksi Calon Pimpinan KPK, Pigai: Ada Apa dengan Pansel?

http://m.rri.co.id/post/berita/69276...an_pansel.html

Tak Lolos Seleksi Calon Pimpinan KPK, Pigai: Ada Apa dengan Pansel?


RN, Jakarta : Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai meminta Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membuka informasi tentang kekurangan berkas yang sudah dia sampaikan.

Hal itu dimintanya karena dia sudah dipastikan tidak lolos tahapan seleksi administrasi. Sebab Pigai tidak ada dalam daftar 192 ‎calon pendaftar capim KPK yang lolos dalam seleksi administrasi.

“Tolong tunjukan dokumen atau berkas apa yang tidak lengkap," desaknya melalui keterangan yang diterima Radio Republik Indonesia, Kamis (11/7/2019).

Lebih lanjut Pigai menilai putusan yang diambil oleh Yenti Garnasih dan kawan-kawan itu sebagai langkah yang sangat aneh. Sebab menurut dia, Pansel malah meloloskan salah satu mantan Komisioner Komnas HAM. Padahal berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2016 lalu, Pigai tergolong bersih. 

"Aneh teman saya mantan Komisioner Komnas HAM yang sarjana agama lolos. Hasil pemeriksaan  BPK 2016, komisioner yang bersih atau tidak ada namanya dalam laporan pemeriksaan BPK cuma saya Natalius Pigai, yang lain pernah diperiksa Polda Metro Jaya terkait (dugaan) korupsi tersebut," sesalnya.

Pigai pun menduga kalau Pansel tak meloloskan dia karena ada skenario melemahkan lembaga anti rasuah dalam memberangus korupsi.

"Ada apa dengan Pansel yang dipimpin Yenti Garnasih? Dengan ini apakah saya tidak lolos atau pesanan dan kebencian terhadap saya? Atau skenario melemahkan KPK? Kita akan lihat ke depan," pungkasnya.


Komen TS: Budaya memframing, menuduh seperti ini harus segera diberhentikan. Seharusnya sebagai orang yang memahami mengenai HAM harus pula mengerti bahwa fitnah itu efeknya tidak ringan terhadap yang dituduhkan.

PS: jangan komen rasis ya gan sis, his attitude nothing to do with his skin color. Kampret can come in any skin. Seperti iblis yang bisa berbentuk apa saja.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
deviay21 dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh KASKUS.HQ
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
paling kena bnpt tuh. emoticon-Imlek
profile-picture
simsol... memberi reputasi
oh iya ini budaya dan kearifan lokal kamfred. apapun masalahnya salahkan sistemnya, ancam dengan keadilan akhirat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ikiriki11 dan 11 lainnya memberi reputasi
Gag lolos seleksi langsung marah ,
Yg seperti ini memang gag layak jadi pimpinan KPK
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post dewars12yo
Sama kayak bos-nya yang kalah pilpres.
profile-picture
simsol... memberi reputasi
baiklah, ini reaksi wajar berlaku utk siapapun yg pernah mengalami penolakan....

lord pigai, next ya mungkin bisa emoticon-Imlek
















emoticon-Ngakak
profile-picture
simsol... memberi reputasi
pigay ini dukung siapa kok kelakuannya familiar ya akhi emoticon-Maaf Agan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
I.Just.Run dan 4 lainnya memberi reputasi
Ga lolos ya ga usah banyak bacot
Yang begini mau pimpin KPK
profile-picture
profile-picture
simsol... dan devi.jon memberi reputasi
Mungkin Ada yg kurang. Kl cm administrasi Saja sudah gak lolos ya memang Ada yg kurang.
profile-picture
simsol... memberi reputasi
orang ga terlalu berkualitas kyk gini mau nyalon pimpinan KPK?? ke salon aja lah...
profile-picture
simsol... memberi reputasi
kayak prabowo kalah pilpres, yg disalahin kpu.

ini pendukungnya si pigai kayaknya sama juga, sama-sama kurang waras.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
simsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
Mungkin kekurangannya satu : suka ikutan ngaskus di mari. Pro Mukidi lagi, gak kayak di dunia nyata. Ntar KPK makin dikatain pro rezim
emoticon-Leh Ugaemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
simsol... dan darck91 memberi reputasi
pengangguran bingung cari kerja emoticon-Betty
profile-picture
simsol... memberi reputasi
coba ente beli kaca yg gede biar tau alasannya emoticon-Wkwkwk
namanya aja pig gay
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anditama1990 dan 3 lainnya memberi reputasi
emoticon-Ngakak mungkin ga berkompeten
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Quote:


Kampret mah begitu...

Gak punya tiket pulang aja yg d salahin pemerintah emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
I.Just.Run dan 2 lainnya memberi reputasi
Karena namanya mungkin, pig = babi & gai(gay) = homo, masak KPK dipimpin babi homo emoticon-Leh Uga

Si pigai Emang gak pantas masuk pimpinan KPK, terlalu mihak kubu wowo dan sangat benci kubu wiwi, Pimpinan KPK wajib netral, gak boleh condong ke kubu manapun, sehingga tidak bisa diintervensi oleh pihak pemerintah ataupun pihak di luar pemerintah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 4 lainnya memberi reputasi
belum rejekinya situ kali
coba lagi season berikutnya
gag usah esmosi
profile-picture
simsol... memberi reputasi
Kalo menurut saya terlalu vokal nggk da yang bisa jinakin jdinya disisihkan
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan simsol... memberi reputasi
Tolong jangan beritahu orang ini kalau ada seleksi apa saja.
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan simsol... memberi reputasi
mungkin pas liat Namanya PiGay ... langsung di coret ama mereka emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cipokan.yuk dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di