alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kapolri: Tak Nyaman Memproses Hukum Purnawirawan TNI
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d0245bb68cc9528423d7f9d/kapolri-tak-nyaman-memproses-hukum-purnawirawan-tni

Kapolri: Tak Nyaman Memproses Hukum Purnawirawan TNI

Kapolri: Tak Nyaman Memproses Hukum Purnawirawan TNI

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan, pihaknya tidak pernah menyebut Kivlan Zen sebagai orang di balik kerusuhan 21-22 Mei lalu. "Tolong dikoreksi bahwa dari Polri tidak pernah mengatakan dalang kerusuhan itu adalah Bapak Kivlan Zen. Enggak pernah," kata Tito di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019). Tito menjelaskan, acara jumpa pers yang digelar di kantor Kemenko Polhukam pada Selasa (11/6/2019) lalu adalah pengungkapan kronologi kerusuhan 21-22 Mei. 

"Yang disampaikan saat press release di Kemenko Polhukam adalah kronologi peristiwa 21-22 Mei di mana ada dua segmen yakni aksi damai dan aksi yang sengaja untuk melakukan kerusuhan," ujar Tito. "Kalau saya berpendapat peristiwa (kerusuhan) jam setengah 11 malam (tanggal 21 Mei) dan selanjutnya itu sudah ada menyetting. Tapi tidak menyampaikan itu Pak Kivlan Zen," sambungnya. Sebelumnya diberitakan, kepolisian merilis peran tersangka Kivlan Zendalam kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal dan pembunuhan berencana terhadap 5 tokoh nasional dan seorang pimpinan lembaga survei. 

Peran Kivlan terungkap dari keterangan para saksi, pelaku dan sejumlah barang bukti. "Berdasarkan fakta, keterangan saksi dan barang bukti, dengan adanya petunjuk dan kesesuaian mereka bermufakat melakukan pembunuhan berencana terhadap 4 tokoh nasional dan satu direktur eksekutif lembaga survei," ujar Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa. Pertama, Kivlan diduga berperan memberi perintah kepada tersangka HK alias I dan AZ untuk mencari eksekutor pembunuhan. 

Kivlan memberikan uang Rp 150 juta kepada HK alias I untuk membeli beberapa pucuk senjata api. Menurut Ade, setelah mendapatkan 4 senjata api, Kivlan masih menyuruh HK mencari lagi satu senjata api. Kivlan juga diduga berperan menetapkan target pembunuhan terhadap 4 tokoh nasional dan satu pimpinan lembaga survei.


https://megapolitan.kompas.com/read/...nawirawan-tni


TAK NYAMAN ATAU TAK AMAN???
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dragunov762mm dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh nevertalk
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
alasssann ajjjaaaaa
profile-picture
simsol... memberi reputasi
ngapaen ga nyaman? proses aja kalo kelakuan purnawirawannya tidak melambangkan ksatria dan menjaga wibawa prajurit.
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan simsol... memberi reputasi
tak aman tapi ane yakin pak tito bisa tegar melawan.....emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
general.maximus dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:

terkadang solidaritas itu melewati batas kebaikan bahkan tak jarang menjurus kejahatan....

emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ateeqi dan 8 lainnya memberi reputasi
ada bakwan di balik lobster neh emoticon-Big Grin
profile-picture
g.gowang. memberi reputasi
nyaman ga nyaman ya tetep harus di proses klo ada pelanggaran hukum
profile-picture
profile-picture
scorpiolama dan g.gowang. memberi reputasi
Tomi Suharto aja bisa ditangkap kok apalagi kaya gini,terus usut pak kapolri
Lebih nyaman proses yg di petamburan.
iye sih gw yakin kv juga jasanya banyak di militer..
nape jadi gitu ya ujungna..
Kalo emang benar kenapa harus takut?
Kalo jaman orba mah wajar mikir duluemoticon-Leh Uga
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
Quote:


Ga nyaman karena nyawa terancam oleh kelompok logika terbalik.
apa harus rakyat yg harus memproses...
Quote:


ini namanya kulonuwun bray, pak tito org pinter jgn diajarin tupai melumpat emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
dalamuka dan areszzjay memberi reputasi
Quote:


jgn bray klo rakyat yg memproses ngeri kyk maling amplifier / pengeras suara masjid ditempat ane habis digarap warga tuh maling emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan cipokan.yuk memberi reputasi
Diubah oleh musafhir
Hmmmm.. Di stop di awal nih.. Sebelum penyidikan lanjut ke lebih atasnya lagi..
Cendana emang harus gw akuin kuat nih
udahlah ga usah dikompori, akar rumputnya udah panas ini. lo liat aja panglima hampir ga pernah kasih komentar, sekalinya muncul cuma bilang sinergitas tni-polri tetap terjaga

kopassus keras bro , dan yg ditangkepin itu orang kopassus smua emoticon-Traveller
profile-picture
rs2006 memberi reputasi
Muaranya satu sih..

cuma gara2 masalah Pemilu aja jadi diadu gini..
kenapa sih ga bisa tanpa berantem2, ribut2, hoax2, demo2, bom2, isu2 sosmed, dll..

ternyata masih jauh dari dewasa masyarakat kita..

menang jadi arang kalah jadi abu kan..
emoticon-Ngacir Tubrukan
profile-picture
belial memberi reputasi
Diubah oleh anarchy0001
Yaelah to toti
Mov un
Ente bukan anak bawang lagi. Ente anak emas sekarang
Bos ente bukan lagi oreng oreng. Tapi langsung fresiden

Harusnya ente udah cukup selfie ceria dengan orengoreng. Tugas fungsinya aja udah beda jauh
Harusnya enge kolaborasi dengan sesama rekan penegak hukum lainnya misal kejaksaan, pengadilan, kpk, bnn, dll emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
dalamuka dan areszzjay memberi reputasi
Emang dilema sih, diprosea bakal ada friksi keras
Gak diproses bakal menambah daftar panjang x files sejarah indonesia dan sayangnya sebagian besar berhubungan dg institusi/orang angkatan bersenjata negara ini
Pointnya dilema
Banyak aspek yg jadi pertimbangan sepertinya


~bata kolektor~
profile-picture
profile-picture
nagiman dan sfreud memberi reputasi
Diubah oleh g.gowang.
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di