alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Moeldoko Tidak Bahas Jelangkung, tapi Komentari Rizieq sebagai Alat Barter
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d26ae97f0bdb20a7b307d5f/moeldoko-tidak-bahas-jelangkung-tapi-komentari-rizieq-sebagai-alat-barter

Moeldoko Tidak Bahas Jelangkung, tapi Komentari Rizieq sebagai Alat Barter

Moeldoko, Kepala Staf Kantor Presiden. Foto | Tempo
Jelangkung-jelangkung, datang tak diundang pulang tidak diantar.

Bagi kalangan orang tua pasti masih ingat kalimat di atas ketika bermain-main jelangkung di kampung atau lingkungan kediaman bersama rekan-rekan semasa masih kecil.

Kalimat tersebut diucap berulang-ulang, seperti seorang tengah membaca mantera. Ketika kata demi kata diucap bersama-sama, sesama rekan saling berpegang tangan erat-erat. Mereka saling jaga diri, jangan sampai terjadi seorang rekan di antara kumpulan pembaca mantera tersebut berlari, 'ngibrit' lantaran ketakutan.

Suasana bermain jelangkung terasa menyeramkan bagi anak-anak saat itu. Tapi, ya terasa asyik. Apa lagi bermainnya tak jauh dari lingkungan pemakaman umum. Wuih, cerita tentang mitos adanya hantu bergentayangan hinggap di kepala para bocah yang tengah bermain jelangkung.

Bagi yang belum tahu apa itu jelangkung, bisa dicari literaturnya di berbagai laman. Intinya, jelangkung terbuat dari sebuah gayung air. Gayung tersebut terbuat dari tempurung kelapa. Bagian tempurung kelapa dijadikan sebagai kepala, kemudian dikenakan baju kecil dan menggelantung di batang kayu yang berfungsi sebagai pegangan.


Kalangan orang tua menyebut jelakung ( jailangkung) adalah salah satu jenis permainan tradisional bersifat ritual supernatural. Umumnya dilakukan sebagai ritual untuk memanggil roh halus.

Ya, mirip-mirip boneka yang ditempatkan petani di tengah pematang sawah yang berfungsi menghalau atau mengusir burung-burung pemakan padi. Padi yang hendak dipanen (bulir padi) biasanya jadi incaran burung pipit. Nah, boneka yang tangannya mudah digerakan dengan tali dari jarak jauh itulah punya kemiripan dengan jelangkung.

Nah, ketika hantu jelangkung datang, boneka yang terbuat dari gayung kelapa dan dipegang bersama-sama terasa bebannya berat. Sementara untuk berkomunikasi dengan si jelangkung, para bocah menyisipkan kapur di tangan jelangkung dan mendekatkan pada sebua papan tulis kecil.

Lalu, para boca bertanya bergantian. Kamu dari mana? Siapa namanya dan asal usulnya? Ada pertanyaan konyol dari anak-anak kepada si jelangkung, kamu mati wajar atau cara lain. Bila jawabannya ditulis oleh si jelangkung bahwa ia mati karena bunuh diri, para bocah melepas jelangkung dan 'ngibrit' ketakutan.

Hihihi.............

Spoiler for sumber:


Kaskuser juga nih om moeldogko....

Bener om bibib memang jelangkung rijek, pergi tidak diantar, pulang mintak dijembut
Diubah oleh i71lm4c4n
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
hmmmm...
beda lah
ini minta dijemput
profile-picture
khayalan memberi reputasi
bertele2. ga lucu.
kalo jelangkung yg di ngarap sih tipe yg gau diri.. udh pulang minta di jemput..
eh minta di sangoni pulak buat bayar denda..
emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Moeldoko Tidak Bahas Jelangkung, tapi Komentari Rizieq sebagai Alat Barter
rijik udah jadi komoditi eksporemoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Balasan post polizshitz
Quote:


Jangan macam2 ente sama rajasinga!
profile-picture
polizshitz memberi reputasi
Diubah oleh i71lm4c4n
Balasan post bl0job
Quote:


Export jaelangkung dg no Harmonic System: HRS v.001 avatar series
Hukum jangan tumpul sama orang2 yang merasa dirinya paling mulia di muka bumi
Quote:



LionKing di obatin Amoxicilin kagak mempan breh.. musti di rajam baru sembuh..
emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Balasan post polizshitz
Quote:


Klo terracortil gimana? Huehehehe...ngeri bro dirajam! Tdk spt rajam pada umumnya yg badan dikubur di dlm tanah dan hanya kepalanya doang yg nongol. Nanti rijek bisa2 berulah minta yg dikubur badannya fisang tegangnya doang yg nongol diatas tanah!

Diubah oleh i71lm4c4n


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di