alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Berbeda Pilihan Tak Harus Membenci Dan Mencaci Ingat Kekuasaan Di Tangan Rakyat
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb2fee72f568d5c7c0c7fcd/berbeda-pilihan-tak-harus-membenci-dan-mencaci-ingat-kekuasaan-di-tangan-rakyat

Berbeda Pilihan Tak Harus Membenci Dan Mencaci Ingat Kekuasaan Di Tangan Rakyat

“Kalau jadi hindu jangan jadi orang India, kalau jadi orang islam jangan jadi orang Arab, kalau kristen jangan jadi orang yahudi, tetaplah jadi orang nusantara dengan adat-budaya nusantara yang kaya raya ini”.

Dari kata-kata diatas yang keluar langsung dari mulut Bung Karno tentunya kalau kita lebih cermat memahami, tentunya perbedaan jangan banyak didebatkan karena persatuan Indonesia lebih diatas segala-galanya. Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita sering mengalami perbedaan antara yang satu dan yang lainnya. Perbedaan tentunya menimbulkan gesekan yang terkadang dapat menimbulkan pertengkaran yang kecil maupun besar, bahkan yang paling fatal bila terjadi gesekan adalah saling membunuh.

Bicara soal politik tentunya akhir-akhir ini kita disuguhi banyak berita yang saling menjatuhkan satu dan yang satunya. Bila kita tidak cermat dan memakan mentah-mentah berita yang kita saksikan tentunya dapat berbahaya buat kita sendiri dan lingkungan sekitar tempat kita tinggal.

Sehari-hari kita disuguhi berita yang seolah-olah mengadu domba antara pendukung no urut 01 dan 02. Tim kedua paslon seolah-olah mengarahkan pendukung masing-masing agar se fanatik mungkin. Hal ini tentunya sangat merugikan bagi kita dan mereka yang menelan mentah-mentah berita, karna menjadikan pertumbahan darah bila ada perbedaan karena ke fanatikan yang sanggat dijunjung tinggi.

Sikap apa yang harusnya dilakukan ! ! !


Entah sikap apa yang harus dilakukan atau yang harus jadi panutan bagi masyarakat bawah dari para pejabat negeri ini Indonesia. Mereka para pejabat seolah-olah berpihak sama rakyat tapi kalo ada celah mereka sigap untuk membantai rakyat. Kita lihat pejabat negeri ini mereka saling berkelahi disidang, saling pukul memuku, saling hina dan lain sebagainya. Tentunya sikap seperti ini menjadi kebimbangan bagi rakyat mana pejabat yang benar-benar memperjuangkan rakyat.

Sungguh amat disayangkan mereka yang berdasi rapi dan berpendidikan tinggi seolah-olah tak ada artinya karena sikap mereka tak lebih baik dari seorang Pereman. Hidup di Negeri yang subur dan luas seperti Indonesia tentunya anatara pejabat dan rakyat harus saling bau membau, bersatu pandu untuk kesatuan Indonesia. Tapi hal seperti bau membau, saling membantu tentunya masih jauh dari harapan karena disetiap jiwa para pejabat masih sikuasai untuk kepentingan peribadi. Diera serba cangih seperti ini dimana semua mudah tersebar dari sebuah internet tentunya harus kita sikapi dengan bijak tak boleh langsung menelan mentah-mentah tanpa adanya konfirmasi yang jelas.

Sebentar lagi kita semua warga negara Indonesia akan melaksanakan pesta demokerasi tentunya perbedaan sangat kental bahkan ke fanatikan antar pendukung sangat tinggi. Sebagai warga yang baik dan menjunjung tinggi ke binekaan tentunya kita tak boleh meniru mereka yang bersikap adu domba yang ingin memenangkan salah satu paslon. Sikap yang harus kita lakukan adalah saling menghormati perbedaan entah itu perbedaan dari segi agama, budaya, bahasa dan pilihan ingat kita semua adalah satu kesatuan yaitu warga Indonesia. Mari kita saling bau membau untuk kemajuan dan kesatuan Indonesia dan mengesampingkan sebuah perbedaan yang bisa saja mempecah belah kesatuan Indonesia.

" Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh "

Ingatlah semboyan diatas yang pastinya kita sudah mendengarnya sejak kecil. Dimana kalau kita ingin memajukan Indonesia agar lebih maju dan makmur maka kita harus bersatu jangan kita bercerai berai yang akhirnya dijajah oleh negara lain.

Ayo generasi muda kita majukan negara Indonesia lebih baik lagi untuk generasi yang akan datang dengan cara tak menyebarkan berita hoax, menghadapi masalah dengan diskukusi dan lain sebagainya. Jangan biarkan generasi yang akan datang kecewa dan menangung beban dengan kesalahan yang kita lakukan hari ini.

Mari kita wujudkan kenyamanan dalam pesta demokerasi 2019 ini tanpa saling menjatuhkan dengan fitnah. Karena fitnah lebih kejam dari pembunuhan.Berbeda Pilihan Tak Harus Membenci Dan Mencaci Ingat Kekuasaan Di Tangan Rakyat
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Masalahnya membenci dan mencaci itu sudah strategi dari elite nya. Fansboy mah nurut aja
kekuasan di tangan rakyat ?

people power macam kumpulan org paok lakukan kerusuhan menjarah dll
polisinya diam tak berani apa2
Quote:


Jangan ditiru intinya ganemoticon-Jempol
udah ga relevan kekuasaan ditangan rakyat emoticon-Turut Berduka

kekuasaan sekarang ya ditangan penguasa
rakyat hanya punya kekuasaan 5 tahun sekali
yaitu lewat coblos

setelah itu?
ya kembali ke posisi semula

maka itu
jangan mau GOLPUT
gunakan kekuasaan terakhir yang elu miliki
untuk menghindari negara ini dari ORBA maupun khilaFUCK


Berbeda Pilihan Tak Harus Membenci Dan Mencaci Ingat Kekuasaan Di Tangan Rakyat

Berbeda Pilihan Tak Harus Membenci Dan Mencaci Ingat Kekuasaan Di Tangan Rakyat

jangan abis golput
baru nyesal
Quote:


Inget tragedi 1986. Dimana kekuasaan yang tak berpihak kpd rakyat maka rakyat akan menumbangkan kekuasaan
Quote:


Siap gan siapemoticon-Siap Ganemoticon-Siap Ganemoticon-Siap Gan
Quote:


Bisa meniru penumbangan orde Suharto kan
Quote:




Berbeda Pilihan Tak Harus Membenci Dan Mencaci Ingat Kekuasaan Di Tangan Rakyat
Quote:


Yang mau numbangin siapa? Bocah mobile lejen? Pabji? emoticon-Leh Uga

Dah beda sekarang om emoticon-Turut Berduka
Naah....ini gw baru setuju...ibarat kata pepatah "men sana in corpore sano".....


emoticon-Bingung
Quote:


Maka dari itu jangan mau dijajah minimal memulai dari diri sendir
Quote:


Haaaa siyap gan
Quote:


Iya om semua orang ga ada yang mau dijajah. Cuma realita dah berbeda. Sangat sulit rakyat menempatkan aspirasinya langsung (bahkan dpr yang diharapkan juga) emoticon-Turut Berduka

Tinggal menikmati saja dah emoticon-Baby Boy
yg Guovloxxx pendukung ke 22 nya, jadi sebenernya yg bersaing didominasi para pendukung, saling caci maki, celah paling gampang diadu sama hantu² yg pengen Indonesia kelaremoticon-Big Grin
Quote:


Iya gan tapi jangan ikut2 pejabat ya. Ya pejabat yg korup dan nyebar fitnah
Quote:


Insya Allah ngga om. emoticon-Shakehand2
Quote:


Setuju gan. Rakyat skrg seolah2 dijadikan tumbal.
Quote:


Sip gan... doain aja untk negara ini jadi lebih baik
Quote:


Iya gan. Amin
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di