alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Gara-gara Game Online, Ibu Ini Harus Bayar Belasan Juta Rupiah
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb44203349d0f2c9f5a402b/gara-gara-game-online-ibu-ini-harus-bayar-belasan-juta-rupiah

Gara-gara Game Online, Ibu Ini Harus Bayar Belasan Juta Rupiah

Mengawasi Si Kecil ketika bermain game online dengan gadget atau gawai milik Moms memang merupakan hal penting.

Tak hanya untuk mencegah Si Kecil terpapar konten kurang cocok untuk usianya, pengawasan ini juga perlu dilakukan agar tak sampai merugikan Moms dan keluarga.

Pasalnya, sebuah kisah menimpa seorang ibu asal Kediri, Jawa Timur, karena anaknya terlalu asyik main game online.


Membagikan kisahnya di Facebook, Ririn Ike Wulandari bercerita ia mendapat tagihan hingga lebih dari Rp 11 juta karena game online yang dimainkan oleh anaknya.

Melansir dari Kompas.com, Ririn mengunggah ceritanya pada Jumat (5/4/2019) sore setelah mengetahui tagihan itu pada pagi harinya.

Anaknya yang masih berusia 12 tahun, dan duduk di bangku kelas 6 SD tanpa sepengetahuannya menggunakan gawai dan layanan internet milik orang tuanya untuk membeli perlengkapan game online, yakni Minecraft, Free Fire, dan Mobile Legend.


Ririn awalnya hendak membayar tagihan bulanan telepon pascabayar suaminya.

Saat itu, pembayarannya melalui beberapa aplikasi jasa pembayaran online gagal dengan keterangan kurang bayar.

Situasi itu menurutnya tidak lazim karena pada bulan-bulan sebelumnya, tagihan teleponnya hanya kisaran Rp 40 ribu saja, dan saat ini merasa saldonya lebih dari cukup.


Setelah memeriksa lebih jauh, diketahui tagihannya ternyata mencapai Rp 6 juta lebih.

Setengah tak percaya, Ririn, kemudian menginstal aplikasi layanan informasi dan pembayaran milik provider telepon langganannya itu.

Itu untuk memastikan apa yang baru saja dilihatnya dari m-banking itu, dan hasilnya sama.

"Di sana jelaslah terbaca oleh saya tagihannya 6.108.xxx. Saya panggil suami, dan kami shock berdua," lanjutnya dalam unggahan tersebut.


Ririn kemudian menemukan adanya sambungan internet yang sudah berpindah dari provider yang dipakai sebelumnya, dan tak diketahui suaminya.

Barulah saat melakukan sinkronisasi e-mail dan SMS, muncul pencerahan.

Ririn bercerita datang bertubi-tubi notifikasi pembelian beberapa barang dari game online yang diketahuinya kerap dimainkan anaknya.

Melalui cetakan transaksi tagihan, terungkap pembelian yang terjadi capai nominal Rp 6.745.829.

Tagihan itu ternyata hanya selama kurun waktu 3-28 maret sehingga belum semua transaksi masuk.

Saat dilakukan pengecekan lagi, pada tanggal 1-2 April Ririn, menemukan transaksi lainnya sebesar Rp 4.803.000 sehingga total tagihan yang ditanggungnya sebesar Rp 11.548.829.


Ririn pun berupaya melunasi tagihan itu dengan meminta keringanan, dengan menghubungi pengembang game hingga penyelesaian ke pihak provider.

Ririn mengaku sudah mendatangi pihak provider dan menjelaskannya.

Saat itu provider menawarkan opsi pembayaran dengan cara dicicil selama enam bulan. Cicilan itu bisa dilakukan setelah membayar 50% dari tanggungan.

Ia juga berusaha menggagalkan beberapa transaksi hingga tanggal 10 April, agar tagihan tersebut tidak kembali bertambah.


sumber

perputaran uangnya memang luar biasa
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
stupid parentingemoticon-Big Grin
pertanda ibunya itu punya anak yg otaknya paok tak pintar main game online


Quote:

Ibu sama bapaknya emoticon-Ngakak
apes bener punya anak demen ngecash
Ngga apa-apalah. Mari bersama fasilitasi gamer noob warnet goblok. Mereka adalah generasi masa depan gemilang ee sprot berbakat. Jangan sampai pendidikan dini mengganggu bakat terpendam mereka sebagai kibot warrior.
tu anak pengen skin kales. makanya langsung klik beli tanpa pikir panjang.
emoticon-Ngakak
Diubah oleh ontapesek
tetap harus bayar lah,tuh dah ditawarin dicicil biar ringan.

yah moga saja nanti developer gamenya malah ngajarin tuh anak biar jadi atlit (ini entah bisa disebut atlit atau bukan) game.

emoticon-Traveller
Ini semenjak Wowo nggak ngerti e-sport napa banyak banget yang bahas game?
wah ini calon atlet esport yang akan mengembangkan mobile legend sesuai visi pakdhe emoticon-Shakehand2
Diubah oleh bsdnoobz
Fitur beli di google play kan bs di lock, pake finger print, emak bapaknya gaptek
Tenang nanti ada Kartu Gamers Indonesia,jadi ada subsidi untuk beli item game
salah ortunya, jaman skrg ortu malah ngasuh anak terus dikasih hp, terus dilepas gitu aja
ane sering ngasih konseling ke ortu buat waspada anak kecanduan gadget, ortu mesti jeli apa yg diakses anak di inet n harus buat batasan jam anak main dadget berapa lama

bocah gitu mana mau usaha naik level via skill, maunya pay to win
untung ane ga demen main yg online-online

main civilization aja udah bagus banget buat mengasah skil manajemen ane...

emoticon-shakehand
Balasan post kardus2019
Quote:


Ya buat nyerang wiwi dan buat bela wowo lah
kalo yg di murika anaknya pake kartu kredit orangtuanya sampe ribuan dolar.....untungnya masih bisa dibatalin transaksinya emoticon-Leh Uga
6 SD
jajan onlen

emoticon-Ultah
Beli diamond emoticon-Big Grin
Quote:


emang bree ... maunya P2W ... enakan free ppl lah usahanya enak ...

btw kok bisa kebobolan yak ... bukannya ntu gplay itu mesti kehubung ama kartu kredit ? klo gak tau CC nya emang bisa lewat pulsa pasca yah ... baru tau ane ... emoticon-Traveller

berita kocak nich emoticon-Ngakak
salah jokowi?no!
salah si emak!
emoticon-Cool
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di