alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Menkes pastikan cacar monyet belum masuk Indonesia
5 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cda931482d4951a79080874/menkes-pastikan-cacar-monyet-belum-masuk-indonesia

Menkes pastikan cacar monyet belum masuk Indonesia

Menkes pastikan cacar monyet belum masuk Indonesia
Seorang petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan mengoperasikan alat pemindai panas tubuh di terminal kedatangan internasional Bandara Sultan Syarif Kasim II di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (14/5/2019). Otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim II menyatakan alat pemindai panas tubuh sudah diaktifkan untuk memantau penumpang dari Singapura dan Malaysia yang berpotensi terjangkit virus cacar monyet (monkeypox).
Kementerian Kesehatan memastikan penularan penyakit human monkeypox alias cacar monyet belum sampai ke Indonesia, kendati kasusnya telah terdeteksi di Singapura.

Menurut data Kantor Imigrasi Batam, pada tahun lalu ada 3,3 juta orang masuk ke pulau tersebut melalui lima pelabuhan internasional. Sekitar 1,7 juta adalah warga negara asing, yang sebagian besarnya adalah warga Singapura.

Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, mengatakan saat ini pihaknya tengah memperketat pengawasan masuknya orang dari pintu-pintu perbatasan baik dari udara maupun laut.

“Kami sudah siagakan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam sebagai salah satu pintu masuk utama dari Singapura. Begitu juga dengan Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang),” ujar Nila di Kantor Staf Presiden (KSP), Selasa (14/5/2019).

Pada lokasi-lokasi tersebut, sambung Nila, telah disiapkan alat pendeteksi suhu tubuh khusus yang mampu memberikan sinyal jika seseorang dalam kondisi yang perlu diwaspadai.

Sebab menurut Nila, gejala penderita cacar monyet tak jauh berbeda dengan penyakit cacar yang lazim selama ini, seperti ruam-ruam dan demam.

“Bentuknya screening demam, ukur temperatur. Seperti CCTV gitu. Jadi kalau Anda demam dan lewat situ, di layar gambarnya jadi merah-merah gitu ya,” kata Nila.

Nila mengakui bahwa tak semua pelabuhan dan bandara memiliki alat pendeteksi tersebut. “Sebenarnya kita cukup khawatir karena pintu masuknya banyak,” tuturnya.

Kendati demikian, ia memastikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan rumah sakit khusus untuk perawatan jikalau penyakit itu pada akhirnya berhasil masuk ke Indonesia.

Nila tak menyebut rumah sakit apa yang dimaksud. Namun Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Anung Sugihantono, kepada Strait Times (13/5) menyatakan dua tempat perawatan itu adalah RSUD Embung Fatimah dan RS Otorita Batam (BIFZA).

Menkes juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan dan pola hidup lantaran penyakit ini bisa menular apalagi jika daya tubuh sedang menurun.

“Jaga kebersihan. Sederhana loh ini. Puasa boleh tapi cukup makannya, jangan lupa vitamin. Kita negara kaya tapi gak mau makan sayur, gimana coba? Makan ikan juga, kalau gak nanti ditenggelamin Bu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan),” sebut Nila.

Satu hal yang perlu masyarakat ketahui, kata Nila, vaksin untuk penyakit ini belum ditemukan. Sebaliknya, karena penyakit ini disebabkan oleh virus, maka yang perlu dikhawatirkan adalah penyebaran bisa begitu mudah dan cepat. Maka langkah terbaik adalah dengan menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

“Vaksin ini spesifik untuk satu penyakit. Jadi kita harus menemukan vaksin cacar monyet. Bukan vaksin yang lain. Sampai sekarang seperti ebola atau penyakit lain juga belum ditemukan vaksinnya,” tukasnya.

Cacar monyet merupakan penyakit genetik yang penularannya berasal dari hewan ke manusia. Dalam perkembangannya, Kementerian Kesehatan menemukan bahwa dari 10 penyakit genetik yang ada di dunia saat ini, 6 di antaranya ditularkan dari binatang.

Awal kasus di Singapura

Awalnya penyakit ini ditemukan di wilayah Afrika Barat dan Tengah; mulai dari Kongo, Liberia, Nigeria, hingga Pantai Gading.

Kasus di Singapura telah dipastikan berasal dari seorang pria asal Nigeria (38 tahun) yang tengah menghadiri lokakarya di Negeri Singa tersebut. Sang lelaki menyatakan ia kemungkinan terpapar virus akibat memakan bushmeat (daging hewan liar Afrika) sebelum ke Singapura pada 28 April 2019.

Pria tersebut dirawat di National Centre for Infectious Diseases (NCID) Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) dan pada 5 Mei, tim pemeriksa memastikan bahwa ia terpapar virus tersebut.

Virus monekypox ditransmisikan dari binatang ke manusia. Akan tetapi penularan dari manusia ke manusia dapat terjadi akibat kontak dekat dengan sekresi saluran pernapasan orang yang terinfeksi, lesi kulit dari orang yang terinfeksi, atau benda yang baru-baru ini terkontaminasi oleh cairan pasien.

Ada 23 orang yang kontak langsung dengan si pria, tetapi 1 orang keburu pulang ke negara asalnya sebelum penyakit pria Nigeria itu dipastikan. Mereka adalah 18 peserta lokakarya, satu staf gedung tempat lokakarya, dan tiga pegawai hotel tempat ia menginap.

MOH langsung memeriksa 22 orang yang masih ada di Singapura itu. Mereka dinyatakan tidak terkontaminasi virus monkeypox. Tetapi, sebagai bentuk pencegahan, mereka akan dikarantina dan dimonitor selama 21 hari di Singapura.

Satu orang yang sudah pulang ke negaranya menyatakan telah memeriksakan diri di pusat kesehatan negaranya dan dinyatakan sehat.
Menkes pastikan cacar monyet belum masuk Indonesia


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...asuk-indonesia

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Menkes pastikan cacar monyet belum masuk Indonesia IHSG ditutup di zona merah

- Menkes pastikan cacar monyet belum masuk Indonesia Menteri milenial dan kabinet zaken Jokowi

- Menkes pastikan cacar monyet belum masuk Indonesia 2 Penambang emas liar tewas di Gunung Pongkor

profile-picture
profile-picture
profile-picture
falin182 dan 6 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
mematikan?
profile-picture
profile-picture
kidcess39 dan smersh64 memberi reputasi
Semoga gak sampe masuk ke indonesia emoticon-Nyepi
profile-picture
profile-picture
kidcess39 dan smersh64 memberi reputasi
Alhamdulillah sudah dipastikan belum masuk Indonesia.

Ane jadikan hot thread ya biar gak pada panik. Menkes pastikan cacar monyet belum masuk Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
JakeGyllenhaal dan 2 lainnya memberi reputasi

.

Menkes pastikan cacar monyet belum masuk IndonesiaMenkes pastikan cacar monyet belum masuk Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
genderwoo dan 2 lainnya memberi reputasi
Sekalian PBB gawe BSAA versi nyata takutnya ono sing sengaja nyebarin virus emoticon-Takut
profile-picture
aaron81 memberi reputasi
Cacarnya belum (jangan sampe lah) , tapi monyetnya udah banyak di sini mo bikin nipel powelemoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
smersh64 dan ardiodang memberi reputasi
Diubah oleh uusDK
semoga gak masuk.ke indonesia virusnya.. serem gan
profile-picture
smersh64 memberi reputasi
Semoga Indonesia aman dan tak terdampak
profile-picture
smersh64 memberi reputasi
Serem sih, mudah2an indonesia amaannn
profile-picture
smersh64 memberi reputasi
Diubah oleh ombilista
katanya karna disebabkan konsumsi daging monyet liar
ya begitulah... penyakit semakin banyak varian emoticon-Ngakak
haduuh , jangan sampe masuk deeh , bahaya nih
Tetap harus waspada, hidup sehat itu penting emoticon-army
Diubah oleh 1stroland
Naiss inpoh ganemoticon-2 Jempol

moga2 ga masuk indon lah.
silent but deadly..
udah kek kentut aja emoticon-Takut
syukur deh, jangan sampe deh kesini..
Nularnya gimana gan? Jangan Deket deket niga?
Jangan sampe deh bahaya tuh.
Kalo sampe masuk ke indonesia emoticon-Toast
profile-picture
smersh64 memberi reputasi

Aman aman saja
profile-picture
smersh64 memberi reputasi
Masih nunggu yg jadi kek zombie karena ini pirus,
Biar kek di residen epil / world war z
profile-picture
smersh64 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di