alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Hobby / Green Lifestyle /
Diet kantong plastik dengan berbayar, efektif kah ?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb45a5f65b24d348d1becff/diet-kantong-plastik-dengan-berbayar-efektif-kah

Diet kantong plastik dengan berbayar, efektif kah ?

Halo gan sist dan para suhu besar,
kali ini saya ingin berbagi tentang Minimarket dan Supermarket diet kantong plastik dengan berbayar. kita tau memang kantong plastik adalah salah satu sumber pencemaran lingkungan terbesar, tapi dengan kebiasaan konsumen yang selama ini selalu mendapatkan kantong plastik secara gratis untuk membawa belanjaan mereka, Apakah dengan cara BERBAYAR ini dapat mengurangi pemakaian kantong plastik ? atau malah mengguntungkan pengusaha minimarket dan supermarket ?

Diet kantong plastik dengan berbayar, efektif kah ?


Kita tau bahwa sebelum disahkan ketentuan kantong plastik berbayar ini, pengusaha minimarket dan supermarket harus mengeluarkan modal untuk membeli kantong plastik, bahkan mencetak logo minimarket dan supermarket mereka di kantong plastik tersebut.

Pada bulan 21 Februari 2016, bermula dari inisiatif komunitas lingkungan hidup dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dilakukanlah uji coba selama 6 bulan.



Spoiler for Pemerintah resmi lakukan uji coba kantong plastik berbayar:




Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi KLHK, terlihat penurunan penggunaan kantong plastik sebesar 25 hingga 30 persen selama masa uji coba tiga bulan pertama. Sebanyak 87,2 persen masyarakat menyatakan dukungannya dan 91,6 persen bersedia membawa kantong belanja sendiri dari rumah.



Spoiler for Hasil Evaluasi:




Nah, kajian tetang kantong plastik berbayar ini pun sempat tidak ada kabar, lalu pada tanggal 1 Maret 2019, kajian ini mulai diterapkan.



Spoiler for Kantong berbayar mulai diterap kan:

 



Spoiler for Per 1 Maret 2019, Aprindo Terapkan Kebijakan Kantong Plastik Berbayar:




Memang banyak warga yang setuju dengan diterapkan nya kebijakan ini, tapi apakah bisa jadi solusi pengurangan pemakaian kantong plastik, menurut saya tidak, mengapa ? karena program ini dijalankan dengan setengah-setengah. Berikut komentar YLKI, "Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI) mengkiritik kebijakan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia ( Aprindo) soal kantong plastik berbayar yang mulai dijalankan hari ini, Jumat (1/3/2019). Kritik tersebut disampaikan Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi. Ia mengungkapkan, kebijakan pembayaran plastik Rp 200 tidak akan mengurangi penggunaan plastik secara signifikan.
Spoiler for YLKI: Kantong Plastik Berbayar Tak Signifikan Kurangi Penggunaan Plastik:



Kebetulan saya pun sering belanja kepasar, minimarket dan supermarket. Dan alhasil, banyak pedagang di pasar modern maupun tradisional masih mengratiskan kantong plastik kekonsumen mereka.

Ada pengalaman saya saat di minimarket, ada seorang ibu-ibu yang sedikit terkejut saat kasir menginfokan kantong plastik berbayar nya, lalu jawab ibu itu " mas-mas masa kantong aja saya harus bayar, dipasar yang lebih tradisional aja gratis mas, masa diminimarket begini modern harus bayar, kan itu sudah fasilitas", kasir tersebut hanya menjawab "sudah ketentuan dari kantor bu".

Pengalaman juga saya rasakan saat berbelanja disupermarket, yah karena belanja bulanan jd pasti banyak barang juga, memang ada beberapa yang menyediakan kardus bekas secara gratis, dan ada yang tidak sediakan kardus bekas. Pada saat antri dikasir seorang ibu didepan saya dengan belanjaan 1 troli penuh tentunya. Lalu kasir bertanya, "ibu bawa tas belanjanya ?", ibu tersebut menjawab " tidak, pakai kantong plastik saja." lalu kasir menjawab "dikenakan biaya ya bu Rp 200 ", ibu itu menjawab " yah sudah tidak apa-apa2 ".

Nah dari pengalaman ini, saya menyimpulkan, bahwa meskipun dipasar, minimarket, dan supermarket, selama penjual menyediakan kantong plastik gratis maupun berbayar tidak akan mengurangi secara drastis pemakaian global, dan menurut saya malah mengguntungkan pengusaha, mengapa ? karena secara tidak langsung pengusaha minimarket atau supermarket tidak perlu lagi mengeluarkan modal untuk produksi kantong plastik mereka, karena sudah dibebankan kepada konsumen.

Ini pendapat saya, saya pribadi setuju dalam melakukan program diet kantong plastik ini, tapi jangan setengah-setengah, karena konsumen merasa tidak masalah harus bayar Rp 200 untuk kantong plastik. Lebih baik jika penggunaan kantong dibatasi tiap pasar modern, pasar tradisional, minimarket, maupun supermarket, misal perhari dibatasi penggunaan kantong berbayar hanya 100pcs per 
pasar modern, pasar tradisional, minimarket, maupun supermarket, jika kantong berbayar ini habis silakan pakai tas belanja saja. 

Diet kantong plastik dengan berbayar, efektif kah ?
Atau hasil dari kantong berbayar dari minimarket dan supermarket dapat digunakan untuk memproduksi tas belanja dan dibagikan secara gratis agar lebih membuat konsumen lebih berminat menggunakan tas belanja. Karena harga tas belanja yang dijual di minimarket dan supermarket paling murah Rp 3.500 dan paling mahal bisa sampai Rp 20.000

So, ayo kita dukung wacana yang baik untuk lingkungan hidup yang terbebas dari kantong plastik ini dengan membawa tas belanja kemana pun gan sist dan suhu besar pergi.


Demikian thread saya kali ini, semoga bermanfaat. Silakan komen2 yah emoticon-Travelleremoticon-Travelleremoticon-Traveller

Terima kasih.

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Problematikanya adalah masyarakat kita memandang bahwa.
Membawa kantong belanja re-usable tidak sepraktis mencari uang dua ratus perak. Bisa dibilang nilai ekonomisnya lebih tinggi menggunakan kantong kain daripada beli plastik.
Gerakan pengurangan penggunaan plastik tidak dibarengi dengan lahirnya inovasi pembungkusan yg setara dengan plastik
Banyak produk masih menggunakan plastik sebagai pembungkus. Kayak air mineral, shampo, snack sehingga mensugesti pelaziman penggunaan plastik untuk membungkus.
Implementasi Recycling masih milih2 produk. Kayak air mineral gelas atau botol. Coba deh aktivis peduli lingkungan sekali2 ngobrol dengan pengepul sampah. Mereka bakal berani ngepul produk plastik lain kayak kantong plastik atau sedotan kalau ada yg perusahaan daur ulang yg beli
gakk efektif gann. efektif kalo harganya 10.000 ribuan NTU kantong plastik gue yakin efektif. kalo harganya 100 peraksih sih gak efektif gue rasa..
Males td belanja di 4CE Hardware
Ga dikasih kantong

Lah
Belanjaan ane malah dikumek2
Pakai plastic wrap
Kyk sampah

Gilak
Taubat nasuha
Ogah belanja lg di situ
Mana receipt ga dapet
Segala kudu diemail

Sok diet kertas lah
Sok diet kantong plastik lah

It doesn't make sense
Padahal harga dagangannya
Bandrolannya hedon semua

Huek cuih
Makan nih
emoticon-Blue Guy Bata (L)
"Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi KLHK, terlihat penurunan penggunaan kantong plastik sebesar 25 hingga 30 persen selama masa uji coba tiga bulan pertama. Sebanyak 87,2 persen masyarakat menyatakan dukungannya dan 91,6 persen bersedia membawa kantong belanja sendiri dari rumah."

Lha itu udah terjawab atau gimana..

Di Denpasar Bali dan sekitarnya seluruh minimarket sudah dilarang memberi bahkan termasuk menjual kantong plastik kresek. Tinggal tegaskan aja sanksinya, ketahuan melanggar cabut izinnya. Kalau masyarakatnya yang nggak setuju lempar ke laut aja. Bersihin tuh laut.

Rp.200 terlalu ringan sih di sini.
Punya ide kok tanggung banget.
Ini pemerintah kalau mbuat aturan mesti setengah-setengah. Tutup aja pabriknya. Pasti efektive.
Quote:


plastik wrap bukannya plastik juga ? emoticon-Bingung
buang2 waktu klo cm dikenakan biaya 200perak, kondisi udah kritis begini lebih baik ga tanggung2 larang seluruh pasar ga usah sediain kantong plastik
kalau harga kantong plastik paling enggak 1000-2000an baru berasa emoticon-Ngakak
Pabrik plastik bikin untuk dijual,pemilik toko juga beli kantong plastik konsumennya beli kantong plastik.satu sama
Diubah oleh cahmlg123456
gak juga
5000-10000 harusnya
gak efektif gan,

hehehe
kalau cuma 200 rupiah kayanya sih gk bakalan berasa ya gan, jadi kurang efektif buat ngurangin plastik
mungkin kalau mau lebih ditegasin aja kali ya, kalau belanja harus bawa kantong belanja sendiri dan bener-bener tidak menyediakan sampah plastik
tapi balik lagi yang susah adalah memberikan pencerdasan pada seluruh lapisan masyarakat tentang kebijakan-kebijakan semacam ini, mungkin aja buat beberapa yang melek informasi bisa mudah dijangkau sedangkan yang lainnya bisa aja gk tahu sama sekali dan bisa berakhir dengan emosi seperti itu
jadi ya memang perlu usaha besar kalau mau dapat dampak yang signifikan
sebenarnya solusinya dari diri kita sendiri sih,kita memang peduli dgn lingkungan pasti kita bawa bag sendiri tanpa hrs di suruh
Balasan post aafkolpodere
sekarang ada kok plastik yg bener-bener mudah terurai,tapi memang sepertinya lbh mahal dr pd kantong plastik yg biasa dan mungkin kalau di terapkan penggunaan plastik itu di mini market dan bayar sesuai harga kantong plastiknya mungkin bisa lbh efektif


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di