alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sikap Koalisi Jokowi Terbelah Soal Peluang Demokrat - PAN Gabung
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cd8fdf3e83c7279c13f0429/sikap-koalisi-jokowi-terbelah-soal-peluang-demokrat---pan-gabung

Sikap Koalisi Jokowi Terbelah Soal Peluang Demokrat - PAN Gabung

Reporter: Dewi Nurita
Editor: Syailendra Persada

13 Mei 2019 07:32 WIB
Sikap Koalisi Jokowi Terbelah Soal Peluang Demokrat - PAN Gabung
Capres nomor urut 01, Jokowi (lima dari kiri) didampingi cawapres Ma'ruf Amin bersama partai koalisi saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis, 18 April 2019. Dalam kesempatan ini, Jokowi mendeklarasikan diri sebagai pemenang pemilihan presiden 2019 dengan raihan suara 54,5 persen. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Sikap petinggi partai koalisi pendukung calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi terbelah soal kemungkinan merapatnya Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) ke kubu mereka.

Sejumlah petinggi partai berharap Jokowi mempertimbangkan kembali rencana berkoalisi dengan Demokrat dan PAN. Anggota Dewan Syura PKB, Maman Imanulhaq, dan Sekretaris Jenderal Perindo Ahmad Rofiq meminta Jokowi menghormati koalisi yang sejak awal mendukungnya dan tak mengistimewakan partai di luar koalisi.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengatakan, lebih baik PAN dan Demokrat tetap berada di barisan pendukung Prabowo. “Supaya suara oposisi di parlemen tidak terlalu njomplang dari partai pendukung pemerintah,” kata Arsul seperti dikutip dari Majalah Tempo edisi 13-19 Mei 2019.

Partai penyokong utama Jokowi, PDIP mengatakan masih ada hal-hal yang harus dipertimbangkan untuk menerima partai lain bergabung di koalisi. "Ada hal tertentu yang harus kita pertimbangkan bagaimana nantinya," ujar Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis pekan lalu.

Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, partainya membuka pintu lebar kepada Demokrat dan PAN untuk bergabung. "Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan. Soal keinginan bergabungnya partai (koalisi baru) tentu harus dibahas bersama dengan anggota koalisi lainnya," ujar Ace kepada Tempo pada 2 Mei lalu.

Sekretaris Jenderal PKPI Berry Surya Hendrawan mengatakan, partainya siap menerima apapun keputusan Jokowi musababnya, sejak awal PKPI sudah mendukung tanpa syarat. "Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Jokowi, toh membangun bangsa ini memang baiknya bersama-sama," ujar Verry kepada Tempo pada 3 Mei lalu.

Isu merapatnya Demokrat ke kubu pemerintahan muncul setelah Komandan Komanda Tugas Bersama atau Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Jokowi di Istana Merdeka pada 2 Mei lalu.

Wakil Ketua Umum Demokrat Hasan membeberkan, Agus menawarkan 14 program Demokrat saat bertemu Jokowi. Namun, ia memastikan sampai saat ini masih berada dalam Koalisi Prabowo Subianto - Sandiaga Uno sampai tahapan pemilu selesai, sambil juga membangun komunikasi dengan koalisi pemerintahan. 

Sementara itu, Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, kerja sama partainya dengan Koalisi Adil Makmur yang mengusung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno bakal berakhir jika pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin dinyatakan memenangi Pemilihan Presiden 2019.

Sebaliknya, jika Prabowo - Sandiaga dinyatakan menang, maka partainya punya kewajiban untuk mengawal pemerintahan. "Kalau Pak Prabowo menang, Partai Demokrat punya kewajiban moril dalam politik mengawal pemerintahan. Tapi kalau Pak Jokowi yang diputuskan menang, maka kerja sama koalisi maka berakhir," kata Ferdinand di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 6 Mei 2019.

Serupa dengan Demokrat, PAN juga memberi sinyal kemungkinan merapat dengan koalisi pemerintahan pasca pertemuan Zulkifli Hasan dengan Jokowi pada 24 April lalu. Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan menyebut, kontrak politik partainya untuk mendukung Prabowo-Sandi dalam koalisi Adil Makmur, hanya sampai pemilihan presiden 2019. Setelah itu, PAN memiliki kedaulatan menentukan arah koalisi. 

"Komitmen kami sampai Pilpres 2019. Setelah itu kami punya otoritas menentukan langkah apa yang terbaik bagi kami lima tahun ke depan. Apakah di luar atau di dalam pemerintahan," ujar Bara Hasibuan saat ditemui di kantor PAN, Jalan Daksa, Jakarta Selatan pada Sabtu, 4 Mei 2019.

Bara juga terang-terangan menyebut opsi untuk bergabung ke pemerintahan atau kubu Joko Widodo atau Jokowi, pasca pencoblosan pemilihan presiden 2019, merupakan salah satu pilihan rasional bagi PAN saat ini. "Itu salah satu pilihan (bergabung ke Jokowi). Nanti kami bicarakan. Ini pilihan yang tentu bisa kami pertimbangkan," ujar Bara.

Sumber: https://nasional.tempo.co/read/12047...rat-pan-gabung

Ya itulah beberapa sikap politikus pendukung Petahana berkaitan dengan kemungkinan merapatnya PD dan PAN ke kubu KIK.

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
terus???


emoticon-Traveller




emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
kaya nya pada kagak mau soalnya kuawilisi nya joko ajah dah persiapan rebutan jabatan
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
Sikap Koalisi Jokowi Terbelah Soal Peluang Demokrat - PAN Gabung
profile-picture
floriantito memberi reputasi
mending PAN jangan deh,,, klo demokrat jg jgn, cari panggung aja buat AHY itu, 2024
profile-picture
profile-picture
profile-picture
twiratmoko dan 2 lainnya memberi reputasi
Koalalisi tkn sudah quwat kenapa pusing2 mikirin kesusahan org laen.
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
Balasan post stealthmania
Mari kitak lihat realisasinya.

Karena 5 tahun ke depan kalo jokowi nggak bayar rente ke partpol kowalisi, kebijakan yang mau diluncurken jokowi bakal dijegal sama partpol
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
jokowi mau pelihara macan demokrat po?

AHYemoticon-Traveller
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
Partai Si kakek mening di seleksi dulu daripada setan nya entar keluar
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
Balasan post wiry
Quote:


Tinggal menunggu kepiawaian jokowi jadi pawang uler !
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
Enak ajh mau gabung.
Suruh jaga sendal saja
profile-picture
profile-picture
x_boyguy dan 54m5u4d183 memberi reputasi
Balasan post stealthmania
hmm kayaknya sapu jagat nih, udah ga mikirin elektabilitas dan program2 populis. hajar trus pakde yg penting demi NKRI
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
kejadian mega miara sby jgn sampe terjadi lagi, demokrat tidak ada di saat suasana panas ibukota, demokrat tidak ada di saat rame martir tangte ratna...
siapa yg menciptakan suasana sara di ibukota, masjlis taklim siapa yg bermain sampe bisa menghasilkan massa yg begitu banyak...
paling nikmat di troll aja, toh Jokowi dah gak ada beban, saatnya membayar atas kesetiaan temen2 koalisi, terutama hanura dan nasdem yg berjuang dari mulai detik pertama

profile-picture
profile-picture
kily89 dan 54m5u4d183 memberi reputasi
intinya sama, jangan boleh masuk.
emoticon-Cool
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
Quote:


Setuju.... Utamakan partai koalisi yang dah komitmen dari awal. Kalau ada sisa rempah" baru lah kasih ke partai sono.
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
Balasan post kily89
Quote:


ada gan, kalapas nusakambangan, nanganin preman sama teroris emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
54m5u4d183 dan kily89 memberi reputasi


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di