alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Penulis Ini Harus Menunggu 100 Tahun Untuk Menerbitkan Bukunya
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d034c692f568d4abe69074d/penulis-ini-harus-menunggu-100-tahun-untuk-menerbitkan-bukunya

Penulis Ini Harus Menunggu 100 Tahun Untuk Menerbitkan Bukunya


Jika biasanya setelah menyelesaikan tulisannya seorang penulis biasanya akan langsung nggak sabar untuk segera menerbitkan karya buatannya, lain halnya dengan penulis satu ini. Ia malah harus sabar menunggu selama 100 tahun untuk menerbitkan tulisannya.

emoticon-Wow

Lama juga ya, 100 tahun! Kira-kira sih buku yang ia tulis baru akan rilis pada tahun 2114.

Apa yang sedang dikerjakan oleh si penulis ini  merupakan bagian dari rangkaian proyek dari Future Library yang diinisiasi oleh seorang seniman yang berasal dari Skotlandia. Future Library ini tiap tahunnya akan merekrut seorang penulis baru untuk menulis sebuah buku yang akan diterbitkan pada 100 tahun kemudian.

Naskah atau draft yang yang telah selesai ditulis dan diedit kemudian akan disimpan dalam perpustakaan khusus di Norwegia. Naskah tersebut disimpan dalam sebuah ruangan yang dibangun dari pepohonan. Kurang lebih sih ada 100 pohon di sana. Gokil!

Pohon-pohon tersebut ditanam dan dirawat dengan baik dan hingga pada waktunya, atau tepatnya pada 2114, pepohonan tersebut akan ditebang dan diolah menjadi kertas yang dipergunakan untuk mencetak buku yang telah ditulis sebelumnya.

Penulis Ini Harus Menunggu 100 Tahun Untuk Menerbitkan Bukunya

Penulis yang mendapat giliran untuk menerbitkan bukunya pada tahun 2114 adalah Hang Kang, yaitu seorang penulis berasal dari Korea. Penulis lain yang pernah terlibat dalam proyek yang sama di tahun-tahun sebelumnya adalah Margaret Atwood dan David Mitchell.

Buku yang ditulis oleh Hang Kang sendiri judulnya adalah “My Son, My Beloved” yang isinya masih dirahasiakan nih. Namun ia menganggap jika proyek ini cukup penting baginya karena secara nggak langsung ia menganggap jika proyek ini merupakan “perkimpoian” antara naskah buatannya dengan hutan pepohonan tersebut.

Setelah selesai menulis, naskah buku bikinan Kan kemudian dibungkus rapi dengan kain putih dan dibawa ke hutan dengan cara diseret. Ada makna sendiri nih Gan kenapa harus menggunakan kain putih, karena di  Korea sendiri kain putih secara tradisional digunakan sebagai gaun untuk bayi yang baru lahir atau jubah saat dikenakan dalam pemakaman.

 

Haduuh, jadi penasaran nih. Kira-kira kita masih dikasih umur buat membaca buku tulisan Kang tersebut nggak ya Gan Sis?

  


profile-picture
profile-picture
profile-picture
123lalalolo dan 12 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Hmm 🤔
profile-picture
profile-picture
silent.far31 dan kak.aab.crb memberi reputasi
Waah, bagus ini. Secara tidak langsung mereka ikut melestarikan alam, menanam pohon, menunggu yang tepat untuk menebang, lalu memanfaatkannya. Bukan asal tebang pohon.
emoticon-Angel emoticon-Jempol

Selain itu, mereka juga turut menyumbang buku demi kemajuan literasi di masa mendatang. Kereeen dan salut!
emoticon-Angel emoticon-Angel emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
gimmefive dan iskrim memberi reputasi
segitu masih hidup gak ya nantiemoticon-Bingung
Konsep kerennya terletak di penggunaan pohon itu sebagai bahan kertasnya nanti emoticon-Big Grin
profile-picture
iskrim memberi reputasi
Kalau TS kapan mau menerbitkan buku
Apa mau nunggu 100thn juga



emoticon-Blue Guy Bata (L)
Smoga gak pecah perang dunia ketiga
profile-picture
iskrim memberi reputasi
nunggu 100thn
biar bisa jadi legend
Yg jadi masalah, itu buku bener" di terbitkan atau kagak.

Kalau umur dia sekarang 30 tahun, maka otomatis bukunya terbit pas umur dia 130 tahun.

Berarti ngelewatin 2 Generasi, itu yg bagian nerbitin, masih Hidup/ingat atau engga?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pengomon dan 2 lainnya memberi reputasi
One piece mah udh tamat tuh emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kyknya tu penulis gk peduli tu buku bakal laku ato gk...cuma pengen masuk programnya doang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anita.sutanty dan 2 lainnya memberi reputasi
Kita disini g bakal bisa baca buku itu dah emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gimmefive dan 2 lainnya memberi reputasi
Ribet amat yah.
profile-picture
anita.sutanty memberi reputasi
ada ada aja nih penulis.
mgkn utk warisan kali ya.
profile-picture
profile-picture
anita.sutanty dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
lama juga ya
owo. 2100, andai ku punya mesin waktu
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Sindiran buat para pengolah kertas kali. Jadi kalo mau cetak buku tanam sendiri pohonnya sebagai bahan dasar kertas.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pengomon dan 2 lainnya memberi reputasi
Judulnya berubah jadi "100 tahun setelah aku menulis"
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gimmefive dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


One piece mah tamatnya sehari sebelum kiamat emoticon-Ngakak
Lama banget dah


Quote:


Bener juga sih gan, mungkin biar mereka sadar buat menanam bahan baku mereka sendiri
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pengomon dan 2 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di