alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hasil Survei Y-Publica: Jokowi-Kiai Maruf 55.3 Persen, Prabowo Sandi 35.2 Persen
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb1dcc8a2d1950cc456a93b/hasil-survei-y-publica-jokowi-kiai-maruf-553-persen-prabowo-sandi-352-persen

Hasil Survei Y-Publica: Jokowi-Kiai Maruf 55.3 Persen, Prabowo Sandi 35.2 Persen

Hasil Survei Y-Publica: Jokowi-Kiai Maruf 55.3 Persen, Prabowo Sandi 35.2 Persen

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Hasil survei Y-Publica merilis hasil survei terbaru. Elektabilitas kedua paslon dalam Pilpres bergerak meningkat. Jokowi-Maruf yang dalam tiga bulan terakhir menurun kini naik, mencapai titik tertinggi sebesar 55,3 persen.Sementara pasangan Prabowo-Sandiaga Uno dengan elektabilitas 35,2 persen.

"Jika tidak ada perubahan berarti, katakan blunder di kubu petahana, bisa dipastikan Jokowi-Ma’ruf akan memenangkan Pilpres 2019,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Rudi dalam pernyataannya menjelaskan, sisa undecided voter yang tinggal satu digit sebesar 9,6 persen akan terbagi ke kedua paslon.

Baca: Pesan-pesan Jokowi di GBK Konser Putih Bersatu, Tak Punya Beban Masa Lalu hingga NKRI Harga Mati

Jika diekstrapolasikan, Jokowi-Kiai Maruf berpeluang mendapat elektabilitas hingga 61,1 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi bisa memperoleh hingga 38,9 persen. “Sangat berat bagi Prabowo-Sandi dapat mengejar elektabilitas Jokowi-Kiai Maruf Amin,” tegas Rudi.

Kenaikan elektabilitas Jokowi-Kiai Maruf berkorelasi dengan meningkatnya kepuasan terhadap kinerja pemerintah. Sebelumnya kepuasan publik cenderung menurun sejak bulan Oktober 2018, tetapi kini mulai pulih. Kepuasan mencapai 71,2 persen, masih di bawah nilai tertinggi pada Agustus 2018 sebesar 72,9 persen.

Sosok capres masih menjadi faktor utama yang mendongkrak elektabilitas dua partai politik (utama) pengusung paslon.

Baca: Pantau Keamanan Karnaval Konser Putih, Wakapolda Metro Naik Sepeda

Sempat menurun elektabilitasnya sejak bulan Januari, elektabilitas PDIP kembali naik menjadi 27,2 persen dan diprediksi memenangkan Pileg 2019. Gerindra menyusul sebagai runner up dengan elektabilitas 14,7 persen.

Selain PDIP dan Gerindra, PKB juga terus-menerus mengalami peningkatan elektabilitas sejak Mei 2018. Elektabilitas PKB mencapai 8,3 persen, mendekati Golkar sebesar 8,5 persen.

Berkebalikan dengan PKB, elektabilitas Golkar terus mengalami penurunan. Sedangkan Demokrat yang mengalami fluktuasi kini mencapai titik terendah, sebesar 4,9 persen.

Di bawah kelompok lima besar, terdapat sejumlah parpol papan tengah yang cenderung meningkat elektabilitasnya. Beberapa di antaranya berhasil menembus ambang batas, yaitu Nasdem (4,3 persen) dan PKS (4,1 persen).

Menyusul kemudian adalah Partai Solidaritas Indonesia (3,8 persen), PAN (3,5 persen), PPP (2,9 persen), dan Perindo (1,9 persen).

Baca: Jalan Kaki ke GBK, Luhut Binsar Panjaitan Sapa dan Minta Masyarakat Dukung Jokowi - Maruf Amin

Pada kelompok parpol papan bawah, Hanura diprediksi bakal gagal mengirim wakil ke Senayan dengan elektabilitas hanya 1,0 persen. Demikian pula dengan parpol lama lainnya yang tidak memiliki kursi, yaitu PBB (0,9 persen) dan PKPI (0,6 persen). Sisanya adalah parpol baru, yaitu Berkarya (0,4 persen) dan Garuda (0,3 persen).

Y-Publica melakukan survei nasional berbasis yang dilakukan pada 1-7 April 2019, dengan jumlah responden 1200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Metode survei adalah multistage random sampling (acak bertingkat) di setiap dapil dengan margin of error ±2,89 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

survei y publica13
Elektabilitas Partai Politik
Berikut adalah hasil lengkap elektabilitas partai politik:

PDIP: 27,2 persen
Gerindra: 14,7 persen
Golkar: 8,5 persen
PKB: 8,3 persen
Demokrat: 4,9 persen
Nasdem: 4,3 persen
PKS: 4,1 persen
PSI: 3,8 persen
PAN: 3,5 persen
PPP: 2,9 persen
Perindo: 1,9 persen
Hanura: 1,0 persen
PBB: 0,9 persen
PKPI: 0,6 persen
Berkarya: 0,4 persen
Garuda: 0,3 persen
Belum memutuskan/Tidak jawab: 12,8 persen


http://m.tribunnews.com/nasional/201...ndi-352-persen

Ngak tergoyahkan di 50-an persen selama 6 bulan beruntun oleh lembaga2 survei berpengalaman.

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Survey kok di percaya.. Ga penting Kkkk

Hasil Survei Y-Publica: Jokowi-Kiai Maruf 55.3 Persen, Prabowo Sandi 35.2 Persen

Hasil Survei Y-Publica: Jokowi-Kiai Maruf 55.3 Persen, Prabowo Sandi 35.2 Persen

emoticon-Ngakak
Diubah oleh kaka10ciao
Balasan post kaka10ciao
Quote:


lembaga survei kan ada metodenya, ada samplingnya, ada error marginnya, dsb
gak sembarangan, bikin quick count pun akurat

kalau lembaga2 survei tsb beda2 hasilnya ya mencurigakan
faktanya semua lembaga survei nasional yg kredibel hasilnya sama
Jokowi - Ma'ruf Amien menang dengan selisih minimal 15%

lah elu siapa? elu lebih gak penting lagi
Gue baca sekilas -kiai Sandi- ....wkwkwkwk
Quote:


Masih BU sdh dpt dr prabto, sekarang cari dari jokowi emoticon-Ngakak

Takut nambah jumlah pengangguran emoticon-Ngakak
Quote:




looser emang top emoticon-Ngakak
Quote:



Boleh di share disini kuitansi dan surat perintah dari perusahaannya.. kalo ga bisa oke fix kubu 02 gede bacot 0% bukti emoticon-Embarrassment

Kalo cuma ngomong bocar bocor, saya bisa, saya nganu. Anak PAUD juga bisa emoticon-Embarrassment
Diubah oleh ichachi
Hasil Survei Y-Publica: Jokowi-Kiai Maruf 55.3 Persen, Prabowo Sandi 35.2 Persen

Hasil Survei Y-Publica: Jokowi-Kiai Maruf 55.3 Persen, Prabowo Sandi 35.2 Persen

Hasil Survei Y-Publica: Jokowi-Kiai Maruf 55.3 Persen, Prabowo Sandi 35.2 Persen

emoticon-Leh Uga
LSI, SMRC, Indikator, Alvara dll. Cuma dilawan pake surveyor sekelas Median, Puskaptis dan surveyor abal abal lainnya...pertanyaannya mana Polmark kok diem diem aja
Kampreet mah bnyk gaya doang..😂😂
Quote:


Kalo ini bener di 2014 jkw unggul 6% sekarang malah melebar jadi belasan % artinya ada migrasi suara..
Contohnya mmd yg dulu dukung wowo sekarang pindah dukung jkw, krn semenjak kalah di 2014 kaing kaing di mk banyak yg nyesel + bikin malu sama kelakuan genk wowo segala titisan tuhan di omongin. terus makin kesini malah maenan agama temenan sama ormas ormas dungu..
Contoh lagi temen gw yg 2014 dukung wowo aja sekarang banyak malu kalo di ingetin dulu pernah segerbong sama nasbung..
Waktu ada 212 gw liat dari atas gedung kantor gw sering gw omongin ke temen gw "tuh temen temen lu di bawah lagi pada kesurupan gabung sono" dia cuma cengar cengir malu sendiri..
emoticon-Wakaka

Coba wowo bisa lebih elegan sebagai oposisi mungkin bakal laen lagi ceritanya
Diubah oleh revolushit.29
Surveinya 1-7 April 2019. Selisih 2 digit.
Ada masa 10 hari sampai 17 April
Dalam waktu segitu biarpun ada tambahan energi dr ustad2, nda cukup waktunya.

Bahkan klo menilik survei Poltracking yg pesimis itu, selisih cuman 9% an, tetep sulit buat nyusul.
Tingkat nasional masalahnya. 1% aja itu dah banyak banget.

Mulai masuknya ustad2 tsb dukung 02, bukti survei2 yg menangin 02 cuma survei2an.

Yg hrs diwaspadai 01 adl sandiwara2 yg mungkin akan dmunculin.
Melihat ada bbrp pendukung 02 yg fanatik bgt, tidak tertutup kemungkinan mereka bersedia jadi "martir", mengorbankan diri.

Diubah oleh lungzhi


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di