alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS punya fitur baru: MENTION! Berkomunitas jadi makin seru! Cekidot!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kisah pria non muslim dukung anaknya jadi mualaf
2.33 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cd96d08c0cad731c2343fbe/kisah-pria-non-muslim-dukung-anaknya-jadi-mualaf

Kisah pria non muslim dukung anaknya jadi mualaf

Kisah pria non muslim dukung anaknya jadi mualaf

Memiliki seorang ayah yang mendukung setiap kegiatan mungkin menjadi impian banyak anak. Apalagi jika sang ayah tidak setengah-setengah dalam mendukung kegiatan tersebut.

Tentu hal ini akan membuat hubungan antar ayah dan anak semakin dekat. Seperti diketahui, mendukung kegiatan yang disukai anak juga merupakan salah satu bentuk kasih sayang yang dapat diberikan orangtua.

Seperti yang dilakukan oleh seorang pria bernama Lim Hun Kheng yang mendukung kegiatan ibadah puasa sang anak meski berbeda keyakinan. Ayah dari Mohammad Firdaus Hong Abdullah ini mendukung dengan berbagai usaha agar sang anak dapat beribadah dengan lancar dan memperdalam ilmu agamanya sebagai Muslim.

Tidak main-main, Lim bahkan selalu membangunkan anaknya tepat pukul 05.00 pagi setiap hari untuk memastikan sang anak tidak melewatkan sahur selama Ramadan ini.

"Setiap hari tepat pukul jam 05.00 pagi, saya akan membangunkan dia untuk sahur. Meskipun kita menjalankan agama yang berbeda, saya akan memastikan dia patuh dengan ajaran Islam," jelas Lim, Sabtu (11/5).

Kisah pria non muslim dukung anaknya jadi mualaf

Setelah sahur, Lim juga akan mengantar anaknya yang baru berusia 12 tahun untuk salat Subuh sebelum mengantarnya ke sekolah. Kemudian di siang hari, Lim akan mengantar Firdaus ke sekolah agamanya KAFA (Kelas Agama dan Fardhu Ain).

Kisah ayah dan anak ini semakin menyentuh lantaran keinginan untuk memeluk Islam ternyata datang dari Firdaus sendiri. Firdaus pun menyatakan keinginannya untuk menjadi mualaf pada Maret 2018 lalu.

"Saya tidak melarang Firdaus untuk memeluk agama Islam, saya justru memberinya dukungan penuh dan keberanian," ungkap Lim.

Lim menceritakan jika putranya yang dulu bernama Lim Ching Hong itu sudah menunjukkan ketertarikannya pada Islam sejak masih berumur 7 tahun. Firdaus juga kerap mendapat nilai A pada pelajaran Pendidikan Islam.

Maka dari itu, Lim dan istrinya tidak ragu dengan keputusan Firdaus menjadi mualaf. Bahkan Lim juga tidak menghalangi sang anak untuk memiliki keluarga angkat dan berteman dengan mereka agar ia dapat mempelajari Islam lebih baik.

"Saya sama sekali tidak melarangnya. Bahkan saya mengizinkan dia untuk mengubah agamanya menjadi Islam karena dia menunjukkan ketertarikannya yang dalam pada agama itu," ujar Lim.

Ramadan tahun ini menjadi tahun kedua bagi Firdaus menjalankan ibadah puasa. Menurut Firdaus, ia sangat menikmati beribadah selama bulan puasa. Hal ini karena ia dapat bersenang-senang sambil menjalankan ibadah di bulan Ramadan, seperti menunaikan salat tarawih bersama teman-temannya di masjid.

Selain tarawih, Firdaus juga sangat senang ketika mengunjungi pasar Ramadan bersama ayahnya setelah pulang dari KAFA. Firdaus juga paham betul jika ia akan melalui banyak cobaan saat menjalankan agama Islam.

Meski begitu, Firdaus menjelaskan bahwa setelah menjadi mualaf, ia menemukan jawaban yang selama ini berada dalam pikirannya. Dirinya juga senang mendengarkan cerita Nabi Muhammad SAW.

Ia menyadari saat ia belajar Islam hal itu memberinya kedamaian dan ketenangan. Puasa juga mengajarkannya arti kesabaran. Firdaus kini masih belajar Iqra tiga dan sudah bisa menghafal bacaan-bacaan salat.

Kini setiap ada waktu luang atau setiap weekend, Firdaus akan menghabiskan waktunya bersama kakek angkatnya yang berusia 63 tahun, Aziz Isa, untuk belajar lebih dalam tentang Islam.

"Banyak orang yang peduli kepadaku, termasuk para guru yang selalu mau membantuku. Sekolahku bahkan membelikanku baju baru untuk Hari Raya," ucap Firdaus.



Kisah pria non muslim dukung anaknya jadi mualaf

emoticon-Ketupatemoticon-Maaf Agan
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Ini msh kategori haseeeng ga ni
Nak...
Belajar agamanya cari ustadz NU...
Jangan salah belajar ya nak...
Si Felix bisa jadi contoh...


















Yg kurang baik...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
SilentJealousy dan 2 lainnya memberi reputasi
kalo disuruh bawa panci jgn mau ya..emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
diehard57 dan Joget.Natal memberi reputasi
awas meledak emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
langitnyabiru dan 3 lainnya memberi reputasi
alhamdulillah...

di tunggu yg lainnya ngikut mualaf yuk...

Amiiinnn...
Lah, ane malah boleh milih agama sendiri.
Malah boleh bukan agama yang orang tua ane anut.
Orang tua ane beda agama.

Yang bener ya agama milih sendiri, ga didoktrin orang tua.
Kebanyakan orang tua kan doktrin anaknya biar ngikut mereka.
profile-picture
GZuron memberi reputasi
Quote:


langsung auto fribumi wan emoticon-Maaf Agan
profile-picture
ba4567qa memberi reputasi
Uighuremoticon-Kagets
Kisah ayah dan anak dari Malaysia ini semakin menyentuh lantaran keinginan untuk memeluk Islam ternyata datang dari Firdaus sendiri. 

Yg bagian ini di cut,biar kaga diusir dr BP?
Diubah oleh pembela.tuhan
selamat yaa
profile-picture
cantona78 memberi reputasi
Segitunya kah pengen membernya nambah tiap kali ada cerita langsung dimuat berita?

sunat! emoticon-Blue Guy Bata (L)
Biasa saja beritanya..tapi masih ada yg nyinyir.. emoticon-Big Grin
kalo mondok ke pesantren NU yah, jgn ke pesantren alirannye si bijieq shihab dkk
didengkul ntar...
Kok ga di penggal anaknya ?

Eh iya ding, ga ada ajaran penggal kepala. Full ajaran damai
di malaysia ini mah
apa sih tujuan ts buat berita ginian? supaya kapir disini ikut mendapat hidayah dari trit ts dan mualaf?
gw kasih saran ts kalau mau buat trit gini jangan tanggung tanggung, emang lim hung kheng itu siapa?
lebih bagus kalau berita albert einstin mualaf biar semua kafir pada terpesona sama islam
jgn lupa tahajjud....
silahkan kalau bisa membuat hidupmu lebih humanis
kalau hidupmu semakin barbar dan munafik maka tinggalkan lah
klo kebalik, bagaimana ?

Ortu muslim, anak mau pindah non islam
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di