alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Hobby / Photography /
Shutter count penentu umur kamera?? Bullshit!!!
4.2 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cf84c288012ae37bc5a4d3e/shutter-count-penentu-umur-kamera-bullshit

Shutter count penentu umur kamera?? Bullshit!!!

Shutter count penentu umur kamera?? Bullshit!!!

"SHUTTER COUNT"

Ya shutter count...
Bagi seseorang yang baru mempunyai kamera dslr, mungkin kalimat itu yg selalu menghantui bahkan bisa bikin kamu gak tidur. emoticon-Mewek

Hayooo... Ngaku siapaa yang pernah begitu?? emoticon-Wakaka

Itu memang hal yang wajar, karena harga kamera juga terbilang tidak murah. Sayang kan jika rusak??
Selain itu juga mengingat shutter count merupakan SALAH SATU penentu umur kamera dslr kalian.

Tapi ingat yaa... "SALAH SATU" emoticon-Request

Soo... Itu berarti kamera kamu bakal rusak bukan hanya karena shutter count tapi juga karena faktor lain.
Semua alat elektronik pasti bakal rusak. Kecuali alat elektronik kamu gak ada aliran listriknya atau gak ada elemen2 yang dipasang didalamnya..
Ituloh yg biasanya warna ijoo ada kuning2nya emoticon-Games

Banyak faktor yg dapat menentukan umur kamera kamu, n menurut gue shutter count bahkan menempati urutan ke - 3. Nah loh?? Trus urutan ke 1 & 2 nya apaaa?? emoticon-Bingung

Okee.. Kita bahas satu persatu okeee....

Shutter count penentu umur kamera?? Bullshit!!!

1. Penggunaan

Penggunaan kamera menjadi faktor penentu yang paling utama dalam menentukan umur kamera.
Jika kalian menggunakannya dengan kasar (ceroboh) misalnya kamera terjatuh, terbentur benda keras atau bahkan sampai dibanting itu bakal merusak kamera bukan?? emoticon-Hammer2

Shutter count penentu umur kamera?? Bullshit!!!

2. Perawatan

Ingin punya barang yang awet??
Tentunya kamu harus rajin merawatnya, Tak terkecuali kamera dslr.
Kamera rentan terhadap debu dan air (sifat barang elektronik)
Jadi sebisa mungkin kamu menghindari air saat motret, kecuali kamera kamu benar2 anti air (waterproof). Tapi jangan salah, kamera waterproof juga punya batas terendam air loh emoticon-Cape d...
Selain itu kamu juga harus membersihkan kamera kamu dari debu apalagi setelah selesai motret diluar ruangan (outdoor). Debu yang bersarang di kamera terutama pada sensor dan lensa lama kelamaan akan menyebabkan jamur yg dapat mempengaruhi hasil foto dan dapat merusak elemen2 didalam body kamera maupun pada lensa. emoticon-No Hope

Shutter count penentu umur kamera?? Bullshit!!!

3. Shutter count

Shutter count adalah jumlah berapa kali kita menekan tombol rana pada kamera dslr. Gampangnya, berapa kali kita njepret foto emoticon-Motret
Di dalam body kamera terdapat tuas untuk membuka dan menutup sensor. Biasanya ketika kita mengambil foto maka kamera akan bunyi "cekreek". Nah itu adalah bunyi mirror yang terangkat untuk membuka sensor yang akan mena gkap cahaya untuk menghasilkan foto. Tuas ini dinamakan shutter unit.
Seperti pada umumnya, tuas juga lama kelamaan pasti akan rusak. Shutter unit ini seperti halnya speedo meter pada kendaraan bermotor. Jika telah menempuh jarak beberapa kilometer biasanya speedo meter akan berhenti menghitung jarak yang telah ditempuh kendaraan tersebut.

Quote:


Pabrik kamera sendiri telah menguji durabilitas atau daya tahan shuttet unit pada produk kamera mereka. Umumnya untuk kamera2 lawas seri entry level / kamera digital keluaran tahun terdahulu memiliki batas shutter count rata - rata 50.000 sementara untuk kamera entry level yang baru contohnya canoon series 450d sampai yang terbaru canoon 800d telah mempunyai batas shutter count hingga 100.000. Untuk kamera level semi pro dan level profesional shutter countnya telah mencapai 200.000 hingga 300.000. yang artinya ketika kamera kita sudah mencapai angka tersebut maka kamera kita akan kehilangan beberapa fungsi.
Apa saja fungsi tersebut?? Kita akan bahas pada postingan selanjutnya. emoticon-Toast

Namun jika kita telah mencapai angka tersebut bukan berarti kamera kamu akan rusak. Ada kamera yang sebelum mencapai batas shuttet count akan rusak dan juga ada juga yang telah melebihi batas shutter count masih tetap bisa digunakan secara normal.
Nah, semua itu kembali lagi pada cara penggunaan dan perawatan si empunya kamera tadi.
Soo.... Apakah kamu masih takut dan masih memusingkan shutter count??? emoticon-Wow

Dari pada pusing2, mending kamu terus berkarya untuk menghasilkan foto2 yang lebih kreatif dan terus mengasah kemampuan fotografi kamu. emoticon-Jempol

Sekian pembahasan tentang shutter count. Mudah2an bermanfaat dan membantu sobat fotografer pemula yang masih dihantui shutter count.

Salam Sobat Foto...

Ikuti juga channel kami untuk mendapatkan info menarik lainnya :

https://www.youtube.com/c/CahNjawi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gimmefive dan 10 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Nais inpo gan
berarti harus dijaga nih kameranya.
nyimak
Kalo di mirrorless, shutter count masih jadi salah satu faktor juga gk ?
profile-picture
profile-picture
oji24 dan 77665.123456 memberi reputasi
Semakin jam terbang SC tinggi, ngaruh juga gan ke hasil foto nya

Katanya sih kualitas gambarnya ga sama dengan pas baru beli yg masih kenyes-kenyes emoticon-Malu
menurut ane sih yg penting perawatan kamera itu ,jgn males buat bersihin kamera terutama lensanya supaya umurnya panjang
Berarti secara tidak langsung jadi penentu umur juga dong 🤭
Jangan bingung kalo rusak mending nabungin uang tiap hari jadi kalo ntar rusak bisa buat ganti emoticon-Ngakak
Apapun masalahnya uang solusinya.

rusak beli lagi,resiko namanya juga

barang konsumtif belilah fungsi bukan beli gengsi(uang terbuang)kepakai sebentar bosen.emoticon-Cendol Gan
profile-picture
yunda.me memberi reputasi
Diubah oleh cahmlg123456
nice info gan ane baru tau, biasa pake camdigemoticon-Motret
Diubah oleh Helm.Proyek
Kamera lecet dikit langsung ane ganti gan emoticon-Cool
jelas omong kosong gan..
penentu umur itu hanya Tuhan dan Malaikat yang tahu..
emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
jambu.mede dan yunda.me memberi reputasi
ya berarti gak bullshit juga dong.

asumsi dgn cara penggunaan dan perawatan yg sama, shutter count rendah tntu lbih bgus dibanding yg tinggi
makanya gan biasakan gaya hidup sehat
emoticon-Cape d...
profile-picture
yunda.me memberi reputasi
Quote:


Asiyappp
ane kurang setuju dengan list 3 diatas, nomer 1 dan 2 itu lebih ke faktor manusia / penggunanya. sedangkan shutter count berbeda. ibarat batre di hape, juga punya umur, berapa kali charge full maka batre tsb sudah layak untuk diganti. gitu juga dengan mouse, misal saja satujuta klik, setelahnya mouse layak untuk diganti. semua ada di keterangan barangnya.
jd intinya 3 listdiatas kurang pas menurut ane.
Quote:


IMHO, Masih, tetapi menjadi faktor tidak langsung.
Karena mirrorless gak punya shutter unit, artinya jika jumlah shutter countnya sudah banyak, maka gak perlu khawatir shutter kerusakan unitnya.

Shutter count pada mirrorless bisa berguna utk menentukan seberapa sering kamera digunakan. Jika jumlah shuttercountnya banyak, maka yang perlu dicek bukan shutter unitnya (karena kan memang tidak ada motor shutter unit), tetapi bagaimana perawatannya baik atau tidak. Jika jumlah shutternya banyak karena kamera sering digunakan tetapi perawatannya baik, ya gak masalah.

Jika Shuttercountnya sedikit, artinya kamera jarang digunakan maka yang perlu dicek adalah bagaimana penyimpanannya, karena meskipun kamera jarang digunakan, jika disimpan sembarangan bisa berdebu/berjamur.

Jadi jumlah shutter count pada mirrorless bisa menjadi acuan bagaimana seharusnya kamera dirawat dan dispan.

CMIIW ya
profile-picture
profile-picture
oji24 dan 77665.123456 memberi reputasi
Diubah oleh gimdolanan
Bisa direset kan ya shutter count ini?
hmmmmm...
kagag makek kamerah
jd gag mudheng saiya
Jiah Tritnya nanggung emoticon-Blue Guy Bata (S)
profile-picture
77665.123456 memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di