alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS punya fitur baru: MENTION! Berkomunitas jadi makin seru! Cekidot!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bulog Klaim Mampu Serap Beras Sesuai Harga Pemerintah
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cdd875468cc953eb9359182/bulog-klaim-mampu-serap-beras-sesuai-harga-pemerintah

Bulog Klaim Mampu Serap Beras Sesuai Harga Pemerintah

Spoiler for klaim melulu:


Lebih besar keinginan daripada kemampuan. Kira-kira begitulah yang terjadi pada Perum Bulog saat ini.

Perusahaan pelat merah pimpinan eks Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso itu optimistis masih bisa menyerap beras dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yang saat ini masih di level Rp4.030 per kg. Sayangnya, optimisme tersebut terdengar seperti kelewat percaya diri. Faktanya, serapan beras oleh Bulog masih minim.

Rasanya kita semua sama-sama paham, dikebirinya tugas pelayanan publik alias public service obligation (PSO) Bulog membuat keadaan BUMN itu berada dalam keadaan “genting”. Sinyalemen melempemnya Bulog sudah mulai terlihat jelas. Tentu kita ingat target pengadaan beras oleh Bulog tahun 2019 sebesar 1,8 juta ton.

Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya masih bisa menyerap gabah sesuai dengan harga acuan atau HPP fleksibilitas 10%, yakni Rp4.030 per kg dan beras Rp8.060 per kg. Ia mengklaim perseroan dapat menyerap gabah antara 10.000 ton—13.000 ton per hari.

Bachtiar menambahkan, meskipun harga gabah terus naik menjelang panen gadu, penyerapan Bulog tidak akan terganggu. Ia bilang perusahaan pihaknya diberikan amunisi lain berupa penyerapan beras dan gabah dengan skema komersial, yaitu mengikuti harga pasar.

Dalam skema ini, beras akan diserap sebagai kategori premium, tetapi seandainya dilepas sebagai cadangan beras pemerintah (CBP) akan digantikan selisih harganya.” Misalkan situasi harga naik terus kami bisa beli komersial, tetapi lebih kepada buy to sell pengadaannya. Itu pun sudah berjalan. Beras premium kami kan komersial,” katanya.

Dengan skema pembelian beras dan gabah secara komersial, ada kemungkinan stok beras komersial Bulog akan membludak. Saat ini mereka masih punya stok beras di gudang-gudang penyimpanan sebanyak 2,1 juta ton. Sebanyak 1,8 juta di antaranya merupakan sisa impor tahun lalu yang belum disalurkan. Sementara itu, pengadaan gabah setara beras tahun ini telah mencapai 430.024 ton.

Sumber

Target pengadaan sampai dengan akhir Mei 2019 dipatok sebesar 1,6 juta ton. Meskipun penyerapan masih lemah, baru 24% per 15 Mei 2019, Bachtiar tetap meyakinkan bahwa target optimistis tercapai.

Bachtiar berdalih angka serapan itu tidak dapat dibilang rendah, memginat mereka baru efektif menyerap pada 2 bulan terakhir. “Antara Januari—Februari kosong [tidak ada panen]. Lagipula stok kami sekarang 2,1 juta ton, itu pun tidak melambatkan penyerapan, karena tetap kami serap.”

Spoiler for keinginan vs kemampuan:
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di