alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
PENDAKIAN MISTERIUS GUNUNG LAWU
5 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d06fdaf82d49558626edaff/pendakian-misterius-gunung-lawu

🌲🌲 PENDAKIAN MISTERIUS GUNUNG LAWU

PENDAKIAN MISTERIUS GUNUNG LAWU

==========================================================================================================

“weekend ini kita pergi ke gunung yuk” tiba tiba hp ku berbunyi ternyata pesan dari grub WA temanku . Kami berempat, aku Rigen Pito dan Pras adalah sahabat karib sejak dari SMA. Dari SMA sampai lulus kuliah sampai sekarang kita selalu bersama sama. Setelah lulus kuliah kita jarang bertemu lagi karena sudah sibuk dengan kegiatan masing masing. Entah hanya wacana atau bukan tiba tiba saja Rigen mengajak kumpul dan muncak. Sejujur nya aku juga kangen kumpul sama mereka. 

“kesambet apa lo? Lu kan paling cemen dari dulu gen, sok sok an ngajakin kita naik gunung” Pito membalas. Si Pito ini orang nya emang ceplas ceplos. Dia dan Rigen selalu saja berisik berdebat karena pikiran mereka bertentangan satu sama lain, meski begitu gue gak ambil masalah sama mereka.

“lu yakin mau pergi ke gunung? Kalau gue sih oke aja. Lama gak kumpul sama kalian oke juga kayak nya kalau reuni sambil pergi ke gunung” Pras menimpali. Kalau si Pras ini orang nya kalem tapi tegas. Dia udah kayak pemimpin di kelompok ini, jiwa kebapakan nya udah keliatan sejak kita sering kumpul dan nongkrong dulu pas waktu SMA. Gw kadang curiga jangan jangan sebenernya Pras ini adalah bapak bapak beranak 2 yang lagi nyamar sekolah lagi. emoticon-Big Grin

“gw ikut kalian aja lah”. Gw membalas pesan dalam grub tersebut. Diantara 3 teman gw yang lain nya gw yang paling ganteng dari mereka. emoticon-Big Grin , gw selalu ikut kemana mana mereka pergi. Gw tipikal orang yang pendiam. 

“oke, kalau gitu sabtu kumpul kita siap siap logistik sampai perlengkapan muncak”. Pras membalas disambut dengan pesan siap dari temen temen gw. Gw merasa senang bakal bakal kumpul dan ketemu dengan  teman teman gw lagi. Udah lama kita gak ngobrol banyak hal sejak sibuk dengan kesibukan masing masing. Namun hal itu bakal kusesali suatu saat. kalau saja saat itu gw gak ikut naik gunung. Kalau saja gw nolak ajakan Rigen.  Semua hal ini tak akan terjadi. Hal yang bakal gw sesali seumur hidup.

Part 1 - Intro
Part 2 - Persiapan
Part 3 - Burung Misterius
profile-picture
profile-picture
profile-picture
peju.ang. dan 18 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh skate1
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
nitip sandal dimari ya gan...kayanya seru nih cerita misteri pendakian gunung
profile-picture
liefnie memberi reputasi
Pertamax ane ya..lanjut gan
Halo salam rimba,kalo berkenan silahkan mampir di gunung argopuro probolinggo emoticon-Big Grin
Silahkan di lanjut ceritanya gan
lanjut donk gan emoticon-Angkat Beer
Mohon maaf gan kalau penulisan nya acak acakan, ane baru belajar menulis. Kalau berkenan silahkan comment share dan rate.
Penulis menerima segala kritik dan masukan dari agan agan kaskuser sekalian. Terimakasih. 😁🙏
profile-picture
paecho memberi reputasi

Part 1 - Intro

Gunung Lawu merupakan salah satu gunung yang terletak di pulau jawa tepatnya di perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Terletak di antara 3 kabupaten yaitu Kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Magetan di Jawa Timur. status gunung ini dalam kondisi "istirahat". gunung lawu memiliki 3 puncak utama Puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah. puncak tertinggi adalah Hargo Dumilah.

Gunung Lawu sangat populer untuk kegiatan pendakian. Setiap malam 1 Sura banyak orang berziarah dengan mendaki hingga ke puncak. Karena populernya, di puncak gunung bahkan dapat dijumpai pedagang makanan. Pendakian standar dapat dimulai dari tiga tempat (basecamp): Cemorokandang di Tawangmangu, Candi Cetho di Karanganyar, Jawa Tengah, serta Cemorosewu, di Sarangan, Jawa Timur. Gerbang masuk keduanya terpisah hanya 200 m.

Pendakian dari Cemorosewu melalui dua sumber mata air: Sendang (kolam) Panguripan terletak antara Cemorosewu dan Pos 1 dan Sendang Drajat di antara Pos 4 dan Pos 5.

Pendakian melalui Cemorokandang akan melewati 5 selter dengan jalur yang relatif telah tertata dengan baik.
Pendakian melalui cemorosewu akan melewati 5 pos. Jalur melalui Cemorosewu lebih nge-track. Akan tetapi jika kita lewat jalur ini kita akan sampai puncak lebih cepat daripada lewat jalur Cemorokandang. Pendakian melalui Cemorosewu jalannya cukup tertata dengan baik. Jalannya terbuat dari batu-batuan yang sudah ditata.

Jalur dari pos 3 menuju pos 4 berupa tangga yang terbuat dari batu alam. Pos ke 4 baru direnovasi, jadi untuk saat ini di pos 4 tidak ada bangunan untuk berteduh. Biasanya kita tidak sadar telah sampai di pos 4.

Di dekat pos 4 ini kita bisa melihat telaga Sarangan dari kejahuan. Jalur dari pos 4 ke pos 5 sangat nyaman, tidak nge-track seperti jalur yang menuju pos 4.

Di dekat pintu masuk Cemorosewu terdapat suatu bangunan seperti masjid yang ternyata adalah makam.Untuk mendaki melalui Cemorosewu (bagi pemula) janganlah mendaki di malam hari karena medannya berat untuk pemula.

Di atas puncak Hargo Dumilah terdapat tugu penanda puncak.

Pendakian yang kita lakukan melewati jalur Candi Cetho di dusun Cetho desa Gumeng Jenawi Karanganyar. Pendakian via candi cetho melewati 5 pos sampai menuju puncak pertama Hargo Dumilah. jalur candi cetho cukup menantang bagi pendaki yang belum berpengalaman seperti kami. Kami yakin bisa berhasil dan sukses menaklukan puncak lawu. Namun keyakinan hanyalah sebatas keyakinan. Gunung Lawu dengan sejuta misteri nya sudah siap menyambut kami dengan teror teror yang tidak pernah kami alami sebelum nya.
(bersambung)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andir004 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kampung halaman ane emoticon-Malu
profile-picture
ganjabang memberi reputasi
Kampung emak ane

#mojogedang
profile-picture
ganjabang memberi reputasi
ninggalinjejak gan
lanjut gaaan!!
profile-picture
ganjabang memberi reputasi
titip sapu dulu om
ijin buat tenda gan!
Mohon izin pasang tenda dulu ya gan...
Lah ane dulu tahun 2003-2006 sudah mendaki sampai 3x tapi alhamdulillah lancar tanpa kendala
Ternyata ada kuburan pendaki juga disitu

Part 2 - Persiapan

selamat pagi agan dan sista sekalian. semoga kegiatan kalian semua lancar. untuk update cerita ini insyaallah segera ane post setiap waktu saat ane banyak waktu luang. oleh karena itu ane mengharapkan komeng share rate dari agan dan sis pembaca sekalian. karena itulah yang bikin ane semangat menulis dengan komen dari kalian. penulis sangat mengharapkan partisipasi dari kalian. sekarang monggo disimak update untuk cerita ini. selamat menikmati gan emoticon-Big Grin

====================================================================================================

Sore itu jadilah kami berempat berkumpul dan mempersiapkan peralatan buat mendaki. sejujurnya diantara kami berempat sama sekali belum ada yang berpengalaman dalam pendakian. Kita hanya membawa barang barang seadanya tanpa persiapan yang matang. Buat agan agan sekalian yang belum pernah mendaki atau masih pemula jangan dicontoh gan. Mendaki itu bukan hanya sekedar sampai puncak, menikmati sunrise / sunset tapi bagaimana agar kita bisa survival dialam dan bisa kembali dengan selamat. Anggap saja puncak hanya sebagai bonus yang terbayar dalam usaha kita menaklukan alam. kalau agan dan sista belum berpengalaman dalam mendaki sebaiknya ajak teman agan yang sudah terbiasa agar kita bisa mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, alam pegunungan memang indah namun terkadang bisa menjadi bencana yang mengerikan. berdoalah sebelum memulai tracking agar kita diberi perlindungan dari yang mahakuasa karena kita tidak tau apa yang akan terjadi.

"woi kalian tungguin gua" gw lari tergopoh gopoh menyusul ketiga teman ku yang udah mulai jalan menuju basecamp dusun cetho. "lu ngapain aja kita udah nungguin lu dari tadi, gw pikir lu gak jadi ikut kita naik gunung" Pito menimpali. "Tadi jalanan macet to, lu kan tau rumah gw paling jauh dari sini ditambah batre hp gw habis tadi jadi gak bisa ngabarin kalian". Diantara kita berempat memang domisili gw yang paling jauh. mereka bertiga bekerja dan kost di Jogjakarta sekitar Sleman, sedangan gw harus persiapan sendiri dan berangkat dari Kota Magelang tempat gw bekerja sekarang. jadi setelah diskusi kita bakal ketemu dan kumpul langsung di basecamp pendakian via candi cetho.

Jalur pendakian via candi cetho merupakan jalur yang panjang dan memiliki pemandangan yang indah dalam perjalanan nya menuju puncak, Saat ini jalur pendakian cetho merupakan jalur favorit yag banyak dipilih para pendaki dikarenakan banyak spot foto yang menyajikan keindahan alam yang wonderfull. untuk menuju ke candi cetho bisa menggunakan beberapa alternatif diantaranya:

1. Dari solo bisa menggunakan bus jurusan terminal Tawangmangu - turun di terminal Karangpandan. dari terminal Karangpandan dilanjutkan naik angkot ke terminal kemuning dilanjutkan naik ojek menuju candi cetho.
2. Menggunakan jasa travel, namun tentunya biaya yang dibutuhkan lebih mahal. cocok bagi agan dan sista yang memiliki jiwa sultan.

PENDAKIAN MISTERIUS GUNUNG LAWU

Kami sampai di basecamp candi cetho sekitar pukul 3 sore. setelah istirahat selama beberapa waktu dan selesai melakukan simaksi kami mengcek perlengkapan dan logistik dalam upaya mendukung melakukan pendakian nanti. suasana di basecamp saat itu sangat sepi. kami tidak bertemu dengan pendaki lain disini. dari kejauhan gw melihat ada orang berpakaian adat jawa mengenakan blangkon datang menghampiri kami. " Selamat sore mas, mas mas ini mau naik ke puncak?". "iya pak" jawab gw. raut wajah bapak ini berwibawa dan sangat sopan. gw merasa aura itu mensugesti gw dan membuat pikiran gw benar benar nyaman. gw taksir umur bapak ini sekitar 40 tahunan. "Hati hati anakku, kalau bisa jenengan berempat hindari ngecamp di pos 4".
"emang nya kenapa pak".
"hari ini bukan hari yang baik untuk kalian mendaki"

entah apa maksud nya kata bapak ini. menurut gw hari ini sangat sempurna buat mendaki. cuaca sangat cerah tidak ada kabut dan ini baru selesai musim penghujan jadi trek pendakian tentu nya tidak berdebu. bukankah ini sempurna?. kata hati gw. namun semua itu ternyata salah.
pendakian ini benar benar salah waktu. yg gw gak tahu ternyata hari ini adalah tanggal 1 muharam dalam kalender islam dan bagi orang orang dan kepercayaan adat jawa (kejawen) yang masih kuat di pegang oleh masyarakat penduduk jogja, solo dan sekitar nya hari ini adalah hari yang mistis. malam yang dikenal sebagai Malam 1 Suro.
(bersambung)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ayahesatria dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh skate1
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Terimakasih udah mampir gan. Jangan lupa coment share dan rate nya emoticon-Shakehand2
emoticon-2 Jempol
Klo trek lewat candi cetho ane belum pernah, seringnya lewat cemoro sewu dan cemoro kandang, soale via jatim.
Dibeberapa tempat banyak sesajen yang mungkin untuk pesugihan, juga terkenal dengan pasar setannya emoticon-Takut
Meski rumah di kaki gunung lawu ane belum pernah muncak gan emoticon-Malu (S)
Tapi emang rame sih kalo sasi suro banyak yg naik dengan tujuan tertentu
Ok gan
Wait next update emoticon-linux2
Ane jadi inget felm suzana emoticon-Takut
ijin deprok sambil ngupi nungguin apdet emoticon-Paw
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di