alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Cek Fakta: Prabowo Sebut Indonesia Deindustrialisasi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb1ff422f568d201c531f51/cek-fakta-prabowo-sebut-indonesia-deindustrialisasi

Cek Fakta: Prabowo Sebut Indonesia Deindustrialisasi

Sabtu, 13 April 2019 21:03
Reporter : Wilfridus Setu Embu


Cek Fakta: Prabowo Sebut Indonesia Deindustrialisasi
Cikarang, kawasan industri yang berkontribusi besar untuk masyarakat. ©Shutterstock

Merdeka.com - Dalam debat capres pamungkas yang digelar di Hotel Sultan, Sabtu (13/3), Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menilai, ekonomi Indonesia saat ini berjalan di arah yang salah. Menurut Prabowo, jika kondisi ini diteruskan maka tidak mungkin membawa kesejateraan bagi bangsa.

Prabowo juga menyebut, Indonesia mengalami kondisi deindustrialisasi. Ini berbeda dari negara lain.

"Terjadi deindustrialisasi, kalau negara lain industrialisasi, kita justru deindustrialisasi. Kita sekarang enggak produksi apa-apa. Kita hanya bisa menerima bahan produksi dari bangsa-bangsa lain. Ini keliru dan harus kita ubah," ujar Prabowo.

Bagaimana faktanya?

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan dalam negeri tumbuh sebesar 4,27 persen. Meski masih mencatat pertumbuhan, tetapi pertumbuhan industri pengolahan masih stagnan. Bahkan turun bila dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan industri pengolahan di 2017 sebesar 4,29 persen, dan di 2016 sebesar 4,26 persen.

Besarnya kontribusi industri pengolahan nonmigas terhadap total industri membuat pergerakan pertumbuhan industri pengolahan ditentukan pertumbuhan industri pengolahan nonmigas. Sepanjang 2018, industri non migas tumbuh 4,77 persen lebih rendah dibandingkan 2017 yang sebesar 4,85 persen.

Meski pertumbuhan industri pengolahan stagnan, tetapi industri pengolahan berkontribusi sebesar 19,86 persen terhadap perekonomian nasional di 2018. Namun, kontribusi ini juga terus menunjukkan penurunan setiap tahunnya. Pada 2017 industri pengolahan berkontribusi 20,16 persen, 2016 sebesar 20,51 persen, dan 2015 sebesar 20,99 persen.

Pada 2018, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan saat ini Indonesia tengah mengalami deindustrialisasi prematur. Alasannya, porsi manufaktur di dalam Produk Domestik Bruto (PDB) semakin tipis.

Indonesia pernah disebut sebagai negara industri karena porsi manufaktur dalam PDB mencapai 30 persen. Namun, kontribusi industri tersebut kini kian menyusut.

"Indonesia belum berhasil reindustrialisasi, tapi yang terjadi adalah deindustrialisasi prematur. Dulu sempat kontribusi industri mencapai 30 persen terhadap PDB, tapi kini tercatat 20 persen saja meski memang porsinya masih paling besar," kata Bambang, Kamis (22/11). [noe]

https://www.merdeka.com/cek-fakta/ce...rialisasi.html

Tumben Doraemon jujur emoticon-Traveller
Diubah oleh db84x3
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Caranya gimana supaya indonesia jadi industrialisasi wok? Klo semua lulusan di Indonesia maunya jadi pegawe! Udah bener jkw ngurusin start up dan 4.0 itu apa? Emang mau dibikin kayak jaman crobong asep jaman revolusi industri cina ape inggris ? Muke lu gile wok!
Quote:


Cek Fakta: Prabowo Sebut Indonesia Deindustrialisasi

Jawaban level kang mebel emoticon-Salaman
Quote:


mohon argumen jangan yang berat berat. ntar ada yg konslet otaknya emoticon-Ngakak
http://www.kemenperin.go.id/artikel/4898/Pertumbuhan-Manufaktur-Menurun-Tajam

https://m.republika.co.id/amp/phpzgz370


https://bisnis.tempo.co/amp/1146915/faisal-basri-sektor-pertanian-turun-industri-manufaktur-memble
Cebong main mobile legend aja sambil nunggu mobile Esemka rilis
emoticon-Leh Uga
pertumbuhan Industrialisasi tidak bisa dibilang stagnan ataupun menurun, karena Industrialisasi sendiri banyak jenis nya, dan banyak varian nya.

yg betul industri yg mana?

kalau mengacu pada industri tertentu yg terkait dengan kebijakan pemerintah, misal pemberlakuan ketentuan mengenai pengolahan bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi, mungkin tepat. karena perlu proses bagi industri tersebut untuk melakukan perubahan dan penyesuaian.

hal seperti ini mengingatkan kepada industri perkayuan yg mengharuskan pengolahan kayu glondongan menjadi furniture atau sejenisnya untuk dapat dieksport ke luar negeri.
begitulah fakta nya
Quote:

"Indonesia belum berhasil reindustrialisasi, tapi yang terjadi adalah deindustrialisasi prematur. Dulu sempat kontribusi industri mencapai 30 persen terhadap PDB, tapi kini tercatat 20 persen saja meski memang porsinya masih paling besar," kata Bambang, Kamis (22/11). [noe]

https://www.merdeka.com/cek-fakta/ce...rialisasi.html

udah dijawab si Doraemon emoticon-Traveller

Anti aseng tapi ngambil contohnya dari cinak
Wkwkkwkwkwkwk
Balasan post db84x3
lalu apakah bambang tahu apa yg sudah dilakukan pemerintah (dalam hal ini instansi terkait)?

begini gan...

pembangunan memerlukan proses, perbaikan pun memerlukan proses
bahkan sebuah peraturan pun memerlukan sosialisasi dan penerapan dan side effect dalam jangka pendek, walau diharapkan akan menjadi baik dalam jangka panjang.

perlu dicatat bahwa sebuah kemandirian pun memerlukan proses yg pahit, perlu perjuangan yg keras dan tidak singkat.

emoticon-I Love Indonesia (S)
Diubah oleh 7rhapsody
Quote:


Cek Fakta: Prabowo Sebut Indonesia Deindustrialisasi

Diakan mentrinya Mukidi, lebih tahu dah die daripada loe bong

emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Balasan post db84x3
** mksdnya instansi terkait dlm pemerintahan (kemenperin dan instansi terkait)

untuk apple to apple nya coba diklarifikasi dg kemenperin bray.
Debat sekelas nasional ditanya industri malah ngomongin mobile legend yg notabene itu adalah game bocah yg tidak mendidik.

Sungguh ini 4,5 tahun yg sia2.
Quote:


Jadi data loe akui data Mukidi amburadul bong emoticon-Salaman
Balasan post db84x3
klo mau cek fakta mesti lebih apple to apple bray... emoticon-Big Grin

Kemperin menepis isu deindustrialisasi

Kementerian Perindustrian menampik tudingan bahwa Indonesia mengalami deindustrialisasi. Pasalnya, investasi sektor manufaktur dari dalam dan luar negeri masih agresif sehingga jumlah pabrikan terus tumbuh dan terjadi peningkatan pada penyerapan tenaga kerja.

"Kami optimistis, sektor industri masih dan akan terus mengalami pertumbuhan. Apalagi, pemerintah saat ini fokus untuk mentrasformasi ekonomi menuju negara yang berbasis industri," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara di Jakarta dalam keterangan resmi, Senin (3/9).

Baca Juga

Bangun pabrik, pemerintah harapkan Hyundai Mobil Indonesia perhatikan TKDN
Benny Soetrisno, Wakil Ketua Umum Kadin: Jangan setop tapi naikkan tarif impor
Pemerintah siap berikan sanksi bagi eksportir tidak patuh
Industri tekstil dan produk tekstil butuh SDM mumpuni

Oleh karena itu, menurut Ngakan, pemerintah berkomitmen menciptakan iklim invetasi yang kondusif, seperti melalui pemberian insentif fiskal dan kemudahan perizinan usaha.

"Seiring upaya tersebut, kami menjalankan kebijakan hilirisasi guna mendorong industri bisa menciptakan nilai tambah tinggi terhadap bahan baku dalam negeri sehingga dapat menghasilkan devisa dari ekspor," tuturnya.

Ngakan menegaskan, di mata internasional, Indonesia dipandang sebagai salah satu negara industri terbesar di dunia. Hal ini berdasarkan laporan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) yang menunjukkan, Indonesia menempati peringkat ke-9 dunia sebagai negara penghasil nilai tambah terbesar dari sektor industri.

Selain itu, apabila dilihat dari persentase kontribusi industri, Indonesia masuk dalam jajaran 4 besar dunia. Indonesia juga mengalami peningkatan pada Global Competitiveness Index, yang saat ini mengalami kenaikan di posisi ke-36 dari sebelumnya peringkat ke-41, imbuhnya.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan menjadi kontributor terbesar bagi Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan nilai mencapai 19,83% pada triwulan II tahun 2018. Sementara untuk pertumbuhan industri pengolahan nonmigas, berada di angka 4,41%, lebih tinggi dibandingkan capaian di periode yang sama tahun lalu sebesar 3,93%.

Adapun sektor-sektor yang menjadi penopang pertumbuhan industri pengolahan nonmigas di kuartal dua tahun ini, antara lain adalah industri karet, barang dari karet dan plastik yang tumbuh sebesar 11,85%, kemudian diikuti industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki sebesar 11,38%.

Selanjutnya, pertumbuhan industri makanan dan minuman tembus 8,67%, serta industri tekstil dan pakaian jadi mencapai 6,39%. Kinerja dari sektor-sektor manufaktur tersebut mampu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. "Sehingga sektor manufaktur sering disebut menjadi ujung tombak perekonomian Indonesia karena kontribusinya mencapai 18-20%," ungkap Ngakan.

Di samping itu, sepanjang tahun 2017, industri manufaktur menjadi penyumbang 74,1% atau kontributor tertinggi dalam struktur ekspor Indonesia dengan nilai mencapai USD 125,02 miliar. Dari hasil program hilirisasi, rasio ekspor pada periode 2015-2017, produk hilir mendominasi sebesar 78%, sisanya produk hulu.

Seiring pertumbuhan industri, sektor ini juga berperan penting dalam penyerapan tenaga kerja. Pada tahun 2010, terdapat 13,82 juta tenaga kerja di sektor industri, naik menjadi 17,5 juta tenaga kerja di tahun 2017.

Sektor industri pun memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan nilai investasi pada semester I tahun 2018. Jumlah penanaman modal dari kelompok manufaktur mencapai Rp 122 triliun melalui 10.049 proyek atau menyumbang 33,6% dari total nilai investasi sebesar Rp 361,6 triliun.

sumber industri.kontan.co.id : Kemperin menepis isu deindustrialisasi
Balasan post bebekberbulu
Quote:




vangke emoticon-Leh Uga


numpang ngakak onlen bre emoticon-Ngakak


Cek Fakta: Prabowo Sebut Indonesia Deindustrialisasi
Quote:

Quote:


Cek Fakta: Prabowo Sebut Indonesia Deindustrialisasi

Penyakit rezim mukidi

emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Diubah oleh db84x3
Quote:


Perasaan ane kasih data manufaktur kok dia bicara kesini.....

emoticon-Bingung

Ini sepertinya lebih Prabowo dari Prabowo
Diubah oleh nyairara
Quote:


itu sarkas cuk, masa gak mudeng?
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di