alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ramai-ramai Kompak Tolak People Power di Penjuru Negeri
5 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cdcc71710d295148f1ab72f/ramai-ramai-kompak-tolak-people-power-di-penjuru-negeri

Ramai-ramai Kompak Tolak People Power di Penjuru Negeri

Jakarta - People power didengungkan oleh beberapa pihak menyikapi hasil pemilu. Kompak, masyarakat ramai-ramai tolak seruan itu.

Dalam catatan detikcom sepekan terakhir, Kamis (16/5/2019), penolakan seruan people power menggema dari penjuru negeri. Berikut di antaranya:

1. Jawa Barat
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyatakan gerakan people power haram apabila mengandung unsur inkonstitusional. MUI meminta warga khususnya masyarakat di Jabar untuk tidak ikut-ikutan gerakan tersebut.

Mengingatkan untuk menyikapi situasi yang berkembang pada hari ini, di negara bangsa yaitu tentang pilpres dan pileg, nampaknya banyak pernyataan yang tidak sesuai dengan bukti. Oleh karena itu ajakan apa pun yang istilahnya people power, itu jangan diikuti, itu hanya perbuatan yang mencoba menggiring atau membuat sebagian masyarakat untuk terbawa arus," tutur Ketua MUI Jabar Rachmat Syafei.

2. Maros, Sulsel
Sejumlah anggota dan pimpinan DPRD Maros, Sulawesi Selatan, membacakan deklarasi penolakan segala bentuk gerakan inkonstitusional yang mendelegitimasi Pemilu 2019. DPRD Maros menolak gerakan people power.

"DPRD Maros menolak gerakan people power dan tidak setuju dengan adanya gerakan inkonstitusional. Mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan keutuhan NKRI pascapemilu," kata Wakil Ketua DPRD Maros Andi Patarai Amir.

3. Banyuwangi
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banyuwangi menyerukan perdamaian pascapemilu 2019. Masyarakat diharapkan bisa menghormati tahapan-tahapan Pemilu yang masih berjalan hingga saat ini.

Menurut Ketua FKUB Banyuwangi KH Muhammad Yamin, seruan dan ajakan people power yang muncul pascapemilu meresahkan masyarakat. Apalagi ajakan dan seruan ini muncul pada bulan Ramadhan, yang seharusnya masyarakat tenang menjalankan ibadah dan menahan amarah dalam puasa.

"Tidak tepatlah jika harus ada people power. Tujuannya untuk menekan siapa? Tahapan Pemilu sedang berlangsung hingga 22 Mei nanti pas ada pengumuman. Hendaknya kita menghormati hasil demokrasi ini," ujarnya kepada detikcom, Rabu (15/5/2019).

4. Bogor, Jabar
Menjelang pengumuman hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019 pada 22 Mei mendatang, Ketua Pengurus Cabang Nahdathul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor, KH Romdhon, mengimbau kepada masyarakat agar tidak turut serta dalam aksi "People Power".

"Saya Ketua PCNU Kabupaten Bogor mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada KPU dan Bawaslu yang telah menyelenggarakan tahapan pemilu dengan jujur, adil dan sukses," kata Romdhon

5. Bojonegoro, Jatim
MUI Bojonegoro dan kiai serta ulama di Bojonegoro menolak rencana aksi people power yang akan dilakukan pihak tertentu, terkait hasil Pemilu 2019. Melihat kondisi ini, MUI Bojonegoro juga akan memprioritaskan konsolidasi peran organisasi di tahun politik 2019.

Ketua MUI Bojonegoro KH Djauhari Hasan mengajak tokoh agama agar mengimbau seluruh organisasi kemasyarakatan Islam dan organisasi kepemudaan serta seluruh warga saling menghormati, menyatukan perbedaan serta menghindari people power.

"Mari saling menghormati, dan menghindari people power," terang Kiai Jauhari Hasan saat menggelar pertemuan di Ponpes Al Rhosyid Dander.

Baca juga: PAN: Kenapa Desmond Sering Nyerang Amien Rais?

6. Ciamis, Jabar
Sejumlah tokoh di Ciamis angkat suara mengenai isu gerakan people power. Salahsatunya Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana. Setengah becanda, Nanang mengajak masyarakat mending nonton Power Rangers daripada ikut-ikutan people power.

"People power yang mana lagi? People power itu 17 April untuk menegakkan kekuasaan, untuk memilih siapa yang berkuasa memimpin negeri ini, sudah selesai," tandas Nanang.

7. Madiun
Isu people power membuat para kiai dan pesilat di Kabupaten Madiun angkat suara. Deklarasi menolak gerakan people power telah mereka lakukan.

"Terus terang propaganda people power yang terus didengungkan pihak yang tidak bertanggung jawab itu sangat merugikan banyak pihak. Maka dari itu kami sepakat menolak gerakan people power yang santer di dengungkan," kata KH Hakim Azizi mewakili para kiai di Kabupaten Madiun.

8. Indramayu
Seruan penolakan gerakan people power kian masif. Di Kabupaten Indramayu, sejumlah tokoh agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak gerakan tersebut.

Ketua MUI Kabupaten Indramayu Satori mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kerukunan antar umat beragama. Satori meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan gerakan people power yang digaungkan untuk menolak keputusan hasil Pemilu 2019.

"Soal adanya people power itu, MUI menolak dengan tegas. Kami mengajak masyarakat agar tidak ikut-ikutan people power, karena akan berdampak menimbulkan banyak korban, baik korban jiwa, masyarakat, perekonomian dan sebagainya," ucap Satori.

9. Jombang
Sejumlah orang yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Jombang (GMPJ) menggelar aksi damai menolak wacana people power. Warga Kota Santri menilai rencana pengerahan massa yang digaungkan Amien Rais itu keliru. Karena Pemilu 2019 telah diselenggarakan KPU dengan jujur dan adil.

"Gerakan Masyarakat Peduli Jombang menyuarakan hanya satu yang kami tegaskan, yaitu menolak people power yang digerakkan saudara Amien Rais. Karena Pemilu ini sudah diselenggarakan dengan jujur, adil," kata Koordinator Aksi Damai GMPJ, Joko Fattah Rochim kepada wartawan di lokasi, Selasa (14/5/2019).

10. Cirebon
Tokoh agama di Kabupaten Cirebon menolak gerakan people power terkait hasil Pemilu 2019. People power dianggap gerakan yang memicu perpecahan antar kelompok masyarakat di Indonesia.

Ketua Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cirebon KH Wawan Arwani Amin mengimbau agar masyarakat Cirebon tak terpancing dengan seruan gerakan people power. "Gerakan people power ini berpotensi memecah belah bangsa. Secara tegas kami menolak," kata Wawan
Baca juga: Sandiaga Janji Dampingi Prabowo Sampai Titik Darah Penghabisan

11. Purworejo
Para ulama, tokoh masyarakat, MUI, KPU, Bawaslu hingga timses 01 dan 02 bersama Forkompimda Purworejo menolak gerakan people power. Adanya gerakan people power pasca Pemilu 2019 sangat meresahkan. Tokoh-tokoh daerah menganggap hal tersebut sebagai tindakan inkonstitusional.

"Tidak ada people power, kita semua sepakat untuk menjaga kebersamaan dan kondusivitas demi menjaga keutuhan NKRI," kata salah satu tokoh agama sekaligus timses 02, Rosyid di sela-sela acara, Selasa (14/5/2019) petang.

12. Madiun
Wali Kota Madiun Maidi bersama ulama mengajak masyarakat menjauhi dan menolak isu people power. Kota Madiun yang penuh kharismatik tidak ingin terprovokasi isu-isu yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Yang jelas kita sinergi dengan Forkompinda Kota Madiun dalam menjaga situasi yang kondusif dan sepakat menolak kegiatan people power," ujar Maidi kepada wartawan di kantornya Selasa (14/5/2019).

13. NTT
Sejumlah tokoh agama di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berbatasan dengan Timor Leste, mengajak seluruh masyarakat di Indonesia, khususnya di NTT, tidak terpancing wacana people power yang saat ini sedang beredar di masyarakat umum. Mereka menilai isu people power itu sengaja dimunculkan oleh para elite politik bangsa ini dengan tujuan memecah belah bangsa.

"Sebagai salah satu tokoh agama di Belu, saya mengimbau kepada seluruh umat di NTT, khususnya di Atambua, untuk tidak terprovokasi atau terpengaruh dengan berbagai isu yang berkaitan dengan people power yang ke depannya dapat merusak keharmonisan bangsa," kata Pastor Paroki Gereja Santa Stela Maris, Pastur Yoris Samuel.

14. NTB
Ra'is Syuriah PWNU NTB TGH Lalu Turmudzi Badaruddin yang juga merupakan pengasuh Ponpes Qamarul Huda, menolak aksi "people power" terkait kabar kecurangan dalam pesta demokrasi Pemilu Serentak 2019.

"Kita menolak, dan mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa," kata TGH Lalu Turmudzi Badaruddin yang ditemui wartawan ketika menghadiri acara silaturahmi ulama Se-Nusa Tenggara Barat, di Hotel Lombok Raya, Mataram.
Ramai-ramai Kompak Tolak People Power di Penjuru NegeriAliansi Mahasiswa Cinta NKRI tolak people power (ist.)

15. Bangkalan
Para tokoh agama di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, sepakat menolak gerakan people's power yang disampaikan pendukung pasangan calon Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, karena hal itu dinilai bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan dan asas demokrasi Pancasila.

"Terkait dengan rencana gerakan people's power saya menyatakan menolak tegas dan tidak setuju dengan rencana itu, karena selain rentan terjadi perpecahan, cara-cara ini juga tidak baik," kata Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cabang Bangkalan, KH Makki Nasir, di Bangkalan.

16. Purwokerto
Gerakan "people power" atau pengerahan kekuatan massa sangat berbahaya bagi kepentingan bangsa dan negara, kata Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Dr. Anjar Nugroho.

"Saya kira ini (people power, red.) hanya semacam gertakan saja dari pihak-pihak yang secara politik memang sampai saat ini belum tersampaikan maksudnya. Ini terkait dengan konteks Pemilu Presiden dan Wakil Presiden kan," katanya di Purwokerto.

17. Semarang
Para tokoh agama di Kota Semarang menolak ajakan gerakan "people power" sebagai bagian dari penolakan hasil Pemilu 2019 yang akan diumumkan KPU pada 22 Mei. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Semarang K.H. Anasom di Semarang, Selasa, meminta masyarakat jangan sampai terprovokasi dengan gerakan "people power".

"Masyarakat harus bahu-membahu mempertahankan persatuan dan kesatuan NKRI, jangan sampai terpecah karena 'people power'," katanya.

18. Banyumas
Gerakan "people power" yang kontraproduktif atau tidak menguntungkan merupakan tindakan bertentangan dengan ajaran agama Islam, kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas Kiai Haji Khariri Shofa.

"'People power' biasa diartikan pengerahan massa. Pengerahan massa itu kalau dalam pengertian yang biasa berlaku sangat tergantung siapa yang mengatakan tujuannya untuk apa, lalu caranya bagaimana," katanya di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa.

Banjarmasin
Sejumlah tokoh agama di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan menolak ajakan people power yang mulai dihembuskan pihak-pihak yang tak puas dengan proses pemilu.

Seperti yang disampaikan Ketua DPD Muhammadiyah Kabupaten HST H Sufianor di Barabai, Senin, menegaskan jika people power adalah bagian dari makar. "Kalau niatnya menggulingkan pemerintahan yang sah tentu tidak dibenarkan dalam hukum," katanya.

Baca juga: People Power Bersalin Rupa

20. Banten
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, Banten, menolak keras tindakan "people power" atau kekuatan masyarakat yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan dengan cara inkonstitusional.

"Penolakan 'people power' banyak mudaratnya terhadap kehidupan masyarakat," kata Wakil Ketua MUI Kabupaten Lebak KH Akhmad Khudori saat dihubungi di Lebak.

https://m.detik.com/news/berita/d-45...penjuru-negeri

Kl ga pipel powel junjungan ane di arab ga bs pulangggggg duit2 kost2an menipis! Masa musti jd tukang pijit di arab
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nandalubis182 dan 18 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
Mending klo tukang pijit, klo jadi tukang bersih pantat onta?
profile-picture
profile-picture
Osenk2Bantal dan vinbi memberi reputasi
Pipel pawer
Pipel pawer
Pipel pawer
Pipel pawer
Pipel pawer

Sempak...emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
squal789 dan 2 lainnya memberi reputasi
Gerakan ecek-ecek murahan.

Ngajakin orang pipel powa, tapi yang ngajakin malah leha-leha di ngarab. emoticon-Big Grin

Plus otaknya cuma gimmick nulis surat wasir eh warisan, tapi terlalu pengecut untuk turun langsung ke jalan.

Kuda manja menjijikkan. emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Mindhaze dan 9 lainnya memberi reputasi
Ramai-ramai Kompak Tolak People Power di Penjuru Negeri
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MRA806 dan 10 lainnya memberi reputasi
Gak ada statement dr FPI dan FUI
Berarti fix, besok yg turun 2 ormas itu emoticon-Big Grin

Ntar tinggal di adu aja ma FBR dan PP

Polisi duduk manis aja di pojokan sambil buka puasa dan buka taruhan emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
coldblacksnow dan 14 lainnya memberi reputasi
ayo masyarakat lain tolak rame2 people power

wowok sudah terbukti fitnah curang tanpa bukti2 yg jelas, menolak MK, menolak bayar pajak dll
profile-picture
profile-picture
profile-picture
memetrivaldo dan 2 lainnya memberi reputasi
Selamtkan yg bisa diselamatkan
Bilang aja ama orang sekitar yg masih bisa diajak ngomong kalo lu ngikut begituan gak ada gunanya
Kalo mau makan ya tetap mesti nyari sendiri juga emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
shiva124 dan 2 lainnya memberi reputasi
Saya kasihan ma sodara2 yg milih bowo,dan sampe skrg gak nyesel udah milih bowo.bahkan meyakini klo bowo win.
Mau sd smp sma s1 s2 s3...klo dah ngampret,emang kadang tertutup melihat fakta...yg dipercaya cmn...omongya si anu dr grup anu.ah..sungguh sangat disayangkan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
coldblacksnow dan 8 lainnya memberi reputasi
Balasan post Uthe18
FBR dan PP udah gerak blm ??? emoticon-Big Grin
masih ada banser juga gan emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
memetrivaldo dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh dwiatmaja
serba repot buat pemerintah, jika ditangkap, tereak dikrimilanisasi.

kalau dibiarkan yang terjadi seperti ini, benturan horizontal diakar bawah.

benar2 arab banksat !

profile-picture
profile-picture
profile-picture
faxany dan 6 lainnya memberi reputasi
semuat itu bukan kedaulatan rakyat, kedaulatan rakyat hanya milik fpi karena bisa mengumpulkan jutaan massa.

emoticon-Betty
profile-picture
profile-picture
Osenk2Bantal dan vinbi memberi reputasi
Balasan post KuwuRT
Hrs diberantas
Anshor ud horny bgt razia FPI! Tinggal pemerintah angkat jempol, ilang mrk semua
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ajiapriyadin dan 3 lainnya memberi reputasi
emoticon-Sundul
profile-picture
profile-picture
Osenk2Bantal dan vinbi memberi reputasi
Diubah oleh cat03r
Balasan post dwiatmaja
Quote:


Sebenarnya yg rame itu ya cuma di Jakarta doang, itupun cuma itu2 doang biang kerok nya emoticon-Malu

Tapi karena Jakarta itu Center of Gravity Indonesia, jadinya ya gaung nya ke mana2 bahkan seluruh dunia emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Mindhaze dan 7 lainnya memberi reputasi
baguslah.
ngapain juga bikin ribut di rumah sendiri
tar yg rugi ya kita sendiri juga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Osenk2Bantal dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post lordandras
Quote:


ironi ya, yg bikin FPI dan ex-hti msh bebas berpendapat itu hukum nasional

Kalau anshor mah dr awal udah ikut dan mengakui hukum nasional, kecil kemungkinan bakal mendahului polkis, kecuali tar ada rusuh (sampai ada korban) sih beda cerita
profile-picture
profile-picture
profile-picture
franstolili dan 2 lainnya memberi reputasi
Iya lah, rakyat indonesia yang masih punya otak yang bisa berfikir dan berkesadaran pasti menolak.
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Osenk2Bantal dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ora.w4r45
Balasan post hcoonamatata
Quote:


Tul.. sekali
Yang gw rasakan kubu Wowo ada 2 jenis
Pertama yg masih ngotot Wowo kudu menang
Kedua kelompok ini logikanya maen..dan kebanyakan lebih Baek diem.. entah mereka menyesal atau gmn milih Wowo, soalnya yg kelompok kedua ini berlogika masak iya C1 bisa di otak Atik ..
Sedang C1 semua kubu sudah pegang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sadako88 dan 5 lainnya memberi reputasi
winter is coming
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pertamaxhabisga dan 3 lainnya memberi reputasi
Sampe kapan Kampret baru sadar kalo partisipasi Pemilu naik 80% karena rakyat Indonesia eneg sama mereka.

Sampe kapan Kampret baru sadar kalo suara Jokowi naik di Jawa Tengah dan dapat menutup kalahnya didaerah karena rakyat Indonesia eneg sama mereka.

Sampe kapan Kampret baru sadar kalo suara mereka di daerah itu ga penting buat Jokowi dan mereka itu cuma rame di medsos doang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Osenk2Bantal dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 5


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di