alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi sampaikan alokasi dana desa Rp 257 triliun, ini penjelasannya
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb2c3f165b24d131075606f/jokowi-sampaikan-alokasi-dana-desa-rp-257-triliun-ini-penjelasannya

Jokowi sampaikan alokasi dana desa Rp 257 triliun, ini penjelasannya

"Kita juga memiliki yang namanya dana desa. Kita telah menransfer sampai 2019 ini, Rp 257 triliun ke 74.900 desa yang ada dari Sabang sampai Merauke,"

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) pada debat putaran kelima Pemilihan Presiden 2019, di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, mengatakan pemerintah telah mengucurkan dana sebesar Rp257 triliun untuk desa hingga 2019.

"Kita juga memiliki yang namanya dana desa. Kita telah menransfer sampai 2019 ini, Rp 257 triliun ke 74.900 desa yang ada dari Sabang sampai Merauke," ujar Jokowi.

Menurut laman resmi Kementerian Dalam Negeri,

hingga 2019, pemerintah telah menyalurkan sebanyak Rp257 triliun untuk dana desa.

Dengan rincian sebagai berikut:

Rp20 triliun pada 2015,

Rp47 triliun pada 2016,

Rp 60 triliun pada 2017

Rp60 triliun pada 2018, dan

Rp70 triliun pada 2019

Dari anggaran tersebut, 191.000 kilometer (km) jalan desa, 1.140 km jembatan desa, 9.000 unit pasar desa, 4.175 unit embung desa, 24.800 unit posyandu; 959.600 unit sarana air bersih, 240.600 unit mandi, cuci, kakus (MCK), 9.692 unit Polindes, 50.900 unit PAUD.

Sementara itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dalam laman resmi kementeriannya menyampaikan bahwa dana desa pada 2019 diprioritaskan untuk pembangunan Sumberdaya Manusia (SDM) dan pemberdayaan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Pada akhir 2019 juga ditargetkan terbangun 75.000 BUMDes, yang mana hingga 2017 baru terdapat 45.549 BUMDes.

Pewarta: Tim Jacx
Editor: Panca Hari Prabowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

sumber antaranews.com : Jokowi sampaikan alokasi dana desa Rp257 triliun, ini penjelasannya
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Jokowi sampaikan alokasi dana desa Rp 257 triliun, ini penjelasannya
emoticon-Imlek
Quote:


Lafor folisi dongz
Jangan menggonggong dimari emoticon-Imlek
wew ada kroco mumet caperemoticon-Big Grin
Diubah oleh responaftercrot
Jokowi sampaikan alokasi dana desa Rp 257 triliun, ini penjelasannya
Balasan post responaftercrot
Cegat Korupsi Dana Desa, ICW Buka SAKTI

Anggaran dana desa yang dibuat berdasarkan Peraturan Pemerintah pada 2014 terus mengalami kenaikan setiap tahun. Namun lembaga pengawas korupsi Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan hal itu juga diikuti dengan pesatnya jumlah praktek korupsi di desa.

Pencairan dana desa yang dimulai sejak 2015 ini telah disebar setiap tahunnya ke 74.954 desa di seluruh wilayah Indonesia, dengan angka yang terus naik setiap tahunnya.

ICW mencatat pada tahun 2015, besaran dana desa yang berasal dari APBN mencapai Rp20 triliun. Satu tahun kemudian, dana desa naik menjadi Rp46 triliun.

Pada 2017 dan 2018, dana desa yang dikucurkan mencapai Rp60 triliun. Sedangkan pada 2019, rencananya Pemerintah menganggarkan dana desa hingga Rp73 triliun. dilaporkan Anadolu Agency, Selasa (6/11/2018).

Kenaikan anggaran dana desa yang berbanding lurus dengan jumlah kasus korupsi itu dibuktikan ICW dengan adanya catatan setidaknya 110 kasus korupsi anggaran desa yang diduga melibatkan 139 pelaku.

Dengan jumlah kerugian Negara mencapai sedikitnya Rp30 miliar itu, di antara 107 dari 139 pelaku adalah kepala desa, 30 orang lainnya aparatur desa, sedangkan dua orang sisanya berstatus istri kepala desa.

Di tempat yang sama, data dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia serta KPK pun menunjukkan bagaimana maraknya penyalahgunaan dana desa.

Kementerian Desa, misalnya, telah menerima 200 laporan pelanggaran administrasi dari 600 laporan tentang dugaan penyelewengan dana desa. Sebanyak 60 laporan di antaranya telah diserahkan ke KPK.

Di lembaga anti-rasuah itu sendiri, sebanyak 459 laporan mengenai dugaan korupsi dana desa telah dipegang.

“Persoalan korupsi dana desa tidak dibiarkan begitu saja. Jika tidak ada pembenahan maka akan muncul kecenderungan peningkatan jumlah aktor dan kerugian dari korupsi dana desa dari tahun ke tahun,” ujar pegiat antikorupsi dari ICW, Liska Fauziah, dalam keterangan tertulis yang diterima Anadolu Agency, Selasa.

ICW menilai, selain mendorong proses penegakan hukum terus berjalan, salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah meluasnya praktek korupsi dana desa adalah memberi pendidikan atau sosialisasi bagi aparatur pemerintah desa yang meliputi kepala desa, sekretaris desa, dan staf kantor desa.

“Ketidaktahuan aparatur desa mengenai jenis korupsi khususnya yang diatur dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi bisa jadi menjadi salah satu penyebab munculnya penyelewengan dana desa selama ini,” sebut Liska.

Pendidikan antikorupsi tersebut direalisasikan ICW dengan membuat Sekolah Anti Korupsi (SAKTI). Sekolah tersebut dikhususkan untuk aparat Pemerintah desa yang terdiri dari kepala dan perangkat desa yang disingkat dengan SAKTI Aparatur Pemerintah Desa.

Tahun ini, kegiatan SAKTI Aparatur Pemerintah Desa akan digelar di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mulai hari ini hingga 9 November mendatang.

Sebanyak 30 orang kepala desa dan sekretaris desa yang berada di wilayah Kabupaten Flores Timur akan mengikuti sekolah singkat yang mengambil tema “Desa Antikorupsi, Desa Sejahtera” itu.

“Provinsi NTT dipilih sebagai tempat penyelenggaraan SAKTI 2018 karena menurut data Bappenas pada Maret 2018, Provinsi ini menempati peringkat ketiga (setelah Papua dan Papua Barat) yang memiliki persentase tinggi untuk jumlah penduduk miskin atau desa tertinggal di wilayah pedesaan,” kata Liska.

Lebih jelas, ICW memaparkan penyebutan desa tertinggal biasanya diberikan kepada desa yang kurang berkembang dalam aspek ekonomi, sumber daya manusia, infrastuktur, dan aksesibilitas.

Tak hanya masuk dalam kriteria sebagai desa tertinggal, namun ICW melihat adanya keinginan kuat dari masyarakat sipil dan pihak gereja katholik khususnya Keuskupan Larantuka yang ingin mendorong pemberdayaan masyarakat pedesaan, termasuk di dalamnya mencegah korupsi dana dasa agar desa menjadi lebih sejahtera.

“SAKTI Aparatur Pemerintah Desa yang dilaksanakan di Larantuka Flores Timur NTT merupakan program uji coba mengawal dana desa,” tukas Liska. (AA)

sumber portalmadura.com : Cegat Korupsi Dana Desa, ICW Buka SAKTI
Quote:


Lebih dr 30M dongemoticon-Big Grin
Jokowi sampaikan alokasi dana desa Rp 257 triliun, ini penjelasannya
yg korupsi si kades2 , yg d salahin jokowi..emoticon-Big Grin
SOP wowo grup bingitz...


Eniwei..meski begitu, emang perlu memperketat aturan terkait dana desa, krn jangan d pungkiri, manfaat dr dana desa ini kan luarbiasa!..
Diubah oleh enengauraaaaaaa
Balasan post responaftercrot
ada link sumber nya bray?
Diubah oleh responaftercrot
Balasan post responaftercrot
terimakasih link nya bray... emoticon-Big Grin emoticon-shakehand

btw elu bener bray lebih dari 30 milyar (karena menurut ICW, jumlahnya 30 trilyun)

khusus yg di kab Tolikora, Papua sendiri berjumlah 302 milyar
257T buat memajukan desa seluruh Indonesia selam 5 taon
sementara itu di jakarta
wan abud minta dana dobel
571T buat bangun infrastruktur
amit-amit dah
semoga jokowi kepilih lagi
jadi ibukota bisa dipindahkan
supaya obsesinya abud jangan sampe terwujud
mampus luh abud
mampus luh bango gak balik modal

emoticon-Wkwkwk


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di