alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS punya fitur baru: MENTION! Berkomunitas jadi makin seru! Cekidot!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ulama dan Habib Se-Jabodetabek Tolak Polarisasi Umat
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cd72aea349d0f6c151b8351/ulama-dan-habib-se-jabodetabek-tolak-polarisasi-umat

Ulama dan Habib Se-Jabodetabek Tolak Polarisasi Umat

Ulama dan Habib Se-Jabodetabek Tolak Polarisasi Umat

Para ulama dan habib se-Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mengajak masyarakat untuk bersatu kembali dan tidak terbelah atau terpolarisasi antarkelompok. Umat diminta untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi hingga terbelah menjelang penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada 22 Mei mendatang.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Cipete, Jakarta Selatan, KH Muhyiddin Ishaq berharap kepada para ulama, habib, dan mubalig untuk dapat menyejukan situasi yang kondusif sambil menunggu pengumuman dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei nanti. Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak termakan berita-berita bohong (hoax).

“Kita ingin para mubalig dan ustaz menyampaikan pesan-pesan yang kondusif kepada masyarakat sambil menunggu pengumuman resmi KPU. Jangan sampai nanti masyarakat termakan dengan berita-berita bohong yang mengarah kepada perpecahan bangsa,” ujar KH Muhyiddin Ishaq di Jakarta, Sabtu (11/5/2019).

Sebelumnya, dia bersama para ulama dan habib mengelar acara “Silahturahmi Ulama dan Habaib Se-Jabodetabek”. Acara yang digelar di Jakarta, Jumat (10/5/2019) itu juga digelar untuk doa bersama sekaligus menyampaikan pernyataan sikap terkait keutuhan NKRI.

Dikatakan, acara digelar karena ada sekelompok orang yang mengatakan tekad untuk menjaga keutuhan NKRI, namun di sisi lain ada kelompok yang menunjukkan sikap memecah belah dan membuat umat terpolarisasi.

“Kami berkumpul itu berangkat dari bawah, karena melihat keprihatinan terhadap situasi bangsa saat ini. Jangan ada yang memboncengi suhu politik saat ini. Kita ingin menjaga keutuhan NKRI sambil menunggu pengumuman resmi KPU,” tuturnya.

Tokoh masyarakat Betawi, Jubaillah Yusuf menambahkan, jika melihat hasil real count KPU sudah jelas bahwa jajaran lembaga penyelenggara pemilu telah bekerja dengan sungguh-sungguh. Kerja sungguh-sungguh itu bahkan menyebabkan banyak petugas KPPS yang meninggal dunia.

“Saya turut berduka cita, semoga mereka khusnul khotimah. Digulirkannya isu-isu kecurangan, saya rasa itu hal yang sangat naif. Kasihan masyarakat yang sudah bekerja keras dan susah payah dengan saksi yang begitu banyak membantu pelaksanaan pemilu. Mustahil ada kecurangan-kecurangan,” ujar Jubaillah yang juga ketua panitia penyelenggara acara “Silaturahmi Para Ulama dan Habaib Se-Jabodetabek” itu.

Karena itu, dia mengimbau agar pada bulan suci ramadan ini seluruh umat saling menjaga agar hal-hal yang bersifat fitnah dan hoax tidak terjadi. Dia juga meminta masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh kepada KPU dan Bawaslu untuk terus menjalankan tugas menjalankan amanah.

“Saya berharap, dengan berkumpulnya para ulama dan habib ini bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk tidak ikut-ikutan. Penyelenggaraan pemilu sudah benar, sudah baik. Jangan membuat susah aparat. Mereka juga manusia. Mereka sudah bekerja setiap hari, dari mulai kampanye, masa tenang, sampai pelaksanaan pemilu. Saya berharap kita tetap menjaga kesucian bulan Ramadan ini,” ujarnya.

Terkait adanya wacana pemilu ulang, menurut Jubaillah itu tidak masuk akal. Sebab, kata dia, KPU sebagai penyelenggara pemilu telah melaksanakan tugas dengan baik. Apalagi, semua pihak yang menjadi peserta pemilu, terutama para capres, memiliki saksi.

“Jadi, apa yang mau dilaporkan? Kalau memang punya alat bukti, sudah ada saluran hukumnya. Silakan melalui Mahkamah Konstitusi. Buat apa semua lembaga itu dibentuk, kemudian kita malah menggunakan cara-cara yang lain. Kami bukan tidak bisa mengunakan kekuatan. NU dan Banser siap. Tetapi, bukan itu. Bukan main gede-gedean seperti itu. Ini negara,” ujarnya.



SUMBER
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
klo mau maen gagah2an jelas 01 pasti menang disitu ada tni polri sebagai lembaga pengaman dan keamanan blom lagi di tambah banser....

Tapi buat apa berbenturan ....?



Klo politikus yg di atas sana cakar2an atau saling menyerang bkn urusan masyarakat umum emoticon-Hansip
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 8 lainnya memberi reputasi
Tolak juga kriminalisasi ulama, baru2 ini ustadz Bachtiar Nasir, dan para aktifis lawan politik rezim pun satu persatu dikriminalisasi..!!!
Lawan kecurangan, manipulasi, penggiringan opini..
Ulama dan Habib Se-Jabodetabek Tolak Polarisasi Umat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bhumbhazta dan 5 lainnya memberi reputasi


Quote:


Ulama dan Habib Se-Jabodetabek Tolak Polarisasi Umat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
Baguslah, Memang seharusnya Sesama Muslim, Sesama Ulama, dan ahli ahli Agama,

Semuanya tetap Bersatu

Tidak ikut ikutan Berpolitik demi AMPLOP.

Karena kalau terjadi perpecahan Antar Umat Muslim,
Biar bagaimanapun hari minggu tetap tanggal Merah

Kalau sampai menjadi Korbanpun, tetap saja di makamkan di TPU,
Bukan di Taman Makam Pahlawan


emoticon-Shakehand2

emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tiwer
ada berapa habib di Indo? habibnya jelas keturunan atau cuma gelar ?
emoticon-Traveller
profile-picture
rizaradri memberi reputasi


Quote:


Ulama dan Habib Se-Jabodetabek Tolak Polarisasi Umat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post stealthmania
gak ada tampang arab, kayaknya beli gelar habib tuh orang emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Yaudah aktifin aja lah gak usah banyak bacot..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
kata ulama dan habib laris akhir2 ini
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan smersh64 memberi reputasi
Balasan post roninthirst
Quote:


Kalah jauh ama habib yg di kubu 02. Bukan cuman tampangnya ajah yg lebih arab dari arab, malah tinggalnya di arab gan... Cebong mana ngerti yg ginian. emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan farhan.faf memberi reputasi
hmmmmm....
umat dah dikaruniai otak, akal pikiran
monggo digunakan untuk berpikir dg baik dan benar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Duy, ngaktifinnya harus pake pulsa gak emoticon-Thinking
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan kingoftki memberi reputasi
Quote:


Keturunan gak harus bergelar habib bre. Noh si opick juga ngaku keturunan lewat silsilah sunan ampel.

emoticon-Cool emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan smersh64 memberi reputasi
Diubah oleh putrymoch
Quote:


Ya ampun duy, sudah minum obat belum? Pasien gangguan jiwa seperti kamu ini repot duy, mainya pedang pedangan.. emoticon-Ngakak
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
Tidak semudah itu santoso emoticon-Leh Uga


Belom lagi nasbung yang suka mancing-mancing emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post Xaruduy.dua
hilih khintil lo duy...

bacot lo sm ky isi pantat lo...

sok bener tp ngumbar syahwat...


tusbol2an aja lo ma bang ipul gih...
profile-picture
rizaradri memberi reputasi
umat terpolarisasi karena ulama demen berpolitik...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
stealthmania dan 2 lainnya memberi reputasi
Aa gym mana neh...
Ujian harta tahta wanita kagak lulus semua
Hatinya... ah sudahlah
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan smersh64 memberi reputasi
Ulama apa dukun? Fotonya kok dukun
Diubah oleh nagiman
Quote:


gelar habib kalo di arab sana sih perlu menempuh pendidikan sarjana, itupun setelah lulus harus sertifikasi dan gak langsung jadi habib, prosesnya panjang lah

Emangnya disini modal daster, sorban sama koar2 anti pemerintah langsung diangkat jadi habib
profile-picture
profile-picture
profile-picture
capcayseafood1 dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di