alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Gan! KASKUS dan HBO bagi-bagi merchandise resmi Game of Thrones nih! Ikutan kuisnya di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hal menarik sepanjang debat, Unicorn hingga "Dewi-Dedi"
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb23a1ef4d6953a133535ff/hal-menarik-sepanjang-debat-unicorn-hingga-quotdewi-dediquot

Hal menarik sepanjang debat, Unicorn hingga "Dewi-Dedi"

Lima debat calon presiden dan wakil presiden menjelang pemilihan umum 2019 menyisakan berbagai momen, diksi hingga meme menarik yang diperbincangkan orang. Berikut daftar yang dirangkum ANTARA:

Prabowo joget, Sandiaga pijat bahu

Ada satu momen ketika Prabowo terlihat tak sabar ingin menanggapi pertanyaan Joko Widodo terkait data ICW berisi mantan koruptor yang jadi calon legislatif dari partai Prabowo.

Sebelum waktu bicara dimulai, Prabowo tak sabar ingin menjawab, namun moderator Ira Koesno menyatakan "tidak boleh" secara tegas, membuat para penonton tertawa.

Prabowo sontak berjoget, sementara Sandi memijat-mijat punggung pasangannya seakan ingin menenangkan Prabowo.

Ma'ruf irit bicara

Ma'ruf Amin paling pendiam selama debat perdana, membiarkan Joko Widodo menjawab sebagian besar pertanyaan.

Unicorn

"Yang online-online itu?" tanya Prabowo ketika Jokowi bertanya soal pengembangan infrastruktur pendukung untuk "Unicorn", gelar perusahaan rintisan yang punya nilai valuasi lebih dari satu miliar dolar AS. Meme bertema unicorn pun bertebaran di linimasa media sosial.

"10 Years Challenge" dan serba "Dua"

Pada debat ketiga, suasana relatif lebih sejuk di antara calon wakil presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno.

Berkali-kali Ma'ruf menyebut soal "10 Years Challenge", sementara Sandiaga mengaitkan banyak hal dengan angka dua, seperti program olahraga 22 menit per hari dan program 200 hari kerja.

Dilan dan "Jangan ketawa"

Diksi "Dilan" alias Digital Melayani diucapkan oleh Joko Widodo saat menyampaikan visi dan misi, sama dengan judul film remaja yang sedang naik daun.

Pada debat ini, Prabowo bereaksi pada penonton yang tertawa ketika mendengar pertahanan negara rapuh.

"Jangan ketawa. Kenapa kalian ketawa? Pertahanan Indonesia rapuh kalian ketawa. Lucu ya?".

Dewi-Dedi, Tusuk Prabowo Sandi

Ma'ruf Amin kembali mengeluarkan istilah baru, Dewi-Dedi yang merupakan akronim dari Desa Wisata dan Desa Digital.

Joko Widodo membahas soal dunia yang lebih dikenal generasi muda, yakni eSport Mobile Legend.

Sandiaga Uno menutup debat dengan janji politik di mana dia berulang-ulang menyebutkan akronim "TPS" sebagai Tusuk Prabowo Sandi.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

sumber antaranews.com : Hal menarik sepanjang debat, Unicorn hingga "Dewi-Dedi"
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Mana tadi yang minta ditusuk?

pas jokowi nguji pertanyaan simple mngenai sejauh mana pengetahuan wowo-uno ttg e-sport..

wowo serahin ke uno krn dia pedjoeang masa lalu yg gk suka ngevlog & menerapkan konsep anti mainstream jd gk trtarik ke teknologi masa kini..
uno yg mengikuti tren milenial.. dia mnjawab seadanya dgn fakta yg didapat dilapangan..

disini wowo n uno jd terlihat.. hny ngejar ambisi tnpa mimpi utk indonesia emoticon-Turut Berduka

pdhl jokowi berharap jawaban lengkap(stock holder, benefit dan potensi) ane bingung knp uno bisa jd 50 besar org trkaya di indo klu pngetahuannya stack emoticon-Turut Berduka

Balasan post youdoyouknow
Ngeri yak diksi 'tusuk"
dahal masih banyak pilihat lebih baik, coblos atau pilih emoticon-Big Grin

coba ga ada uno, penasaran bakal jawab apa wowo mengenai esport tadi.
Masih mau milih presiden yg ngurusin pubg, dota, sm mobile lejen?

Saya siy no
emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Jokowi bawa2 mobile legend. Gamers indo yg pro berapa sih yg sampe turnamen keluar negeri? Pro dikit juga mentok2 jadi youtuber atau joki. Yang rusak karena game lebih banyak drpd yg berhasil. Malah karen game2 begini duit indonesia banyak lari keluar negeri. Tambah banyak smart phone impor, kalo mobile legend lebih banyak lari ke moonton di cina sana.
Mending fasilitasi developer2 lokal, fasilitasi enterprenurnya drpd gamersnya. Hadeh. Pembisik jokowi blunder lagi.
Diubah oleh kodok.jingga
Balasan post kodok.jingga
Lol, itu yg dimaksud Jokowi, betapa besar nya potensi esport. Banyak game yg lalu keras di Indonesia, pemainnya banyak. Nah, knp gak dibuat saja game asal Indonesia yg bisa setara mobile legends. Programmer developer Indonesia dr kaum milenia dikembangkan, di support, Jd lahir lah perusahaan game Indonesia dll.

Itu yg dipancing Jokowi ke Prabowo, tp Prabowo sandi gak tahu apa. Klo mereka bisa jawab macam itu, auto menang debat.

Sayangnya pertanyaan Jokowi bisa jadi Bluder, klo Prabowo bisa jawab. Untungnya Prabowo gak bisa jawab.

Ini bukan masalah berapa jumlah pemain pro gamer, tp jumlah market nya, customer. Sama macam sepakbola, brp sih pemain pro sepakbola Indonesia yg pro di luar? Apa kita kenal? Gak kan. Yg main di liga top Dunia? Macam mu, real Madrid? Gak ada kan? Tp sepakbola tetap populer di Indonesia.
Balasan post venom123
buat skrg ini gw engga interest sama game, tapi gw jg engga mau salahin para gamers, hanya perlu sosialisasi aja agar engga addicted.

btw menurut gw ke depan nya generasi milenial Indonesia dapat menggali lebih jauh lagi dalam pembuatan game online untuk pasar internasional. paling tidak dengan jumlah gamers Indonesia yg cukup besar, dapat menjadi modal lebih untuk menggali pengalaman (user experience) untuk dapat mengembangkan produk" game online skala internasional lebih banyak dan lebih bersaing lagi di ajang dunia Internasional secara kualitas maupun pemasaran nya.

di lain sisi gw melihat bahwa akan ada terobosan lain, untuk konsumen lokal maupun internasional, yakni game yg edukatif dan konstruktif, namun betul" di design dg profesional, menarik, dan dg biaya (harga) yg terjangkau untuk segala lapisan, dimana dalam proses nya perlu melewati tahapan pengujian dan pengawasan khusus. karena target konsumen diperuntukkan bagi anak" usia remaja 13-14 tahun ke atas, maka perlu memperhatikan faktor" psikologis dan batasan" yg sesuai, untuk menghindari dampak negatif yg timbul.
Balasan post venom123
Isu pertahanan diremehin cebong
Isu remeh pubg chicken denner dibela cebong
Ini pasti dibisikin si giring
Cebong sarap emoticon-Ngakak
Quote:

jdi ini mksudnya gimna. arahnya mau jadi produsen apa konsumen? soal game bahas developer, creator. tpi soal bola bahas customer.
Balasan post amatir91
bukan buat sok" an yah gan... emoticon-shakehand emoticon-I Love Indonesia (S)

gw cuma mau bantuin biar jelas... kebetulan gw ngerti dikit soat mesin

sbg konsumen, udah jelas kita defisit itu gan.... elu itung lah berapa banyak yg maen + beli + langganan voucher dsb.

sbg produsen, udah jelas kita surplus, taruh kata untuk di dalam negeri dulu deh, agar duit kagak lari ke luar (defisit).

lbh bagus lagi kalo ke luar negeri.

udah ada beberapa game buatan lokal yg udah go internasional, dg nilai download jutaan (million downloads), nah apalagi kalau ditingkatkan, udah kebayang kan gmn.

tinggal bgm sdm disiapkan, nah ini jg udah dipelajari jg, sdm udah dilakukan pendidikan vokasi
bahkan untuk tingkat slta kejuruan (smk) bekerjasama dg negara" maju seperti jerman, swiss, singapura, dll.

dan gw kasih rahasia sama elu ya gan, cuma elu jgn bilang siapa" emoticon-Ngakak (S) emoticon-shakehand emoticon-I Love Indonesia

sdm kita di dunia IT engga kalah sama sdm ln, banyak yg sdg/pernah kuliah/kerja/dinas di luar negeri, eropa, amerika, dsb, bahkan juga di jepang (elu tahu dong ya gmn soal industri game di jepang).

emoticon-I Love Indonesia (S)

Diubah oleh 7rhapsody
Quote:


yauda sih klo mau berkembang serahin aja ke swasta. produsen2 game di LN yg sdh mapan kan dlunya gk nuntut support apa2 dri negara mereka. tugas negara itu ckup nyediakan pendidikan, kesehatan, transportasi, komunikasi, kesehatan dan kbutuhan2 lain warganya. stelah itu biarkan swasta nyaman berkreasi. toh pda akhirnya balik kontribusi ke negara juga.
Emak-emak tidak butuh Dewi-Dedi, emak-emak butuh Sembako Murah.
Begitupula dengan Para Petani, mereka butuh Pupuk Murah dan Ketersediaan Pupuk Mencukupi
temen ane engineering games..
sering kerja sma dev luar..
katanya lokal masih jarang yg minat untuk bikin..
semoga indo lbh memfasilitasi emoticon-I Love Indonesia
Quote:


Quote:


Quote:


denger denger taun ini bisnis game indo sampe 15T ? Bisa dilihat kan besar potensi penerimaan pajaknya. Dan aspek lainnya ga cuma dari itu.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di