alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Mengenal Sumur Mathilda, Cikal Bakal Balikpapan Menjadi Kota Minyak
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cdc69b948c38d4bca1f7e9c/mengenal-sumur-mathilda-cikal-bakal-balikpapan-menjadi-kota-minyak

Mengenal Sumur Mathilda, Cikal Bakal Balikpapan Menjadi Kota Minyak

Mengenal Sumur Mathilda, Cikal Bakal Balikpapan Menjadi Kota Minyak

Kota Balikpapan dikenal sebagai kota minyak (Banua Patra). Hal ini sejalan dengan sejarah panjang kota ini sebagai penghasil minyak bumi di Nusantara.

Bahkan, hari lahir Kota Balikpapan pun diperingati setiap 10 Februari 1897, sama dengan hari pengeboran pertama minyak di Balikpapan di sumur minyak Mathilda. Meski sekarang sudah tidak ada lagi kegiatan penambangan di Balikpapan, tetapi kota ini memiliki kilang tempat pengolahan minyak mentah (refinery unit) milik Pertamina. 

Seperti apa sejarah Balikpapan sebagai kota minyak, simak di sini ya!


1. Penemuan minyak pertama kali di Balikpapan
Mengenal Sumur Mathilda, Cikal Bakal Balikpapan Menjadi Kota Minyak
Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, eksplorasi industri minyak dan gas di Kalimantan Timur dimulai pada 30 Juni 1891. Saat itu, ada dua konsensi pertambangan, yakni Mathilde dan Louise yang diberikan kepada Jacobus Hubertus Menten. 

Sumur Mathilda (Mathilde) ini menjadi pengeboran minyak pertama di Balikpapan. Jacobus Hubertus Menten, seorang insinyur dari Belanda yang menjadi penemu minyak di Balikpapan pada 1897.

Nama Mathilda diambil dari anak J.H. Menten. Fyi, J.H. Menten dan Mr. Adam dari Firma Samuel & Co. merupakan pemenang hak konsesi pengeboran yang telah mengontrak Balikpapan dari Kesultanan Kutai. 


2. Kawasan Kaltim kaya sumber minyak bumi
Mengenal Sumur Mathilda, Cikal Bakal Balikpapan Menjadi Kota Minyak
Eksplorasi minyak bumi dilakukan dengan memetakan rembesan-rembesan minyak. Ternyata ditemukan rembesan minyak di jalur Balikpapan hingga utara Samarinda, jalur ini kemudian terkenal sebagai Antiklinorium Samarinda. 

Dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Kepala Staf Khusus SKK Migas Awang H. Satyana menuliskan pengeboran eksplorasi pertama dilakukan di Louise 1 pada 1897, kemudian Mathilde 1 tahun 1898.

Hasilnya, ditemukan minyak bumi di kedua tempat ini. Inilah penemuan lapangan minyak pertama di Kalimantan Timur. Dua tempat ini menghasilkan sampai 40 ribu barrel setahun. Kilang minyak di Balikpapan pun segera didirikan dan mulai beroperasi sejak tahun 1901. 

Tak hanya di Louise dan Mathilde, tapi minyak juga ditemukan di  Samboja, Sanga-Sanga, Semberah, Sungai Nangka-Sambutan, dan Sangatta.


3. Kilang minyak dan pelabuhan dihancurkan tentara sekutu
Mengenal Sumur Mathilda, Cikal Bakal Balikpapan Menjadi Kota Minyak
Pada masa Perang Dunia II, pelabuhan dan kilang minyak Balikpapan dikuasai tentara Jepang. Namun, Belanda menghancurkan lapangan-lapangan minyak agar tak bisa dimanfaatkan oleh Jepang, seperti kilang minyak Tarakan.

Semula, tentara Belanda juga akan menghancurkan kilang Balikpapan, tetapi Jepang mengancam akan membunuh semua orang Belanda jika kilang minyak dihancurkan. Pada 20 Januari 1942, saat Jepang menyerang Balikpapan, pelabuhan dan kilang minyak di Balikpapan tak dihancurkan oleh tentara Belanda dan dibiarkan tetap utuh.

Selamat dari penghancuran tentara Belanda, kilang minyak Balikpapan justru rusak parah karena serangan bom tentara sekutu pada 1945. Setelah Indonesia merdeka, pemerintah Indonesia membangun kembali kilang minyak Balikpapan tahun 1950. 


4. Minyak bumi menarik para pendatang ke Balikpapan
Mengenal Sumur Mathilda, Cikal Bakal Balikpapan Menjadi Kota Minyak
Keberadaan penemuan minyak bumi di Balikpapan menarik para pendatang dari Tiongkok, Jawa, India. Juga para pedagang dan pekerja dari Bugis, Banjar, Minahasa, Sunda, dan suku lainnya. Para pendatang ini kebanyakan bekerja di Bataafsche Petroleum Matschappij (BPM).

BPM didirikan di Den Haaq Belanda 26 Februari 1907. Lebih dari 95 persen produksi minyak mentah di Indonesia diproduksi oleh BPM, termasuk di Balikpapan. BPM ini kemudian menjadi Pertamina.


5. Tugu kilang minyak
Mengenal Sumur Mathilda, Cikal Bakal Balikpapan Menjadi Kota Minyak
Lokasi Sumur Mathilda berada di ujung Jalan Minyak Kilang Pertamina atau Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Prapatan, Balikpapan. Tugu Kilang Minyak didirikan untuk mengenang sumur Mathilda. Keberadaan sumur Mathilda ini menjadi awal mula industri perminyakan maju pesat di Balikpapan. 

Sekarang tidak ada lagi penambangan di Balikpapan. Namun, Balikpapan tetap menjadi kota untuk pengolahan minyak mentah yang berasal dalam dan luar negeri melalui kilang Pertamina.

Nah, itulah tadi sekilas sejarah mengenai eksplorasi minyak di Balikpapan yang tenar sebagai Kota Minyak. Kamu sendiri sudah pernah ke Balikpapan?


Sumber : https://www.idntimes.com/news/indone...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Mengenal Sumur Mathilda, Cikal Bakal Balikpapan Menjadi Kota Minyak PT Pertamina Pastikan Pasokan LPG 3 Kg Aman Hingga Idulfitri

- Mengenal Sumur Mathilda, Cikal Bakal Balikpapan Menjadi Kota Minyak Santunan kepada Petugas KPPS yang Sakit di Balikpapan Belum Jelas

- Mengenal Sumur Mathilda, Cikal Bakal Balikpapan Menjadi Kota Minyak Kaltim Jadi Calon Ibu Kota Baru, Minat Investasi Properti Meroket

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di