alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Suami Harus "Takut Istri"
4.17 stars - based on 24 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d22a3f1f4d695240759fd5f/suami-harus-quottakut-istriquot

Suami Harus "Takut Istri"

Suami Harus "Takut Istri"

Suami yang baik itu, harus "takut istri." Saya tidak sedang ngelantur kok, tapi memang seperti itu potret ideal seorang suami. Menjadi laki-laki itu berat, tanggung jawab bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk orang yang diajaknya berumah tangga dan keturunannya kelak. Makanya, agak mengherankan jika ada laki-laki yang tidak takut dengan istrinya. Rasanya patut dipertanyakan, ini laki-laki baik atau bukan.

Suami Harus "Takut Istri"

Ketakutan pertama yang harus dimiliki oleh seorang suami adalah, takut tidak bisa membuat istri nya sejahtera. Parameternya jelas, kehidupan sang istri sebelum diajak berumah tangga. Contoh konkretnya, sebelum menikah, sang istri oleh orang tuanya mendapat fasilitas macam-macam. Mulai dari kendaran, ongkos ke salon per minggu, uang saku untuk keperluan pribadinya. dan seterusnya. Pertanyaannya, sanggupkah para suami menyediakan itu semua setelah meminta si gadis dari orang tuanya?

Jangan berlindung dibalik kata, "yang penting kan cinta." Salon tidak mau dibayar pakai cinta bro, apalagi dealer sepeda motor, di sana mereka senyum kalau dapat uang DP, bukan cinta mu. Jadi, jika anda adalah laki-laki baik, dan berniat mengajak anak gadis orang berumah tangga, perhatikan apa yang Papa-Mama nya berikan. Kira-kira pendapatan anda nanti, bisa tidak mencukupi apa yang selama ini diterima sang gadis.

Terdengar materialistis? Realistisnya, hidup memang penuh dengan sesuatu yang berbau material kok. Boleh saja wanita yang anda ajak berumah tangga menerima keadaan anda. Tapi sebagai laki-laki, apa tidak malu jika sudah meminta anak gadis orang, bukannya disejahterakan, tapi malah diajak hidup ngenes? Hehehe..

Suami Harus "Takut Istri"

Ketakutan selanjutnya adalah, ketakutan tidak bisa mengajarkan ilmu yang baik dan bermanfaat kepada istri. Ada sebuah pernyataan yang saya sangat setuju, "Baik buruk seorang istri, tergantung suaminya." Di sini peran suami sebagai "sumber pengetahuan "  itu vital. Bukan hanya soal pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari, tapi juga pengetahuan dalam agama yang dianutnya. Ini penting, karena agama adalah tongkat yang menuntun pada kebaikan.

Maka, marilah para suami, para laki-laki, jangan pernah berhenti ngaji, belajar, dan mencari ilmu kepada siapa saja. Jangan pernah merasa ilmu yang anda miliki cukup, tapi teruslah merasa kurang dan bodoh. Orang kalau merasa pintar, biasanya akan malas belajar dan meremehkan orang lain. Sebaliknya, orang yang merasa masih bodoh, akan terus bekerja keras, belajar, mencari tahu apa saja yang dianggap masih belum diketahui.

Suami Harus "Takut Istri"

Terakhir, ketakutan tidak bisa memberi rasa aman, dan nyaman. Bedanya dengan yang pertama adalah, ini lebih berhubungan dengan kebutuhan psikis. Pernah tidak saat kita kerja, sampai lupa waktu, pulang larut, kemudian kita merasa sebal karena ada yang tidak pas. Kenapa kita (laki-laki) tidak berfikir sebaliknya. Nyaman tidak sih, seorang wanita yang ditinggal kerja sampai malam? Enak tidak sih, sudah capek-capek masak dari sore, eh ternyata yang dimasakin pulangnya dini hari, mukanya ditekuk lagi.

Di situlah perlunya laki-laki mengambil sikap. Kerja keras sampai larut, itu memang kewajiban kita, laki-laki! Ingat ya, namanya kewajiban itu tidak bisa ditawar, harus dilakukan. Dan memberikan perhatian, kenyamanan, keamanan pada istri, juga merupakan kewajiban kita! Artinya, saat kita pulang malam, satu kewajiban kita tidak tertunaikan bukan? Apa yang harus dilakukan jika kita lalai mengerjakan kewajiban? Minta maaf dong, komunikasi yang baik, dan ini yang penting, berikan Quality time pengganti untuk istri kita. Jangan malah marah-marah apalagi sok ngaku sudah kerja untuk istri, itu kewajiban mu ndul! Ngapain ngeluh?

Well, mari belajar untuk menjadi laki-laki yang takut istri. Utamanya untuk tidak menjadi egois dengan keinginan dan kenyamanan saya sendiri. Saat kita sudah berani mengajak anak gadis orang menikah, saat itu juga peran dan fungsi kita berubah. Dari seorang pemuda merdeka, menjadi seorang pria yang takut dengan istri-istri nya. Salam Damai.



Merdeka!


Sumber Gambar : sini, sini, sini, sini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
atgatotkoco dan 35 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 8
jadi pengen kimpoi emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mr.buky dan 2 lainnya memberi reputasi
biasanya suami miskin memang takut pada istri kaya

diperintah istrinya kayak anjing
benar-benar tak ada harga dirinya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bnoorraini dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
bentar nyari calon dlu emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bnoorraini dan 5 lainnya memberi reputasi
setuju..
harus takut istri..
takut jika istri kecewa..
takut jika istri sedih..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wdfshare dan 7 lainnya memberi reputasi
Quote:

Gass om, jangan nunggu lagi... emoticon-Big Grin
Quote:

MAkanya, kalau berniat sama mereka yang lebih tinggi strata ekonominya, laki-lakinya harus berusaha mengimbanginya... emoticon-Big Grin
Quote:

Gasss... emoticon-Ngacir2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


lagi nunggu dianya emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mr.buky dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:

Namun kebanyakan kalau istri kecewa malah ditambah lagi kecewanya om, dengan ngamuk-ngamuk menutupi kesalahannya... emoticon-Cape d...
Quote:

Dianya jangan ditunggu om, tapi diajak... Kalau pacar orqang, tikung saja... Sah kok, pacaran ga ada dasar hukumnya... emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
boby008 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh londo.046
Lihat 1 balasan
Balasan post londo.046
biarkan,
itu hak suami,
jika tidak mau berubah,
jangan salahkan jika nanti istri berpaling mencari kenyamana lain..
emoticon-Big Grin
profile-picture
upasara.wulung memberi reputasi
"sebagai laki-laki, apa tidak malu jika sudah meminta anak gadis orang, bukannya disejahterakan, tapi malah diajak hidup ngenes?"

banyak loh laki2 kek gitu emoticon-Embarrassment
siap hidup susah kalo kata laki2 kek gitu emoticon-Wkwkwk
cewenya juga konyol kalo mau sama laki2 model kek gitu emoticon-Wkwkwk
mau diajak susah emoticon-Wkwkwk

cinta?...makan noh cinta emoticon-Wkwkwkw
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bnoorraini dan 5 lainnya memberi reputasi
ini contoh rasa takut yg baik ya om.

Duh...tipikal suami idaman banget yg punya rasa takut semacam itu. Sbg pihak perempuan saya sbnernya jg punya rasa takut yg hampir sama sih hehhe...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bnoorraini dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:

Nah, inilah kenapa saya tidak mau menyalahkan wanita jika dia selingkuh... Lha kelakuan lakinya juga ga bener sih om... Ujungnya menghujat wanita, mulai mata duitan sampai murahan... emoticon-Cape d...
Quote:

Saya kok ga yakin om ada yang siap hidup susah... Kalau terpaksa hidup susah, nah ini lebih pas... emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
mr.buky dan upasara.wulung memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Takut istri atau takut suami.. Hmmm sebuah kalimat yg muncul karna dominasi di rumah tangga terkesan agak di paksakan...
Kenapa tidak hormati istri atau hormati suami?
karna umumnya sikap2 dominasi dan pengambil keputusan di rumah tangga bagi orang lain itu merupakan image saja sih menurut ane.
Peran istri sebagai pemberi ide atau masukan untuk sebuah keputusan tetap aja peran suami mengambil keputusan karna itu hak sebagai pemimpin keluarga maka itu pepatah mengatakan "di balik kesuksesan seorang pria ada peran wanita di belakangnya".
Saling menghormati dan memahami kuncinya bukan karna kata atau image takut istri atau suami walaupun dengan maksud yg bertujuan baik 😂
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bnoorraini dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:

Intinya kalau sama-sama bisa menempatkan diri, semua akan indah kok mba... emoticon-Big Grin
Quote:

Faktanya saya takut kok om, takut seperti di atas itu... Kalau menghormati itu sudah kewajiban om, tanpa perlu diajari... emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
mr.buky dan upasara.wulung memberi reputasi
Ane ga takut istri, gan, tp istri ane lebih berani dari ane...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:



Setuju bre, satu sama lain saling berpengaruh emoticon-Hammer2 yg salah tuh kalo suami takut sama suami emoticon-Hammer2
profile-picture
upasara.wulung memberi reputasi
Quote:


nah itu lah, banyak laki2 ga pandai memainkan kata2 emoticon-Embarrassment
kalo yg ada cinta2nya baru jago emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
upasara.wulung memberi reputasi
Quote:


Saya menyimak saja guru, emoticon-Nyepi

emoticon-Bata (S) bata collector emoticon-Bata (S)
profile-picture
profile-picture
mr.buky dan londo.046 memberi reputasi
Tetangga ane
Suami pulang kerja masih nyapu,ngepel,nyuci.
Istriny cmn masak sama momong anaknya.
profile-picture
upasara.wulung memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Quote:

Wkwkwkwkkk... Sae lu om... Jangan dibiasakan perempuan berani sama laki om... emoticon-Big Grin
Quote:

Entahlah om, heran aja sama wanita yang masih mau dikibuli... emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
davecchio dan upasara.wulung memberi reputasi
Quote:

Simpulannya apa om kalau situasinya seperti ini??? emoticon-Big Grin
profile-picture
upasara.wulung memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di