alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Food & Travel / Travellers /
Wajib Tahu! Ini Minusnya Liburan di Pantai (Apalagi yang No. 4! Setuju?)
5 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d03ca8665b24d0ff817b1a1/wajib-tahu-ini-minusnya-liburan-di-pantai-apalagi-yang-no-4-setuju

Wajib Tahu! Ini Minusnya Liburan di Pantai (Apalagi yang No. 4! Setuju?)

Hai, Gaes! Jumpa lagi di thread Aldys emoticon-Betty (S)

Sewaktu liburan di pantai beberapa hari lalu membuat TS berpikir untuk membuat thread ini sepulang liburan nanti. Harus TS buat agar dapat menjadi gambaran bagi GanSis yang berencana hendak berlibur ke pantai. Akhirnya, TS benar-benar membuatnya. Yuk, baca thread ini dulu tanpa sisa agar GanSis tahu apa saja minusnya dan hal apa yang harus dipersiapkan sebelum liburan ke pantai.

emoticon-Om Telolet Om!emoticon-Om Telolet Om!emoticon-Om Telolet Om!


Wajib Tahu, Ini Minusnya Liburan di Pantai

Wajib Tahu! Ini Minusnya Liburan di Pantai (Apalagi yang No. 4! Setuju?)


Bicara soal pantai, pasti banyak dari kita yang sudah tahu tentang plusnya alias hal-hal yang bikin enak liburan di pantai. Mulai dari pemandangannya yang indah, suasana yang menyegarkan pikiran, dll.

Akan tetapi, ada juga beberapa hal minus alias yang bikin gak enak saat liburan ke pantai. Apa saja? Yuk, simak ulasan TS di bawah ini!.


1. Cuaca Panas Menyengat

Sudah pastilah ya, cuaca panas, matahari, musuh abadi bagi cewek-cewek. Kami sangat mengerti konsekuensinya saat memutuskan untuk pergi ke pantai tapi sesampainya di sana, kami tetap mengeluh karena cuacanya sangat panas, wkwk.

Maklumlah, mencerahkan kulit bukan perkara mudah tapi menggelapkan warnanya sangatlah mudah, ouch!. Jika ngeluh begini, tak jarang agan-agan bakal komen begini, "Kalau gak mau panas, di rumah saja!".

Ya, benar sekali! Asal agan-agan tahu, begitu merasakan cuaca panas setibanya di TKP, ingin rasanya kami pulang lagi ke rumah, leyeh-leyeh sambil masang kipas angin kenceng-kenceng, wkwk.

Sewaktu ke pantai kemarin pun, TS tiba di TKP, di tengah siang hari yang bolong. TS gak langsung turun main air melainkan duduk-duduk dulu selama hampir 1 jam supaya terbiasa dengan cuacanya sambil foto-foto dan bikin video.

Maklumlah, jarak dari kota TS ke pantai sangat jauh, sekitar 6 jam-an karena pantainya di kota lain. Di jalan udah kepanasan + kena macet. Di pantai juga kepanasan. Sedaaapp...!.

Saran TS :
Supaya matahari gak memberi dampak buruk pada kulit, gunakan krim tabir surya pada muka dan seluruh tubuh. Gak hanya pada Sista, Agan-agan juga wajib memakainya agar kulit tidak rusak juga tidak terbakar panasnya matahari.

Spoiler for Perlengkapan Tempur di Pantai:


Gunakan kacamata dan topi pantai agar wajah dan mata tidak terkena langsung terpaan sinar matahari yang menyilaukan mata. Selain melindungi, kedua benda ini juga membuat penampilan GanSis jadi semakin bergaya. Jangan dipakai saat berenang ya, ribet soalnya, wkwk.


2. Airnya Sangat Asin

Loh, kok TS kayak kaget air pantai asin?

Ini bukan soal kaget ya, Gaes tapi soal efeknya kalau sampai airnya tertelan tanpa sengaja, auto kesedak di tenggorokan, bikin batuk-batuk dan harus buru-buru cari air minum.

Belum lagi, kalau terkena mata, auto mata jadi perih bahkan sampai merah. Kalau udah perih, tangan jadi ngucek-ngucek mata dan make up mata pun jadi luntur, wkwk.

Jangan terkejut ya, Gan ini bukan hal baru karena kenyataannya, sista-sista selalu ingin tampil cantik bahkan saat sedang main air di pantai, meskipun dengan dandanan yang natural supaya saat berfoto, kondisi muka selalu stand out, wkwk.

Saran TS :
Gunakan kosmetik yang serba waterproof agar dandanan tahan lama. Berdandanlah dengan natural, jangan berlebihan, nanti dikira orang mau pergi kondangan, wkwk.

Spoiler for bermain ombak:


Jika ingin bermain ombak, terutama di pantai yang ombaknya cukup besar, lewatkan aktivitas berdandan karena mubazir. Air ombak akan membuatmu menghapus make up-mu, oke!.


3. Rambut Rusak

Ini yang menyebalkan setelah berenang ataupun bermain air di pantai, yaitu rambut menjadi super kering, kusut dan rapuh sehingga sulit di sisir.

Masalah tersebut dapat berlanjut menjadi kerusakan rambut jika tak ditangani dengan cepat dan benar, terutama bagi Sista yang rambutnya diwarnai, diluruskan atau dikeriting.

Saran TS :
Berdasarkan pengalaman TS dan juga nasehat dari hair stylist di salon langganan, sebelum bermain air atau berenang, basahi dahulu rambut dengan air tawar layaknya kita membilas rambut agar pori-pori rambut tertutup.

Peras rambut hingga semua air di rambut turun dan tak ada lagi air yang menetes. Lalu, lapisi dengan ramuan yang terbuat dari campuran minyak zaitun (boleh juga minyak kelapa atau jojoba) + conditioner + masker rambut ke seluruh helai rambut.

Spoiler for ilustrasi:


Biarkan saja jangan dibilas. Jangan takut rambutmu jadi aneh karena sewaktu sista bermain air atau berenang, ramuan tersebut akan luruh dengan sendirinya dan melapisi rambutmu.

Setelah selesai bermain air, bilas rambut dengan bersih. Gunakan sampo dan kondisioner seperti biasa. Sista akan merasakan bahwa rambut sista tidak terasa kusut dan kering seperti sebelum menggunakan ramuan ini.

Gunakan produk perawatan rambut Sista dan sisir rambut dengan sisir yang bergigi jarang. Bagi GanSis yang rambutnya diwarnai, gunakan sampo khusus karena air pantai berdampak lebih buruk bagi rambut yang diwarnai.


4. Jadi Gampang Lapar

Entah kenapa, saat sedang liburan, perut jadi mudah lapar ya, Gaes, wkwk. Apalagi di pantai. Saat siang, maunya makan dan minum yang segar-segar dan manis. Malamnya, makanan dan minumannya yang hangat-hangat.

Dalam sehari, kita bisa makan dan ngemil total lebih dari 5 kali selagi di pantai. Tak ayal, banyak yang gagal diet, wkwk. Selain bikin BB nambah, pengeluaran juga semakin besar, Gaes.

Spoiler for snack:


Saran TS :
Bawa dari rumah makanan dan minuman dalam jumlah yang sesuai dengan lamanya waktu liburan karena harganya di tempat wisata bisa mencapai tiga sampai 4 kali lipat.

Makanan dan minuman yang bisa dibawa, misalnya mie cup, bubur cup, lauk yang digoreng karena jika berkuah tidak tahan lama, makanan ringan, kue-kuean, air mineral, minuman dengan rasa buah, minuman dengan rasa teh, minuman mengandung vitamin C, kopi serbuk kemasan dan larutan penyegar.

Itulah yang selalu TS bawa saat hendak berlibur. Lebih hemat lagi jika GanSis punya termos air panas sehingga tak perlu membeli air panas. Kalaupun membeli tak begitu banyak.


5. Banyak Sampah di Tepi Pantai

Ini nih yang bikin TS sedih. TS kemarin pergi ke pantai Ciletuh di Sukabumi. Setibanya di sana, TS melihat kondisi tepian pantai yang cukup banyak sampahnya.

Mau bagimana lagi? di tepian pantai banyak pedagang yang berjualan sehingga pengunjung bisa jajan, terus makan sambil main air dan sampahnya langsung di lempar di sana juga.

Di sekitar juga tidak ada tempat sampahnya karena TS juga sempat jajan cilok. TS dan suami bingung mau dibuang kemana plastik bekas tempat ciloknya karena kami mencari tapi tak menemukan tempat sampah.

Terpaksa, TS genggam bekasnya. Tak lama, abang cilok yang ciloknya kami beli lewat lagi (jualannya pakai sepeda). Sayangnya, ia tak punya tempat khusus untuk sampah. Namun, ia bersedia dititipi plastik bekas tersebut.

Spoiler for pedagang cilok di pantai:

Dari sana, TS mengetahui bahwa para penjual yang juga berjualan di sekitar tepian pantai tersebut tidak menyediakan tempat sampah.

Harapan TS :
Ayo, Gaes! Jadikan, membuang sampah pada tempatnya sebagai kebiasaan kita. Tanggung jawab kita secara individu untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Sepatutnya pula, pengelola di suatu objek wisata menyediakan tempat sampah yang sesuai dengan kebutuhan dan di lokasi yang tepat. Penjual pun demikian, minimal menyediakan kantong plastik untuk tempat sampah bekas dagangannya.

Bagi para pengunjung, mari tumbuhkan kesadaran dari dalam diri untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat wisata dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Jika memang tak ada tempat sampah, gak ada salahnya bagi kita untuk membawa pulang sampah bekas kita sendiri hingga menemukan tempat sampah, meskipun agak repot.


6. Tiba-tiba Muncul Luka

Hal menyebalkan lainnya ketika sedang bermain air di pantai adalah tiba-tiba udah muncul aja luka di badan, baik itu di kaki, punggung, tangan, dll. Hal tersebut juga TS alami, kaki TS tiba-tiba terasa perih dibagian tumit kanan, ternyata, ada luka di sana.

Spoiler for ilustrasi:


Mungkin terkena kulit kerang, potongan kayu, batuan kecil, terinjak karang atau bahkan sampah. Ya, sampah, Gaes. Seperti waktu TS main ke pantai Cibangban kemarin, TS menemukan berbagai macam sampah di pasir.

Diantaranya, ada pecahan lampu bohlam dari plastik dan besi yang entah besi apa tapi keduanya tajam dan berbahaya jika terinjak, terutama bagi anak-anak yang lewat.

Saran TS :
Hati-hati saat berada di pantai. Meskipun terlihat aman, pasir dan air ternyata menyimpan bahaya yang tersembunyi. Jika dapat, gunakan alas kaki yang berbahan karet, terutama bagi anak-anak. Jika anak tak nyaman menggunakan alas kaki, pastikan area sekitar bermain aman.



emoticon-floweremoticon-floweremoticon-flower

"Demikian thread TS. Kalau ada tambahan atau punya pengalaman serupa, silakan tulis komentarnya di bawah, ya."

emoticon-floweremoticon-floweremoticon-flower

Quote:

Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fauziiaraxii dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh aldysadi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 8
Komentar Tambahan dari Kaskuser


Quote:


Quote:


Quote:
Diubah oleh aldysadi
reserved
Takut hilang gan
Pantai di Indonesia "pemandangannya" kurang emoticon-Embarrassment
aku lbh suka ke gunung, dingin² gimana githu
ngomongin pantai yang identik dg laut jadi inget lirik..

Laut dan langit
Biru bagaikan bertepi
Terasa sama seperti hubungan ini

emoticon-Embarrassment
Diubah oleh fyurid
kena bulu babi
asiap laksanaken jik liburan ke pantai😊
diserang ikan hiu gan
berenang sambil berburu
paling suka liburan di pantai
gatau kenapa

tapi semua yg TS info beneran dirasain hehe

pulang2 pasti kucel
profile-picture
siooon memberi reputasi
Diubah oleh rihils01
Namanya aktifitas mau liburan atau engga. G luput juga dari kecelakaan atau apapun itu.
welehuruf
bener nih emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Sbagai orang yg rumah ke pantai cuma 30 menit , ane sangat setuju

+ Semenjak tahu tentang gempa+tsunami makin rada parno

Kalau kaya bgt malah ane pngennya tinggal d dataran tinggi aje

Kan enak sejuk , dingin emoticon-Matabelo
Tetap lebih suka liburan ke pantai ketimbang ke gunung kalau ane pribadi sih emoticon-Big Grin
bahkan ada niat mau tinggal permanen di salah satu pulau yang terkenal oleh turis mancanegara.
7. Dimakan Hiu
Kayak di tv-tv gitu lho emoticon-Cool
profile-picture
adolfsbasthian memberi reputasi
Diubah oleh kamuhujat21
seringnya yg no 5 ya akhi emoticon-Maaf Agan
ana gembok kalo gitu ya akhi emoticon-Maaf Agan
Klw rekreasi dan tempatnya jauh enak tuh tempat yg ada airnya, curug atau pantai. Jadi badan rasanya seger n rileks aja gitu
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di