alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Sepenggal Kisah Pilu Korban Kerusuhan 98 di Mal Klender
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cd90fe782d49562df02da0d/sepenggal-kisah-pilu-korban-kerusuhan-98-di-mal-klender

Sepenggal Kisah Pilu Korban Kerusuhan 98 di Mal Klender

Sepenggal Kisah Pilu Korban Kerusuhan 98 di Mal Klender

Jakarta, IDN Times - Kisah pilu kerusuhan 98 dialami Maria Sanu dan Murni, selaku keluarga korban. Anak mereka, Stevanus dan Agung menjadi korban tewas, dalam tragedi pembakaran Mal Klender, Jakarta Timur.

Sebelum pergi, Agung hanya berpesan pada ibunya agar disiapkan air karena esok hari adalah hari ulang tahunnya. Bagaimana kisah selanjutnya?


1. Stevanus Sanu tidak izin main kepada sang ibu
Sepenggal Kisah Pilu Korban Kerusuhan 98 di Mal Klender
Mei 98 menjadi pengalaman pahit bagi Maria. Sebab, anak kesayangannya, Stevanus, menjadi korban pembakaran kerusuhan 98 di Mal Klender.

Pada saat kejadian, Maria tidak mengetahui anaknya yang berusia 16 tahun itu pergi ke mal tersebut.

"Gak izin pergi main," ujar Maria, kepada IDN Times, usai berziarah ke makam anaknya, TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Senin (13/5).


2. Agung Tripurnawan izin meminjam buku
Sepenggal Kisah Pilu Korban Kerusuhan 98 di Mal Klender
Senasib dengan Maria, keluarga korban lainnya yang turut hadir dalam acara tabur bunga di Mal Klender dan TPU Pondok Ranggon, adalah Murni, ibu dari Agung yang juga menjadi korban kerusuhan 98.

Murni menceritakan bagaimana sang anak menjadi korban peristiwa berdarah itu.

"Dia izin sama saya mau minjem buku, tapi gak tahu kalau ternyata itu di Mal Klender. Pas kejadian udah sore, temen-temennya bilang dia kejebak di atas, yang ada tempat mainannya," ujar Murni.

Sebelum pergi meninggalkan rumah, Agung hanya berpesan pada ibunya agar disiapkan air, karena esok harinya adalah hari ulang tahunnya.

"Dia bilang katanya besok bakal banyak tamu, karena ulang tahunnya. Ibu guru, pak guru, semua murid datang mak, jadi siapin air. Saya bilang 'iya le, tenang aja kalau air dibeliin'," cerita Murni, menahan tangis.


3. Pemerintah harus segera menuntaskan peristiwa 98
Sepenggal Kisah Pilu Korban Kerusuhan 98 di Mal Klender
Maria berharap pemerintah dapat menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat tersebut. Menurut dia, pemerintah seolah-olah tidak melihat adanya pelanggaran.

"Kami sebagai keluarga korban tidak setuju. Pemerintah harus bertanggung jawab. Keluarga korban semua menanti kasus 98 cepat diselesaikan," ujar dia.


4. Keluarga korban berharap tidak tragedi serupa tidak terulang
Sepenggal Kisah Pilu Korban Kerusuhan 98 di Mal Klender
Sementara, Murni berharap agar tragedi 98 tidak terulang kembali. Peristiwa ini sangat memilukan baginya dan keluarganya, mengingat Agung termasuk anak yang baik dan sayang keluarga.

"Dia tuh anak ketiga. Anak saya ada tujuh dan dia sayang banget sama adek-adeknya. Paling ngemong adek-adeknya. Mamak di sini doain kamu terus ya le," ujar bu Murni.


Sumber : https://www.idntimes.com/news/indone...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Sepenggal Kisah Pilu Korban Kerusuhan 98 di Mal Klender Kesaksian Aktivis 98 Melihat Reaksi Prabowo dan Wiranto soal Penembakan 4 Mahasiswa

- Sepenggal Kisah Pilu Korban Kerusuhan 98 di Mal Klender 3 Pelajaran Berharga Yang Dapat Dipetik Millennial dari Tragedi Mei 98

- Sepenggal Kisah Pilu Korban Kerusuhan 98 di Mal Klender Peringati Kerusuhan 98, Keluarga Korban Tabur Bunga di Mal Klender

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di