alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS punya fitur baru: MENTION! Berkomunitas jadi makin seru! Cekidot!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jadi Korban Hoaks Pilpres 2019, Media Internasional Al Jazeera Tempuh Jalur Hukum
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cdce082337f9315a708b790/jadi-korban-hoaks-pilpres-2019-media-internasional-al-jazeera-tempuh-jalur-hukum

Jadi Korban Hoaks Pilpres 2019, Media Internasional Al Jazeera Tempuh Jalur Hukum

Jadi Korban Hoaks Pilpres 2019, Media Internasional Al Jazeera Tempuh Jalur Hukum


Pekan ini, warga Indonesia sempat dibuat geger lantaran salah satu media network kenamaan yang berbasis di Doha, Qatar, yaitu TV Al Jazeera menanyangkan video berisi kecurangan pemilu Indonesia. Video yang sudah terlanjur beredar tersebut juga memuat narasi-narasi yang berbau negatif dan provokatif.

Bahkan salah satu narasi siaran tersebut mengatakan dengan jelas bahwa Presiden Indonesia Joko Widodo telah merusak citra Indonesia di dunia karena dianggap telah mempertontonkan pemilu yang curang. Lebih lanjut, pihak tuduhan kecurangan ini disebut sebagai simbol matinya demokrasi di Indonesia.

Tayangan berbahasa Arab tersebut juga sempat mempertontonkan potongan salah satu adegan wawancara yang dilakukan Wakil Ketua DPR RI yaitu Fahri Hamzah. Dalam video tersebut, nampak wakil ketua DPR RI dan petugas Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menghambur-hamburkan lembaran-lembaran yang mirip dengan formulir C1.

Video itupun sempat tersebar di platform-platform media sosial, seperti YouTube. Channel YouTube bernama "Erdogan Indonesia" juga sempat mengunggah video tersebut dengan judul "Siaran Kecurangan PILPRES TV Al-Jazeera!!!".



Akun Erdogan Indonesia menambahkan pernyataan agar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, yaitu Wiranto menutup TV Al Jazeera karena video kecurangan pemilu Indonesia sudah menyebar ke seluruh dunia. Namun video tayangan TV Al Jazeera yang sempat diunggah akun Erdogan Indonesia sudah dihapus dari platform Youtube.

Pihak Al Jazeera akhirnya mengklarifikasinya dengan mengeluarkan pernyataan sebagai berikut:

Sehubungan dengan tersebarnya sebuah video berjudul "Siaran Kecurangan Pilpres TV Al Jazeera" di media sosial maupun aplikasi percakapan, Al Jazeera Media Network Biro Jakarta bermaksud menyampaikan keterangan sebagai berikut:

1. Al Jazeera Media Network menyesalkan beredarnya video "Siaran Kecurangan Pilpres TV Al Jazeera" karena menggunakan tayangan berita Al Jazeera Media Network yang telah diedit dan diberi caption di luar konteks berita sehingga dapat membingungkan penontonnya.

2. Al Jazeera Media Network selalu berpegang kuat pada prinsip obyektifitas dan cover both sides dalam setiap peliputan termasuk pada penyelenggaraan Pemilihan Umum Indonesia 2019.

3. Al Jazeera Media Network mengimbau semua pihak untuk menggunakan situs maupun akun media sosial resmi kami agar terhindar dari konten hoax atau informasi yang menyesatkan dengan mengatasnamakan Al Jazeera Media Network.

4. Peristiwa ini merupakan kali kedua menimpa Al Jazeera Media Network sepanjang Pemilihan Umum 2019 sehingga kami mempertimbangkan untuk menggunakan langkah hukum terhadap pihak yang berupaya merusak kredibilitas media kami dengan menyebar konten hoax atau informasi menyesatkan dengan mengatasnamakan Al Jazeera Media Network.
Demikian pernyataan ini kami sampaikan. Terima kasih.

Sohaib Jassim
Kepala Biro Jakarta
Al Jazeera Media Network


Al Jazeera menekankan berencana mengambil langkah hukum terkait dengan beredarnya konten dan informasi menyesatkan yang mengatasnamakan Al Jazeera. Sohaib menuturkan medianya sudah dua kali menjadi korban dari pihak penyebar konten hoaks Pemilu 2019. []



Sumber 

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Kalo ga hoax ga makan
modar emoticon-Leh Uga modarr
Karungin lagi
Gpp biar polisi ad kerjaan!
profile-picture
eggnostick memberi reputasi
mungkin perlu ada penjara khusus kejahatan hoaks oleh nasbung.

sehingga nasbung2 bisa berkumpul dengan sesamanya
Mammpus sih fahri memeq
erdogan lovers di indonesia = orang pks = darimana datangnya fitnah? emoticon-DP

lingkaran setan
Media ini gak klarifikasi dulu apa ya??? Main sebar berita gak jelas....

Harusnya pemerintah indonesia juga menuntut ini media...


emoticon-Blue Guy Bata (L)
kader pkshit palingan nihemoticon-Ngakak
diawali hoax oleh wowok klaim menang pidato 3x
Diubah oleh hawk
Ternyata hanya video editan yg kontennya diambil dr al jazeera. Kirain beneran al jazeera kena tipu sebuah sumber gaje
profile-picture
eggnostick memberi reputasi
Balasan post gunliejack
Quote:


Baca dulu sampe kelar gan.
Itu ada yg nyebar hoax menggunakan konten video al jazeera, tapi diedit sedemikian rupa. Jadi al jazeera bukan penyebar hoaxnya, cuma ada kontennya yg dipakai sbg bahan hoax
profile-picture
eggnostick memberi reputasi
Kali ini yang nuntut pihak internasional yang ngga ada hubungannya ama pilpres.

Hoax 02 goes international !!!
Hoax halal buat kampret..



Eiffel tower emoticon-Perancis emoticon-Perancis emoticon-Perancis
media kafeer ini, gak sejalan dengan nafsu zombie monalism yang gak punya fikiran. laaatttzzzzkarrrrr...
Balasan post angelinawhite
termasuk penyebar hoax ni TV coba baca dengan baik :

1. Al Jazeera Media Network menyesalkan beredarnya video "Siaran Kecurangan Pilpres TV Al Jazeera" karena menggunakan tayangan berita Al Jazeera Media Network yang telah diedit dan diberi caption di luar konteks berita sehingga dapat membingungkan penontonnya.

di menayangkan kecurangan pilpres yang belom tentu kebenarannya,dia menayangkan berita Al jazeera media network yang telah di edit.

intinya menayangkan sesuatu tanpa di check kebenaran nya dulu itu adalah kesalahan fatal suatu media berita,terlepas dari siapa yang edit berita di Al jazeera media network itu yang mau ci check oleh Al jazeera

ya cari kambing Hitam lah..
Ah rugi, kan mereka ga percaya hukum
Ga jauh2 tuh pelakunga. Sapiiiii...
1 day
1 hoax
ngak ada tobatnya, ngak tau malu pula, sendiri curang, malah nuduh orang lain
ada kampret yang lagi panas dinginemoticon-Shutup
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di