alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mahasiswa UPI Ciptakan Dispenser Berbicara bagi Penyandang Disabilitas
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb3489d10d295638a7bd89b/mahasiswa-upi-ciptakan-dispenser-berbicara-bagi-penyandang-disabilitas

Mahasiswa UPI Ciptakan Dispenser Berbicara bagi Penyandang Disabilitas

Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Penggemar Otomasi dan Robotika (Kompor) menciptakan dispenser dan timbangan bagi penyandang disabilitas, terutama tuna grahita.

Hal ini didasari atas kepedulian mereka kepada kekurangan fisik penyandang disabilitas yang terkadang membuat mereka sulit melakukan aktivitas harian. Misalnya dalam menyeduh kopi, mereka membutuhkan orang lain untuk memasak air dan menakarnya. Begitupun aktivitas lainnya yang terkadang hanya bisa dibaca, seperti timbangan.

“Selama ini mereka kesulitan dalam menakar air ketika membuat minuman seperti teh atau kopi. Terkadang, mereka harus menyelupkan tangannya ke gelas air panas. Pertimbangan itu yang melatarbelakangi kami membuat alat khusus untuk disabilitas,” ujar Anggota Kompor Wahyudin di Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Minggu (14/4/2019).

Pada alat yang dinamakan Dispenser Berbicara, mahasiswa UPI membuat takaran khusus yang disesuaikan volume gelas. Penyandang disabilitas tinggal memilih volume air untuk air panas atau dingin yang terhubung dengan tombol huruf broille.

Setelah ditekan, Dispenser Bicara akan mengalirkan air sesuai permintaan. Di saat bersamaan, juga muncul suara yang memberitahukan besaran volume air. “Dispenser ini akan memisahkan mereka menuangkan air sesuai takaran,” kata dia.

Sistem dispenser juga tidak berbeda jauh dengan Timbangan Berbicara. Tuna grahita akan mengetahui volume barang yang ditimbang, dari suara yang muncul dari timbangan tersebut. Kendati bentuknya mini, timbangan tersebut akan sangat membantu penyandang disabilitas yang berdagang.

Bahha Hamzah, Ketua UKM Kompor mengatakan, proses ide hingga menjadi temuan dalam bentuk produk jadi memerlukan waktu sekitar 1,5 bulan. Dimulai dari riset langsung ke beberapa sekolah luar biasa (SLB). Kemudian dilanjutkan proses pembuatan dan revisi produk.

“Proses perencanaan hingga pembuatan tidak terlalu lama, hanya butuh waktu sekitar 1,5 bulan. Saat ini, dispenser dan timbangan ini sudah menjadi produk jadi yang siap digunakan dan dibuat dalam jumlah banyak,” jelas dia.

Dalam proses pembuatannya, tidak ada kendala berarti. UKM Kompor, kata dia, terdiri atas gabungan mahasiwa dari berbagai disiplin ilmu, seperti elektro. Sehingga dalam proses pembuatan, tidak ada kendala berarti.

Kendala yang ditemui, kata dia, hanya soal pembiayaan. Walaupun dana yang dibutuhkan untuk membuat satu dispenser sekitar Rp700.000, namun dama itu didapat dari uang patungan. Tidak ada sumbangan dana dari Kemenristek Dikti atau instalasi lainnya.

“Kami berencana akan membuat pilihan dispenser dan timbangan ini, untuk dihibahkan ke SLB di Jabar. Walaupun, kami malah terkendala pembiayaan. Kami berharap ada lembaga atau instansi yang mau mendanai atau bekerja sama untuk hibah alat ini,” beber dia.

Dosen Pembimbing UKM Kompor Wawan Purnama berharap, penemuan mahasiwa UPI ini bisa memberi manfaat bagi penyandang disabilitas. Terutama bagi sekolah luar biasa (SLB). Produk ini diharapkan ke depannya bisa dimanfaatkan masyarakat luas.

“Kami berharap, temuan ini bisa merangsang mahasiswa lain untuk menemukan hasil riset, produk, atau penelitian lainnya. Budaya itu yang terus kami digalakkan di UPI,” imbuh dia.

Dalam waktu dekat, temuan tersebut akan didaftarkan untuk mendapatkan hak paten. Sehingga kekayaan intelektual ini bisa dijaga.

sumber sindonews.com : Mahasiswa UPI Ciptakan Dispenser Berbicara bagi Penyandang Disabilitas
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
maap untuk hal begini kowi gak minat..
lagi fokus di mobile legend
Kayaknya yang digemborkan menristek ala pemerintah gesit deh.
cocok nih buat wowok apalagi ditambah suara adzan sesuai waktunya bs jd petunjuk coffee time
Keren nih.. bisa membantu saudara kita yang disabilitas.
Quote:


Ane jurus juga nih! emoticon-Mad

Mahasiswa UPI Ciptakan Dispenser Berbicara bagi Penyandang Disabilitas
yang begini harusnya di apresiasi.

tp kita lagi masa pengkultusan ulama, gara gara pemilu.

btw ini bentuk nya

Mahasiswa UPI Ciptakan Dispenser Berbicara bagi Penyandang Disabilitas
Quote:


Modelnya sama aja bre
Quote:


gini ni kayak jualan kacang aja. gak ada istimewanya. paling untuk syarat nilai plus lomba PKM atau KTI atau Pilmapres atau lomba2 dikti lainnya.

you know kampus gw juga banyak mendaftarkan paten paten hasil penelitian. dan juga terbit di berbagai media nasional. emoticon-Cape d...

yg betul2 istimewa jika seandainya perusahaan maspion, miyako, techstar atau perusahaan sejenis mau memakai teknologi ini di barang jualan mereka.
Diubah oleh karyanakbangs4
hebat kreatif.... emoticon-2 Jempol
keren inovasinya.. respect emoticon-Recommended Seller
sudahlah
gak akan dihargai di negara ini.. emoticon-Nohope
Quote:


Dari dulu, ulama selalu dikultuskan. Yang akhir-akhir ini hanya lebih sering diberitakan.

Kreator dan ilmuwan yang tidak berhubungan dengan agama, seperti rekan-rekan mahasiswa ini, dibuang. Ditelantarkan. Mungkin malah dianggap tidak ada disini.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di