alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / ... / Citizen Journalism /
Tolak Politik Uang, Bawaslu Gorontalo Minta Masyarakat Melapor Jangan Diam
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb32745af7e9314df2a4eac/tolak-politik-uang-bawaslu-gorontalo-minta-masyarakat-melapor-jangan-diam

Tolak Politik Uang, Bawaslu Gorontalo Minta Masyarakat Melapor Jangan Diam

Tolak Politik Uang, Bawaslu Gorontalo Minta Masyarakat Melapor Jangan Diam

Gorontalo, kaskus.co.id- Masyarakat Gorontalo begitu antusias menyambut pesta demokrasi yang jatuh tepat 17 April 2019, untuk itu menjelang pemilu segala bentuk kesiapan terus di publikasikan, salah satunya pada kegiatan Forum Rembuk Kesiapan Pemilu Serentak Tahun 2019, yang digagas oleh penggiat demokrasi, media masa dan kesbangpol Provinsi Gorontalo, pada Sabtu (13/4) bertempat di Warung Upnormal Kota Gorontalo.

Kegiatan yang di hadiri Langsung oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, hadir pula Wakapolda, Kasrem, Ketua KPU, Ketua Bawaslu serta para mahasiswa lintas organisasi yang ada di kampus-kampus Gorontalo. Kegiatan yang membahas tentang kesiapan para penyelenggara pemilu dan beberapa poin penting yang terjadi dalam pemilu nanti, salah satunha
"money politic". Money politik atau Politik Uang sudah menjadi kebiasaan buruk dalam setiap perhelatan pesta demokrasi, terlebih hari ini banyak cara yang di lakukan oleh "oknum" untuk mengelabui penyelenggara. Hal ini langsung di tanggapi oleh Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo.

"kalau itu terjadi politik uang, harapan kita masyarakat melaporkan ini, agar nanti kita bisa melakukan penelusuran kaitannya dengan dari mana sumber itu. Kalau kita temukan maka tentu sebagaimana sanksi dalam undang-undang menyatakan bahwa setiap orang yang dengan sengaja menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya, maka pidanya adalah 3 tahun dan dendanya 36jt," Jelas Jaharudin Umar.

Sangat banyak praktik politik uang menjelang pemilu, seperti pemberian sembako berupa beras, minyak Kelapa, gula, voucer-voucer bahkan saat ini berkembang di masyarakat para "oknum" melancarkan politik uang dengan metode transferan atau "non tunai". Tentunya ini sangat merusak tatanan demokrasi saat ini, sehingganya masyarkat di himbau agar jangan diam harus melaporkan jika ada "oknum" yang berbuat demikian.

"Sekali lagi yang kita bangun adalah masyarakat menolak segala bentuk praktik politik uang, intinya politik uang tidak boleh dan masyarakat harus melaporkan itu," Tegas Jaharudin Umar. _Nisa
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di