alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS punya fitur baru: MENTION! Berkomunitas jadi makin seru! Cekidot!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hoax KPPS Meninggal Dunia Karena Diracun, Bawaslu Prihatin
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cd730382525c31a5516222f/hoax-kpps-meninggal-dunia-karena-diracun-bawaslu-prihatin

Hoax KPPS Meninggal Dunia Karena Diracun, Bawaslu Prihatin

Hoax KPPS Meninggal Dunia Karena Diracun, Bawaslu Prihatin
Detik Akurat – Bawaslu ikut meminta agar semua pihak tidak mempolitisasi penyebab petugas KPPS meninggal dunia. Bawaslu menyesalkan adanya berita hoax mengenai petugas KPPS yang meninggal karena diracun.



“Pertama, kita sangat sedih kalau ada pihak memberitakan fitnah, dipolitisasi seakan-akan korban meninggal akibat itu. Padahal faktornya sudah jelas karena kelelahan dan faktor yang lain-lain,” ujar komisioner Bawaslu, Mochammad Afifuddin, di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat pada hari Sabtu (11/05/19).


Afif mengatakan bahwa penyebab petugas KPPS meninggal berbeda-beda, tetapi salah satunya adalah karena kelelahan. Adapun KPPS menghadapi tantangan yaitu tekanan dari publik.


“Penyebab memang sangat bervariasi, salah satu faktor yang kami himpun adalah karena kelelahan dan faktor kerja beruntun dari TPS. Apalagi harus menghadapi situasi di mana mereka menghadapi tekanan dari publik. 


Pengawasan sangat ketat secara psikologis juga pastinya berdampak,” kata Afif.
Selain itu, penyebab lainnya jika daya tahan tubuh lemah, petugas KPPS disebut rentan terkena penyakit. Ia memastikan tidak ada petugas KPPS yang meninggal karena diracun. Afif sangat menyayangkan beredarnya hoax petugas KPPS meninggal karena diracun. Ia meminta agar kejadian tersebut tidak semakin dipolitisasi.


“Kita sangat menyesalkan praktik-praktik di luar sisi kemanusiaan, misalnya ada korban meninggal karena diracun,” imbuhnya.
Sebelumnya, keluarga korban hoax petugas KPPS bernama Sita Fitriati yang meninggal dunia karena diracun melapor ke pihak kepolisian. KPU meminta semua pihak untuk tidak mempolitisasi penyebab petugas KPPS meninggal dunia.


“Jangan mempolitisi petugas KPPS yang sudah gugur. Hormati perjuangan mereka yang bekerja dengan semangat dan sukarela serta ikut aktif mensukseskan Pemilu 2019,” ujar komisioner KPU Viryan Aziz.


Diberitakan sebelumnya bahwa info meninggalnya Sita Fitriati akibat racun disebarkan oleh pemilik akun Facebook bernama Doddy Fajar dan akun Twitter PEJUANG PADI @5thsekali. Dalam postingan mereka, disebutkan bahwa Sita Fitriati sebagai petugas KPPS 32, RW 23, Kelurahan Kebon Jayanti, Kota Bandung telah meninggal dunia.


Dalam keterangannya tersebut, almarhum merupakan mahasiswi tingkat akhir berusia 21 tahun dan dalam tubuhnya ditemukan zat kimia yang mengandung racun berbahaya. Informasi tersebut dibantah oleh kakak dari Sita Fitriati, Muhammad Rizal. Menurutnya, ada beberapa informasi yang salah terkait dengan adiknya itu. Keluarga korban mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian.


SUMBER : Detik Akurat

profile-picture
profile-picture
tiwer dan stealthmania memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Hoax KPPS Meninggal Dunia Karena Diracun, Bawaslu Prihatin
Hoax KPPS Meninggal Dunia Karena Diracun, Bawaslu Prihatin


Mungkin PARA Kampret, Masih mengharapkan tambahan buat THR emoticon-Big Grin
Diubah oleh tiwer
org meninggal jd bahan buat hoax biadab emang kampret monaslimin
emoticon-Ngakak
gw kira abis coblosan bakal nunggu pengumuman...eeehh makin menjadi2 gilanya
No hoax..no makan emoticon-Hammer2
urusan ini wallahu a lam... ane ngalamin sendiri jdi kppsln... capek sih iya tertekan iya alhamdulillah gak wassalam
didoakan saja
dibulan penuh berkah ini semoga para tukang hoaksnya dibukaoan pintu hidayah.
Narasi jahat yang terstruktur dan masif
Balasan post yuswijaya
Alhamdulillah masih di berikan umur panjang ..

Turut berduka bagi petugas yang telah gugur.
Hoax KPPS Meninggal Dunia Karena Diracun, Bawaslu Prihatin

Hoax KPPS Meninggal Dunia Karena Diracun, Bawaslu Prihatin

Ada 140-an petugas meninggal pada pemilu 2014, kemudian ada 500-an di pemilu 2019. Mereka meninggal bukan apa-apa tetapi saat sedang menjalankan tugas yang mulia. Mungkin lebih baik tidak usah dikutak-kutik lagi, biarkan keluarga dan almarhum tenang. Lakukan evaluasi untuk penyelenggaraan pemilu berikutnya. Jika diperlukan dibangun tugu untuk mengenang mereka sebagai pahlawan demokrasi.
profile-picture
enengauraaaaaaa memberi reputasi
SEMAKIN MEMUAKKAN EMANG PENDUKUNG 02

APAPUN DIKABARKAN SUPAYA KPU DI-DELEGITIMASI
kalau hati sudah penuh kebencian jadi nya gini ga pikirin perasaan korban lagi emoticon-Mad (S)
lucu sekali kalau dibilang bahwa petugas KPPS mati karena diracun.

harusnya semua petugas KPPS se-Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan pemilu kemarin juga mati donk. tapi buktinya tidak.

kalau dibilang proses racunisasinya melalui kertas surat suara, harusnya semua petugas KPPS yang bersentuhan surat suara itu juga mati seluruhnya. tapi tidak kan. banyak yang tidak mati dan sehat wal' afiat.

kalau dibilang diracuni lewat minuman baik itu kopi dan lainnya, atau bahkan lewat asap rokok, toh semua konsumsi itu disiapkan oleh anggota masyarakat di lingkungan dimana TPS tersebut berada.

pihak pemerintah atau pun KPU sebagai badan penyelenggara pemilu di Indonesia dalam hal ini cuma memberikan anggaran dananya untuk konsumsi para petugas KPPS. tidak sampai ikut campur menentukan dan menyiapkan jenis konsumsi baik makanan dan minumannya serta rokok bagi yang merokok seperti apa pun. semua diatur dan disiapkan sendiri oleh tim KPPS di masing-masing tempat.

jadi sangat tidak beralasan dan tidak logis kalau dituduh racunisasi lah penyebab meninggalnya para petugas KPPS itu.

sungguh suatu fitnah yang keji.

ane selaku ketua KPPS di lingkungan ane pun emang menyiapkan semuanya sendiri bersama rekan-rekan petugas KPPS lainnya dibantu ibu-ibu di lingkungan ane. KPU tidak ikut campur sedikit untuk mengatur jenis konsumsi yang akan kami gunakan di hari pelaksanaan pemilu itu.

cukup sudah fitnahnya. itu dosa besar. sadar lah.

emoticon-Cool

kami pun semua sehat wal'afiat kok. ane selaku ketua KPPS pun tidak sampai mati walaupun tidak tidur sejak pukul 06:00 WIB 17 April 2019 sampai dengan 16:00 WIB 18 April 2019 untuk melakukan proses pemungutan suara, penghitungan hasil perolehan suara, serta menyiapkan laporannya ke PPS setempat.

emoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
ryukaiser dan enengauraaaaaaa memberi reputasi
kampret emoticon-Cape d...
Bulan puasa ,Masih sempat aja buat berita hoax
profile-picture
eFVZee memberi reputasi
Bulan puasa makin banyak hoaxemoticon-Leh Uga


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di