alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Media Asing Sebut Jokowi Langgar Prinsipnya Sendiri Demi Menangkan Pilpres
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb3416a10d295165662c37f/media-asing-sebut-jokowi-langgar-prinsipnya-sendiri-demi-menangkan-pilpres

Media Asing Sebut Jokowi Langgar Prinsipnya Sendiri Demi Menangkan Pilpres

KONFRONTASI- Majalah The Economist dalam salah satu artikel terakhir yang diturunkan mengenai pemilihan presiden Indonesia, menyoroti berbagai manuver Joko Widodo dalam upaya memenangkan periode kedua.

Artikel yang diturunkan The Economist itu berjudul “To Win Re-election, Indonesia's President has Betrayed His Principles”.

The Economist mencatat, pada awal masa pemerintahannya Jokowi mengambil beragam kebijakan populer yang disukai rakyat. Salah satunya adalah proyek infrastruktur. Jokowi juga berhasil merebut simpati dengan program dana desa yang sudah diputuskan dalam pemerintahan SBY sebelumnya. Kebijakan populer lainnya adalah di bidang asuransi kesehatan.

Namun demikian, berbagai kebijakan tersebut perlu banyak dikritisi.

Tidak sedikit dari proyek infrastruktur yang dibangun di era Jokowi jauh dari harapan dan tidak jelas statusnya. Hanya beberapa proyek yang digunakan untuk mendongkrak nama Jokowi menjelang pilpres 2019. Misalnya, proyek pembangunan MRT yang diresmikan awal April lalu, juga tol Trans-Jawa yang diresmika Desember 2018.

Dalam hal dana desa, perlu digarisbawahi bahwa kepala desa tidak kebal terhadap korupsi. Selain itu masih kerap terjadi maladministrasi dan kompetensi dasar di tingkat desa dalam mengelola dana tersebut.

Sementara sektor asuransi kesehatan juga mengalami persoalan yang serius berupa akses masyarakat yang masih rendah dan kualitas layanan yang buruk.

The Economist juga menyoroti karakter pemerintahan Jokowi yang anti kritik. Sepanjang tahun 2018 pemerintah Jokowi melarang 20 unjuk rasa yang diselenggarakan kelompok oposisi 2019GantiPresiden. Belum lagi penangkapan sejumlah aktivis yang dianggap bertentangan dengan pemerintahan Jokowi. Mereka ditangkap atas tuduhan yang lemah.

Thomas Power dari Australian National University (ANU) mencatat, untuk membungkam gerakan oposisi Jokowi menggunakan tangan Jaksa Agung.

The Economist melihat kasus hukum kerap dijadikan alat politik untuk menyandera kelompok yang berseberangan dengan Jokowi. Ini misalnya terjadi pada pemilik media dan ketua umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, yang mengubah sikapnya karena terjepit kasus penggelapan pajak yang telah berlangsung selama satu dekade.

Hal lain yang juga disoroti The Economist adalah porsi kekuasaan yang diberikan Jokowi kepada kelompok mantan jenderal di era Soeharto.

Dalam berbagai pidato, Jokowi mendorong tentara untuk menindak pihak-pihak yang menurutnya menyebarkan informasi palsu tentang dirinya secara online.

Di bulan Februari lalu Jokowi melemparkan wacana memberikan pekerjaan pelayanan sipil untuk pensiunan tentara.

Menurut The Economist, perubahan terbesar Jokowi adalah saat memilih Maruf Amin sebagai calon wakil presiden. (mr/rep)


http://konfrontasi.com/content/polit...angkan-pilpres
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
cuman kata media, asing pula
y a sudah lah
emoticon-Ngacir
nanti diusut2 ujung nya paling kampretos jg yg bikin,basi amat lah
emoticon-Cape d...
The Economist media credible dan valid menurutku.
Nah si raja tipu sudah diendus sama warnegeri...mampos

Ai won tes mai misteri, eit sori ai wes rong...minister ding

emoticon-Wakaka
The Economist ternyata kampretos emoticon-Wkwkwk
Balasan post pembela.tuhan
Quote:


tolol tong?


https://www.matamatapolitik.com/opini-walau-ada-catatan-bagus-kampanye-jokowi-berefek-buruk-bagi-indonesia/



https://rmol.co/amp/2019/04/13/385899/https-politik-rmol-co-read-2019-04-13-385899-the-economist-jokowi-melanggar-prinsip-untuk-menangkan-pilpres
Ano, sumber?

Bukan sumber situ, sumber dari The Economist sendiri?
rezim anti kritik emoticon-Traveller
udalah ntar aja lanjutin bacotnya abis pilpres..
Buset media asing obok2 urusan dalam negeri orang, piye toh
Wkekkkkkkkk
katanya anti asing? emoticon-Leh Uga
Quote:


klo uda mslah politik jangan bilang kredibel... smua punya kepentingan apalg pihak asing
Sorry, the economistnya, kapan trrbit ?
Balasan post floriantito
Iya. Tp, link ke economist, kalo ada br kredibel
Balasan post lupineprince
Quote:


makanya jgn gembel, beli kuota donk



https://amp.economist.com/briefing/2019/04/13/to-win-re-election-indonesias-president-has-betrayed-his-principles
Quote:


Iya memang credible tp ente paham ga teks aslinya emoticon-Ngakak
gak mau osang asing tapi percaya sama media asing

standar gandanya kok top tenan
Balasan post entecavir
Quote:


Yang jelas koh Wowo tidak anti aseng lo.
Kalo menang kokoh mau contoh negara aseng supaya Indonesia bebas kemiskinan lo. Haiyaa...emoticon-Imlek
Quote:


Ane ga bilang soal thread ini, ane cuman bilang the economist media valid dan credible.

Hehe kalau soal thread ini ya TSnya sendiri aja.
oh ....
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di