alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
BPN: Pemerintah Turut Andil Peretasan Akun Media Sosial Pendukung Kami
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb359ab68cc951bbc4817c0/bpn-pemerintah-turut-andil-peretasan-akun-media-sosial-pendukung-kami

BPN: Pemerintah Turut Andil Peretasan Akun Media Sosial Pendukung Kami

Suara.com - Juru Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria menyebut pemerintah turut andil dalam peretasan akun media sosial Twitter pendukungnya.

Diketahui, ada beberapa akun yang sudah diretas seperti milik Muhammad Said Didu, Ferdinand Hutahaean dan Ustad Riza Hasan. Pihaknya mengklaim, peretasan yang dilakukan memiliki teknologi yang tinggi.

"Pemerintah punya regulasi, program, aparat dan kekuatan. Sekarang kita buktikan ternyata pendukung kami di-hack akun pribadinya seperti Ustad Haikal Hasan, Ferdinand, Said Didu," ujar Riza Patria di Media Center Prabowo - Sandi, Jakarta Selatan, Minggu (14/4/2019).

Menurutnya, suasana di era digital untuk pemilu ini sudah dipolarisasi oleh pemerintah karena hanya dua calon saja. Akibat polarisasi tersebut menurutnya sangat luar biasa untuk menggiring di media sosial.

"Kita rasakan polarisasi yang luar biasa ternyata media sosial meningkat signifikan ini terjadi saling tuduh biang kerok dari isu hoaks, isu SARA, ujaran kebencian saya setuju dengan ucapan Rocky Gerung bahwa pabrik pada pemerintah," katanya

Riza menambahkan yang bisa melakukan peretasan ini orang yang memiliki kekuasaan, kemampuan, teknologi, anggaran dan sebagainya.

Sebelumnya anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto -Sandiaga Uni, Muhammad Said Didu mengungkapkan akun Twitter milik pribadinya telah diretas.

Said mengaku akun Twitter pribadinya dengan nama @saiddidu itu diretas seusai dirinya menonton debat pamungkas Pilpres 2019 pada Sabtu (13/4/2019) kemarin.

"Ternyata setelah saya keluar (nonton debat) akun saya saya sudah tidak bisa pakai," tutur Said saat menggelar jumpa pers di bilangan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (14/4/2019).

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean, mengklaim akun jejaring sosial Twitter miliknya menjadi korban peretasan.

Karena klaim aksi peretasan tersebut, Ferdinand Hutahaean kini menggunakan akun ke-dua miliknya, yakni @FerdinandHutah2.

https://m.suara.com/news/2019/04/14/...pendukung-kami

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
ngadu ke PBB saja pak.... penting amat sih retas akun Twitter
Betul, menkominfo harusnya ikut bertanggung jawab. No hp rakyat yg teregister gimana ceritanya ada di oknum, dan dikloning. Habis semua itu isi HP dibajak. Gw aja jd berpikir, ternyata registrasi nomer utk tujuan politik
Akun medsos pribadi
itu tanggung jawab pribadi.

Nape nyalahin pemerintah?

Kecuali itu website resmi pemerintah yang dibajak,
baru silahkan minta pemerintah
buat upaya perbaikan.


Ah pekok!

Ciaaat... Ciaaat...

BPN: Pemerintah Turut Andil Peretasan Akun Media Sosial Pendukung Kami



Kalo peretas-peretas tersebut digambarkan dengan sosok yg WAH sampe melibatkan negara/pemerintah, gw jadi curiga, jangan-jangan isinya juga bukan ecek-ecek loh, karena apa yg mereka paparkan, bahkan google pun belum mengetahuinya, beda dengan kita-kita yg info apapun sumbernya google.
Diubah oleh donal.duck
Sudah biasa group yang mana dari sejak kejadian "Ratna Sarumpaet" dst ribut dulu bahkan fakta belum lapor polisi? dst

Ribut sendiri, Viral sendiri akhirnya Malu sendiri!?

Ciri khas seperti itu!?
Diubah oleh daimond25
kok bisa tahu duluan ?

BPN: Pemerintah Turut Andil Peretasan Akun Media Sosial Pendukung Kami


BPN: Pemerintah Turut Andil Peretasan Akun Media Sosial Pendukung Kami
Quote:


BPN: Pemerintah Turut Andil Peretasan Akun Media Sosial Pendukung Kami


Kasih tau si jax emoticon-Mad belum waktunya bicara...
Diubah oleh nyairara
Quote:


Lama2 terbongkar strategi mereka emoticon-Motret
Quote:


Bocah songong,
hasil briefing malah dibocorin!

Ape lo?!
BPN: Pemerintah Turut Andil Peretasan Akun Media Sosial Pendukung Kami


Di hack sendiri, narsis sendiri, gigit-gigit teman sendiri, play victim, abis itu memfitnah pemerintah. Udah SOP nya kek gitu.
Balasan post baiquni.banksat
Biasalah cebong kalo sdh ketahuan busuknya ,pake jurus bajaj, ngeles sana sini BPN: Pemerintah Turut Andil Peretasan Akun Media Sosial Pendukung Kami

Gitu kan ya ?
emang cuma sekelas pemerintah yg bisa main beginian

banyak contohnya dinegara lain buat bungkam oposisi dan cebong tetap denial

tau sama taulah emoticon-Traveller
Diubah oleh kudo212
masak sih
tumben bpn diam aja kasus pencoblosan surat suara d malay nggk selesai2 jg kasus twitter didu yg ngk diporin k polisi.... trus kasus d ausie
biasany paling nyiyir.... andre n zonk jg diem aje....

emoticon-Cool

tanya knp??????????


Paling jg gara2 pelit beli paket data terus main nyambung ke sembarang wifi jdnya ke"hack" tuh password.
emaknya gagal KB terus lahir ni vangsat juga salah rejim JKW emoticon-DP emoticon-Najis
Quote:


Jangan gitu bre.. kasian .. mungkin medsos itu dunia kedua mereka... ..ajang berhalusinasi ...... Atau mungkin endorse dari si nganu dan si nganu ..bisa bikin tidur nyenyak
Sekali lagi,diingatkan,bercermin pada Pilkada 2017:

1. Hari H terjadi intimidasi di kantong2 suara tertentu dari orang luar daerah yg masuk ke area TPS

2.H-7 False flag utk menimbulkan konflik horizontal dan seburuk2nya konflik rasial

3. H-3/H-2(masa tenang) Backstab dari partai yg bermain dua kaki


Harap diingat2 dan diantisipasi, manusia harus jatuh dulu supaya belajar utk bisa berdiri lagi.

Why do we fall sir? So that we can learn to pick ourselves up
tl;dr Ini salah Jokowi(TM). Alasan: yang meretas orang ahli, cuma bisa dilakukan pemerintah.


Lu pikir Anonymous yang hobi ngehack itu punya banyak duit apa?
Dopost
Diubah oleh Fujimiya
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di