alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ide Gila !! Mekanisme Pemilu Agar Tidak Chaos, Setuju Atau Tidak ?
4.7 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ce7c224d439727c3a711ae0/ide-gila--mekanisme-pemilu-agar-tidak-chaos-setuju-atau-tidak

Ide Gila !! Mekanisme Pemilu Agar Tidak Chaos, Setuju Atau Tidak ?



Ide Gila !! Mekanisme Pemilu Agar Tidak Chaos, Setuju Atau Tidak ?

Di tengah negara yang sedang pemilu namun sayang kandidatnya hanya dua maka yang terjadi rakyat akan terpecah menjadi dua kubu, bila dua kubu berseteru maka yang terjadi akan banyak trik yang membuat kerusakan karena banyak kekuatan yang bisa dikatakan politik uang akan semakin kencang. Hingga terciptalah mosi tidak percaya, lalu mereka yang tak mau kalah membuat negara menjadi chaos.

Ide Gila !! Mekanisme Pemilu Agar Tidak Chaos, Setuju Atau Tidak ?

Sebenarnya untuk menghindari hal itu di lain waktu bahkan bisa saja nanti presidennya bukan dari suku Jawa maaf bukan membawa masalah SARA terbesit ide yang cukup gila, bagaimana kalau di setiap provinsi mengangkat 1 kandidat calon Presiden.

Dalam sejarah Indonesia mempunyai 10 provinsi saja namun kemudian berkembang menjadi 34 provinsi, karena memang sahnya baru 34 sesuai dengan peta yang saya tampilkan hanya ada 34 provinsi karena ada 2 provinsi yang sudah deklarasi maka di perhitungan kali ini akan saya masukkan menjadi 36 Provinsi, asumsinya 5 tahun mendatang kemungkinan 2 provinsi ini bisa saja disahkan DPR. Tentu saja terlihat akan semakin banyak kandidat yang bertarung menjadi capres, lalu bagaimana dengan mekanismenya.

Ide Gila !! Mekanisme Pemilu Agar Tidak Chaos, Setuju Atau Tidak ?

Ke 35 provinsi ini akan terbagi menjadi 6 kelompok besar, maka dibuatlah pertandingan menentukan capres ini dimulai dari masing-masing provinsi yang memperebutkan jatah 1 kelompok besar.

Biar jelasnya seperti ini.

Kelompok 1 Provinsi di Pulau Sumatra

1. Aceh
2. Sumatera Utara
3. Sumatera Barat
4. Riau
5. Kepulauan Riau
6. Jambi
7. Bengkulu
8. Sumatera Selatan
9. Kepulauan Bangka Belitung
10. Lampung

Mereka akan pemilu dan menentukan 1 pilihan kandidat dengan suara terbanyak, menjadi pemenang dalam kelompok 1.

Kelompok 2 Provinsi Di Pulau Jawa

11. Banten
12. Jawa Barat
13. DKI Jakarta
14. Jawa Tengah
15. DI Yogyakarta
16. Jawa Timur

Mereka akan pemilu dan menentukan 1 pilihan kandidat dengan suara terbanyak, menjadi pemenang dalam kelompok 2.

Kelompok 3 Provinsi di Pulau Kalimantan

17. Kalimantan Utara
18. Kalimantan Barat
19. Kalimantan Tengah
20. Kalimantan Selatan
21. Kalimantan Timur

Mereka akan pemilu dan menentukan 1 pilihan kandidat dengan suara terbanyak, menjadi pemenang dalam kelompok 3.

Kelompok 4 provinsi Pulau Bali dan Kepulauan Nusa Tenggara

22. Bali
23. Nusa Tenggara Barat
24. Nusa Tenggara Timur

Mereka akan pemilu dan menentukan 1 pilihan kandidat dengan suara terbanyak, menjadi pemenang dalam kelompok 4.

Kelompok 5 Provinsi Pulau Sulawesi

25. Gorontalo
26. Sulawesi Utara
27. Sulawesi Barat
28. Sulawesi Tengah
29. Sulawesi Selatan
30. Sulawesi Tenggara
31. Sulawesi Timur

Mereka akan pemilu dan menentukan 1 pilihan kandidat dengan suara terbanyak, menjadi pemenang dalam kelompok 5.

Kelompok 6 Provinsi Di Pulau Maluku dan Pulau Papua

32. Maluku Utara
33. Maluku
34. Papua Barat
35. Papua
36. Teluk Cendrawasih

Mereka akan pemilu dan menentukan 1 pilihan kandidat dengan suara terbanyak, menjadi pemenang dalam kelompok 6.

Ide Gila !! Mekanisme Pemilu Agar Tidak Chaos, Setuju Atau Tidak ?

Setelah menjadi 6 kandidat dari masing-masing kelompok, barulah mereka akan bertarung kembali melalui pemilu hingga ada jumlah suara mencapai 50% pemilih maka langsung dikatakan pemenangnya, kalau setiap kandidat tidak mencapai 50% maka akan di peroleh 3 besar nama kandidat yang akan di lakukan pemilihan lagi secara nasional.

Contoh :

Kelompok 1 nama : Nurhadi jumlah suara 50%.

Kelompok 2 nama : Aldo jumlah suara 11%.

Kelompok 3 nama : Steven jumlah suara 10%.

Kelompok 4 nama : Gerald jumlah suara 10%.

Kelompok 5 nama : Christiano jumlah suara 9%.

Kelompok 6 nama : Ronaldo jumlah suara 10%.

Maka mutlak pemenangnya sebagai Presiden adalah Nurhadi dan kandidat pemenang kedua Aldo menjadi Wakil Presiden.

Namun Bila seperti ini :

Kelompok 1 nama : Nurhadi jumlah suara 30%.

Kelompok 2 nama : Aldo jumlah suara 25%.

Kelompok 3 nama : Steven jumlah suara 15%.

Kelompok 4 nama : Gerald jumlah suara 10%.

Kelompok 5 nama : Christiano jumlah suara 10%.

Kelompok 6 nama : Ronaldo jumlah suara 10%.

Maka 3 kandidat dengan perolehan suara terbanyak akan ada pemilihan ulang. Yaitu Nurhadi, Aldo dan Steven.

Pemenang suara terbanyak akan menjadi Presiden sedangkan suara terbanyak kedua akan menjadi Wakil Presiden.

Ide Gila !! Mekanisme Pemilu Agar Tidak Chaos, Setuju Atau Tidak ?

Siapapun bebas yang ingin mendaftarkan diri menjadi Calon Presiden, mau itu dari partai maupun kandidat yang di usung oleh rakyat tanpa partai alias independent, atau Gubernurnya yang diajukan menjadi capres ya monggo saja.

Pastinya akan banyak dana yang terkuras untuk itu 1 periode kepemimpinan bisalah di mark up jadi 7-10 tahun untuk satu periode.

Hmmm... Bagaimana ide gila ini, nampaknya kalau sukses dilakukan hal ini menurut saya akan benar-benar adil karena setiap provinsi punya kandidatnya masing-masing, bahkan bisa jadi kedepannya Presiden Pilihan Rakyat bukanlah dari monopoli suatu suku saja.

Bila ada elite politik yang setuju ide gila ini saya hanya menyampaikan terima kasih bila ide ini dibawa hingga ke Mahkamah Konstitusi dan menjadi bagian dari Pemilu, setidaknya saya bangga telah memberikan ide untuk bangsa ini.

Nah bagaimana nih pendapat agan dan sista semua, silahkan komentar, beri TS cendol, follow, rate bintang 5, dan tentu juga jangan lupa share and like karena semua itu gratis !! 

emoticon-nyantai

c4punk@2019

Gambar google
referensi

GIF





Polling
230 Suara
Mekanisme Pemilu Yang TS Ajukan Setuju Atau Tidak?  
profile-picture
profile-picture
profile-picture
davecchio dan 16 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh c4punk1950...
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 11
Sepertinya bagus dan layak diaplikasikan. Biar tidak seperti sekarang, bisa suka presidennya tapi gak suka wapresnya.
Tapi kan jumlah penduduk terkonsentrasi di Jawa, lalu calon dari luar jawa terutama papua maluku kasihan dong.
emoticon-Goyang

profile-picture
profile-picture
hyperzectrooper dan Justika1118 memberi reputasi
Diubah oleh saya.kira
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Quote:


Nanti di pemilihan nasional bisa saja suara mereka meningkat karena pas debat capres karakternya lebih bagus dan visi misinya lebih keren..

Karena sebenarnya tidak mencari kandidat asli dari daerah mereka juga, bisa jadi cak dave asli Australia jadi capres karena sudah WNI jadi londo kampung emoticon-Leh Uga
Diubah oleh c4punk1950...
Mlah masyarakat mkin terkotak kotakan gan... Politik identitas mkn menjadi...

Inget, kita milih presiden/wapres berdasarkan kemampuan mreka menjalankan pemerintahan, bkn berdasarkan suku,ras,agama

Just my opinion

emoticon-I Love Indonesia (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Mirana11 dan 19 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh gagoblokgabener
Quote:


Tetep aja gan,kan 3 calon yang maju ke tahap selanjutnya. Artinya 3 calon dari daerah berpenduduk rendah berpeluang sebagai tim hore doang.
Diubah oleh saya.kira
Quote:


Setuju...tapi inget di provinsi2 tersebut juga multi kultur siapa tahu yg diangkat bukan putra daerahnya tapi putra daerah lain yg sudah menetap lama disana... Namun di dukung oleh mereka baik dari partai atau dari masyarakat...

Contoh : ada bule yang loyal sama negara ini sudah generasi ke 7 jadi WNI, KTP pun WNI punya kualitas masuk kandidat capres... jadi londo kampung...

Sah2 saja kan.. 😊
profile-picture
profile-picture
khadapy94 dan gagoblokgabener memberi reputasi
Quote:


Ketika sudah debat capres bukan kedaerahan lagi yang dilihat tapi visi dan misi capresnya, mungkin kampanye identitas akan ada tapi kalau masyarakatnya cerdas sudah tak laku lagi sepertinya karena saat ini banyak orang juga nikah lintas suku..bahkan negara..
Diubah oleh c4punk1950...
pendidikan politik nya engga rata gan, n memperuncing gesekan sara krn kepulauan..
menurut w, dr tingkat kecil ky desa aj metode pemilihan pemimpin diantara mereka aj berbeda2. dlm bentuk besar seindonesia, udh simple satu orng pny hak satu suara, setara, seorang presiden y hakny 1 suara, seorang pengemis pny hak 1 suara.
utk kestabilan, baiknya 10th sekali ad smcm referendum memilih gbhn/visi bangsa hasil rumusan mpr. nha 5th sekaliny memilih presiden/eksekutor utk jalan k visi bangsa tsb n dpr dpd sbg legislator n wakil rakyat.
Mhn mf gacoran ga jelas w
profile-picture
profile-picture
profile-picture
khadapy94 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh flyingfire
Quote:


Gpp.. Om itu kan pentingnya diskusi... Toh saya mengeluarkan ide opini sendiri... Tentu saja tidak lngsung diterima.. Atau ada jg yg setuju....

Ini lah demokrasi..
profile-picture
hyperzectrooper memberi reputasi
Yang pasti tambah bikin pusing dan bisa2 lima tahun ngurusin pemilu terus..
Anggaran negara juga makin trkuras..
Quote:


Pmilu nya 10 tahun sekali.. emoticon-Leh Uga
Maaf om gan, mungkin ane ada yg kelewat baca.
Pada wacana ini, pemilih nya individu warga negara atau kepala daerah provinsi?
Kalo warga negara yg milih, paslon dari regional Jawa bakal punya kesempatan menang lebih besar dong?


Orang gilanya ntar makin banyak dong
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan samc01 memberi reputasi
Hmm.. Mau gimana tetap rusuh. emoticon-Traveller
Huftt.. Post ke 3000 emoticon-Leh Uga
kalo udh e-voting mungkin bisa di gunakan gan tapi kalo sekarang terlalu banyak biaya yang di keluarkan emoticon-Shakehand2
Mau milih presiden atau indonesian idol om?
profile-picture
samc01 memberi reputasi
Ah elah
Menurut ane simpelnya
Presidential threshold
Diturunin biar next time
Bisa muncul lbh dari 2 capres
Spy ga terjadi polarisasi yg ekstrim
Kyk 2019 ini

Sebaliknya
Parliamentary threshold
Menurut ane dinaikan supaya kualitas
DPR juga meningkat daya saingnya
Ya katakanlah jadi 7%

emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Touristc dan 6 lainnya memberi reputasi
entahlah gan, menurut ane apapun mekanismenya tetap berpotensi untuk chaos selama masih ada hal yang bisa mengkotak2kan masyarakat. Untuk meminimalisir itu, ane lebih sepakat untuk meningkatkan secara maksimal pemahaman masyarakat aja, biar lebih terdidik dan terbuka sedikit kepalanya...

Semoga negara kita tetap aman dan tentram emoticon-I Love Indonesia (S)
apapun mekanisme nya, selama orang yg kaga dewasa yg nyapres, kaga bakal beres
ane hargain usaha ts yg sudah membagikan gagasan nya tapi ane harap "gagasan yg sangat tidak memiliki intelegensi dan tidak memiliki structure yg matang seperti ini tidak akan pernah terwujud di negara indonesia"

alasannya: masyarakat akan semakin terkotak-kotak

jelas akan memperuncing gesekan antar daerah dimana setiap daerah memiliki "kepentingan" masing2

sistem pemilihan yg tidak fair

kerawanan kerusuhan dan pemisahan diri stiap daerah dari NKRI jika ditunggangi suatu kelompok.

sistem pemilihan saat ini sudah cukup , hanya perlu perbaiki pengelolaan dan syarat menjadi calon presiden agar miliki kompetensi yg cukup
profile-picture
salambabaris memberi reputasi
Halaman 1 dari 11


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di