alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Pete Buttigieg, Wali Kota Gay yang Berpotensi Gantikan Trump
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb483abf0bdb2112a1246ff/pete-buttigieg-wali-kota-gay-yang-berpotensi-gantikan-trump

Pete Buttigieg, Wali Kota Gay yang Berpotensi Gantikan Trump

Pete Buttigieg, Wali Kota Gay yang Berpotensi Gantikan Trump

Pete Buttigieg, Wali Kota Gay yang Berpotensi Gantikan Trump
Pete Buttigieg di pertemuan musim dingin wali kota AS di Washington, Kamis (24/1/2019).

Pete Buttigieg diprediksi cukup potensial memimpin AS di masa depan. Siapa dia? Bagaimana kiprahnya?



Pada Rabu, 23 Januari 2019, wali kota berusia 37 dari South Bend, Indiana, Amerika Serikat, memutuskan maju sebagai salah satu calon Presiden AS tahun 2020 melalui partai Demokrat. Namanya: Pete Buttigieg. Sepintas tidak ada yang menarik mengenai kabar tersebut, kecuali satu hal: Buttigieg adalah seorang gay. Buttigieg bukanlah satu-satunya pejabat pemerintah di AS yang secara terbuka menyatakan orientasi seksualnya. Pada awal April 2019 ada juga Lori Lightfoot, wali kota Chicago, yang bersikap demikian. Lightfoot, 56, adalah mantan jaksa federal yang sebelumnya tidak memiliki jabatan politik. Dia juga mengepalai Dewan Polisi Chicago, sebuah badan pengawas sipil yang mendisiplinkan petugas polisi. Dalam pemilihan wali kota tersebut, Lightfoot bertarung melawan 13 kandidat lain. Di putaran kedua ia mendominasi dengan meraih lebih dari 74% suara. Selain terpilih menjadi wali kota kulit hitam pertama, Lightfoot juga merupakan wali kota gay pertama di Chicago. "Di luar sana, malam ini banyak anak perempuan dan anak laki-laki menonton. Mereka mengawasi kita. Dan mereka melihat awal dari sesuatu, yah, sedikit berbeda," ujar Lighfoot ketika merayakan kemenangannya di atas panggung dengan istri dan putrinya. Fenomena politikus gay sejatinya tidak hanya di AS saja. Pada 2017, Edgar de Souza, wali kota Lins, sebuah kota kecil di Brazil, melangsungkan pernikahan dengan pasangan sesama jenisnya, Alexsandro Luciano Trindade, setelah keduanya memadu kasih selama 13 tahun. Pernikahan tersebut turut mengundang sekitar 300 keluarga dan kerabat mereka. "Ini pertama kalinya terjadi di Brazil, di mana wali kota menggelar pernikahan sesama jenis!" ujar Souza sambil tertawa kala merayakan hari sakral baginya tersebut. "Kami ingin memberikan gambaran terkait pernikahan kaum gay dan mendorong orang lain untuk menggunakan hak-hak mereka." Di Brazil, pernikahan sesama jenis sudah dilegalkan sejak 2013 melalui keputusan Dewan Nasional Kehakiman. Usai terbitnya keputusan tersebut, dalam tiga tahun pertama terdapat lebih dari 14.000 pasangan sesama jenis yang mendaftarkan pernikahan. Amerika Latin selama ini selalu menjadi perintis untuk hak-hak gay, kendatipun wilayah tersebut kerap dianggap sebagai benteng bagi nilai-nilai Katolik konservatif. Sebelumnya, pada September 2013, wali kota gay pertama di Meksiko, Benjamin Medrano, juga pernah terpilih dalam sebuah upacara di kota Fresnillo. Ia mengatakan bahwa orientasi seksualnya hanya menjadi masalah yang digunakan lawan politiknya saat kampanye pemilihan di negara bagian Zacatecas. Medrano mengatakan dia berharap bisa membuat perubahan bagi warga kota Fresnillo. Namun demikian, tak semua politikus yang memiliki kebesaran hati untuk berani menyatakan orientasi seksualnya di muka publik. Banyak pula di antara mereka yang berlagak anti LGBT ternyata homoseksual. Pada 14 November 2017, Wes Goodman, politikus Republikan dari Ohio, mengundurkan diri dari jabatannya usai kepergok mencari layanan seksual dari pria gay di situs Craigslist. Ia juga kedapatan mengirim dan menanggapi iklan kencan online menggunakan nama samaran "Brady Murphey" kepada seorang kolega lelaki di gedung Capitol Hill. Selama ini Goodman memiliki reputasi solid sebagai politikus anti-LGBT garis keras dan kerap mempromosikan dirinya sebagai seorang “Kristen Konservatif” yang peduli dengan “nilai-nilai keluarga”. Ia juga dikenal lantang mendorong pengesahan produk-produk hukum anti-LGBT. Hingga kemudian semesta membongkar borok Goodman. Potensial Memimpin AS di Masa Depan Dalam kolomnya di New York Times berjudul "Why You Love Mayor Pete" yang tayang pada 1 April 2019, David Brooks menjelaskan beberapa faktor mengapa Buttigieg cukup potensial memimpin AS di masa depan. Dari segi pendidikan, Buttigieg merupakan lulusan dari Harvard University dan Oxford. Dia juga pernah bergabung dengan militer sebagai perwira intelijen Angkatan Laut pada 2009. Bahkan ketika Buttigieg mulai menjabat sebagai wali kota pada 2013, ia kembali ditugaskan ke Afganistan selama tujuh bulan. Saat itu ia sudah berpangkat letnan dan bertugas dengan Naval Reserve. Tak sampai setahun sekembalinya bertugas dari medan perang, Buttgieg lantas menyatakan secara terbuka orientasi seksualnya. Bagi Brooks, sederet fakta tersebut menjadikan Buttigieg adalah calon pemimpin AS yang ideal, terutama untuk menggeser rezim Donald Trump. Ia menulis: “Rahasia Buttigieg adalah ia mampu melampaui sekian ketegangan yang menjalar di masyarakat kita dengan cara yang membuat semua pihak merasa nyaman. Pertama, ia masih dan mewakili generasi muda saat ini, tetapi ia juga memenuhi gagasan orang tua tentang apa yang seharusnya dilakukan oleh anak muda.” Simaklah penjelasan Brooks tersebut: kendati masih muda, Buttigieg tidak serta merta dapat dilabeli stereotip anak muda AS kebanyakan seperti saat ini. Posisi kultural dan politiknya, disadari Buttgieg atau tidak, dengan demikian berada di in between. Brooks sempat menjelaskan secara satir apa yang ia maksud dengan “anak muda AS saat ini”. “Anak muda seharusnya menjadi SJW (Social Justice Warrior) yang jijik dengan generasi tua. Buttigieg adalah model pemuda yang mengesankan para orang tua—Harvard, penerima beasiswa Rhodes, (pernah bekerja) di McKinsey, Angkatan Laut. Anak muda hipster berduyun-duyun pindah ke wilayah dekat pantai seperti Brooklyn dan Portland; setelah lulus, Buttigieg kembali ke Indiana. Anak muda seharusnya anti-institusional, tetapi Buttigieg sangat institusional—hidupnya ditentukan oleh layanannya kepada organisasi, bukan pemberontakannya terhadap mereka.” Faktor lain yang dijelaskan Brooks adalah tentunya bagaimana Buttigieg juga dapat mewakili kaum LGBTQ setelah ia secara terbuka menyatakan orientasi seksualnya. Satu lagi yang tak kalah penting: karakter politik Buttigieg memungkinkannya dapat diterima oleh kalangan Washington maupun kaum elite. “Dia gay dan (karenanya) menjadi personifikasi gerakan progresif LGBTQ, tetapi dia tidak melakukannya dengan cara yang terasa mengancam kalangan konservatif. Dia sendiri memiliki nilai-nilai keluarga yang konservatif; nyaman dengan imannya, dan mengatakan bahwa ketika ke gereja, dia lebih memilih liturgi konservatif daripada yang eksperimental. Poin lain, Buttigieg adalah seorang lokalis dan orang luar Washington, tetapi dia tidak membawa kebencian populis dan dapat dengan mudah berbicara menggunakan bahasa elite pesisir.”

Pete Buttigieg, Wali Kota Gay yang Berpotensi Gantikan Trump

Buttigieg terpilih sebagai wali kota South Bend pada 2011 di usia 29. Selain terhitung sangat muda, dia juga menjadi pejabat gay pertama dalam pemerintahan Indiana. Ia mengumumkan orientasi seksualnya kepada publik melalui tulisan berjudul "Why Coming Out Matters" yang tayang di South Bend Tribune pada 16 Juni 2015 atau 10 hari sebelum Mahkamah Agung melegalkan pernikahan sesama jenis. Dalam tulisan tersebut, Buttigieg mengungkapkan bagaimana kesulitan yang ia hadapi dengan seksualitasnya dan terbuka tentang hal itu di depan umum. Namun demikian, pada akhirnya Buttigieg tidak memedulikan hal tersebut sebab baginya menjadi gay sama sekali tidak memengaruhi kinerjanya sebagai pejabat publik maupun menjadi warga negara yang baik. "Menjadi gay tidak memengaruhi kinerja pekerjaan saya di bisnis, di militer, atau dalam peran saya sekarang sebagai wali kota. Hal itu membuat saya tidak lebih baik atau lebih buruk dalam menangani spreadsheet, senapan, rapat komite, atau memutuskan perekrutan. Itu tidak mengubah cara penduduk dapat menilai keefektifan saya dalam melayani kota kami: dengan kemajuan lingkungan kami, ekonomi kami, dan layanan kota kami." Hal serupa kembali ia kemukakan ketika diwawancarai ABC News pada Rabu (10/4/2019): bahwa pilpres 2020 seharusnya tidak hanya tentang identitas kandidat. "Saya orang gay pertama yang secara terbuka mencalonkan diri menjadi nominasi presiden Demokrat. Tapi ini bukan hanya tentang profil, pada akhirnya ini harus tentang gagasan,” ucapnya. Buttigieg, yang menikah dengan pasangannya, Chasten Glezman, pada Juni 2018, kelak akan tercatat sebagai kandidat gay pertama sekaligus yang termuda dari partai Demokrat yang maju pilpres AS. Nantinya ia juga akan menghadapi beberapa calon lain yang juga berjuang mendapatkan tiket capres mewakili partai tersebut, seperti senator Kamala Harris, senator Kirsten Gillibrand, dan senator Elizabeth Warren. Sejauh ini sudah ada 15 tokoh Partai Demokrat yang secara agresif berkampanye untuk menghadapi Donald Trump tahun depan. Di antara sekian nama, tentunya Bernie Sanders menjadi calon yang paling populer saat ini. Lalu bagaimana peluang Buttigieg nanti? Jika menengok kembali analisis Brooks di atas, rasa-rasanya Buttigieg memang cukup potensial memimpin AS, tapi mungkin tidak untuk tahun depan.

haiyaaa ciilaaka luuwa weelas waaa

Gay & POTUS,bakalan seru kek nyeee waaa

hoow r uu daaarling huuh....


Maap rada panjaaang waaa!!!!

emoticon-Imlek
Diubah oleh .haiyaa
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Arie tampubolon suka lesbi waaaaaaPete Buttigieg, Wali Kota Gay yang Berpotensi Gantikan Trump
seharusnya bule kulit putih lebih baik jangan jadi presiden di amerika

karena bule kulit putih itu adalah bajingan paok keturunan tukang genosida perampas tanah pribumi

Quote:


Oakuuu percoyoo...harusnya yg jadi presiden usa tuh imigran gelap dari menlen
emoticon-Ngakak
Diubah oleh TheTrueMayhem
Quote:


ente maho ya?emoticon-Wakaka
Baguslah.... Gw doain biar jadi presiden... Biar cepat ancur mamarika
arie lebih suka presiden US yang orientasinya lesbi gan, soalnya dia maho emoticon-Najis
Diubah oleh roninthirst
China's LGBT community excited by Pete Buttigieg's presidential run.


Buttigieg officially announces presidential campaign

With the official launch of his presidential campaign Sunday, Mayor Pete Buttigieg of South Bend, Indiana, is pitching to become the first openly gay US President in history.
That prospect -- albeit still a long shot -- is attracting the growing attention of LGBT communities around the world, including in China where experts and activists say sexual minorities face persistent discrimination as well as periodic government krackdowns.
There has been no coverage of Buttigieg on China's strictly controlled state media, but some LGBT community leaders are following the Democratic hopeful, whose unexpected rise in the past weeks has dominated US political news, in overseas media.

"I know he's 37 years old, once the youngest mayor in America, an Afghan war veteran and a Harvard graduate," said Xiaogang Wei, a leading LGBT rights advocate in China who heads the Beijing Gender Health Education Institute.
"Any openly gay world leader is good news," he added. "But a gay US President would bring so much global visibility and that would be a very positive development for LGBT communities around the world."

LGBT censorship

Homosexuality is not illegal in China and the authorities removed it from the official list of mental disorders in 2001. But in recent years, the government under President Xi Jinping has taken an increasingly hardline stance on LGBT rights, banning portrayal of same-sex relationships on television and online.
In March, most mentions of homosexuality were removed from "Bohemian Rhapsody," the award-winning biopic of British rock band Queen's frontman Freddie Mercury, prior to its release in China.

Pete Buttigieg, Wali Kota Gay yang Berpotensi Gantikan Trump

Among the clips that were removed were scenes of men kissing and the word "gay" for the Chinese audience.
While expressing their excitement over Buttigieg's candidacy, activists in China say there is a scarcity of Chinese-language information on him. The Chinese social media posts on Buttigieg that do exist appear to have so far drawn largely admiring and supportive reactions, mixed with occasional homophobic comments.
"When the US legalized same-sex marriage nationwide, it triggered an outpouring of discussions and soul-searching on LGBT rights in China for weeks," said Hua Zile, founder of the "Voice of China LGBT," a social media page with more than a million followers on Weibo, China's equivalent of Twitter.
"If (Buttigieg) gets elected, it would undoubtedly have a very positive effect on us," he said, adding his site would like to translate and share more articles on the candidate.

'Imagine Xi having to meet Buttigieg'

Buttigieg has not shied away from talking about this sexuality, recounting touching stories of his struggles to come out and feuding with conservative US Vice President Mike Pence on the relationship between one's religious faith and stance on LGBT rights.
But the young mayor has stressed that he is not running for any one group, quipping in an interview last week: "If I thought to myself just in terms of identity lines, it'd be a pretty lonely place, because I'm the only Maltese-American Episcopalian gay veteran that I know."

Pete Buttigieg, Wali Kota Gay yang Berpotensi Gantikan Trump

Some of Buttigieg's Chinese fans, however, wish to see the spotlight on his sexuality stay on so that China's leaders would eventually be forced to face up to a topic that they have long shunned publicly.
"Imagine Xi having to meet Buttigieg and his husband," said Billy Zhao, a gay Chinese millennial who has lived in Washington on and off for the past eight years.
At least two openly gay Western leaders -- the prime ministers of Iceland and Luxembourg -- have visited China in the past decade, but their same-sex spouses were nowhere to be mentioned in state media reports.
"Most Chinese people, especially those from my parents' and grandparents' generations, are still very ignorant of homosexuality," said Zhao, an energy consultant. "I think Americans electing a gay President would have a great impact on their mentality, with all the news coverage opening a conversation on the subject."
Zhao has been sending his friends in China links to videos of Buttigieg's interviews and speeches, only to see his effort thwarted by the fact that YouTube has long been blocked by the Beijing government.
Some Chinese advocates for LGBT rights have also noticed Buttigieg's lack of specific policy positions, a growing complaint from his US critics as he quickly gains name recognition and rises in polls.

"I still don't know much about his governing philosophy," said Wei, the Beijing activist. "I want to find out how he plans to engage civil societies in the rest of the world and make the US a role model."
"Being a gay President could be a double-edged sword," he cautioned. "I could see forces hostile to LGBT people blaming his sexuality for certain policy failures."




haiyaaa ciilaaka luuwa weelas waaa

Biar gimaneee juga US still numba one waaa!!!!
Capres paling waras dan masuk akal di Democrat Party.
Ternyata pendukung SJW (Marxists)..

emoticon-Najis



Ciri khas kelompok SJW ini:
- Heterosexual, men, orang kaya, Christian, white skin adalah dianggap sebagai penindas (opressor) sementara women, homosexual, orang miskin, religion selain Christian, color skin, adalah dianggap yang tertindas..
- Suka menggunakan kata "Racists", "Phobia" dan bygot terhadap orang yang tidak setuju dengan pendapat dan tindakannya..
- Sangat anti terhadap yang namanya Free Speech (kebebasan berbicara)..
- Dan sebagainya

Benar-benar ideology tidak jelas, tidak normal dan sesat... Yang benar adalah manusia itu harus dilihat dan dinilai pribadi demi pribadi, tidak boleh disamaratakan seperti itu..

emoticon-Cape d...


Pete Buttigieg, Wali Kota Gay yang Berpotensi Gantikan Trump

Pete Buttigieg, Wali Kota Gay yang Berpotensi Gantikan Trump

Diubah oleh dishfire
Quote:


uda ga heran lah siapa lagi pelakunya kalo bukan si sosialis komunis Marxists emoticon-Big Grin
Quote:


Marxist? Itu mah Bernie Sanders. Pete Buttigieg justru seorang capitalist.

SJW cenderung berkumpul di kubu Kamala Harris dan Elizabeth Warren. Menurut survei, karakteristik pemilih Buttigieg adalah mayoritas white male. Sementara pemilih Elizabeth Warren mayoritas female. Mayoritas person of color ada di kubu Sanders.
Diubah oleh levyrtrow
Trump 2020 emoticon-Angkat Beer
Diubah oleh batigols
Namanya saja sudah berbau maho emoticon-Ngakak (S)
Quote:


gak ada lagi yg bagus sisanya loyo semua emoticon-Angkat Beer
Balasan post alexandecom
Dasar goblok, apa hubungannya orientasi seksual pemimpin sama kehancuran negara?
Balasan post brentie
haiyaaa ciilaaka luuwa weelas waaa

nama nyeee juga Bigot,yg kocak nyeee klo bokap doi meet up di Apollo waaa!!?? emoticon-Ngakak (S)

Gay adalah manusia juga dan sudah ada dr jaman kuda gigit besi waaa!!!!

Hanya saja Fakta selalu di-tutup2in sama Munafikun macam di Kaskus the TRUTH selalu dihilangkan dgn alasan SARA,Pathetic!!!!

Afghanistan's national hero Sultan Mahmud Ghaznavi's love for Ayaz is celebrated in Persian poetry.

Pete Buttigieg, Wali Kota Gay yang Berpotensi Gantikan Trump

Auliya Chalebi's travelogue 'Siyahatnameh' says that homosexuality was common in the holy Caliphate. Special districts were designated for it. Homosexuality was accepted among public & nobility of the holy Caliphate as esoteric hobby. Adolescent boys graced the Sultan's parades.

Ottoman miniature from book Sawaqub al-Manaquib depicting homosexuality, an esoteric taste of the cultured & high.

Pete Buttigieg, Wali Kota Gay yang Berpotensi Gantikan Trump

Pious gentlemen in the Ottoman Caliphate lining up to use a boy, sampling a fruit of Qur'anic Paradise on Earth.





GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di