alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Kisah dua pedagang asongan masuk Istana
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ce878e5c820847bbb792cff/kisah-dua-pedagang-asongan-masuk-istana

Kisah dua pedagang asongan masuk Istana

Kisah dua pedagang asongan masuk Istana
Sejumlah pedagang minuman keliling menjajakan dagangannya di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Selama 62 tahun jadi warga DKI Jakarta, baru Jumat (24/5/2019), Abdul Rajab menginjakkan kakinya di halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Abdul ditemani Ismail, rekan dagangnya di Jl. Agus Salim, wilayah yang lebih dikenal dengan sebutan Sabang, Jakarta Pusat.

Keduanya pakai batik lengan panjang, Ismail melengkapi penampilannya dengan peci putih bercorak hijau.

Mereka jadi salah satu tamu istimewa yang diterima Presiden Joko “Jokowi” Widodo setelah Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie.

Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres) bahkan menjemput keduanya di gerbang halaman Istana Kepresidenan dengan mobil buggy golf.

“Bangga sekali. Dari tahun ’79 belum pernah masuk Istana. Baru sekali ini,” kata Abdul, tersenyum.

Abdul dan Ismail tak mengajukan diri untuk masuk Istana. Pun tak menyangka nasib apes yang menimpanya Rabu (22/5/2019) malam, jadi jalan bagi keduanya bertemu RI 1.

Katanya, pihak Istana yang mengundang. Gara-gara kisahnya jadi viral di media massa dan sosial. “Sebenarnya bertiga (yang dipanggil), tapi yang 1 lagi gak datang,” ujar Abdul.

Rabu malam itu, dua hari pasca-pengumuman hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), warung Abdul, Ismail, dan satu kawannya lagi jadi sasaran amuk massa.

Kejadiannya sekitar jam 12 malam. Kaca warungnya tiba-tiba dilempari batu. Abdul tak ada di tempat saat itu, Ismail lebih sial karena dia tengah berjaga di dalam warungnya. Leher belakang Ismail tergores serpihan kaca yang berhamburan.

Kengerian tak sampai di situ. Keduanya sontak berlari meninggalkan mata pencaharian utamanya ketika beberapa oknum mulai menggerogoti barang dagangannya.

“Pas malam, massa diusir sama aparat. Mereka sambil lari sambil njarah gitu. Pecah-pecahin warung. Ambil rokok, minuman,” kata Abdul.

Apa yang dialami Ismail berbeda. Bukan hanya mi instan, telur, dan rokok yang habis diborong paksa, massa juga tega membakar habis warung jualannya itu.

“Yang sebagian ada yang bilang gak boleh dibakar, tapi ada satu orang datang bilang ‘udah bakar aja’. Dua jam kejadiannya. Saya langsung lari, tapi tidak ke arah (Jalan) Wahid Hasyim. Kalau ke sana, pasti dikeroyok, sudah mati,” tutur Ismail.

Warung mi instan Ismail memang persis berada di samping pos polisi Sabang. Diduga kuat massa mengincar pos polisi, namun warung Ismail kena imbasnya.

Dari pandangan mata Ismail, barang-barang yang ada di pos polisi ikut diangkut massa, seperti di antaranya televisi dan empat sepeda motor; dua milik polisi, dua milik wartawan.

Ismail cukup dekat dengan kawanan polisi di situ. Sebab kalau sedang sepi, Ismail kerap cari tambahan duit lewat bersih-bersih pos polisi.

Abdul mengaku menderita kerugian hingga Rp30 juta. Sementara Ismail mengestimasi Rp20 juta, dengan perincian kerugian warung yang hangus juga dua buku tabungan serta Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang ikut terbakar bersama dagangannya.

Kisah dua pedagang asongan masuk Istana
Ismail (peci putih) dan Abdul Rajab berbincang dengan Presiden Joko "Jokowi" Widodo dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Tapi keduanya cukup beruntung. Presiden mau bantu ganti rugi dagangan mereka yang jadi sasaran korban. Besarannya rahasia. Namun dipastikan cukup untuk merintis usaha dari awal lagi.

Abdul mengaku pasrah dengan kejadian yang dialaminya. Marah pun jadi pilihan yang tak mungkin dilakukannya sebab dirinya sadar hal tersebut tak bisa mengembalikan barang-barangnya yang sudah raib.

Kalau Ismail cukup traumatis dan berharap kejadian serupa tak pernah terulang lagi.

“Kebanyakan gitu kan ngeri. Kalau satu yang (mau) ngebakar bisa dilawan. Tapi kan banyak temennya di luar, bisa ngeroyok,” tukas Ismail.

Rugi triliunan
Bicara soal kerugian akibat kerusuhan tak mendasar pada 21-22 Mei, pasti tak hanya dialami Abdul dan Ismail.

Perputaran uang harian yang berhenti di Pasar Tanah Abang bahkan diprediksi mencapai Rp200 miliar. Sementara, sejumlah pertokoan di pusat grosir itu nyaris tutup sampai 3 hari lamanya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memerinci dengan pasti berapa total kerugian yang muncul di titik-titik yang rusak dan terbakar.

Pemprov saat ini masih sibuk menginventarisasikan fasilitas umum yang rusak, berbarengan dengan proses pembersihan sampah-sampah di lokasi kerusuhan.

Estimasi angka kerugian justru diungkapkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta. Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Kadin Jakarta, menyebut besaran kerugian sebesar Rp1-Rp1,5 triliun.

Besaran itu diukur dari kerusakan fisik dan juga psikologi pasar yang terganggu akibat kejadian tersebut. Daerah yang paling terpukul tentu saja Pasar Tanah Abang.

“Sebetulnya pengunjung Tanah Abang saat Ramadan bisa naik 100 persen,” kata Sarman, Kamis (23/5/2019).

Rata-rata pengunjung Tanah Abang pada hari biasa diperkirakan sekitar 140 ribu orang, dengan omzet Rp4 juta hingga Rp5 juta per kios. Sementara pada Ramadan, jumlah pengunjung bisa naik hingga 250 ribu orang dan omzet Rp10 sampai Rp15 juta.

Adapun total kios baik yang ada di Tanah Abang Blok A, Blok G, PGMTA, dan jembatan layang mencapai 11.000. Sehingga kerugian per harinya bisa mencapai Rp165 miliar.

“Konsumsi rumah tangga adalah penopang pertumbuhan ekonomi kita. Momen Ramadan dan Idulfitri sangat diharapkan mampu memberi kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi kita pada kuartal II/2019 sehingga bisa mencapai target tahun 2019 sebesar 5,3 persen,” tandas Sarman.
Kisah dua pedagang asongan masuk Istana


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...n-masuk-istana

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Kisah dua pedagang asongan masuk Istana Habibie: Persatuan bangsa tidak bisa ditawar

- Kisah dua pedagang asongan masuk Istana Tanpa dasar lebih kuat, pembatasan medsos itu politis

- Kisah dua pedagang asongan masuk Istana 7 Sektor perkasa lambungkan IHSG

Diubah oleh KASKUS.HQ
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
emoticon-Ngakak (S) agan beritagar gak doyan pertamax
Diubah oleh pusoko
presiden peduli korban, gabenernya sibuk pencitraan sama pelaku kerusuhan emoticon-Traveller
parah bener wowo pengikutnya
diundang ke istana Pleciden satunya gak pak? kan harusnya mereka yang kasih ganti rugi.. emoticon-Turut Berduka
Tetep cemungudh ea pak dagangnya ..
Quote:


Soalnya lbh pro ke yg tim demo yg katanya damai gan wkwkw emoticon-Malu emoticon-Ngakak
Mantap pak jokowi.
profile-picture
app.developer memberi reputasi
Ne presiden yg real JOKOWI kgak ada urusan ama perusuh yg koit ,ntu resiko mreka emoticon-I Love Indonesia (S)
profile-picture
app.developer memberi reputasi
Untuk ngga di undang datang ke Istana Kertanegara emoticon-Big Grin
Diubah oleh tiwer
kalo yg ngundang presiden kertanegara kira-kira dateng ngak
setiap manusia punya jalan hidup dan karma masing-masing. Sabar aja, mereka yang uda nyusahin idup orang (rusuh, ngebakar usaha orang lain) karmanya pait. terus semangat pak , semoga usaha barunya lancar dan lebih berkembang emoticon-Jempol
hhhhmmmm mau komen apa ya?
Semoga berkah bisa merintis usaha lagi dr awal.. Semangat emoticon-Belgia
profile-picture
genderwoo memberi reputasi


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di