alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Yenny Wahid dan Anggota Rumah Pergerakan Gus Dur Ramaikan Kampanye Jokowi di GBK
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb1a5f8f4d69511dc151c30/yenny-wahid-dan-anggota-rumah-pergerakan-gus-dur-ramaikan-kampanye-jokowi-di-gbk

Yenny Wahid dan Anggota Rumah Pergerakan Gus Dur Ramaikan Kampanye Jokowi di GBK

Yenny Wahid dan Anggota Rumah Pergerakan Gus Dur Ramaikan Kampanye Jokowi di GBK


JAKARTA, KOMPAS.com — Putri Gus Dur Yenny Wahid dan anggota Rumah Pergerakan Gus Dur (RPGD) turut meramaikan kampanye Jokowi-Ma'ruf bertajuk Konser Putih Bersatu di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Mereka kompak mengenakan ikat kepala bertuliskan "Tetap Jokowi" dalam bahasa Arab pegon.

Kaus dengan tulisan serupa juga turut dikenakan oleh Yenny Wahid dkk. Yenny mengatakan, penggunaan huruf Arab pegon itu bukan merupakan simbol dari politik aliran.

"Huruf pegon justru dipakai sebagai perlawanan terhadap penggunaan aksara Arab yang selama ini dianggap simbol politik aliran atau politik identitas,” kata Yenny Wahid di sela-sela kegiatan Konser Putih Bersatu.

”Ada kesengajaan dari pihak-pihak tertentu yang menggunakan aksara Arab untuk memecah belah bangsa, bukan mempersatukan seperti asalnya. Atribut bertuliskan huruf Arab yang dibawa massa dipakai sebagai penunjuk politik aliran. Bahkan, persaingan kedua calon presiden pun dinilai dari identitas keislamannya,” ujar Yenny.

Padahal, Yenny menjelaskan, dalam sejarahnya huruf atau aksara Arab adalah salah satu dari ribuan aksara dari berbagai bangsa di dunia. Huruf Arab digunakan oleh bangsa Arab tidak hanya untuk kepentingan agama, tetapi juga keperluan ekonomi, politik, dan urusan kehidupan lainnya.

"Meskipun kegiatan literasi masih hidup di pesantren-pesantren, huruf Arab pegon sudah semakin jarang digunakan. Ini yang kemudian mengilhami teman-teman relawan RPGD untuk memakai Arab pegon, sekaligus sebagai kritik terhadap penggunaan aksara Arab yang keliru dan salah kaprah," ujar Yenny.

Sementara itu, kader RPGD, Abdullah Nur, mengatakan, penggunaan  Arab Pegon bertuliskan "Tetap Jokowi" membuat pesta demokrasi semakin berwarna. Menurut dia, penggunaan tulisan ini tak ada kaitannya dengan politik identitas.

Sebab, selain tulisan Arab bisa dikreasikan sedemikian estestik. Maka, penggunaan pegon "Tetap Jokowi" menarik minat masyarakat untuk membeli. "Setelah pegon 'Tetap Jokowi' dipakai Mbak Yenny, banyak warga yang mau beli.

Ada juga yang menjiplak, bikin sendiri-sendiri," ucapnya. RPGD sendiri mengerahkan 50.000 kader dan anggota ke Konser Putih Jokowi-Ma'ruf. Konser Putih sekaligus menjadi puncak kampanye akbar di Zona DKI Jakarta untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf dan tim serta relawan pendukung.


Sumur

Kelompok manakah itu, yang suka menggunakan simbol-simbol dengan bertuliskan huruf Arab untuk memecah-belah bangsa? Sekarang kelompok terebut berlindung dimana? 
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Jadi inget meme gusdur yg bilang pilih pemimpin yg di kubunya ga ada amien rais emoticon-Ngakak
saya tetep teguh dengan ijmak ulamak emoticon-Mad
hmmmmm...
okelah kalau begitu
Wo, ko kampanye mu di tandingi...?
Ampun ndoro, uangnya ketilep timses...

Yenny Wahid dan Anggota Rumah Pergerakan Gus Dur Ramaikan Kampanye Jokowi di GBK
alhamdulillah masih sgt waras
Quote:


Ni sih bowo kok kliatan kyk kacung ngomong ama bos?
Assalamualaikum mba.... sehat kan?????
Quote:



kalo bos ya ttp bos.....mau gmn lagi
Quote:


emoticon-Ultahemoticon-Motretemoticon-Ultah


Si anti asing yang gebrak2 meja di depan pribumi
subannalloh GusDurian emoticon-EEK!
anak nya gusdur emang bisa apa ?
apa bedanya sama soekarno, anaknya aja jauh dari sifat bapaknya

emoticon-Leh Uga
Yenny Wahid dan Anggota Rumah Pergerakan Gus Dur Ramaikan Kampanye Jokowi di GBK

Gak bisa ikut,gitaran aja ah emoticon-Ngakak
Balasan post chemoll26
Ane bahagia kalo di Indonesia ini lahir banyak Gus Dur-Gus Dur. Secara nya di jaman Gus Dur tidak ada sekat agama dan suku, semua bisa berbaur dengan indahnya. Tapi semenjak penjual pisang yg kini pelarian di Arab sono, kondisi Indonesia selalu saja memanas.emoticon-Marah
Spoiler for Kata Mereka:


Spoiler for Kita Ikutin:


Harus komitmen, lanjut dua periode pakde
emoticon-Cool


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di