alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Education /
Pengertian dan Contoh Karangan Narasi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cdd0edd10d2955b5c0e0eb0/pengertian-dan-contoh-karangan-narasi

Pengertian dan Contoh Karangan Narasi

Memahami Pengertian Narasi
contohsoal.co.id - Ada juga orang yang menjelaskan bahwa cerita itu adalah esai yang dideskripsikan berdasarkan alur atau alur surat kabar, di mana ada peristiwa, karakter, dan konflik.
 Pengertian dan Contoh Karangan Narasi
Sebuah cerita dapat berisi cerita tentang peristiwa (cerita penjelasan) atau cerita fiksi (cerita sugestif).
Tujuan pembuatan cerita narasi adalah:
[ul]
[li]Kirimkan informasi sehingga Anda dapat meningkatkan pengetahuan atau pemahaman audiens (Pendengar).[/li]
[li]Untuk dapat berbagi pengalaman, sehingga masyarakat dapat memperoleh inovasi dan berbagi pengalaman.[/li]
[li]Tawarkan hiburan positif kepada publik.[/li]
[/ul]
Karakteristik dan jenis cerita.
Jenis-jenis cerita dari jenis yang berbeda, yang meliputi: cerita informatif, ruang pameran, cerita sugestif dan artistik. Mirip dengan karakteristik sebuah cerita, di sini adalah gambaran umum tentang karakteristik dan tipe cerita.
Karakteristik narasi :
[ul]
[li]Terkesan lebih untuk menonjolkan elemen dari suatu tindakan dan juga suatu tindakan.[/li]
[li]Terikat dalam deret waktu yang jelas[/li]
[li]Pengaturan ini secara kronologis ditekankan.[/li]
[li]Sebagian besar lebih fokus pada jawaban tentang apa yang sebenarnya terjadi.[/li]
[li]Mayoritas lebih mengandalkan pengalaman penulis.[/li]
[li]Ada banyak konflik. Kalau ceritanya kurang menarik tanpa konflik.[/li]
[li]Sebagian besar memiliki bentuk hal yang nyata (fiksi) tetapi kadang-kadang dapat berupa nonfiksi atau kombinasi keduanya.[/li]
[li]Memiliki nilai estetika, yang berarti bahwa penulis memiliki lebih banyak kebebasan untuk mengekspresikan kreativitas ketika memilih gaya bahasa atau ekspresi (diksi).[/li]
[/ul]
Jenis teks narasi
1. Narasi informatif
Naratif informatif adalah cerita yang memiliki tujuan yang benar untuk mentransmisikan informasi tentang suatu peristiwa atau masalah yang berguna untuk memperluas, melipatgandakan atau meningkatkan pengetahuan orang lain tentang cerita seseorang.
2. Narasi ekspositori.
Naratif ekspositif adalah serangkaian cerita yang menceritakan kisah seseorang dengan cara yang sangat informatif, sehingga pembaca dapat dengan mudah dan jelas memahami apa yang sedang dibahas atau diceritakan.
Biasanya, seorang penulis dalam narasi ekspositori menceritakan suatu peristiwa yang ada berdasarkan fakta.
Aktor yang paling menonjol dalam cerita penjelasan ini biasanya hanya satu orang. Seperti kisah seorang aktor yang menceritakan kehidupannya dari awal hidupnya hingga akhir hidupnya.
Cerita penjelasan ini juga mendapatkan keindahan dari sebuah pameran (menulis singkat, ringkas, jelas, tepat atau logis) yang juga berlaku saat menulis cerita penjelasan.
Kebijakan ini juga terkait dengan penggunaan bahasa yang nyata atau berdasarkan fakta (logis), sehingga jenis cerita ini tidak bisa mengandung unsur-unsur yang sugestif atau objektif.
3. Narasi artistik
Narasi artistik adalah cerita yang bertujuan untuk menyampaikan pesan tersembunyi yang diketahui penulis dan yang dikirim ke pembaca atau pendengar, memberi kesan pada pembaca bahwa ia melihat bahwa itu nyata.
4. Narasi sugestif
Naratif sugestif adalah cerita yang ditulis berdasarkan hasil imajiner, imajiner atau imajiner seorang penulis untuk memberikan pembaca tujuan tertentu.
Sehingga pembaca seolah terkesan dan terlibat dalam sebuah cerita. Jenis cerita ini biasanya dapat ditemukan dalam cerita pendek, cerita, dongeng atau novel.
Cara menulis narasi
Pertama cari dan tentukan topik dan pesan yang ingin Anda sampaikan
Keduanya menentukan tujuan pembaca dengan esai.
Ketiga, buat desain tentang acara utama dalam bentuk plot sesuai dengan program yang ingin Anda visualisasikan
Tiga rangkaian rangkaian peristiwa besar ini menjadi bagian yang berbeda: pembukaan atau pembukaan, pengembangan, dan akhir cerita.
Ketiga, detail atau nyatakan peristiwa penting secara detail untuk dijadikan cerita pendukung.
Keempat, mengatur skema, karakter, plot, latar belakang dan sudut pandang.
Kelima memahami dan memahami aturan penilaian dalam semua arti cerita.
Contoh Karangan Narasi
Berikut di bawah ini adalah beberapa contoh karangan narasi :
Contoh cerita esai tentang lingkungan.
Tepat jam 6:00 pagi, saya terbangun, diiringi suara nyanyian ayam seakan sedang bernyanyi sambil membangunkan orang yang masih tertidur. dan aku bisa melihat burung terbang dari sarangnya untuk makan. Dari timur matahari menyapa saya dengan malu-malu untuk menunjukkan cahaya. Saya berjalan ke halaman depan rumah tepat di depan saya. Ada jalan besar untuk lalu lintas dari kejauhan. Tampaknya ladang petani yang ditanami padi masih hijau. Mereka terlihat sangat segar, cantik, dan damai. Seorang petani yang membajak ladangnya yang tidak ditanami tanaman juga terlihat dari kejauhan, dan ada juga petani yang mencari rumput untuk memakan hewan peliharaan mereka, seperti kambing, sapi, dan kerbau. Populasi rata-rata tambang berasal dari petani.
Pagi ini dia sangat sibuk, di jalan "ibu terlihat berjalan ke pasar untuk menjual sayuran, tetangga saya adalah peternak itik yang tidak kalah sibuk dengan orang." Pagi-pagi, dia berjalan melalui kawah di sawah untuk mencari makanan, bebek pintar berbaris rapi ke gembala. Itu adalah pemandangan yang sangat menarik yang kita lihat ketika kita bangun.
Di kebun rumah kakek saya, menghadap ke timur, ada pohon rindang, ada pohon mangga yang sangat tebal, selain pegangan sebelah kiri, potehon juga bisa menjadi pohon jambu biji yang belum subur karena belum musim Dan di sisi kanan rumah ada rambutan yang buahnya sangat manis. Sungguh pemandangan indah yang sangat indah dan damai ini adalah tempat tinggal kakek saya dan tempat kelahiran saya. Kota yang disebut NAMBAHDADI ini adalah tempat yang paling sering saya kunjungi ketika sedang berlibur. Selain bisa bertemu kakek-nenek saya, saya juga bisa melihat pemandangan yang indah dan damai.
Contoh esai naratif tentang liburan.
Pengunjung ke pantai cantik, terutama saat berlibur. Karena selama liburan biasanya ada banyak pengunjung yang datang sendirian bersama keluarga untuk bermain, mengunjungi kuliner atau menunggang kuda di pantai.
Matahari mulai terbit dan matahari membakar hingga membakar kulit. Saya mulai pergi ke tempat teduh untuk menghindari matahari. Orang-orang yang telah berada di sekitar pantai sejak mereka tidak lagi terlihat. Saya tidak merasa bahwa saya telah bermain selama hampir tiga jam, duduk di pantai, dan harus segera kembali ke penginapan. Saya sangat senang bisa pergi ke pantai untuk menikmati suasana indah di pantai.
Sumber : https://contohsoal.co.id/contoh-karangan-narasi/


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di