alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS punya fitur baru: MENTION! Berkomunitas jadi makin seru! Cekidot!
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Sebut 'Wilayah Of Hind' ISIS Klaim Telah Dirikan Provinsi Di India
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cd90945018e0d0e6c074baa/sebut-wilayah-of-hind-isis-klaim-telah-dirikan-provinsi-di-india

Sebut 'Wilayah Of Hind' ISIS Klaim Telah Dirikan Provinsi Di India

Sebut 'Wilayah Of Hind' ISIS Klaim Telah Dirikan Provinsi Di India

PORTALJABAR.net - ISIS mengklaim untuk pertama kalinya bahwa mereka telah mendirikan sebuah “provinsi” di India, setelah perseteruan antara milisi dan pasukan keamanan di wilayah Kashmir yang diperebutkan menewaskan seorang militan yang diduga berhubungan dengan kelompok teror tersebut.

Kantor berita Amaq milik ISIS pada hari Jumat (10/5) mengumumkan provinsi baru, yang mereka sebut “Wilayah of Hind”, dalam sebuah pernyataan yang juga mengklaim bahwa merekalah yang telah menewaskan pasukna keamanan India di kota Amshipora di distrik Shopian, Kashmir.

Pernyataan ISIS itu berkorespondensi dengan pernyataan dari kepolisian India pada hari Jumat bahwa seorang militan bernama Ishfaq Ahmad Sofi terbunuh dalam pertempuran di Shopian.

Pernyataan ISIS bahwa mereka telah mendirikan provinsi baru tampaknya dirancang untuk mendongkrak posisinya setelah mereka diusir dari “kekalifahan” mereka di Irak dan Suriah pada bulan April, di mana pada satu titik mereka mengontrol wilayah ribuan mil.

ISIS telah meningkatkan serangan tabrak lari dan bom bunuh diri mereka, termasuk mengaku bertanggung jawab atas pengeboman pada Hari Paskah di Sri Lanka yang menewaskan 253 orang.

“Pendirian sebuah ‘provinsi’ di wilayah di mana tidak ada apapun yang menunjukkan pemerintahan sebenarnya benar-benar absurd, tapi hal ini tidak boleh diremehkan,” ujar Rita Katz, direktur dari SITE Intel Group yang melacak ekstremis Islamis.

“Dunia mungkin saja meremehkan perkembangan baru ini, tapi untuk para jihadis di daerah-daerah yang rentan. hal ini merupakan tindakan yang penting untuk meletakkan fondasi untuk membangun kembali peta ‘kalifah’ ISIS.”

Sofi telah terlibat dalam beberapa kelompok militan di Kashmir selama lebih dari satu dekade, sebelum mengucapkan sumpah setiap ke ISIS, menurut seorang pejabat militer pada hari Sabtu dan berdasarkan sebuah wawancara Sofi dengan sebuah majalah simpatisan ISIS yang berbasis di Srinagar.

Dia adalah tersangka dari beberapa serangan granat terhadap pasukan keamanan di wilayah tersebut, menurut sumber kepolisian dan militer kepada Reuters, dilansir Senin (13/5).

“Operasi itu berjalan sukses tanpa ada korban tambahan saat baku tembak,” ujar seorang juru bicara kepolisian tentang pertempuran pada hari Jumat.

Pejabat militer itu mengatakan, ada kemungkinan bahwa Sofi telah menjadi satu-satunya militan yang tersisa di Kashmir yang berasosiasi dengan ISIS.

Selama puluhan tahun kelompok separatis telah memerangi India yang menguasai wilayah Kashmir yang mayoritas penduduknya beragama Muslim. Mayoritas kelompok ini menginginkan kemerdekaan bagi Kashmir atau bergabung dengan musuh bebuyutan India, Pakistan. Tidak seperti ISIS, para separatis Kashmir tidak berusaha untuk mendirikan kekaisaran di dunia Muslim.

India dan Pakistan yang berkekuatan nuklir telah dua kali berperang memperebutkan Kashmir, dan hampir masuk ke perang ketiga awal tahun ini setelah serangan bunuh diri oleh kelompok militan yang berbasis di Pakistan yang menewaskan 40 polisi paramiliter di wilayah yang dikontrol India.

Seorang juru bicara untuk Kementerian Dalam Negeri, yang bertanggung jawab untuk keamanan di Kashmir, tidak menjawab permintaan komentar.(red/*)

Sumber : Portal Jabar
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Allahuakbar allahuakbar
profile-picture
greedaon memberi reputasi
Dhuar dhuar...
profile-picture
greedaon memberi reputasi
gak heran, tetangganya kan ada negara Islam juga seperti Paki; emoticon-Traveller
profile-picture
greedaon memberi reputasi
agar kurang yakin beritanya
masih butuh fakta lanjutan


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di