alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Dariku, Untukmu Yang Di Bumi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb209bf26377240705d624f/dariku-untukmu-yang-di-bumi

Dariku, Untukmu Yang Di Bumi

Prolog
[justify]Masa putih abu pun selesai, masa itu di akhiri dalam sebuah acara yang dinamakan perpisahan sekolah, dimana banyak yang menangis bersedih karena nanti akan jarang bahkan tidak pernah bertemu, tak lagi bisa bersenda gurau bersama, tak lagi bisa tidur di bangku bagian belakang ketika guru sedang menjelaskan pelajaran, tak lagi bisa datang pagi hanya untuk mencontek PR kawan yang telah selesai dikerjakan, banyak sekali kata ‘tak lagi bisa’ di hari perpisahan itu yang kami ucapkan, tapi aku sadar, aku pun menerima nyatanya perpisahan itu memang pasti, juga selalu beriringan dengan pertemuan dan juga proses, maka dari itu untuk apa terlalu lama bersedih toh kenangan indah yang kita lakukan takkan pernah hilang walaupun kita pergi ke tujuan yang beragam, itulah yang selalu ku ingat. Putih abu memang indah tetapi jika terpaku disana maka kita takkan berkembang, nyatanya banyak keindahan lainnya di luaran sana, di dunia yang katanya ‘lebih nyata dan keras’.[/justify]
[justify]Hari itu di perpisahan sekolah banyak sekali momen-momen menarik di mulai dari ada kawan ku yang menyatakan cinta di momen perpisahan sekolah, ada juga yang mengisi acara dengan menyanyi, berpuisi, melucu, serta curhat di atas panggung. Ya curhat, orang yang curhat di atas panggung itu adalah Ryan, murid yang terkesan edan, kawan dekatku. Ia mengungkapkan bahwasannya mengapa Aini tak mau menerima cintanya, padahal ia (Ryan) sudah berusaha sekuat tenaga 3 tahun lamanya mendekati Aini agar cintanya berbalas. Aini adalah wanita inceran Ryan dari awal masuk sekolah tetapi nasibnya naas, Aini tak juga mau menerima cinta Ryan sebab Ryan “engga keren ah kamu mah Yan, engga kayak mas mas yang jadi member boyband boyband luar negeri” kata Aini kala itu ketika Ryan menyatakan cinta di lorong sekolah, lantas aku serta kawan-kawan lainnya hanya bisa tertawa juga meledek Ryan habis-habisan tetapi setelah itu lantas kami menguatkannya agar ia tidak patah arang mendekati Aini lagi.[/justify]
[justify]Sesi curahan hati si Pria Sableng juga Edan di atas panggung pun harus usai ketika anak-anak osis juga panitia menyeretnya secara paksa, kami yang terhibur pun harus menerima kekecewaan, acara perpisahan pun usai, di akhiri dengan acara pelepasan balon, setelah itu berswafoto bersama sampai akhirnya satu persatu orang pulang ke rumahnya masing-masing.[/justify]
[justify]Aku pun terbangun dari tidur dengan suasana yang tak biasa, tak ada lagi bangun pagi, mandi, berpakaian serta sarapan, tak ada juga memakai seragam putih abu yang bersih yang ada hanya memakai pakaian bebas dan datang sesuai jadwal perkuliahan masing masing, bisa pagi, siang atau pun sore, sesuai jadwal yang tertera. Kini aku sudah kuliah, tak berbeda dengan namanya sekolah, tetapi ini lebih ‘tinggi’ kata orang biasa menyebutkan. Sama saja menjadi siswa tetapi hanya berbeda dengan penambahan kata ‘maha’ nya saja. Yang baru hanya gedung, lingkungan, juga kawan-kawannya saja, dan aku pun sadar nyatanya masa putih abu itu masa paling indah tetapi masa ketika kuliah atau pun memilih bekerja itu jauh lebih indah. Itu pun bagaimana kau yang menjalankan dan merasakan, tetapi menurut ku pribadi ya seperti yang tadi sudah dituturkan, pendapat aku, kamu dan kalian berbeda, karena perbedaan itulah yang membuat hidup kita berwarna, bukan begitu demikian. He he he.[/justify]
 

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di