alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Bersih-bersih sampah alat peraga kampanye
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb3bfac2f568d3d8b587436/bersih-bersih-sampah-alat-peraga-kampanye

Bersih-bersih sampah alat peraga kampanye

Bersih-bersih sampah alat peraga kampanye
Petugas menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih terpasang pada masa tenang Pemilu serentak 2019 di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (14/04/2019).
Ingar bingar masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lenyap begitu saja, berganti dengan tumpukan sampah alat peraga kampanye (APK).

Panitia pengawas pemilu (panwaslu) dibantu dinas kebersihan dan satuan polisi pamong praja (satpol pp) pemerintah setempat berikut pihak lain yang peduli, bergerilya mencopot aneka macam spanduk bergambar wajah calon-calon pengisi kursi DPRD, DPD, DPR RI, hingga presiden dan wakil presiden itu.

Kewajiban untuk membersihkan sampah visual ini sebenarnya ada di pundak pelaku pemasangan. Namun seperti yang kerap terjadi, mereka lepas tanggung jawab. Pada akhirnya, tim gabungan tadi yang harus mengambil alih tanggung jawab tersebut.

Tim ini bekerja selayaknya legenda Sangkuriang. Karena aturan yang dibuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) mewajibkan alat peraga kampanye harus bersih selama masa tenang berlangsung.

Di Jawa Tengah, Gubernur Ganjar Pranowo mengambil inisiatif untuk ikut dalam acara bersih-bersih sampah demokrasi tersebut.

Dengan mengendarai sepeda motor, Ganjar berkeliling ke sejumlah titik di jalan protokol Semarang. Sejumlah baliho, spanduk, hingga bendera yang terpasang di bahu jalan hingga pepohonan dicopotnya dengan bantuan tang dan linggis.

“Saya berharap tim sukses ataupun partai politik bisa ikut mencopot agar segera rapi. Ini penting, agar saat pencoblosan kotanya jadi bersih,” pinta Ganjar, dikutip dari KOMPAS.com.

Tapi Ganjar tak mau bekas alat peraga kampanye yang ada dibuang begitu saja. Dia ingin sampah-sampah itu didaur ulang, mengingat bahan dasar APK umumnya terbuat dari plastik yang sulit diurai.

Sayembara pun dibuka. Ada hadiah total Rp20 juta bagi siapa saja yang mampu membuat kreasi unik dari bahan bekas itu.

“Bisa jadi payung, tas, jas hujan atau apapun yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Silakan kirim hasil kreatifnya ke medsos saya, nanti akan dipilih pemenangnya,” kata Ganjar.

Di Cimahi, Jawa Barat, petugas harus mengerahkan kendaraan crane untuk mencopot alat peraga yang dipasang di tempat tinggi.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketertiban Masyarakat Dinas Pol PP Kota CImahi Titi Ratna Kemala menuturkan, jumlah APK yang dipajang di jalan protokol adalah yang paling banyak.

Kondisi ini amat disayangkan lantaran pihaknya telah berkali-kali melakukan penertiban di area tersebut demi menjaga estetika Kota Cimahi. Titi pun meminta partisipasi dari masyarakat untuk membantu menurunkan APK di lingkungan masing-masing agar masa tenang pemilu berjalan dengan khidmat.

“Kita tuntaskan dulu jalan protokol..dilanjutkan esok penertiban hingga ke jalan lingkungan,” kata Titi sembari menambahkan penyesalannya atas respons peserta pemilu yang sangat pasif dalam urusan sampah ini.

“Yang menurunkan harusnya peserta pemilu, ternyata punten, malah tidak ada,” tuturnya.

Di Kediri dan Madiun, Jawa Timur, juga sama. Badan pengawas pemilu (Bawaslu) setempat mengerahkan warga untuk menertibkan APK selama masa tenang ini.

“Kami juga instruksikan pengawasan partisipasi. Jika ada tetangga sekitar yang berkenan berpartisipasi dipersilakan baliho untuk dibersihkan. Jadi kami dibantu warga,” kata Ketua Bawaslu Kota Kediri, Mansyur, Minggu (14/4/2019).
Bersih-bersih sampah alat peraga kampanye
Petugas Polisi Pamong Praja dan Panwaslih menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) di Lhokseumawe, Aceh, Minggu (14/4/2019).
Beberapa kelurahan di Kediri dilaporkan sudah bersih, seperti misalnya Kelurahan Tosaren, Kelurahan Pakelan, dan Kecamatan Pesantren. Kendati demikian, proses pembersihan akan terus dioptimalkan sampai jelang hari pemungutan suara.

Sementara di Madiun, sekitar 1.000 personel turun langsung untuk membersihkan APK di seluruh wilayah kota. Ribuan personel itu berasal dari jajaran Bawaslu, PTPS, Satpol PP, Polres, hingga TNI.

Ada ribuan APK yang terpasang, mulai dari ukuran kecil sekitar 50 cm x 50 cm sampai baliho yang ukurannya sampai 3 meter x 6 meter.

Ketua Bawaslu Kota Madiun Kokok Heru Purwoko menuturkan, sampai Minggu, sudah ada 3.000 APK yang diturunkan. Kendati demikian, pihaknya menghadapi kendala saat menurunkan APK yang dipasang pada reklame berbayar lantaran keterbatasan alat.

Sementara di DKI Jakarta, Kepala Satpol PP Arifin mengimbau kepada seluruh peserta pemilu pemilik APK untuk mengambil bekas alat promo mereka yang telah ditertibkan.

Dalam KOMPAS.com Arifin mengatakan, segala bentuk APK baik berupa bendera, spanduk, hingga layar baliho disimpan di gudang Satpol PP. Para peserta pemilu akan diberi kesempatan untuk mengambil APK sebelum dimusnahkan.

"Yang berkewajiban menurunkan APK adalah para peserta. Tapi kan kita tahu biasanya ditinggal. Sudah kampanye ya sudah," kata dia.
Bersih-bersih sampah alat peraga kampanye


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...eraga-kampanye

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Bersih-bersih sampah alat peraga kampanye Jutaan anak asma akibat polusi, termasuk di Indonesia

- Bersih-bersih sampah alat peraga kampanye Lembaga penyiaran dilarang siarkan kampanye di masa tenang

- Bersih-bersih sampah alat peraga kampanye 6 Kabar terpopuler sepekan terakhir

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di