alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Sexy Killers, yang Tidak Mereka Perdebatkan di Layar Kaca
4.58 stars - based on 24 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb286c310d2956a4271c9a3/sexy-killers-yang-tidak-mereka-perdebatkan-di-layar-kaca

Sexy Killers, yang Tidak Mereka Perdebatkan di Layar Kaca

Spoiler for disclaimer:


*****

Trailer Sexy Killers

Spoiler for trailer:


Tidak lama setelah debat pilpres, yang kelima, berakhir (13/04) akun Watchdoc mengunggah sebuah film dokumenter berjudul Sexy Killers di Youtube. Film berdurasi 90 menit tersebut sebelumnya sudah banyak diputar di beragam komunitas di berbagai kota sejak awal April, dan mendapat sambutan luar biasa. Ane sendiri, yang tidak pernah ikut nobar, baru tadi malam menyaksikan film yang disutradarai oleh Dandhy Laksono dan Suparta Arz ini.

Sejujurnya langkah yang dilakukan Watchdoc bisa dibilang nekat. Sebab isu yang mereka angkat melalui film Sexy Killers sangat sensitif, dan bisa dibilang "membunuh" karakter atau persona kedua paslon yang sudah susah payah dibangun melalui kampanye politik. Tapi Watchdoc mampu "bermain cantik" dengan mengunggah film ini tepat di saat masa tenang kampanye, tiga hari sebelum pemilu presiden dilaksanakan. Sehingga sepertinya tidak terlalu berdampak pada elektabilitas kedua paslon.

*****

Sexy Killers, yang Tidak Mereka Perdebatkan di Layar Kaca
youtube.com

Buat agan yang penasaran, isu-isu yang coba diangkat dalam film Sexy Killers adalah isu yang mendapat sedikit porsi penayangan, bahkan hampir tidak pernah diliput oleh media arus utama. Padahal isu-isu ini layak diperdebatkan, antara lain seperti isu:
Quote:


Intinya dampak kerusakan ekosistem dari hulu hingga hilir yang memprihatinkan karena pengabaian AMDAL. Di mana pemegang saham dari perusahaan-perusahaan batu bara dan PLTU tersebut adalah elite-elite politik di Indonesia.

*****

Sexy Killers, yang Tidak Mereka Perdebatkan di Layar Kacayoutube.com

Dalam film diceritakan, bahwa ada dugaan politik oligarki di lingkaran elite politik Indonesia, termasuk di lingkaran capres dan cawapres, petahana maupun oposisi. Penyalahgunaan wewenang dalam kekuasaan oligarki membuat beberapa oknum perusahaan tambang batu bara serta PLTU dengan mudah mendapatkan izin. Tapi adanya izin tersebut justru membuat mereka tidak mengindahkan penolakan dari warga dan lingkungan sekitar.

Ane akui isu ini sangat sensitif bila terungkap di momen-momen seperti sekarang, karena dapat memengaruhi keputusan para pemilih. Selain juga rawan disusupi oleh agenda atau kepentingan pihak asing yang ingin mengadu domba. Pasalnya terlihat jelas ada campur tangan LSM asing di situ.

Menjadi sebuah pertanyaan besar, mengapa mereka memilih momentum pilpres untuk mengangkat isu ini. Mirip dengan yang dilakukan Joshua Oppenheimer menjelang pilpres 2014 lalu. Saat itu Oppenheimer juga meluncurkan film dokumenter dengan mengangkat isu sensitif, yaitu pembantaian 1965.

*****

Sexy Killers, yang Tidak Mereka Perdebatkan di Layar Kaca
youtube.com

Terlepas dari semua kontroversinya, Watchdoc sendiri aslinya adalah "proyekan" dari Dandhy Laksono, jurnalis yang kerap bersinggungan dengan bahaya. Film Sexy Killers, yang kita bahas sekarang, adalah bagian dari proyek Ekspedisi Indonesia Biru. Ekspedisi keliling Indonesia yang ia lakukan bersama Suparta Arz, dengan mengendarai motor bebek.

Dilihat dari video-video unggahannya, Watchdoc konsisten mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan isu sosial, kearifan lokal, juga lingkungan hidup. Sudah ratusan video yang mereka hasilkan. Dan seperti namanya, Watchdoc menjadi "anjing penjaga" yang berfungsi mengawasi lembaga-lembaga birokrasi dari penyalahgunaan wewenang serta kekuasaan.

Apalagi yang bisa ane sampaikan? Silakan agan lihat sendiri filmnya jika penasaran. Dan jangan lupa tinggalkan komentar agan di mari bila sudah selesai menontonnya. Gara-gara nonton film ini ane begadang sampe lupa tidur emoticon-Entahlah



*****

Sekian dari ane bre & sis.
Jangan kecewa dan tidak perlu gegabah. Tetap mencoblos, lalu bagikan informasi ini, bila menurut agan perlu.
Salam dan sampai jumpa di thread Cipt. Papa.T.Bob selanjutnya.
emoticon-Rate 5 Star emoticon-Toast
Diubah oleh Papa.T.Bob
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 11
maqsud nya apaan tuh cuy emoticon-Ngakak (S)
Yg buatnya udah bikin surat warisan belum? emoticon-Leh Uga
Mau puter, qouta sekutil gan.. Ga cukup lha wong tuh film jam lebih. Kukut gan
Quote:

makanya baca dong, jangan ngejar pertamax mulu emoticon-Entahlah
Quote:

kan orang indonesia ramah-ramah gan, mana mungkin dia dianuin emoticon-Entahlah
Quote:

nunggu kuota malem aja gan emoticon-Insomnia
Nah ini film yang bagus
Untuk edukasi politik
Biar pada ga halu
Dibodohi embel2 demokrasi
Oleh para investor perusak alam

Saking bagusnya ni film dilarang tayang
Di bbrp tempat oleh
Agen Amrik dan agen Mossad
emoticon-Blue Guy Bata (L)
“Kalian hanya memikirkan Orangutan, Rakyat kami juga membutuhkan kehidupan yang layak."
- Luhut Binsar Pandjaitan

emoticon-Leh Uga
Pengusaha sawit berlindung di balik rakyat.
“Kalian hanya memikirkan Orangutan, Rakyat kami juga membutuhkan kehidupan yang layak."
- Luhut Binsar Pandjaitan

emoticon-Leh Uga
Pengusaha sawit berlindung di balik rakyat.
Nih untuk yg fakir kuota
Pantengin IG @dandhy_laksono
Tonton filmnya gratis di kotamu
Ini jadwal bln April:

Sexy Killers, yang Tidak Mereka Perdebatkan di Layar Kaca

emoticon-Cool
Quote:

kok ada amrik sama mosad segala gan emoticon-Bingung
Quote:

pengusaha nyambi politisi, ngeri emoticon-Sorry
Quote:

wah trims sharenya gan emoticon-Matabelo
Di Jaringan Advokasi Tambang
Lebih gamblang lagi
Sarat kepentingan luar dan dalam negeri

emoticon-Lempar Bata
Quote:

trims, jadi ada referensi emoticon-terimakasih
BATANG BELONGS TO ME emoticon-Turut Berduka

Disatu sisi membuka lapangan kerja untuk anak daerah(walaupun susah banget emoticon-Mad )

Disisi lain,hancur sudah keindahan alam di kota kecil yg Bernama BATANG !!!
Quote:

dilematis emang gan
sama2 bangsa sendiri pula emoticon-Mewek
Udah liat waktu nobar di Bandung.
Perusahaan tambang Batubara. Lingkup bisnis mereka (para pejabat) emoticon-Ngacir

Yang Ane demen yang dr dpr, taman rekreasi hantu haha emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh anggi9239
Asek ada yg bahas channel YouTube demenan ane..emoticon-Ngakak

Salut sih Ama 2 jurnalis nya, lebih blusukan dari pakde..
:Cool
Diubah oleh omane52p
Pandangan gua sama pemilu, pilih siapapun itu lebih eksak adalah dibalik bilik suara, karena sdh sepakat jiwa raganya dalam memilih (dgn catatan kalau habis itu gak ada problema kecurangan)

Kalau masalah calon pemimpin yg jadi gua lebih cari yg punya tabiat sifat merakyat.....kalau perlu sisihkan atau habiskan penghasilannya utk negara sbg bukti ngabdi, jgn cari kekuasaan materi, sudah kaya kok malah nyari kekayaan....anak cucu kita jgn sampe dapet sejarah macem seperti itu...

Mereka yg jadi calon duitnya sdh banyak, sdh kaya....mestinya punya strategi yg tepat kalau negara lagi genting begini.....
Diubah oleh orang.pe.ak
otw nonton ntar malem Sexy Killers, yang Tidak Mereka Perdebatkan di Layar Kaca
Sexy Killers, yang Tidak Mereka Perdebatkan di Layar KacaEmang susah jadi pemerintah Indonesia, batu bara itu bahan bakar listrik paling murah daripada gas ,nulkir dll , kalau pakai nuklir daerah kita rawan gempa bumi , kalau gas ntar biayanya mahal , pakai batubara aja udah ngeluh biaya listrik mahal,
Masih banyak wilayah Indonesia belum menikmati listrik giliran mau dibangun listrik bilang pencemaran lingkungan, ga dibangun suruh dialirin listrik

Bingung kalo gue jadi presiden banyak wilayah belum terjamah listrik mau bangun PLTU batubara pencemaran lingkungan, mau bangun dengan energi lainnya ntar biaya listrik mahal rakyat demo lagi
Diubah oleh rafatharhero
Alam adalah pusaka sejuta umat manusia yang ada diseluruh dunia. Kalau gak kita rawat akan membuat kita gawat. Sekarat.
Halaman 1 dari 11


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di