alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bantah Inkonsisten soal Klaim Kemenangan, BPN Prabowo: Wajar Ada Koreksi Data
5 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d019f27b41d304ca068c97f/bantah-inkonsisten-soal-klaim-kemenangan-bpn-prabowo-wajar-ada-koreksi-data

Bantah Inkonsisten soal Klaim Kemenangan, BPN Prabowo: Wajar Ada Koreksi Data

Bantah Inkonsisten soal Klaim Kemenangan, BPN Prabowo: Wajar Ada Koreksi Data Saleh Partaonan Daulay (Foto: Tsarina/detikcom)

Jakarta - Klaim angka kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengalami beberapa kali perubahan sejak pencoblosan. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga pun menjelaskan mengapa klaim angka kemenangannya terus berubah.

"Bukan tidak konsisten. Itu hanya karena adanya perubahan data yang masuk secara bertahap," kata Juru Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Kamis (13/6/2019).

Menurut Saleh, perubahan data adalah hal yang wajar karena proses penghitungan suara yang dilakukan bertahap. Dia menegaskan pihaknya berusaha memberikan informasi terbaru dengan data yang valid.

"Perhitungan itu kan bertahap. Tidak semua datanya langsung diterima. Wajar jika ada perubahan dan koreksi sesuai dengan data yang masuk," katanya.

"BPN berusaha memberikan informasi yang paling terbaru. Itu juga perlu didukung dengan data valid. Melihatnya tentu dalam konteks seperti itu," imbuh Saleh.


Dalam catatan detikcom, angka klaim kemenangan Prabowo-Sandiaga berubah sebanyak tiga kali. Pertama, saat Prabowo berbicara di Rumah Kertanegara Jakarta Selatan beberapa saat seusai pencoblosan 17 April 2019. Saat itu dia menyatakan kemenangan 62% atas Jokowi.

Meski Prabowo menyatakan klaim kemenangan itu tak akan berubah banyak, angka 62% kemudian berganti menjadi 54,24%. Klaim itu disampaikan oleh Profesor Dr Laode Masihu Kamaluddin dalam simposium Prabowo-Sandi di Hotel Grand Sahid, Jakarta, 14 Mei 2019.

Terakhir, dalam gugatannya ke Mahkamah Konstitusi, Prabowo-Sandiaga mengklaim menang Pilpres dan memperoleh 68.650.239 suara sebagaimana perhitungan KPU. Tapi Prabowo menilai suara Jokowi-Ma'ruf digelembungkan KPU sehingga ia kalah.

Berdasarkan keputusan KPU, Jokowi-Ma'ruf Amin mendapatkan 85.607.362 suara. Versi Prabowo, angka itu digelembungkan dari jumlah seharusnya, yaitu 63.573.169 suara.

"Berdasarkan dokumen C1 yang dimiliki oleh Pemohon, perolehan suara Pemohon adalah 68.650.239 atau 52 persen," kata Bambang Widjojanto (BW) dkk.


SUMBER

Udah mau 2 bulan hitungan BPN lom kelar juga tapi udah 3x klaim kemenangan sekaligus klaim d curangi ??.. itu BPN otaknya pada dimana ??.. emoticon-Malu (S)


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 20 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh valkyr1
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Ngurusin data aja plintat plintut di diskon mulu.. Lu kira baju buat lebaran yang lagi diobral emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 5 lainnya memberi reputasi
Sakarepmu saksenengmu emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 7 lainnya memberi reputasi
Woy kampret diskon lebaran masih belom habis...?

emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 7 lainnya memberi reputasi
Kalo emg belum selesai menghitung kok langsung berani klaim menang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 7 lainnya memberi reputasi
persis ama codot di sini, ngotot dulu aja salah bener urusan belakangan.
emoticon-Najis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 7 lainnya memberi reputasi
Meski Prabowo menyatakan klaim kemenangan itu tak akan berubah banyak, angka 62% kemudian berganti menjadi 54,24%
54,24 ke 62 itu GEDE loh hampir 8%, Real Count aja lumayan stabil kok dalam sebulan penghitungan, itu kok bisa bedanya jauh pake banget. Kalah dong sama hasil survei padahal itu real count.

Tapi Prabowo menilai suara Jokowi-Ma'ruf digelembungkan KPU sehingga ia kalah.
Gak bisa cuma dinilai, HARUS dibuktikan, mana bisa di dalam sidang pake bukti katanya dan pokoknya emoticon-Big Grin

"Berdasarkan dokumen C1 yang dimiliki oleh Pemohon, perolehan suara Pemohon adalah 68.650.239 atau 52 persen," kata Bambang Widjojanto (BW) dkk.
Kalo sumbernya satu mana mungkin perhitungannya beda, PASTI salah satunya salah.
Ibarat orang dikasi soal, 1+3+5+7 , ada yg jawab 16 ada yg jawab 19, salah satunya PASTI salah. Itu angka bisa dihitung ada sumbernya loh.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 11 lainnya memberi reputasi
Nunggu akhir episode lawakan nasional...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 5 lainnya memberi reputasi
klo di bawah 5% masih okelah ini di atasnya emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
lah, truz knp situng kpu d permasalahkan, pdhal koreksi dr pihal luar truz d tanggapi...?




setan dar janda!!
Bantah Inkonsisten soal Klaim Kemenangan, BPN Prabowo: Wajar Ada Koreksi Data
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 11 lainnya memberi reputasi
Sak karepmu lah, gak ngurus emoticon-Tepar
Esuk dhele sore tempe

emoticon-Bata (S) bata collector emoticon-Bata (S)
profile-picture
profile-picture
ricoeh dan mimiesp1 memberi reputasi
68 jt tambah 63 jt total 131 jt doang yg milih di Indonesia?
Terus yg milih pileg emang berapa juta?

Asumsi lah suara rusak atau kaga nyoblos alias golput pilpres, itu jumlahnya diatas 20 jt?

Jadi orang lebih banyak milih pileg yg lebih ruwet karena jumalh pilihannya banyak daripada pilpres yg cuman pilihannya 2?

Logika jongkok banget.

Untung pileg dan pilpres barengan jadi kelihatan goblog nya dan kaga bisa ngeles jumlah pemilih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 6 lainnya memberi reputasi
lama2 jd 44% jg emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
jd wajar klo ada salah input terus dikoreksi
jd bukan kecurangan to
profile-picture
profile-picture
profile-picture
suralia dan 2 lainnya memberi reputasi
Sengaja diturunin pelan-pelan, kelen ga tau ya kalo disambit henpon itu sakit.. emoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
hahaha orang2 goblok macam gini
yang jadi idola nasbung ??

asu tenan emoticon-anjing
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
55 vs 45 aja ga berubah2 sampe sekarang emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
Makanya tong....
belum kelar main teriak menang aja...

mana jauh dari 62% sekarang minta dimenangkan 52%


Wkwkwkwkwkwkwkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
Klo dikuliah mah langsung di fail klo revisi mulu emoticon-Busa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
berubah2 sesuai suasana hati wowok emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
Mereka sengaja nunggu hasil resmi dari KPU, dan hasil dari KPU itu mereka ambil seolah2 hasil internal mereka sendiri juga seperti iti alias sama dengan KPU, karena ternyata akhirnya yg mereka target itu adalah tuduhan kecurangan jumlah suara 01 yg menggelembung..

Masalah selanjutnya, bagaimana mereka membuktikan penggelembungan suara itu? Karena seandainya lewat C1 01 milik internal 02 yg coba diedit sekalipun, tetep aja ntar terbantahkan dengan data C1 01 yg KPU miliki.. emoticon-Big Grin

Akhirnya, cuma bisa giring2 opini lewat DPT/surat2 suara "siluman" dari berita2 ato kesaksian2 yg anonim emoticon-Ngakak (S)

NB: Kecuali taktik berikutnya, mendeskreditkan KPU, dengan menuduh bahwa C1 01 yg KPU milikilah yg telah diedit sehingga mengunggulkan pasangan 01, dan data C1 01 BPN lah yg paling benar (padahal editan).

Inget sama mobil yg ketangkep yg isinya penggelembungan suara 02? Ya itulah kemungkinan hasil uji coba mereka, hanya skr "dibalik" saja, suara mereka sesuai aslinya, dan suara 01lah yg diusahakan seolah2 digelembungkan oleh KPU lewat editan "C1 asli".. emoticon-Big Grin

Simpelnya, dituduhkan bahwa data C1 01 KPU itu palsu karena editan supaya menggelembung, yg asli ada di BPN ( yg hasil editan sendiri) yg angkanya utk 01 udah diturunin.

Tapi klo pun sampe nekad pake taktik yg ini, ya bakal tetep ketauan juga lah, karena walopun C1 diedit2, kertas suaranya kan jumlahnya ga berubah emoticon-Big Grin

profile-picture
profile-picture
profile-picture
C~LUVers dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh RyoEdogawa
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di