alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Automotive / Otomotif /
Tabrakan Beruntun, Siapa yang Salah, Siapa yang Harus Ganti Rugi ?
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb2df53018e0d070a54b0c0/tabrakan-beruntun-siapa-yang-salah-siapa-yang-harus-ganti-rugi

Tabrakan Beruntun, Siapa yang Salah, Siapa yang Harus Ganti Rugi ?


Akhir-akhir ini banyak berita soal insiden tabrakan karambol alis beruntun di tol gan ... 
Tabrakan Beruntun, Siapa yang Salah, Siapa yang Harus Ganti Rugi ?

Tentutnya sebagai orang normal, kita harap jangan sampe kejadian itu kena ke kita deh ...Nah, gan selama ini pemberitaan soal tabrakan beruntun kayanya gantung, padahal banyak pertanyaan soal kelanjutannya ... 

Contoh pertanyaan yang paling sering itu siapa yang tanggung jawab buat ganti kerusakan akibat tabrakan tersebut .... emoticon-Gila

Pertanyaan seperti itu kerap dilontaskan, tapi sayang ngga ada spesifik soal penjelasannya. Apalagi kalau sudah sampai ranah kepolisian, yang ada berita lanjutannya cuma soal kronologis kejadian serta pelaku yang diamankan ...
  


Informasi yang ane dapat setelah browsing-browsing dunia maya dan tanya-tanya sedikit sama orang ahli, sebenarnya secara undang-undang ada pasal yang bisa dijadikan dasar dalam kasus kecelakaan lalu lintas, yakni UU N0.22 Tahun 2009 soal Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 234 ayat 1, bunyinya :

"Pengemudi, pemilik kendaraan bermotor, dan/atau perusahaan angkutan umum bertanggung jawab atas kerugian yang diderita oleh penumpang dan /atau pemilik barang dan/atau pihak ketiga karena kelalaian pengemudi."
Tabrakan Beruntun, Siapa yang Salah, Siapa yang Harus Ganti Rugi ?

Artinya, siapa yang jadi pelaku atau penyebab tabrakan beruntun dan harus mengganti adalah pihak yang melakukan "kelalaian" gan. Poinnya siapa yang paling lalai itu yang wajib mengganti rugi, tapi memang sayangnya tidak disebutkan detail dalam kasus tabrakan beruntun itu pengemudi yang mana yang harus mengganti.emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)

Dalam beberapa kasus, banyak kejadian menganggap yang salah adalah pengemudi belakang karena dianggap tak bisa menjaga jarak aman. Hal ii tetuang dalam Peraturan No.43 mengenai Prasaran dan Lalu Lintas Jalan di Pasal 62, yakni...

"Pengemudi pada waktu mengikuti atau berada di belakang kendaraan lain, wajib menjaga jarak dengan kendaraan yang berada di depannya."

Dengan demikian, kebanyak kejadian tabrakan yang disalahkan maka pengendara yang belakang, tepatnya yang nabrak mobil depan....
 


Namun hal itu tidak selamanya benar. Karena bisa saja kesalahan akibat pengemudi di depan yang kurang konsentrasi, atau mengalamai masalah seperti pecah ban yang membuat harus melakukan hard breaking dan membuat pengemudi belakang kaget serta melakukan pengereman yang tak mungkin untuk dihindari.
Tabrakan Beruntun, Siapa yang Salah, Siapa yang Harus Ganti Rugi ?

Memang kompleks sih gan, karena namanya tabrakan beruntun itu melibatkan kerugian dari satu kendaraan, bahkan pernah ada sampai 10 mobil terlibat tabrakan beruntun. Di satu akan sulit mencari siapa yang lalai, karena pastinya tidak ada yang mau disalahkan. Paling enak yang sudah punya asursani karena tidak terbebani biaya perbaikan.

Menurut pakar keselamatan dari JDDC, sebenarnya perkaran tabrakan beruntun bisa diurus hingga tingkat pengadilan, namun disarankan baiknya berdamai. Pertama karena sama-sama mengalami kerugian gan, lalu alasan kedua karena bila harus diurus dalam ranah hukum, artinya semua mobil yang terlibat hadi disita menjadi barang bukti tanpa ada kejelasan waktu yang pasti sampai mananya.
 


Bisa dibayangin, secara ongkos persidangan, sewa pengacara, pastinya uang bakal lebih gede lagi keluarnya, belum lagi ditambah gimana nasib mobil yang masih disita tanpa belum dibenering...bisa jadi barang rongsok gan ...

Poinnya meskipun berdamai, tapi polisi tetap akan menjalankan proses hukum dengan mengusut siapa yang bersalah atas musibah itu. Buat ane ini sih jadi win-win solution gan, karena pada ujungnya tetap dicari siapa dalangnya.
 


Menurut agan gimana ??? Izin komennya biar sama-sama nambah wawasan yah gan ...


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
yaaa dicari siapanyg awal menyebabkan kecelakaan beruntun. dan diaa mesti tanggung pake jawab..
setuju gan....meski kadang rada ribet juga sih...hehehe
yang ngerem mendadak pertama
orang ngerem mendadak pasti ada sesuatu yang menyebabkan dia melakukan demikian. Orang tidak bisa menjaga jarak dengan mobil di belakangnya, tapi jaga jarak sama yang didepan bisa. Makanya selalu jaga jarak, kamu nyundul ya kamu yang salah, bukan orang yang ngerem mendadak
Quote:


ini juga menjadi salah satu dilema gan....
Quote:


Nah, info ini juga pernah ane liat...tapi kalau konteksnya tabrakan beruntun panjang ribet juga yah gan...
Kyk yg ente bilang aja, yg nabrak dr belakang yg salah. Buat apa beli mobil abs ebd brake assist klo gk bs jaga jarak, ganti sama holden aja tau2 body besi
gw saran si pasang dashcam terutama di Indonesia ya, pasang minimal yang kualitas full HD sampe plat nopol keliatan jelas. Jadi ada bukti otentik, apalagi tiap mobil dipasangin pasti bisa keliatan siapa yang salah dan lalai. Disamping itu juga, lindungin diri dari arogansi pemotor, biasa kan motor selalu benar. Ajakin ke polisi sekalian cek surat-surat juga sama bukti otentik.
Dl pernah baca dimana gitu. kalo gak salah dari Jeda.
misalkan gini.
mobil pertama rem ngedadak (misal didepan ada kucing kimpoi gak tahu tempat). Ketika mbl pertama mengerem jika lbh dari 2 detik (jarak aman berkendara di jalan toll) masih ada yg nabrak, itu mah sudah fix, mobil kedua yg salah. dia tidak konsentrasi terhadap kendaraan didepannya
yang salah dan harus menanggung ganti rugi adalah orang yang melanggar peraturan lalulintas
Quote:


wah cakep nihh gan....emoticon-2 Jempol
Bisa salah yang belakang atau 2 2 nya sih... Kalau salah yang belakang jelas karena ga jaga jarak aman dan konsentrasi .. Kalau yang kedua dua nya ya karena yang di depan zig zag di jalan tol dengan mepet in mobil depannya juga trus belakang nya ikutan hahaa
Yang salah, yang tidak menjaga jarak.
Ingat, jarak minimum pada kecepatan 100km/h adalah 100m
Itu juga harus ditambah kewaspadaan & antisipasi.
Bagaimana kenyataannya perilaku pengemudi indo?
amati sendiri.
emoticon-Traveller
Diubah oleh Cooldrips
Quote:


nah ini bener gan...
dulu pernah baca juga aturan internasionalnya tapi emang susah kli ya klo di jakarta, secara tol aja rapet bgt...emoticon-Ngakak
Kalau masing2 masukin mobil di bengkel, biayanya tanggung sendiri, kan aman


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di