alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
UNGKAPAN RASA YANG TERTINGGAL, BUAT BUNDA TERCINTA
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb1625aa2d19577743ddf34/ungkapan-rasa-yang-tertinggal-buat-bunda-tercinta

UNGKAPAN RASA YANG TERTINGGAL, BUAT BUNDA TERCINTA

UNGKAPAN RASA YANG TERTINGGAL, BUAT BUNDA TERCINTA

sumber gambar

Bunda,
Dulu kita pernah hidup satu atap, satu rumah, satu kota.
Ketika aku masih kecil, Bunda besarkan aku, Bunda bimbing aku, Bunda didik aku, sehingga aku menjadi besar, menjadi dewasa. Bisa membedakan mana yang baik, mana yang buruk. Mana yang benar mana yang salah. Mana yang harus dikerjakan, mana yang harus ditinggalkan.
 
Dengan susah payah Bunda ikut mencarikan nafkah, karena pengahsilan Ayah tidak seberapa dan tidak pernah mencukupi. Bunda bekerja sambil merawat aku, menjaga aku. Bunda tidak pernah mengeluh, tidak pernah berhenti meski kehidupan akan tetap sama dengan hari-hari sebelumnnya.
 
Berhari-hari, berbulan-bulan, bertahun-tahun, hingga aku bisa mandiri. Punya keluarga dan punya rumah sendiri.
 
UNGKAPAN RASA YANG TERTINGGAL, BUAT BUNDA TERCINTA

sumber gambar

Bunda,
Meski saat itu kita tidak lagi satu atap, satu rumah, tapi aku tetap menjenguk Bunda, karena rumah kita tidak berjarak terlalu jauh. Sehari kadang lebih dari empat kali. Kadang pagi, kadang siang, kadang sore, kadang malam. Dan itu kulakukan setiap hari. Selalu kusempatkan waktu untuk menjenguk Bunda.
 
Kemudian Bunda pergi. Bersama Ayah, bersama adik, Bunda pergi ke suatu tempat yang jauh untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Meninggalkan rumah. Meninggalkan Kota. Meninggalkan aku.
 
Di dalam hati aku bertanya-tanya. Kenapa Bunda harus pergi. Kenapa Bunda harus tinggalkan aku. Kemana lagi harus kulangkahkan kaki ketika aku merindukan bunda. Rumah yang biasa kudatangi memang masih ada, masih utuh, tapi Bunda sudah tidak ada lagi di dalamnya. Hati seperti remuk. Kegembiraan, kebahagian selama bersama Bunda seolah lenyap tanpa sisa, dan berganti kesunyian yang teramat sangat. Air mata pun kadang menetes tanpa terasa.
 
Saat itu, aku merasa seperti elang yang kehilangan sarang. Terbang melayang tanpa arah. Hinggap didahan ketika lelah, lalu terbang lagi.
 
Waktu berlalu, dan seiring berjalannya waktu aku bisa mengerti dengan keadaanku. Bundaku pergi karena ketidak berdayaanku. Waktu itu aku tidak berdaya untuk memberikan kehidupan yang lebih baik buat Bundaku. Aku memahaminya dan bisa mengerti keadaan itu.
 
Bunda,
Meski Bunda berada di tempat yang jauh, sewaktu-waktu aku masih datang menemui Bunda, menjabat tangan Bunda, mencium tangan Bunda. Kelelahan yang kubawa selama perjalanan perlahan lenyap di kala kurebahkan tubuh di samping Bunda. Kelelahan berganti kegembiraan, berganti kebahagiaan. Meski tanpa kata, tanpa suara.
 
Bunda,
Bunda pergi lagi. Kali ini Bunda pergi ke tempat yang jauh sekali. Lebih jauh dari tempat sebelumnya, bahkan sangat jauh. Bunda pergi ke tempat di mana mata tak bisa mencari. Di mana langkah kaki tak sanggup mendatangi. Bunda pergi menghadap Sang Ilahi......
 
Bunda,
Air susu Bunda yang telah menyatu dengan darah dagingku, belum sempat kubalas. Selama hidup belum ada sesutu yang berharga yang bisa kuberikan sebagai pengganti air susu Bunda. Belum lagi pengorbanan selama puluhan tahun, sejak aku dalam kandungan, kemudian lahir menjadi bayi, menjadi anak-anak, remaja hingga menjadi dewasa. Tak ada yang kuberikan, tapi Bunda keburu pergi. Dan kepergian Bunda kali ini tidak bisa lagi ditemuai. Selamanya.
 
Bunda,
Tak ada lagi yang bisa kuberikan selain ungkapan perasaan yang tertingal, yang tak sempat terucapkan;
 “Bunda, maafkan aku, ampuni aku, redhoi aku. Dibandingkan diri Bunda, dunia dan isinya tidaklah berarti. Selamat jalan Bunda. Semoga Bunda bahagia disi-Nya. Sebagaimana aku bahagia disisi Bunda. Amiiin ....”

 


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
semoga ibu diampuni segala dosa. mendapat tempat yang layak di sisinya. aamin ya Rabb
Semoga arwal bunda tenang disana
Semoga amal ibadahnya diterima di sisiNYA
Quote:


Semoga...

Quote:


Amiiiin.....

Quote:


Btw itu beneran ibundamu gan?
Quote:


Jadi teringat sama ibu bapak Q
mereka menemui sang ilahi bersama2 di waktu yang sama
kl bapak memang sudah sakit sudah lama jadi saya sudah siap
tp kl ibu dia ...... T-T

sungguh menyesal q belum bisa bikin ibu enak
emoticon-Frown
g tau harus bilang apa lagi
yang ada cuman penyesalan



Quote:


betul.

Quote:


belum terlambat, doa anak dijabah. masih ada yang bisa dikirim

Quote:


Kaya apa? Sip ja kalo sudah?
Quote:


siip..

Quote:


Ingatakan bila menjawab komentar orang itu minimal tiga kata. Spy kada kena gembok admin
Quote:


iya am. salah pulang am. maka ada dah membalasi.

Quote:


Aamiin

Kasih binda tiada akan terganti
Quote:


Hai salam kenal, namanya Kalayan kah? He he

Agan apa sista nih?
Diubah oleh alizazet
Quote:


Bujurai. Tapi cuma sekata aja. Harusnya minimal.tiga kata.emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
oh bunda, ada dan tiada dirinya kan selalu hadir di dalam hidup kita
Quote:


kenal balik. bukan. aku dulu kla, sekarang kelayan

Quote:


makanya jarku salah

Quote:


begitulah seharusnya. kita ada karena ibu...

Quote:


Kelayan apanya kakek Ping?emoticon-Malumaluemoticon-Malu
Quote:


kakek ping? siapa? kakek dari langit, ya...??
Quote:


Pinguin ha ha haaa
Quote:


Ah bahasa planet
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di