alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Sang Penguasa Dataran Batang
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cff5b92c0cad734c56d1383/sang-penguasa-dataran-batang

Sang Penguasa Dataran Batang

Sang Penguasa Dataran Batang

Assalamualaikum Agan Sista sekalian ane mau nulis sebuah cerita yang sebenarnya pernah ane tulis di b-log tapi mau ane tulis ulang di mari biar lebih rapi dan enak dibaca ketimbang di b-log Sangat semrawut dan berantakanemoticon-Big Grin

Kayaknya udah cukup basa basi nya.. langsung aja cekidot dibawah....


prolog

Hidup memang penuh pilihan jadi mau tidak mau Kita harus memilih yang terbaik untuk kita namun terkadang pilihan itu hasilnya belum tentu baik untuk kita seperti yang ane jalani saat ini... penuh penyesalanemoticon-Frown

Kita hidup memang tak sendiri... masih banyak sesuatu yang tersembunyi di dalam kehidupan ini...

Hidup memang penuh lika-liku dan kita terkadang harus memilih liku yang benar-benar pasti

Kalau kata pepatah"pengalaman adalah guru yang terbaik" dan itu benar adanya setelah ane alami sendiri bagaimana kehidupan itu...

Terkadang kita terlalu asik dengan zona nyaman yang sedang kita jalani saat ini sehingga kita lupa jika akan ada hari esok yang menanti.

Perkenalkan namaku Zaojan aku dilahirkan dengan Lika liku yang rumit dengan banyak pilihan yang harus dipilih dengan tepat namun ternyata pilihan itu malah membawa ku pada sebuah kehidupan yang rumit....

Sebuah penyesalan itu muncul karena pilihan ku yang salah dan terpaksa mengorbankan orang terdekatku dalam lembah fana yang tidak kuinginkan...

Supranatural... sebuah pilihan yang menjerumuskan ku dalam kehidupan yang penuh lika-liku dan pengorbanan

**Skip**
Ayunan itu menjadi saksi bisu kemampuan ini.. kemampuan yang sebenarnya tidak ingin kumiliki namun takdir menggariskan nya untuk kumiliki.....

**
Sore itu entah kenapa aku ingin sekali bermain di ayunan samping rumah padahal ayunan itu berdekatan dengan rumpun bambu yang lebat dan entah kenapa tiba-tiba aku pingin main kesana..

"Mahhh aku mau main ya bentar" pintaku ke ibuku
"Kemana?"
"Itu ke ayunan samping rumah"
"Ya udah jangan lama-lama ya.. udah mau Maghrib"
"Iya mah"
"Ati ati"

Sampai ayunan yang terlihat sudah tua itu aku bertemu dengan anak perempuan seumuran ku dia sedang bermain di ayunan itu tapi kulihat wajahnya lesu seperti orang sakit..

"Hai.. kamu siapa? Kok aku gak pernah liat kamu main disini?" tanyaku
"Ehh.. aku Vina... aku di sini terus kok" jawabnya agak kaget
"Rumahmu dimana kok aku ga pernah liat?"
"Deket kok.. cuma kamu ga bisa liat"
"Kok ga bisa liat sih?"
"Belum waktu nya" jawabnya dan langsung pergi meninggalkan aku sendirian

Akhirnya aku pun pulang kerumah Dengan agak bingung dengan perkataan si anak perempuan itu.. akhirnya aku pun menanyakan nya ke ibuku..
"Mah.. mamah kenal yang namanya Vina gak? Yang rumahnya deket ayunan situ tapi katanya aku ga bisa liat.. belum waktunya?"tanyaku ke ibuku saat makan malam
"Enggak tuh.. deket ayunan situ kan ga ada rumah dan rumah kita ini mentok yang paling pojok jadi gak mungkin ada rumah di sebelah situ" jawaban ibuku sedikit membuat ku penasaran dengan si Vina
"Beneran mah?"tanyaku kurang yakin
"Iya.. tanya bapak aja coba"
"Bener pah disitu ga ada rumah?"tanyaku ke bapak ku yang sedang asyik ngopi di ruang tamu
"Iya Beneran kok disitu ga ada rumah"
"Masa sih pah? Tadi katanya Vina aku belum bisa liat karena belum waktunya"
"Ehhh.. apa yang itu ya..."gumam bapak ku
"yang itu apa pah..?"
"ehh gapapa.. besok kamu ikut ayah ya ke rumahnya Simbah di kebutuh"
"Emang ada apa pah?"
"Gapapa.. ikut aja ntar juga tau"jawab bapak ku
"Iya pah.."ucapku dengan anggukan kepala


Nb: waktu itu ane masih kelas 1 SD jadi nya belum terlalu paham tentang yang gaib gaib gitu jadinya ya ane masih rada bingung kalau ketemu yang begitu an

Ane bakal rajin update kok gan sis paling lambat seminggu 2-3 part dan kalau ada waktu ane kasih Mega Update
profile-picture
profile-picture
profile-picture
L0v3R dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh arcaraya
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
profile-picture
profile-picture
profile-picture
barakuwara dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh arcaraya
part 1 ternyata...

Besoknya aku bangun pagi sekali dibangunkan bapak untuk segera bersiap-siap menuju rumah Simbah yang lokasi nya agak jauh dan masuk ke pelosok desa..

Setelah selesai siap-siap aku pun langsung berangkat menuju rumah Simbah sama bapak menggunakan motor karena waktu itu cuman punya motor...

Sesampainya di sana kami langsung disambut oleh Simbah yang kebetulan sedang duduk di bangku pelataran rumahnya.. Simbah yang terlihat masih gagah meskipun di usia yang sudah tua pun memeluk erat tubuhku...


"ee cucuku datang kok gak bilang bilang"ucap Simbah sembari memeluk ku

"Diajak sama bapak kok tadi"

"Ayo masuk Dulu"ucap Simbah mempersilahkan kami untuk masuk

"Ini ada apa kok tiba-tiba datang mendadak"tanya Simbah ke bapak

"Ini lho Mbah cucumu ini kemarin dilihatin sama makhluk halus namanya Vina katanya tinggal nya di rumpun bambu samping rumah itu" jawab bapak ku

"Makhluk halus itu apa pah?"tanyaku polos

"Itu yang kemarin namanya Vina itu bukan manusia tapi makhluk halus"jawab bapak

"Emang apaan sih makhluk halus tuh?" Tanyaku masih bingung

"Ntar juga kamu tahu.." jawab Simbah menimpali

"Itu nggak apa-apa ngger asalkan kita nggak mengganggu mereka nggak akan mengganggu kita tapi kalau anakmu ini mungkin berbeda dan ini memang belum saatnya dia tau lebih banyak soal itu... agar kamu nggak khawatir ngger ini anak mu biar nginep dulu disini seminggu biar Mbah ajarin sesuatu biar dia nggak kenapa-napa gak keberatan kan?" Tanya Simbah ku

"Gapapa sih Mbah lagian berangkat sekolah nya masih 9hari lagi jadi bisa nginep dulu di sini" Jawab bapak

"Kamu mau kan ngger kalau nginep dulu di sini?" Tanya Simbah padaku

"Mau kok Mbah" jawab ku singkat

"Ya sudah anakmu biar nginep dulu disini biar Mbah bekali dia sesuatu buat kedepannya lebih baik kamu pulang dulu ngger ini sudah mau Maghrib nggak baik kalau lama lama di luar banyak jin yang seliweran" ucap Simbah ku

"Baik Mbah.. titip cucumu ini ya Mbah"ucap bapak

"Hati-hati ya nak bapak pulang dulu kamu baik-baik ya sama Simbah"pesan bapak kepada ku

"Iya pah.. ati-ati ya pah"ucap ku

"Iya.. baik-baik ya..dadah" ucap bapak sambil melambaikan tangan kepada ku

"Ayo ngger masuk kamar udah mau Maghrib"

"Iya"


Jadi selama seminggu itu aku akan tinggal di rumah Simbah dan menikmati pedesaaan

***Skip
Tengah malam aku seperti bermimpi namun terasa seperti nyata aku berada di sebuah tempat yang sangat gelap tanpa ada cahaya sedikitpun kemudian lamat lamat terdengar bisikan yang sangat jelas

"Ngger selamat datang... ini bukan mimpi ngger... kamu berada di Bumi Raja... ikuti kata kata ku ngger"

"Berjalanlah lurus ke depan sampai kamu menemukan tempat yang terang yang disitu ada sungai lalu duduk lah bersila dan pejamkan mata mu ditepi sungai itu"

Aku pun mengikuti bisikan tersebut...
Aku berjalan terus berjalan lurus ke depan namun cahaya terang yang dimaksud belum ku temukan sampai akhirnya aku pun mulai putus asa karena setelah lama aku berjalan tak kutemukan cahaya terang itu hingga akhirnya aku memutuskan untuk duduk bersila hingga mata ku mulai terpejam dengan posisi duduk bersila
Aku kembali terbangun namun bukan di tempat yang sama melainkan di sebuah sungai yang jernih dan mengalir tenang disana terlihat Simbah ku tertawa terkekeh-kekeh

"Kamu hebat ngger bisa sampai sini sebelum Simbah jemput tadi.. kamu memang spesial ngger"

"Aku ini dimana Mbah kok hawanya beda ga kayak biasa nya"

"Ini di rumah Simbah"

"Disini kamu akan Simbah ajari yang namanya kebatinan agar hidupmu lebih tenang dan tidak terganggu"

"Aku ini sebenarnya kenapa sih Mbah?"

"Kamu akan tahu nanti kalau sudah saatnya"

"Sekarang duduk bersila pejamkan matamu dan atur nafas mu se pelan mungkin"

Aku pun mengikuti perintah Simbah tapi lama-kelamaan kurasakan ada aliran dingin yang mengalir ke tubuhku diiringi mataku Yang mulai terasa berat seperti ada yang mengganjal....

Dadaku terasa sesak seperti ada sesuatu yang masuk dan rasanya sangat besar memenuhi rongga dadaku...

"Cukup buka matamu"
Aku pun membuka mata dan ternyata sudah berada di dalam kamar nya Simbah dan kulihat Simbah datang membawa sebilah keris dengan warangkanya

"Sudah sadar ngger?"

"Aku tadi dimana Mbah?

"Kamu tadi pingsan ngger sudah 6 hari dan ini hari ke 7 kamu baru sadar besok pagi bapak mu jemput ini Simbah kasih kamu pegangan buat jaga-jaga nanti kamu taruh di lemari mu di yang paling bawah di tutup pakai pakaian" ucap Simbah sembari memberikan keris Yadi kepada ku
Aku yang masih heran dengan kejadian tadi pun hanya bisa menerima keris tersebut dengan perasaan bingung....

"Nanti kalau kamu ada apa apa jangan takut yang penting tenang"ucap Simbah

"Iya Mbah"

Karena itu hari terakhir aku main di desanya Simbah aku pun minta di temenin Simbah jalan jalan di desa sambil lihat lihat anak anak main layang-layang tapi anehnya saat melihat Simbah anak anak yang lagi pada main layang-layang yang rata-rata pemuda desa langsung sungkem ke Simbah

"kok Podo sungkem Ki ngopo tho (kok pada sungkem itu kenapa)"batin ku heran

"Ini cucunya tho Mbah , kok sangar kayak nya?"tanya mereka
"Iya ini cucuku suatu saat dia bakal jadi orang hebat"jawab Simbah ku yang semakin membingungkan

Sepulang dari jalan jalan di desa nya Simbah aku pun mandi selesai mandi dan ganti baju aku pun menuju ruang tamu untuk menemani Simbah yang sendirian dan langsung ditanyai Simbah

"Gimana ngger badannya?"

"Agak enteng Mbah.. emang kenapa Mbah?"

"Berarti sudah masuk khodam nya"

"Khodam tuh apa Mbah?"

"Semacam pelayan yang bisa kamu gunakan kapan saja selagi kamu mau... suatu saat kamu akan bisa mengendalikan nya.. sudah lah ngger jangan terlalu dipikirkan sekarang istirahatlah besok pagi bapak mu jemput"

" Iya Mbah"

Aku pun langsung menuju ke kamar untuk istirahat tapi entah kenapa aku tidak bisa memejamkan mata dan iseng iseng kuambil keris pemberian Simbah dan aku tatap dalam dalam keris itu... lamat lamat kulihat didalam keris itu ada sesosok macan kumbang dan seekor ular besar yang sedang melingkar namun entah kenapa aku tidak takut dan malah memainkan keris itu ku elus elus ujungnya dan anehnya saat ku elus elus ujungnya aku seperti mengelus-elus bulu kucing rasanya sangat halus sampai aku pun tertidur dengan sebilah keris di pelukan ku...

.***skip
Keesokan paginya bapak datang untuk menjemput ku karena ini adalah hari ke 8 B dan besok aku sudah mulai sekolah di kelas 2 SD

Setelah pamitan dengan Simbah aku pun berangkat pulang dengan bapak ku menuju rumah dan anehnya selama perjalanan aku seperti diikuti oleh ular dan harimau karena terdengar suara desis ular dan Geraman macan selama perjalanan pulang...

Dan sampailah aku di rumah ku tercinta tapi sebelum aku memasuki rumah aku sempat menengok ke arah Ayunan dan kulihat ada rumah yg sudah sangat tua di belakang rumpun bambu dan kulihat Vina sedang duduk di depan rumahnya melambaikan tangan kepada ku...

Disini aku pun sadar.. ternyata itu yang dimaksud makhluk halus....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
debar18 dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh arcaraya
part 2 mulai terasa

Hari demi hari ku lalui dengan sedikit lebih tenang meskipun aku jadi sering melihat yang tak kasat mata dan terkadang juga masih takut tapi sedikit lebih terbiasa karena tiada hari tanpa bertemu demitemoticon-Big Grin

***Skip
Sebentar lagi ujian kenaikan kelas 3 akan tiba kurang 2 bulan lagi dan itu aku isi dengan bermain main tanpa belajar sampe sampe bapakku bilang
"Nak kalo kamu naik kelas ntar bapak belikan sepeda tapi kalo gak naik kelas kamu gak dapet uang saku selama 3 bulan" saking takutnya kalo aku gak bisa naik kelas...
Akhirnya aku pun mulai belajar meskipun agak terpaksa tapi ya mau gimana lagi ketimbang tidak naik kelas dan ga dapet uang saku 3 bulan dan 3 bulan itu waktu yang lumayan lama menurut ku...

***
Seminggu lagi UKK tiba.. aku yang jarang belajar pun takut kalo ga naik kelas tapi dengan semangat aku pelajari pelajaran yang aku tidak bisa seperti matematika.... aku memang lemah di bidang itu sampe aku kadang ngamuk ngamuk sendiri kalo pelajaran matematika.. karena ga mudeng mudeng

****Skip Krn pas ukk ndak ada yang menarik

Setelah UKK selesai akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba yaitu pengambilan raport... aku pun agak deg degan ketika melihat nilai yang muncul dan Alhamdulillah aku naik kelas meskipun mendapat 10besar dari bawahemoticon-Frown

Liburan UKK yang berlangsung sekitar 1bulan itu entah kenapa aku memiliki ide yang sangat konyol.. waktu itu aku masih rada penasaran dengan si Vina meskipun aku sudah mengetahui siapa itu Vina tapi entah kenapa tiba-tiba aku ingin bermain ke rumahnya yang gaib itu untuk menanyakan penasaran ku ini..

***Skip

Liburan memasuki hari kedua dan aku hari ini rencananya akan mengunjungi rumahnya Vina meskipun aku tau bahwa dia itu makhluk halus tapi aku Yakin dia butuh teman agar tidak kesepian...

Sore hari aku pun menuju rumahnya Vina yang ada di samping rumahku dengan membawa keris pemberian Simbah.. sampai sana aku bingung
.. kok ga keliatan rumahnya padahal kan aku udah lihat jelas kemarin...
Ku panggil namanya beberapa kali namun tidak ada sahutan...

Akhirnya aku memutuskan untuk bermain ayunan saja.. mungkin dia akan ikut bermain nanti... pikirku

Saat bermain ayunan... tiba-tiba aku melihat sesuatu di rumpun bambu.. sesosok dengan badan tinggi besar berbulu hitam dan matanya merah menyala... namun aku agak terkejut ketika melihat tangannya ada sesosok Yang sangat tidak asing di sana seperti meminta tolong kepada ku

Kepala ku tiba-tiba pening sangat berat aku pun terjatuh di sebelah ayunan itu dengan mata terpejam...

***
Semua nya gelap... hanya terdengar suara orang mengaji dan orang menangis
aku pun duduk bersila kupejamkan mataku dan mulai menenangkan diri... tiba-tiba terdengar suara dari kejauhan

"haii aku ada disini... disampingmu"
terkejut aku mendengar nya
Ku tengok di samping ku ada sesosok perempuan yang tidak asing bagiku... Vina

"Selamat datang di rumah ku" ucap Vina dan kulihat sekeliling... aku ada di dalam rumah yang masih kayu
"Kamu tinggal sendirian disini?" tanyaku dan hanya dibalas dengan anggukan kepala si Vina..

"Emang ayah dan ibu mu dimana?"tanyaku

Kemudian ku lihat dia menangis...
"Mereka mengambil semua nya... "

"Mereka itu siapa...?"tanyaku bingung tapi dia tidak menjawab dan malah menarik tanganku ke luar rumahnya dia pun menunjukkan ke arah sebuah sungai kulihat disana ada beberapa genderuwo dan kulihat sepasang suami-istri sedang diikat oleh mereka dengan rantai

"Kamu bisa kan nglepasin mereka?"tanya Vina

"Aku ga bisa Vin aku belum pernah manggil yang dikasih Simbah"ucapku

"Tolong lah... kasihan mereka"pintanya

"Aku belum bisa Vina... maaf.. mungkin suatu saat jika aku sudah bisa akan kucoba"ucapku

"Huhhh.. ya sudah lah... tapi janji ya nanti kesini lagi kalau sudah bisa"pinta Vina memohon

"Baik lah... tapi tolong pulangkan aku"Jawabku

"Iya"

****

Cahaya terang mulai terlihat dan ku dengar sayup-sayup ada yang memanggilku perlahan-lahan mataku mulai terbuka dan kulihat sekelilingku orang tuaku dan juga beberapa tetangga ku sedang mengerumuniku...

"Mah"panggilku

"Alhamdulillah kamu sudah sadar nak"sahut ibuku

"Memangnya kenapa mah?"tanyaku bingung

"Kamu pingsan nak sudah 3 hari nggak bangun dan ini hari keempat kami bangun... kemarin kamu ditemukan sama bapak di samping ayunan itu" timpal bapakku

****
"Pah aku mau ke rumahnya Simbah besok" ucapku

"Kan kamu belum sehat"jawabnya

"Aku gapapa kok pah.. "ucapku

"ya udah nanti sore bapak antar kamu ke Simbah habis ashar berarti 2 jam lagi soalnya ini sudah jam 1 siang sana siap-siap"ucap bapakku

Setelah itu aku mulai menyiapkan apa saja yang mau ku bawa dari baju ganti dan lain-lain tapi rasanya ada yang kurang... keris!

Aku pun menghampiri bapak yang sedang duduk di ruang tamu

"Pah.."

"Kenapa?" Sahut bapak

"Bapak liat keris ku gak yang dikasih Simbah" tanyaku

"Ga tau tuh.. coba tanya ibuk"jawab bapak

Aku pun menghampiri ibuku yang sedang masak

"Mah.. liat kerisku gak?"tanyaku

"Yang item itu pok?" Tanya ibu ku

"Iya mah..."

"Itu punya kamu?"tanya ibuku

"Iya mah.. dikasih sama Simbah waktu kesana kemarin" jawab ku

"Bentar ya... ibuk masak dulu"

"Iya mah"

****
Setelah ibuku memberikan kerisku aku pun sedikit lega karena ada pegangan kalau ada apa-apa...

Sorenya sehabis ashar setelah pamitan ke ibuku kalau mau ke rumahnya Simbah aku pun berangkat dengan bapakku menggunakan motor....

Ditengah perjalanan yang lumayan panjang itu tiba-tiba.....

Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redbaron dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh arcaraya
Ntapsss kayaknya seru nih.

Nitip sadal ya gan. emoticon-Angkat Beer









emoticon-Paw
profile-picture
profile-picture
barakuwara dan arcaraya memberi reputasi
Quote:


Monggo emoticon-Toast
profile-picture
barakuwara memberi reputasi
nitipp jejakk yaaakk
profile-picture
profile-picture
barakuwara dan arcaraya memberi reputasi
Nitip sandal juga... Kyak agan doctor
profile-picture
profile-picture
barakuwara dan arcaraya memberi reputasi
lanjutttt
profile-picture
profile-picture
barakuwara dan arcaraya memberi reputasi
Quote:

Sipp cek kulkas
Quote:

Cek kulkas
Quote:


Cek kulkas
profile-picture
barakuwara memberi reputasi
part 3... latihan pertama


Saat di tengah perjalanan tiba-tiba kami dikejutkan oleh anak kecil yang berwarna merah di depan motor yang kami naiki... alhasil motor yang kami naiki pun oleng dan nyungsep di sawah...

***

Akhirnya setelah perjalanan yang cukup panjang kami pun sampai di rumahnya Simbah meskipun pakaian bapak agak kotor karena nyungsep di sawah....

Rumahnya Simbah sore itu sepi gak ada orang... jadinya aku nanya orang yang di sebelah rumahnya dan katanya Simbah lagi nglatih silat jadinya bapakku pulang dulu dan aku di tinggal di rumahnya Simbah sendirian...

Karena kesepian aku pun nanya ke tetangga sebelah rumahnya Simbah tempat latihan silat nya dan akhirnya di antar kan sampai ke sana...

Sampai sana aku langsung mencari cari Simbah ku yang ternyata sedang adu tanding dengan seorang pemuda... Simbah yang sudah tua terlihat masih sangat gagah saat bertanding... aku pun ke asyik an menonton tanding nya Simbah ku sampai ada yang menepuk bahu ku..

"Hei kamu anak mana.. kalo ga ikut perguruan pergi aja!" Katanya membentak

"Lho kamu siapa.. main ngusir aku?" Jawab ku

"Hei masih anak-anak juga ngeyel di bilangin" katanya sambil menenteng tubuhku yang kecil

"Simbahhhhh" teriakku agak ketakutan

"Akhirnya pertandingan yang sedang berlangsung pun terhenti ketika Simbah menoleh ke arahku dan langsung menghampiri ku yang sedang dicenceng pemuda itu

"Hei.. san lepasin cucuku" ucap Simbah ku

"ehh maaf ki.. gak tau kalo ini cucumu" ucapnya dengan ketakutan

"Lain kali jangan main kasar ke sembarang orang" ucap Simbah ku

"Baik Ki" ucap pemuda itu sambil menunduk"

Aku pun pulang dengan Simbah kerumah nya

****

Malam hari nya ngobrol ngobrol ngalor ngidul dari mulai sekolah, pelajaran sampai akhirnya...

"Ngger.. kamu sudah bisa lihat mereka?" Tanya Simbah ku

"Iya Mbah"

"Sudah saatnya mungkin Mbah cerita kan ke kamu ngger"

"Apa itu mbah?" Tanyaku

"Sebentar" Simbah tampak mengambil sebuah buku yang sangat tebal dan tua dan kemudian dibuka
"Dengarkan baik-baik"

******

Dahulu kala ada buyutmu yang menjadi penguasa di tanah yang dinamakan alas glendheng... kekuasaannya sangatlah luas dari alas Roban hingga pantai Utara Jawa dan perbatasan Merapi...
Dahulu kala buyutmu adalah orang yang sakti mandraguna... tidak ada pendekar yang berani menantang buyutmu sampai dulu ada pemberontakan dari salah satu bawahannya dan memecah belah kekuasaannya hingga akhirnya alas glendheng kejayaan nya mulai lenyap.... sebelum Kematian buyutmu dulu pernah berkata
"Jikalau suatu saat keturunan ku mendapat ilmu ku maka dia akan mewarisi jagad ghaib di tanah glendheng ini.. jikalau dia tidak mampu maka dia tidak bisa menolak karena memang garisnya seperti itu"

********


"Ngger... kamu itu anak terpilih tidak semua orang bisa melakukannya namun akan banyak penghalang dalam hidupmu kamu harus kuat ngger" ucap Simbah

"Tapi kan aku belum bisa apa-apa"jawabku

"Kamu pasti bisa ngger... Mbah akan membantu kamu..Kamu juga boleh ikut lomba silat besok"

"Baik Mbah"

"Istirahatlah dulu sana biar bisa bangun pagi"

"Baik Mbah"

Akhirnya aku tahu asal mula kemampuan ku namun aku semakin bingung dibuatnya bagaimanapun aku baru kelas 3 SD...

Ya sudah lah.... aku pun terlelap dalam mimpi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redbaron dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh arcaraya
Quote:


mantab. lanjuut....

profile-picture
profile-picture
barakuwara dan arcaraya memberi reputasi
tiba tiba....ada kentang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
barakuwara dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


gak apa lah.... kumpulin kentangnya.. tukar ama kuota.. hehehe...

profile-picture
profile-picture
barakuwara dan arcaraya memberi reputasi
Quote:


Quote:


Quote:


Udah tuh
profile-picture
barakuwara memberi reputasi
part 4 tanding pertama kali

Sekitar seminggu aku menginap di rumahnya Simbah.. di sana aku dilatih silat dari mulai jurus dan kuda-kuda yang kokoh selain itu aku juga dilatih ilmu kebatinan agar bisa buat pegangan kalau ada apa-apa..

Tak terasa hari ini hari terakhir aku menginap di sana... dan oleh karena itu simbah ingin mengetes latihan ku dengan menandingkanku dengan seorang seumuran ku yang sudah agak lama latihan di situ...

*****

Sore nya saat membuka latihan..

"Ayo semuanya berkumpul di pendopo.. sore ini nggak ada materi cuman saya ingin mengetes cucu saya dengan salah satu yang ada di sini.. mengerti?" Ucap Simbah ku

"Baik.. mengerti Ki" jawab mereka serempak

"Ya sudah kita langsung menuju pendopo"

Sesampainya pendopo dan pemanasan sebentar Simbah memanggil seseorang..

"Aji... maju sini!" Perintah Simbah

"Baik Ki " jawab nya seraya maju ke arena tanding

"Ayo cu.. nunggu apa lagi!" Panggil Simbah ku

"Baik Mbah" ucapku dan langsung menyusul ke arena tanding

"Baik semuanya... pertandingan akan segera dimulai... perhatikan baik-baik tidak ada kecurangan dalam bertanding.. siap?" Tanya wasit

"Siap" ucapku dan aji bersamaan

"Mulai!"


Aku pun mulai bersiap-siap pasang kuda-kuda dan mengamati gerakan aji dengan seksama.. sambil sedikit demi sedikit membuka serangan...

Bughh!! Pukulan Ku mengenai dada nya tapi anehnya aku seperti memukul besi ... sangat keras

Bughh! Bughh ! Beberapa pukulan telak ku layangkan ke bagian bagian lemah tapi anehnya dia tetap tidak bergeming dan malah tertawa...

"Ayo pukul lagi...bodoh!"ucapnya mengejek ku

Aku Hanya diam sembari konsentrasi untuk membuka batin ku karena kupikir dia sedang menggunakan ajian kebal... tapi baru sedikit mata batin ku terbuka

Bughh! Sebuah pukulan mendarat telak di wajahku dan itu membuat ku tersungkur ke belakang

Belum sempat aku berdiri sebuah tendangan mendarat di punggung ku dengan keras

Bruggghhhh.! Aku pun terjatuh beberapa langkah ke belakang....

Aku sadar kalau lawan ku bukan main main..
Aku kembali mengkonsentrasikan pikiran agar mata batin ku segera terbuka agar aku bisa segera mengalahkan lawan ku..
Dan beruntungnya aku disaat mata batin ku terbuka tepat saat dia melancarkan pukulan kearah dadaku yang dapat aku tangkis... dan kulihat ada bayangan hitam besar yang melekat di tubuhnya...

"Aku harus menyingkirkan makhluk itu"pikirku

Dengan sedikit tenaga dalam ku arahkan pukulan Ku ke makhluk yang di tubuhnya itu..

Bughh!
Bughh!
Bughh!

Beberapa pukulan dan tendangan ku yang ku lapisi dengan tenaga dalam sukses mementaskan aji beberapa meter dan juga mementalkan makhluk itu entah kemana...

Bughh!
Bughh!
Bughh!

Kembali ku daratkan pukulan dan tendangan saat dia mencoba berdiri...

Alhasil dia tersungkur ke tanah dan kulihat darah mengalir dari hidungnya...

"Cukup!" Ucap wasit di tengah pertandingan

"Salaman Dulu... tidak ada dendam setelah pertandingan ini.. jadikan pelajaran bagi kita semua bahwa kecurangan tidak akan memberikan keberhasilan" ucap Simbah ku

"Baik Ki" ucap para pemuda serempak

Akhirnya dari pertandingan itu menjadi tanding pertama yang aku Alami dalam hidupku dimana pada saat itu aku masih belum mumpuni dalam mengendalikan ilmu ku Dengan baik

****
Besok nya aku di jemput pagi sekali oleh bapak sehabis subuh bapak sudah menjemput ku karena akan berangkat kerja....

Setelah pamitan dengan Simbah dan Salim dengan Simbah aku pun pulang ke rumahku dengan bapak agak kebut karena bapak masih trauma dengan sosok anak kecil yang waktu itu membuat bapak nyungsep di sawah..

Dan aku pun sampai di rumah dengan selamat dan langsung disambut oleh ibuku yang menanyaiku beberapa pertanyaan...


Nb: jaman ane SD tuh sebenarnya banyak kejadian yang menurut ane aneh tapi itu ntar ane masukin side story aja biar main story nya bisa lanjut terus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redbaron dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh arcaraya
kaya pernah baca pas th 2017 gan . ini bukan ya ? waktu itu cuma sampe part 3 apa yah lupa
profile-picture
profile-picture
barakuwara dan arcaraya memberi reputasi
keren ceritanya bikin merinding
profile-picture
profile-picture
barakuwara dan arcaraya memberi reputasi
Quote:


Yg di b-log itu masih ada breh tapi semrawut
Quote:

Ga serem kok breh
profile-picture
barakuwara memberi reputasi
Quote:


Romance ya?
profile-picture
profile-picture
barakuwara dan arcaraya memberi reputasi
Quote:

Ada horor ada romance ada misteri ada actionnya
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di