alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Dosaku Ada Dalam Shalatku
4.93 stars - based on 14 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cd93ddaa2d1954e35553dc3/dosaku-ada-dalam-shalatku

Dosaku Ada Dalam Shalatku

Dosaku Ada Dalam Shalatku


“kaaak, kenapa diam ? liat apa sih ? hayoloo kenapa ?.” emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
Tanya istriku dengan khasnya.

“gak ada kok Queenku.. Cuma lagi keinget jaman dulu, hehe “ emoticon-Big Grin
ucapku sambil mengusap kepalanya.

“Ah kakak nih, bikin kaget aja, emoticon-Nohope ayo... mana nih pak ijo kok gak ketemu” emoticon-Frown
tak lupa dia mencubitku.

“iyaa iyaa sabar napa," emoticon-Hammer


~~~

Hari ini sabtu tanggal 1 juni 2024, aku dan istriku sedang berburu bubur kacang ijo kesukaan kami sejak SMA. Dia tidak mau kalau tidak dari pak ijo langganan kami. Maklum, lagi ngidam. untunglah gak minta aneh aneh. emoticon-Peace

Salah satu bahagia terindah dalam hidup ini, dialah istriku. Aku biasa memanggilnya Queenku. Itu adalah panggilan kesayanganku. Dia adalah seorang dokter anak. Kecintaannya terhadap anak kecil membawanya untuk meraih gelar itu dan Ini adalah ramadhan ketigaku bersamanya.


Dosaku Ada Dalam Shalatku



“mak… mau masak apa sekarang ? “

“umm. Ndek kulkas ada apa le ? “

“gak ada apa – apa mak”

“coba carik lauk ke bazar alun alun”

Segera ku menghampiri emakku, dan menerima selembar uang 10 ribu.

“ini aja mak ? mau beli apa ?

“sembarang wes, sing penting dapet banyak”



Deg, perasaanku mulai ragu. Hari ini adalah hari ke 5 bulan ramadhan tahun 2019. Aku merasa dengan hanya 10 ribu ini, aku hanya bisa membawa sedikit lauk untuk orang tua ku dan adikku.

“cepet berangkat, keburu habis”


Suara ibuku seketika membuyarkan lamumanku. Dan aku mulai bergegas untuk ke bazar. Tahun ini adalah salah satu tahun terpuruk keluargaku, ayah yang sudah pensiun, bisnis yang tersendat dan ibu sering masuk rumah sakit.

Cukup kuat untuk merubuhkan perekonomian keluarga. Aku yang masih kuliah serasa tak bisa berbuat apa apa selain membantu di rumah selepas kuliah. Pikiranku mulai kehilangan daya fokusnya.



"Lee, Nduk, Maem seadanya dulu yaa.. Meski lauk e sedikit koyok gini, sing penting bisa maem yo..."

"Iyaa mak .."



Tak kuasa aku menjawabnya. Hanya adikku yg kuat untuk menjawab

Dimata ibuku, aku adalah anak yang rajin beribadah, namun, yang aku tau dan Allah tau, aku hanyalah sebatas beribadah tanpa kekhusyukan yang sempurna.

emoticon-rose



“Kak, kakak gak cari kerjaan ?”

“Belum keknya dek, masih belum ada yang pas dihati”


Tak terasa sudah malam dan tidak ada lagi balasan darinya. Mungkin kesibukan menjadi mahasiswi kedokteran membuatnya tidak sempat membalas pesanku.

Beberapa hari berlalu, hubungan aku dan dia seakan terasa semakin renggang. Entah kenapa, perasaan ini mengatakan bahwa dia sedang dekat cowok lain. Meskipun status kami bukan pacaran, namun kita sama - sama tau perasaan masing - masing.

Tak terasa ramadhan telah masuk minggu ketiga, dan saat menunggu waktu subuh, aku dikejutkan dengan pesan darinya.


“Kak, aku mau tanya, kenapa masih ada yang suka ke aku ya ?misal seperti kakak,_coba kasi alasannya !?


Deg, seakan terjawab semua pertanyaku selama ini. Aku tak kuasa untuk membalasnya dengan cepat. Pikiran kembali kehilangan fokusnya, dan ini membuatku lebih jauh dari kekhusyukan dalam solatku.


“um.. mungkin karena adek cantik dan anak kedokteran, siapa sih yang gak ngelirik dan suka ? hehe

“kan aku keras kepala ? banyak lo yang bilang aku gak bisa dikasi masukan ?!”

“ya mungkin dia ngeliat fisik adek, siapa coba yang gak suka kalo sudah deket.
kalo aku, adek kan sudah tau sendiri, dari jaman SMA sampai detik ini masih nggak berubah sedikitpun.”


Jawabku sambil termenung, ternyata kami makin renggang.
Lama kami tak bertukar pesan, Aku memakluminya, dan aku sadar diri.

Emang siapa yang mau denganku ? masih kuliah, di usia yang seharusnya sudah lulus !?
Dan lagi, aki belum memiliki pekerjaan, ditambah kondisi keluarga yang terpuruk ?
Itu sukses membuatku sangat kehilangan semangat dan kekhusyukanku dalam beribadah.

Saat ini aku menjadi manusia tanpa semangat dan jauh dariNya.


emoticon-rose


Idul fitri tinggal menghitung hari. Ramadhan ini aku lalui dengan kehampaan. Pikiran masih membayangi, keadaan keluarga, ibu, dan dia sangat memenuhi setiap ruang pikiran.


"Dreeedd.. Dreedd.."


Lamunanku terpecehakan dengan suara dering handphone, batin ku bertanya mungkin sms dari operator.
Hingga menjelang tidur, aku baru mengecek siapa yang mengirim sms kepadaku.
Ha ? Dia ? tak terasa detak jantung berdebar. Inilah aku, saat mendapat apapun tentang dia, jantung ini selalu berdetak dengan kencangnya. Aku hanya takut pikiranku kembali penuh.


“Assalamualaikum, kak…

“waaalaikumussalam dek, sori baru ngecek hape”

“wkwk, iya gpp kak”



Kenapa dengan anak ini ? kenapa dia begitu ceria ? ah, kembali pikiranku terbang tak terkendali dan tak terasa semangat kembali muncul dan mengalir dalam darahku.


“um. Iyadeh”

aku yang masih menikmati suasna ini hanya bisa membalas singkat.

“Alhamdulillah, kak. Semoga selalu dilimpahkan rahmat dan hidayahNya oleh Allah SWT yaa..”

“iya dek, aamiin”



Kenapa dengan dia ? kenapa aku mendadak lesuh ? Apakah ini kalimat perpisahan ? akh, semoga tidak. Ternyata itu chat terakhir kita dalam tahun ini.

Apalagi yang Engkau Rencanakan Ya Allah..


~~~


Tak ada lagi pesan singkat darinya, meski dia aktif di sosmednya.

Tak terasa esok adalah hari terakhir berpuasa, dan entah kenapa aku selalu terbayang akan doa yang di ucapkannya.

Hari ini, aku menjalani solat tarawih. Ini adalah solat tarawih pertamaku dalam ramadhan kali ini meski ibuku selalu menyuruhku. Aku hanya beralasan, Semester 2 ini banyak tugas yang tidak bisa ditinggal. Dan seperti yang sudah terjadi, aku solat dengan pikiran yang melayang kemana - mana.

Sampai saat waktu ceramah tiba,

"Jamaah sekalian, sebagian ulama salaf, di antaranya Said Ibn Khudri r.a, sahabat nabi yang mulia, beliau ini sudah sampai pada tingkat level atas dalam solat. dimana Ibn Qayyim mengatakan, level orang yang shalat itu ada 5.

yang pertama itu orang yang berdosa dengan shalatnya, kata beliau siapa ini orang yang berdosa ? yaitu orang yang shalat tidak sama sekali memberikan haknya. ada orang shalat hanya karena disuruh oleh orang lain, hanya karena tidak enak, mau wudhu gak wudhu terserah, ini berdosa nih. percuma dia shalat, dia berdosa. karena disini riya' dan dia ada hubungannya dengan Allah SWT. malah berdosa dengan shalatnya.

Yang kedua, shalat tapi gak dapet pahala. dia tau diperinthakan sama Allah tapi gak dapet pahala, karena dari awal takbir sampai salam, semuanya mengkhayal. Ini orang yang percuma, gak ada pahalanya. masuk dalam sabda Nabi SAW, "ada orang yang hari kiamat diremuk-remuk shalatnya seperti pakaian kotor lalu dilemparkan ke wajahnya" karean dari takbir sampai salam gak ngerti apa yang dia lakukan.untuk apa solat kalo begitu. Allah gak butuh shalat kita jamaah, biarpun kita shalat khusuknya luar bisa, Allah nggk butuh dengan itu.
Kata Nabi SAW, dalam hadist Qudsi, Allah SWT berfirman, "wahai anak adam, apapun yang kau kerjakan, tidak akan bermanfaat bagi-Ku dan aku akan kembalikan kepadamu. itu amal kalian yang akan bermanfaat buat kalian sendiri. tidak ada manfaatnya buat saya " kata Allah SWT, hadist qudsi. ini luar biasa, harus kita pahami nih.
Yang ketiga, ada yang shalat tapi dapet setengah pahalanya, kenapa jamaah ? karena lebih banyak menghayalnya pas solat ketimbang fokus dan khusyuknya.

Yang keempat, ada yang shalat berusaha untuk fokus tapi terkadang masih mengkhayal. masih melintas gitu jamaah. nah kalo ini lebih banyak dapet pahalanya daripada hilangnya. soalnya setiap bacaan, setiap gerakan, setiap hurufnya kita dapet pahalanya, beda sama yang membaca karena terbiasa, cuma mengkhayal , lisan sudah terbiasa. nah ini jamaah , kudu ati ati.

dan yang kelima semua fokus, dari takbir sampai salam semua fokus, sampai sampai lupa dimana ia solat, ada siapa aja disekitar dia solat.

lantas, apa level itu berkolerasi dengan level dosa yang ktia telah lakukan ? tentu saja jamaah, karena memang ada hadist Nabi SAW, dosa itu bisa menghambat rezeki dan bisa menghilangkan atau mengurangi konsentrasi kepda Allah SWT. malesnya kita ibadah itu ya karena adanya dosa, salah satunya.

Pasti jamaah sekalian memiliki impian tentang jodoh, rejeki dan lainnya, namun tak ada satupun yang kita dapatkan , bener gak ? gimana mau dapet, usaha aja nggk karena allah. Ibadah aja gak khusyuk, solat tahajut aja nggk khusyuk gimana mau dikabulkan ? yakinlah, saat kita memiliki impian, namun impian itu tidak mengantarkan kita berbuat baik, khusyuk beribadah dan memohon kepadanya pada sepertiga malamNya. Saya yakin itu hanyalah nafsu. Itu hanyalah impian dari syaitan. Tidak karena allah. jadi mari kita perbanyak istighfar.“



Terasa mata telah membasahi kelopaknya. Aku hanya bisa menahan derasnya aliran ini, aku teringat doa dia.
Allah telah mengabulkan doanya, seketika aku mendapat siraman yang mana menyadarkanku.

Apa aku yang membuat keluargaku kesulitan ekonomi ? Apakah aku yang selama ini menjauhkan diri ku dari dia yang aku sebut dalam doa ku? Apakah aku yang membuat semua sehari hariku terasa berat ?


“Ampunilah aku Ya Allah. Aku akan berjanji untuk memperbaiki semua hubunganku denganMu.

Berilah aku kesempatanMu Ya Allah..”



emoticon-rose



“Lee.. jadi kapan wisuda ?”

“Besok pagi mak”

“Ntar sama sapa ? ada barengnya ? mamak gak bisa dateng kan, keadaan mamak masih belum bisa pergi kemana mana “

“ya mak, gapapa, insya allah ntar dia dateng kok”

“Yowes ati ati, ojo minder yo”

“Hehe siap mak. Bismillah



emoticon-rose

Dia dia dia, yang tak hentinya ku ajukan kepadaNya sebagai calon pendamping hidup ternyata memang Allah siapkan untukku.

Ternyata yang selama ini tak pantas buatnya adalah aku. Alhamdulilah, Allah memang memiliki cara-Nya sendiri untuk menyayangi hamba-Nya.

Beberapa waktu setelah tarawih itu, beransur ansur aku mendapatkan Kesempatan-Nya. Keadaan pikiranku dan semangatku mulai pulih.

Tahun demi tahun, perekonomian orang tuaku telah beransur pulih. Dan aku mendapat pekerjaan dan bisa memulihkan usaha kuliner orang tua.

Dan itu semua diikat dalam kedatangannya yang tak terduga. Aku menghubungi dia, yang mana hanya berencana untuk berterimakasih dan bertanya akan kabar dirinya serta keluarganya.

Namun Janji Allah sungguh nyata.
Allah mendekatkan kita, Allah memperlancar segala urusan kita, dan tak sangka Allah mempersatukan kita dalam ikatan yang sah.

Yaa. Kami akan menikah dalam tahun ini, setelah aku dan dia wisuda.



emoticon-rose

“Loh kak… sini sini. Keknya itu deh ? Iya itu itu pak ijo… “ emoticon-EEK!

“Mana sih, aku gak keliatan, ngaco ah. “
emoticon-Bingung (S)
sembari berhenti di stand jajanan pedas


“Ish, kok malah berhenti. Ituuu looh.. makanya jangan ngelamun terus…”emoticon-Frown

“hahaha, yaa maap Queenku..
kan ketutupan stand lain. Kuylah, ntar malah abis.” emoticon-EEK!

“Makanya cepet.. emoticon-Ngacir

sembari berlari kecil.

“Eh, jangan lari.”emoticon-Nohope
Sembari mengejarnya.

Setelah mendapatkan bubur kacang ijo yang istriku , kami segera mencari anak yang tadi aku lihat sedang menawar makanan, namun ia hanya membeli yang paling sedikit isinya. Ya, sama seperti waktu itu.

Setelah bertemu dengan anak itu, aku menyapa dan berbasa basi dengannya. Sembari menunggu istriku membeli berbagai macam lauk yang sehat untuk anak itu.

Setelah selesai, istriku memberikan semuanya, sungguh tak disangka, anak itu hanya diam dan terlihat mengan deruan air matanya,

Hanya kata terimakasi yang terucap olehnya.

"Kak.. Semua sudah berubah.. Allah lah yang merencanakan semua ini, kita jangan lupa bersyukur.

" Iya Queenku sayang, Alhamdulillah, Allah memberikanmu untuk ku"

"Ih, gombal, wkwk
Iya iya aku juga bersyukur dimiliki kakak"



emoticon-heart


Allah memiliki rencana sendiri, Allah memang menyiapkan segalanya yang terbaik untuk kita, akan tetapi terkadang Allah masih menahan itu semua, pantaskah diri kita ? Disaat kita telah berada jauh dariNya, dan Allah selalu memiliki cara-Nya mendakatkan Hamba pilihannya Kepada-Nya.



profile-picture
profile-picture
profile-picture
Renamon dan 23 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yunda.me
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 7
reserved

Mohon maaf atas tipo yang berserakan.

Update untuk typo.

emoticon-terimakasih
Diubah oleh yunda.me
Udah mau nikah ternyata emoticon-sudahkuduga
Diubah oleh tafakoer
Quote:


Beberapa taun lagi. emoticon-cih
Quote:


Segera sebar undangan emoticon-Goyang
Quote:


nanti kalo sudah waktunya. emoticon-cih

sepi gini ya kalo gak punya pasukan emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Yoi.. beda kalo yang punya pasukan tritnya pasti rame emoticon-Leh Uga
Quote:


Iya itu om. Mana pointnya turun akhir bulan emoticon-Jones
Diubah oleh yunda.me
Quote:


Enggak kok yang ane udah cair malah emoticon-Leh Uga
Quote:


Oh, jadi nanti dpt 6k ?
Quote:


3k donk emoticon-cih
profile-picture
aldo12 memberi reputasi
Quote:


Quote:


Lah itu, ? emoticon-Bingung
Quote:


Entahlah.. yang penting poin udah cair emoticon-Goyang
Quote:


Blm dpt pm emoticon-Marah


Edit
Pm turun. emoticon-Ngakak
Diubah oleh yunda.me
Quote:


Tuh kan makanya sabar dulu emoticon-cih

Pasti udah dapet nih poinnya emoticon-Tepuk Tangan
Quote:


Iya ya. Sudah cair.

Trus yg akhir bulan itu tambahan emoticon-Perancis
ya gitu bang emoticon-Mad
sekali sekali nongol dimari emoticon-Mad
Quote:

Disini bukan keahlianku.
emoticon-Malu
emoticon-Hammer2.
Quote:


Lah ini bisa emoticon-Mad
Kan mantap emoticon-Mad
Quote:


Ah masa? emoticon-cih
Quote:

Ini aj kudu semedi 3 hari emoticon-EEK!
Quote:


Itu point ke 10. emoticon-sudahkuduga
Halaman 1 dari 7


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di